Sabtu, Agustus 29, 2026
Beranda blog Halaman 20

Petaka Bintang Italia di Ireland, Aaron McKenna Mengamuk, Pertahankan Rekor Sempurna 21-0 dan Jadi Juara Baru

0

NEWSATU.COM – Aaron McKenna berhasil mengalahkan Etinosa Oliha dengan angka mutlak untuk merebut gelar juara dunia kelas menengah IBF yang sedang kosong di 3Arena, Dublin, Sabtu (8/8) malam waktu setempat.

Petinju asal Irlandia yang kini mengantongi rekor 21-0 (10 KO) tersebut akhirnya berhasil mengakhiri masa frustrasi akibat absen bertarung selama 16 bulan—sejak mengalahkan Liam Smith pada April 2025—dengan menyabet gelar juara dunia.

Sebelumnya sempat muncul keraguan apakah sabuk IBF tersebut bakal dipajang atau bahkan melingkar di pinggang McKenna mengingat laga ini digelar di bawah promotor Zuffa Boxing. Namun, McKenna berhasil memboyong sabuk merah legendaris tersebut dan memamerkannya di sekeliling ring usai tampil sangat dominan atas petinju Italia, Oliha, yang kini mencatatkan rekor 22-1 (10 KO).

Tiga juri memberikan penilaian 118-110, 117-111, dan 116-112 untuk keunggulan sang petinju tuan rumah.

McKenna yang memiliki tinggi 190 cm tampak begitu jangkung saat keduanya bertemu di tengah ring sebelum ronde pertama dimulai, dan terlihat semakin mendominasi lewat pukulan jab-nya begitu bel berbunyi.

Ronde pembuka berjalan relatif tenang, namun McKenna yang juga berusia 27 tahun dengan cepat menemukan jarak pukulnya di ronde kedua dan mulai mengontrol Oliha.

Ia melontarkan jab kiri jarak jauh yang dilanjutkan dengan hook kanan yang mendarat telak di perut Oliha. Petinju Italia itu tampak sudah mulai kewalahan menghadapi postur dan kecepatan McKenna. Di ronde ketiga, Oliha bahkan sempat goyah terkena uppercut kanan saat tersandar di tali ring.

McKenna tidak hanya lihai menekan Oliha dari jarak jauh, tetapi juga selalu unggul saat beradu jarak dekat. Oliha terus terdesak di ronde keempat, meski sempat bangkit di ronde kelima dengan mendaratkan dua hook dari jarak rapat. McKenna merespons dengan sangat baik di ronde keenam, menembus pertahanan Oliha lewat jab-nya sebelum dengan cerdik menghindar dari pukulan tangan kanan lawan.

Tampaknya tak ada yang mampu menghalangi McKenna yang sudah sangat lama menantikan kesempatan ini di hadapan para pendukungnya sendiri. McKenna mengawali ronde ketujuh dengan rentetan pukulan lurus yang mendarat mulus di tubuh Oliha. Petinju Italia itu berusaha bertahan dan melakukan gerakan kepala, namun McKenna terlalu cepat dan terlalu tangguh baginya.

Petinju Irlandia itu terlihat sangat menikmati pertarungan. Ia sudah unggul jauh secara poin memasuki ronde kedelapan, menari-nari di sekeliling ring dengan posisi tangan di bawah, lalu melepaskan pukulan kiri yang telak saat Oliha mencoba maju menyerang.

McKenna kemudian memutuskan untuk mengejar kemenangan KO di ronde kesembilan dan memojokkan Oliha ke tali ring. Pukulan-pukulan petinju Irlandia itu sangat tajam dan penuh intensitas untuk merobohkan lawan. Sebuah uppercut keras di akhir ronde sempat membuat Oliha goyah, namun sang lawan masih mampu berdiri.

Di ronde ke-10, McKenna kembali membuat Oliha ketakutan lewat kombinasinya yang bertubi-tubi. Meski begitu, Oliha yang pantang menyerah tetap bertahan hingga bel berbunyi.

McKenna terus menekan demi menghentikan lawan di ronde ke-12 atau ronde pamungkas, membuat para penonton bersorak gemuruh mendukung pahlawan lokal mereka.

Gaya agresif McKenna ini sempat dimanfaatkan Oliha untuk melayangkan pukulan balasan, di mana sebuah pukulan kanan keras sempat mengejutkan McKenna. Namun, hal itu tidak cukup untuk menggagalkan kemenangan McKenna yang akhirnya mengamankan gelar IBF dengan gaya yang sangat impresif, sekaligus menegaskan posisinya sebagai petarung elite di kelas kelas menengah.***

Liga Jakarta U17 – Petaka Menit 68, Drama Comeback Gila Bina Taruna Bikin Coach Jeffry Lesu di Pancoran

0

NEWSATU.COM – Bina Taruna sukses mengalahkan Tunas Betawi di laga lanjutan Grup Merah Liga Jakarta U17 di Lapangan Sintetis 2, Pancoran Soccer Field, Pancoran, Jakarta, Sabtu (8/8). Kemenangan ini sekaligus menghambat langkah Tunas Betawi memepet pemuncak klasemen Bina Taruna.

Tunas Betawi yang sebelumnya tak pernah kalah hingga Pekan 4 sejatinya unggul lebih dulu dengan skor 2-1 meski anak-anak Jakarta Barat ini sempat dikejutkan oleh gol cepat Bina Taruna di menit 4 melalui Raezer Muhammad Delmora.

Anak asuh Jeffry Muhammad Maseri menjawab gol itu langsung melalui brace Naufal Bhakti Satyatama menit menit 18 dan 37.

Sayang petaka terjadi di menit 60 kedudukan menjadi 2-2 setelah kapten tim Bina Taruna, Yefta Depri Zakharia mencatatkan namanya di papan skor di menit 60.

Petaka lebih besar terjadi di menit 68 ketika pemain belakang Tunas Betawi, Evan Fadillah, melakukan gol bunuh diri sehingga skor akhir menjadi 3-2 untuk kemenangan Bina Taruna.

Buat Bina Taruna, kemenangan ini juga memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka meski harus berada di posisi 3 papan klasemen dengan poin 9 karena baru mengemas 2 kemenangan dengan 3 hasil imbang. Tunas Betawi tertahan dengan dengan 10 poin di bawah Bina Mutiara yang kokoh di puncak klasemen Grup Merah dengan total poin 15.

Coach Bina Taruna, Elga Rinaldi mensyukuri pencapaian anak asuhnya meski kemenangannya diperoleh berbau keberuntungan.

Coach Elga mengakui anak asuhnya sedikit mengalami masalah kontro emosi pada babak pertama setelah unggul 1-0 di menit 4 namun buntu sepanjang babak setelah Tunas Betawi menyamakan kedudukan 1-1 di menit 18.

Di babak kedua, meski kebobolan di 2 menit awal permainan, control emosi anak-anak Bina Taruna membaik.

“Kontrol emosi yang kurang membuat karakter permainan kami hilang,” kata Coach Elga. Meski begitu, diakui, para pemain muda memang harus terus belajar agar mereka bisa berkembang lebih baik ke depannya.

Sementara Coach Jeffry dari Tunas Betawi nampak sedikit lesu dengan kekalahan anak asuhnya karena kecolongan di 10 menit menjelang pertandingan berakhir. Meski begitu, ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang mau berjuang di tengah teriknya matahari karena pertandingan dimainkan mulai pukul 12.10 WIB.

Hasil Lengkap Pertandingan Sabtu (8/8)

  • Bina Mutiara 1–0 Nawasena FC
  • PSF FA 4–1 Putra Sejati
  • Bina Taruna 3–2 Tunas Betawi
  • Mavericks 3–0 Farama FC (WO)

Tragedi Sungai Baung OKI, S dan D Ditemukan Tak Bernyawa

0

OKI, NEWSATU – Tim gabungan Ditpolairud Polda Sumsel, Basarnas, dan warga berhasil menemukan serta mengevakuasi dua korban yang terjatuh dari tongkang di perairan Sungai Baung, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sabtu (8/8/2026).

Kedua korban diketahui berinisial S (60) dan D (17). Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim gabungan melakukan pencarian secara intensif sejak pagi.

Proses pencarian dilakukan dengan menyisir kawasan perairan secara terkoordinasi. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah kedua korban ditemukan mengapung sekitar 1 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Jenazah selanjutnya dievakuasi dan dirujuk ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk proses penanganan lebih lanjut.

Dirpolairud Polda Sumsel Kombes Pol. Heru Agung Nugroho, S.I.K., mengatakan personel gabungan dikerahkan secara optimal untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi.

“Kami mengerahkan personel bersama tim gabungan secara optimal untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban. Kecepatan respons menjadi bagian penting dalam penanganan setiap musibah di wilayah perairan,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh unsur terkait dikerahkan untuk menangani musibah tersebut.

“Polda Sumatera Selatan bersama seluruh unsur terkait mengerahkan potensi yang ada untuk melakukan pencarian dan evakuasi korban secara cepat,” tegas Nandang.

Dengan ditemukannya kedua korban, operasi pencarian dan evakuasi dalam insiden tersebut akhirnya membuahkan hasil. (ril)

Sentuhan Eks Timnas Erol Iba Langsung Tokcer, PSF FA Pecah Telur dan Pesta Gol di Liga Jakarta U17

0

NEWSATU.COM — PSF FA akhirnya berhasil mengamankan kemenangan perdana mereka di ajang Liga Jakarta U17. Menghadapi Putra Sejati pada Pekan 5 Grup Merah di Lapangan Sintetis 1, Pancoran Soccer Field, Jakarta, Sabtu (8/8), PSF FA tampil dominan dan menang telak dengan skor 4-1.

Laga baru berjalan lima menit, kapten tim Akbar Alif Caisar Indra Permana langsung membawa PSF FA unggul 1-0. Kran gol PSF FA semakin deras pada babak kedua melalui aksi Rafael Tumpak Melgares Malau di menit ke-43, serta brace kilat dari Yesaya Mora Natanael Siahaan pada menit ke-65 dan 68.

Sementara itu, satu-satunya gol hiburan dari Putra Sejati dilesakkan oleh Akirano Yusuf Fikri Yadi di menit ke-64.

Kehadiran Mantan Bintang Timnas Indonesia

Pemandangan berbeda tampak di bangku cadangan PSF FA pada laga ini. Jika biasanya tim didampingi oleh coach Supriyanto, kali ini giliran legenda timnas Indonesia, Erol Iba, yang turun langsung memimpin skuad dari pinggir lapangan.

Erol mengaku ini merupakan laga pertamanya mendampingi tim secara langsung sejak bergabung dengan manajemen PSF dua pekan lalu.

Meski meraih hasil memuaskan, mantan bek kiri timnas era 2006–2009 ini menilai hasil tersebut belum bisa dijadikan tolok ukur utama. Pasalnya, Putra Sejati tampil tidak dengan kekuatan penuh dan hanya berkekuatan 8 pemain termasuk penjaga gawang.

“Ya, alhamdulillah kami berhasil menang. Namun, ini belum bisa jadi ukuran karena lawan bermain dengan komposisi yang tidak lengkap,” ujar Erol yang pernah mengantar PSBS Biak promosi saat menjabat sebagai asisten pelatih dan asisten manajer tersebut.

Fokus Nikmati Pembinaan Usia Muda

Erol mengaku sangat menikmati peran barunya dalam membina para pemain muda di PSF FA. Ia terkesan melihat antusiasme para pesepak bola muda yang menempa diri di kompetisi pembinaan seperti Liga Jakarta U17.

“Saya sangat menikmatinya. Menarik melihat anak-anak mengasah diri di kompetisi seperti Liga Jakarta U17 ini, bagaimana mereka berkembang dan bagaimana kita merawat bakat-bakat mereka,” jelasnya.

Ketika ditanya mengenai peluang kembali melatih klub kasta teratas Indonesia, Erol menegaskan saat ini dirinya masih berfokus penuh pada pengembangan pemain muda dan belum memikirkan kembali ke level profesional.

Peta Klasemen Grup Merah

Kemenangan perdana ini memberikan suntikan angin segar bagi PSF FA. Dengan rekor 1 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 3 kekalahan, PSF FA saat ini berada di peringkat ke-7 dari 8 peserta di Grup Merah dengan 4 poin.

Sementara itu, puncak klasemen Grup Merah masih kokoh dikuasai oleh Bina Mutiara yang menyapu bersih 15 poin dari lima laga tanpa tersentuh kekalahan. Tunas Betawi membuntut di posisi kedua dengan 10 poin usai kalah tipis 2-3 dari Bina Taruna, sedangkan Bina Taruna menempati peringkat ketiga dengan raihan 9 poin.

Hasil Lengkap Pertandingan Sabtu (8/8/2026)

Mavericks 3–0 Farama FC (WO)

Bina Mutiara 1–0 Nawasena FC

PSF FA 4–1 Putra Sejati

Bina Taruna 3–2 Tunas Betawi

Tinggal Seorang Diri, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kontrakan Tugu Kecil

0

PRABUMULIH, NEWSATU – Warga Kelurahan Tugu Kecil, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, dikejutkan dengan penemuan seorang pria berusia 64 tahun berinisial ME yang meninggal dunia di rumah kontrakannya, Sabtu (8/8/2026) pagi.

ME diketahui sehari-hari bekerja sebagai penjaga malam di kawasan pasar subuh. Ia tinggal seorang diri di rumah kontrakan yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Gang Abadi.

Penemuan korban bermula saat seorang saksi berinisial YP (26) melihat ME pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat itu, korban terlihat tidur terlentang di dekat pintu depan rumah. YP kemudian kembali sekitar pukul 20.30 WIB setelah selesai bekerja. Namun, posisi korban masih sama.

Hingga Sabtu dini hari, korban tetap berada dalam posisi tersebut. Curiga dengan kondisi ME, YP bersama saksi lainnya, ZZ (55), mendatangi rumah korban sekitar pukul 04.30 WIB untuk melakukan pengecekan.

Setelah diperiksa, ME diketahui sudah tidak bernyawa.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat berinisial YO (46), yang selanjutnya meneruskan laporan kepada pihak kepolisian.

Polisi Datangi Lokasi

Mendapat laporan tersebut, personel Polres Prabumulih langsung mendatangi lokasi kejadian.

Petugas piket siaga Intelkam bersama Pamapta III dan sejumlah personel dari fungsi kepolisian melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan dokumentasi untuk mengetahui kondisi korban dan mengumpulkan informasi terkait kronologi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Jenazah ME kemudian dievakuasi ke RSUD Kota Prabumulih untuk menjalani pemeriksaan medis.

Berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan dokter RSUD Kota Prabumulih, dr. Osi Rahmaini, korban dinyatakan telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Saat diperiksa, kondisi tubuh korban sudah pucat dan dingin.

Dari hasil pemeriksaan luar tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Informasi yang diperoleh dari saksi juga menyebutkan bahwa korban sebelumnya diketahui memiliki keluhan penyakit dalam atau ginjal.

Barang Korban Tetap Utuh

Selain melakukan pemeriksaan terhadap korban, polisi juga mengecek barang-barang milik ME yang berada di lokasi.

Sejumlah barang seperti uang tunai, telepon genggam, kartu identitas, jam tangan, obat-obatan dan pengisi daya ditemukan dalam kondisi tetap utuh.

Barang-barang tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga bersama dengan jenazah korban.

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu menerima laporan, personel langsung mendatangi lokasi dan melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, mulai dari pemeriksaan TKP, meminta keterangan saksi hingga mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis. Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Gunarto.

Ia menegaskan, kepolisian tetap melakukan penanganan secara profesional, termasuk memastikan barang-barang milik korban tetap aman sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

“Kami juga memastikan barang-barang milik korban tetap aman dan telah diserahkan kepada pihak keluarga. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan penanganan kejadian ini kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

Polda Sumsel Imbau Warga Tak Berspekulasi

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengapresiasi respons cepat jajaran Polres Prabumulih dalam menangani laporan tersebut.

Menurutnya, kecepatan petugas mendatangi lokasi penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah berspekulasi terhadap suatu kejadian, terlebih menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Percayakan proses penanganan dan pemeriksaan kepada kepolisian,” kata Nandang.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap warga yang tinggal seorang diri, terutama apabila ditemukan kondisi yang tidak biasa.

“Perhatian dari lingkungan sekitar sangat penting. Apabila ada warga yang tinggal sendiri dan terlihat mengalami kondisi yang tidak biasa, segera lakukan pengecekan secara wajar dan apabila membutuhkan bantuan, segera hubungi aparat kepolisian atau pihak terkait,” tuturnya.

Nandang menambahkan, masyarakat diminta segera melaporkan kejadian menonjol kepada kepolisian terdekat dan tidak mengambil tindakan sendiri yang dapat mengganggu proses penanganan di lokasi.

“Polri hadir untuk memberikan pelayanan, perlindungan dan kepastian hukum kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat Sumatera Selatan bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Berikut versi berita yang sudah dirapikan dan dibuat lebih mengalir dengan gaya pemberitaan lokal:

Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan Tugu Kecil, Tak Ada Tanda Kekerasan

PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Warga Kelurahan Tugu Kecil, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, dikejutkan dengan penemuan seorang pria berusia 64 tahun berinisial ME yang meninggal dunia di rumah kontrakannya, Sabtu (8/8/2026) pagi.

ME diketahui sehari-hari bekerja sebagai penjaga malam di kawasan pasar subuh. Ia tinggal seorang diri di rumah kontrakan yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Gang Abadi.

Penemuan korban bermula saat seorang saksi berinisial YP (26) melihat ME pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat itu, korban terlihat tidur terlentang di dekat pintu depan rumah. YP kemudian kembali sekitar pukul 20.30 WIB setelah selesai bekerja. Namun, posisi korban masih sama.

Hingga Sabtu dini hari, korban tetap berada dalam posisi tersebut. Curiga dengan kondisi ME, YP bersama saksi lainnya, ZZ (55), mendatangi rumah korban sekitar pukul 04.30 WIB untuk melakukan pengecekan.

Setelah diperiksa, ME diketahui sudah tidak bernyawa.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat berinisial YO (46), yang selanjutnya meneruskan laporan kepada pihak kepolisian.

Polisi Datangi Lokasi

Mendapat laporan tersebut, personel Polres Prabumulih langsung mendatangi lokasi kejadian.

Petugas piket siaga Intelkam bersama Pamapta III dan sejumlah personel dari fungsi kepolisian melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan dokumentasi untuk mengetahui kondisi korban dan mengumpulkan informasi terkait kronologi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Jenazah ME kemudian dievakuasi ke RSUD Kota Prabumulih untuk menjalani pemeriksaan medis.

Berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan dokter RSUD Kota Prabumulih, dr. Osi Rahmaini, korban dinyatakan telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Saat diperiksa, kondisi tubuh korban sudah pucat dan dingin.

Dari hasil pemeriksaan luar tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Informasi yang diperoleh dari saksi juga menyebutkan bahwa korban sebelumnya diketahui memiliki keluhan penyakit dalam atau ginjal.

Barang Korban Tetap Utuh

Selain melakukan pemeriksaan terhadap korban, polisi juga mengecek barang-barang milik ME yang berada di lokasi.

Sejumlah barang seperti uang tunai, telepon genggam, kartu identitas, jam tangan, obat-obatan dan pengisi daya ditemukan dalam kondisi tetap utuh.

Barang-barang tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga bersama dengan jenazah korban.

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu menerima laporan, personel langsung mendatangi lokasi dan melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, mulai dari pemeriksaan TKP, meminta keterangan saksi hingga mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis. Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Gunarto.

Ia menegaskan, kepolisian tetap melakukan penanganan secara profesional, termasuk memastikan barang-barang milik korban tetap aman sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

“Kami juga memastikan barang-barang milik korban tetap aman dan telah diserahkan kepada pihak keluarga. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan penanganan kejadian ini kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

Polda Sumsel Imbau Warga Tak Berspekulasi

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengapresiasi respons cepat jajaran Polres Prabumulih dalam menangani laporan tersebut.

Menurutnya, kecepatan petugas mendatangi lokasi penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah berspekulasi terhadap suatu kejadian, terlebih menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Percayakan proses penanganan dan pemeriksaan kepada kepolisian,” kata Nandang.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap warga yang tinggal seorang diri, terutama apabila ditemukan kondisi yang tidak biasa.

“Perhatian dari lingkungan sekitar sangat penting. Apabila ada warga yang tinggal sendiri dan terlihat mengalami kondisi yang tidak biasa, segera lakukan pengecekan secara wajar dan apabila membutuhkan bantuan, segera hubungi aparat kepolisian atau pihak terkait,” tuturnya.

Nandang menambahkan, masyarakat diminta segera melaporkan kejadian menonjol kepada kepolisian terdekat dan tidak mengambil tindakan sendiri yang dapat mengganggu proses penanganan di lokasi.

“Polri hadir untuk memberikan pelayanan, perlindungan dan kepastian hukum kepada masyarakat. Kami mengajak seluruh masyarakat Sumatera Selatan bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” pungkasnya. (ril)

Sering Jumpa di Lapangan, Bina Taruna Hanya Bisa Cetak 1 Gol ke Gawang Nawasena di Liga Jakarta U17

0

JAKARTA — Bina Mutiara harus memeras keringat untuk mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Nawasena FC pada laga Pekan 6 Liga Jakarta U17 Piala Gubernur 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Lapangan Sintetis 1, Pancoran Soccer Field, Jakarta, Sabtu (8/8).

Gol semata wayang kemenangan Bina Mutiara dicetak oleh Arfrel Rezky Saputra. Arfrel bersama Adila Febrian Suhada Putra masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-45 menggantikan Haidar Patin dan Muhammad Muslih.

Gol penentu tersebut tercipta setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Nawasena FC yang dikawal kiper Shaka Abyakto Prayoga.

Faktor Saling Kenal dan Strategi Blok Rendah

Asisten Pelatih Bina Mutiara, Rizky Nurpirdaus, tetap mensyukuri raihan tiga poin ini meskipun timnya hanya bisa menyarangkan satu gol. Menurutnya, menghadapi Nawasena FC bukanlah tugas yang mudah lantaran kedua tim sudah sering bertemu sebelumnya.

“Kami sudah sama-sama tahu gaya permainan masing-masing,” ujar coach Rizky.

Rizky menambahkan bahwa Nawasena FC menerapkan strategi low block (blok bertahan rendah) untuk meredam permainan agresif Bina Mutiara. “Mereka lebih banyak menunggu serangan kami dan mengandalkan skema serangan balik,” tambahnya.

Di sisi lain, Haidar Patin mengakui fokus sebagian pemain sempat terbagi karena memikirkan laga kualifikasi Piala Soeratin DKI Jakarta yang dijadwalkan berlangsung Senin mendatang melawan Bina Taruna di Stadion Tugu, Jakarta Utara.

Evaluasi Nawasena FC Jelang Laga Berikutnya

Dari kubu lawan, Kapten Nawasena FC, Wistara Nirwasita Putra Wibowo, mengapresiasi kerja keras rekan-rekannya yang membendung gempuran anak-anak RMD Pebayuran itu. Namun, ia menyayangkan timnya harus kecolongan satu gol dan gagal mengonversi peluang menjadi gol balasan.

“Cuaca panas membuat kami jadi kurang fokus dan kurang konsentrasi,” ungkap Nirwa, yang juga merupakan siswa kelas XI SMA Global Mandiri Cibubur tersebut.

Kekalahan ini akan menjadi bahan evaluasi besar bagi Nawasena FC. Nirwa menegaskan bertekad untuk membawa timnya tampil lebih baik lagi pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Hasil Lengkap Pertandingan Sabtu (8/8/2026)

  • Bina Mutiara 1–0 Nawasena FC
  • PSF FA 4–1 Putera Sejati
  • Bina Taruna 3–2 Tunas Betawi
  • Mavericks 3–0 Farama FC (WO)***

Musda XI MUI Sumsel Dibuka, Edward Candra Tekankan Sinergi Ulama dan Pemerintah

0

PALEMBANG, NEWSATU – Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2026 resmi dibuka. Kegiatan yang mengusung semangat memperkuat sinergi ulama dan pemerintah tersebut berlangsung di Asrama Haji Palembang, Jumat (7/8/2026).

Pembukaan Musda dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H. Edward Candra, mewakili Gubernur Sumsel.

Musda XI MUI Sumsel tahun ini mengangkat tema “Optimalisasi Peran MUI sebagai Pelayan Umat dan Mitra Pemerintah dalam Memperkuat Sinergisitas Ulama Zu’ama dan Umaro Menuju Sumsel Maju untuk Semua.”

Tema tersebut dinilai sejalan dengan pentingnya peran MUI dalam kehidupan masyarakat, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Edward Candra menyampaikan apresiasi kepada jajaran MUI Sumsel yang selama ini dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam pembinaan umat.

Menurutnya, MUI memiliki peran strategis dalam menjaga ukhuwah Islamiyah, memperkuat moderasi beragama, serta ikut menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang aman, harmonis dan religius.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Selatan atas dedikasi dan pengabdiannya dalam membina umat, menjaga ukhuwah Islamiyah, memperkuat moderasi beragama, serta terus menjadi mitra strategis pemerintah,” ujar Edward.

Ia menilai kolaborasi antara ulama, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan Sumsel yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan ekonomi, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai keagamaan dan sosial.

Karena itu, Musda XI MUI Sumsel diharapkan menjadi momentum untuk mengevaluasi program yang telah berjalan sekaligus merumuskan langkah strategis MUI ke depan.

“Sinergi antara ulama dan umaro harus terus diperkuat agar pembangunan di Sumatera Selatan dapat berjalan secara seimbang, dengan tetap menjunjung tinggi nilai agama, persatuan dan kepentingan masyarakat,” lanjutnya.

Melalui Musda XI ini, MUI Sumsel diharapkan mampu menghasilkan kepengurusan serta program kerja yang semakin responsif terhadap tantangan umat dan perkembangan zaman.

Selain memperkuat pembinaan keagamaan, keberadaan MUI juga diharapkan terus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta mendukung terwujudnya Sumsel Maju untuk Semua. (ril)

Prabumulih Jadi Magnet Biker, Maxi Day 2026 Hadirkan Komunitas dari Berbagai Daerah

0

PRABUMULIH, NEWSATU – Kota Prabumulih menjadi tuan rumah pelaksanaan Maxi Day 2026, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan yang diinisiasi Yamaha Thamrin Grup tersebut berlangsung meriah dengan diikuti ratusan biker dari berbagai daerah.

Wakil Wali Kota (Wawako) Prabumulih, Franky Nasril, S.Kom., M.M., turut hadir sekaligus mengikuti kegiatan riding bersama komunitas NMAX Owner.

Para peserta Maxi Day 2026 tidak hanya berasal dari Kota Prabumulih dan wilayah Sumatera Selatan, tetapi juga datang dari sejumlah daerah seperti Bengkulu, Bangka Belitung (Babel), Jambi dan daerah lainnya.

Kehadiran para biker dari berbagai daerah tersebut disambut hangat oleh Wawako Franky Nasril. Ia mengucapkan selamat datang kepada seluruh komunitas yang telah hadir di Kota Prabumulih.

“Salam satu aspal, Yamaha semakin di depan, gae poool. Terima kasih seluruh komunitas biker yang hadir di sini. Selamat datang di Prabumulih,” ujar Franky.

Menurutnya, dipilihnya Prabumulih sebagai lokasi Maxi Day 2026 menjadi sebuah kebanggaan sekaligus peluang untuk memperkenalkan Kota Prabumulih kepada komunitas otomotif dari berbagai daerah.

Franky berharap Prabumulih dapat menjadi tuan rumah yang baik serta kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di Kota Nanas tersebut.

“Prabumulih akan menjadi tuan rumah yang baik. Terima kasih Yamaha Thamrin Grup telah menginisiasi kegiatan ini. Laksanakan kegiatan ini terus, rangkul terus agar biker Prabumulih semakin dikenal,” katanya.

Ia juga mengapresiasi karena kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan bersilaturahmi antar-komunitas, tetapi turut melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurut Franky, keterlibatan UMKM dalam kegiatan seperti Maxi Day dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

“Kegiatan ini melibatkan UMKM, juga menunjang dan mendukung perekonomian Prabumulih,” ujarnya.

Selain mengikuti rangkaian riding, Wawako juga mengingatkan para biker agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara atau safety riding.

Jadi Ajang Silaturahmi dan Apresiasi NMAX Owner

Ketua Pramo Prabumulih, Yandi, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wawako Prabumulih dan dukungan berbagai pihak terhadap pelaksanaan Maxi Day 2026.

Ia mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para pengguna NMAX untuk berkumpul, mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antar-komunitas.

“Mewakili Prabumulih NMAX Owner, terima kasih atas kedatangannya. Terima kasih Pemkot Prabumulih dan PT Thamrin. Kami sudah bisa berkumpul dan bersilaturahmi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Cabang Thamrin Prabumulih, Apriansyah, mengaku bangga dapat melaksanakan kegiatan Maxi Day 2026 di Kota Prabumulih.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Prabumulih, pihak kepolisian dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana.

“Bangga bisa melaksanakan kegiatan ini, didukung Pemkot Prabumulih, Kapolres dan lainnya,” ujarnya.

Manager Area, Nurlis Karlina, mengatakan Maxi Day 2026 bukan sekadar kegiatan silaturahmi para pengguna NMAX.

Dalam rangkaian kegiatan, turut dilaksanakan sejumlah aktivitas seperti CSR, donor darah, servis gratis serta penjualan produk.

“Ini tidak hanya sekadar acara silaturahmi para biker NMAX. Ada juga kegiatan CSR, donor darah, servis gratis dan penjualan,” katanya.

Nurlis juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan aman.

Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan, dengan Thamrin Cabang Prabumulih menjadi salah satu penyelenggara.

Prabumulih Dipilih Jadi Lokasi Maxi Day 2026

Perwakilan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengatakan, Prabumulih sengaja dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Maxi Day tahun ini.

Pemilihan tersebut menjadi bentuk apresiasi dan penghargaan kepada komunitas NMAX Owner yang selama ini aktif mendukung perkembangan komunitas Yamaha.

“Terima kasih atas kesempatan dan sambutannya. Ini bentuk apresiasi dan penghargaan kepada NMAX Owner,” ujarnya.

Dengan hadirnya komunitas biker dari berbagai provinsi, Maxi Day 2026 diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan antarkomunitas, tetapi juga memberikan dampak positif bagi Kota Prabumulih.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang promosi bagi UMKM lokal serta memperkenalkan potensi Kota Prabumulih kepada para peserta yang datang dari luar daerah.

Pemkot Prabumulih pun berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sehingga Kota Prabumulih semakin dikenal sebagai daerah yang ramah terhadap komunitas otomotif sekaligus memiliki potensi ekonomi dan wisata yang dapat dikembangkan.

Keputusan Oleksandr Usyk Lawan Deontay Wilder Justru Tuai Kontroversi Besar

0

NEWSATU.COM – Jika Anda bertanya kepada sebagian besar penggemar tinju mengenai siapa yang seharusnya menjadi lawan terakhir Oleksandr Usyk, jawabannya akan keluar dengan cepat: Moses Itauma, atau pemenang dari duel Tyson Fury versus Anthony Joshua.

Namun, jika pertanyaan itu diajukan kepada Usyk sendiri, jawabannya adalah Deontay Wilder.

Jurang pemisah antara apa yang diinginkan para pendukung dan apa yang diincar oleh petinju pound-for-pound terbaik ini telah mengubah laga perpisahannya menjadi sebuah perdebatan sengit—dan rencana panggung Usyk vs Wilder berada tepat di tengah pusaran tersebut.

Usyk ingin menutup kariernya dengan menghadapi Wilder di Amerika Serikat, membingkai pertarungan tersebut sebagai sebuah dansa terakhir. Bagi seorang petinju yang telah mengalahkan setiap lawan yang disodorkan kepadanya, reaksi yang diterima justru sangat tidak bersahabat.

Banyak pihak menilai petinju berusia 39 tahun itu seharusnya menutup karier dengan menghadapi nama yang benar-benar berbahaya, bukannya mantan juara dunia yang kini dianggap sebagai lawan yang jauh lebih mudah.

Rencana Duel Usyk vs Wilder

Usyk (25-0, 16 KO) saat ini sedang bernegosiasi dengan Zuffa Boxing untuk menggelar laga perpisahan melawan Wilder di Amerika. “Mengapa tidak? Jika tim Deontay menginginkannya, saya akan melakukannya. Uang, bisnis… sekarang kami punya dua opsi, tetapi apa yang baik untuk saya, itu yang akan kami ambil,” ujar Usyk kepada The Athletic.

Ia bahkan telah mengosongkan gelar juara dunia kelas beratnya ketimbang mempertahankan sabuk WBC melawan penantang wajib Agit Kabayel. Langkah ini membebaskannya dari kewajiban gelar dan membuka jalan untuk memilih laga perpisahan yang menguntungkan secara finansial berdasarkan keinginannya sendiri.

Alasan Penggemar Menginginkan Lawan Lain

Kekecewaan para penggemar sangat mudah dipahami. Usyk telah mencapai hampir semua hal yang bisa ditawarkan oleh olahraga tinju di dua kelas berbeda, penjelajah dan berat.

Oleh karena itu, para pendukung berharap ia menyasar Itauma atau pemenang duel Tyson Fury melawan Anthony Joshua—sebuah laga perpisahan penentu melawan salah satu nama papan atas di kancah kelas berat.

Sebaliknya, mereka justru disuguhkan mantan juara WBC yang reputasinya telah merosot tajam.

Para kritikus menilai Wilder sebagai pilihan berisiko rendah: nama besar, bayaran melimpah, dan berdasarkan performa terakhirnya, menjadi laga yang relatif aman dengan risiko kekalahan kecil.

Ini adalah arah yang sangat berbeda dari rumor pertarungan Usyk sebelumnya, dan kesan bahwa sang legenda lebih memilih bisnis ketimbang risiko persaingan itulah yang paling melukai hati para fans.

Misteri Pukulan Tangan Kanan Wilder

Wilder memegang gelar juara WBC selama lima tahun dan menjadi salah satu daya tarik terbesar di Amerika Serikat, sebagian besar berkat kekuatan tangan kanannya yang menakutkan.

Namun, aura tersebut telah memudar setelah dua kekalahan dari Fury serta kekalahan tambahan dari Joseph Parker dan Zhang Zhilei.

Hal yang lebih krusial adalah kondisi dari senjata utamanya itu sendiri. Kekuatan pukulan yang membawanya bertahun-tahun di puncak tidak lagi terlihat sama belakangan ini. Wilder, yang kini berusia 40 tahun, juga secara terbuka telah berbicara mengenai masalah pada bahu kanannya. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan nyata tentang seberapa banyak sisa kemampuan terbaik yang masih dimilikinya.

Titik Berat Gelombang Kritik

Inilah inti dari kritik keras tersebut. Pertarungan Usyk melawan Wilder memang menawarkan nilai nama besar dan daya tarik komersial, tetapi sangat minim nilai histori olahraga yang sebenarnya diinginkan fans dari laga perpisahan sang petinju Ukraina.

Ini adalah profil mantan juara tanpa adanya ancaman bahaya dari petinju kelas berat yang muda dan tangguh. Apakah Usyk peduli dengan hal itu—di saat kariernya telah dipenuhi oleh semua pencapaian tertinggi—mungkin menjadi satu-satunya pertanyaan yang akan menentukan di mana ‘dansa terakhirnya’ benar-benar akan berlangsung.***

Wawako Franky Nasril Lepas 36 Capaskibraka Masuk Desa Bahagia

0

PRABUMULIH, NEWSATU – Sebanyak 36 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaskibraka) Kota Prabumulih resmi memasuki Desa Bahagia, Sabtu (8/8/2026).

Prosesi tantingan atau masuk Desa Bahagia tersebut dipimpin Wakil Wali Kota (Wawako) Prabumulih, Franky Nasril, S.Kom., M.M., sebagai bagian dari rangkaian pembinaan sebelum para Capaskibraka menjalani karantina selama 10 hari di Hotel Gran Nikita Prabumulih.

Tantingan merupakan tradisi wajib yang harus diikuti para Capaskibraka sebelum nantinya dikukuhkan dan menjalankan tugas pengibaran Bendera Pusaka pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Rangkaian prosesi diawali dengan upacara pembukaan. Kemudian dilanjutkan dengan pemecahan kendi, mandi kembang, hingga pemotongan pita sebagai tanda resmi masuknya para Capaskibraka ke Desa Bahagia.

Dalam kesempatan tersebut, Wawako Franky Nasril menyampaikan pesan kepada seluruh Capaskibraka agar mempersiapkan diri secara maksimal, baik secara fisik maupun mental.

Ia menegaskan, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah amanah yang membutuhkan pengorbanan, terutama dalam hal waktu, pikiran, tenaga, serta kedisiplinan.

“Capaskibraka Prabumulih harus siap secara mental dan fisik, serta siap mengorbankan pikiran dan waktu. Tugas ini bukan mudah, perlu pengorbanan,” pesan Franky.

Ia juga meminta para Capaskibraka menjaga nama baik almamater serta membawa nama baik Kota Prabumulih selama menjalani seluruh rangkaian pembinaan.

“Tujuan harus jelas dan penuh keyakinan hati, untuk mengabdi kepada bangsa dan negara dengan berpedoman pada Pancasila,” ujarnya.

Menurut Franky, Desa Bahagia menjadi bagian dari proses pembentukan karakter para calon pengibar bendera agar memiliki semangat kebangsaan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta jiwa pengabdian.

“Desa Bahagia siap membangun bangsa dan negara yang didasari Pancasila,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Prabumulih, Ahmad Daswan, S.Sos., M.M., dalam laporannya menyampaikan, pembentukan Paskibraka merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Saat ini ada 36 Capaskibraka Prabumulih yang tengah digembleng untuk melaksanakan tugas dengan baik pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” ujarnya.

Para Capaskibraka tersebut telah mengikuti pelatihan sejak 14 Juli 2026 dan dijadwalkan menjalani pembinaan hingga 16 Agustus 2026.

Dalam prosesnya, mereka mendapatkan pelatihan dari unsur TNI, Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta pihak terkait lainnya.

Ahmad menambahkan, prosesi tantingan merupakan salah satu materi wajib yang harus diikuti seluruh Capaskibraka Prabumulih.

Melalui rangkaian pembinaan tersebut, para Capaskibraka diharapkan semakin siap menjalankan tugas pengibaran Bendera Pusaka pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan penuh disiplin, tanggung jawab dan rasa nasionalisme.