Selasa, November 3, 2026

Gagal Amankan Momentum, Persebaya Telan Kekalahan Perdana di Grup G I.League Cup

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

NEWSATU.COM — Persebaya Surabaya harus mengawali kiprahnya di Grup G I.League Cup 2026/2027 dengan hasil mengecewakan. Berstatus sebagai tim unggulan, Green Force justru takluk secara dramatis dengan skor 2-3 dari tuan rumah Kendal Tornado FC—kontestan asal divisi Championship—di Stadion Sriwedari, Selasa (3/11) malam.

Kekalahan tersebut terasa begitu menyakitkan karena Persebaya sebenarnya memiliki momentum besar untuk mengamankan kemenangan. Sempat tertinggal lebih dulu di paruh pertama, Persebaya bangkit dan sukses membalikkan keadaan melalui gol Ramadhan Sananta pada menit ke-71, disusul aksi Toni Firmansyah yang membawa tim tamu unggul 2-1 pada menit ke-78.

Namun, keunggulan yang sudah di depan mata itu runtuh seketika dalam rentang waktu empat menit saja. Lini pertahanan Persebaya lengah, memberi celah bagi Kendal Tornado untuk mencetak dua gol pembalik kedudukan secara beruntun pada menit ke-81 dan 85. Skor 3-2 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Tavares Lakukan Rotasi dan Soroti Transisi Bertahan

Pelatih kepala Persebaya, Bernardo Tavares, langsung mengambil langkah cepat selepas turun minum dengan melakukan tiga pergantian pemain sekaligus. Francisco Rivera, Miguel Pereira, dan Toni Firmansyah dimasukkan untuk menggantikan Dicky Kurniawan, Sadida Nugraha, serta Alan guna menghidupkan lini serang.

Meski serangan menjadi lebih agresif dan sempat menciptakan sejumlah peluang emas—termasuk aksi Toni pada menit ke-45 serta peluang satu lawan satu Ramadhan Sananta yang gagal dimanfaatkan—skor akhir berkata lain.

Selepas pertandingan, pelatih asal Portugal itu mengakui bahwa Kendal Tornado tampil lebih baik dan pantas meraih kemenangan. Tavares menjelaskan bahwa keputusannya menurunkan sejumlah pemain yang selama ini minim menit bermain didasari oleh pertimbangan jadwal padat tim yang harus berturut-turut bermain pada 18, 22, 26, 30 Oktober, serta 3 November.

“Pertama, selamat untuk Tornado. Mereka menang. Menurut saya, ini adalah pertandingan yang bagus karena memungkinkan kita untuk memberikan waktu bermain untuk semua pemain,” ujar Tavares.

Kendati demikian, Tavares secara khusus menyoroti kelemahan krusial dalam transisi bertahan timnya. Ia menilai para pemain kurang cermat membaca posisi lawan dan terlambat mengantisipasi serangan balik cepat yang dilancarkan kubu Kendal Tornado.

“Kesalahan yang dilakukan oleh pemain adalah tanggung jawab dari coach. Kadang-kadang di situasi ini kita harus berhati-hati, karena kita tahu tim lawan memiliki pemain dengan kecepatan, jadi kita harus memiliki balance defensif yang baik,” tegasnya.

Kecewa tapi Jadi Pembelajaran

Kekecewaan mendalam juga dirasakan oleh penjaga gawang Persebaya, Ernando Ari. Ia tak menampik bahwa skuad Bajul Ijo datang ke Solo dengan target membidik poin penuh, bukan menelan kekalahan.

Ernando menegaskan bahwa hasil minor ini harus menjadi evaluasi total bagi seluruh pemain agar tidak terulang di laga-laga berikutnya.

“Kami pastinya kecewa karena kita datang bukan untuk mengalami kekalahan ini. Seperti yang disampaikan Coach tadi, kalau kita melakukan kesalahan pasti akan ada punishment-nya. Jadi, kita bisa jadikan ini pembelajaran buat nanti di kemudian hari untuk menjadi tim yang lebih kuat lagi,” pungkas Ernando.

Pekan 1, 3 November 2026

  • PSMS Medan 1-1 Persija Jakarta
  • Dewa United 3-1 Persita Tangerang
  • Kendal Tornado FC 3-2 Persebaya Surabaya
  • Persela Lamongan 2-0 Persijap Jepara
  • De Red FC 0-2 PSM Makassar
  • RANS Nusantara 0-4 Arema FC

Pekan 1, 4 November

  • PSPS Pekanbaru vs Bhayangkara Lampug FC
  • Java United Vs Adhyaksa FC Bekasi
  • Persikad Depok vs Persibu Kudus
  • PSS Sleman vs PSGC Ciamis
  • Persik Kediri vs Persis Solo
  • Persiba Balikpapan vs Bali United***

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini