Sabtu, Agustus 29, 2026
Beranda blog Halaman 233

Bekerja Sama dengan 17 Platform Telemedisin, Kemenkes Beri Layanan Gratis Pasien Isoman Varian Omicron

0

JAKARTA, newsatu.com — Kementerian Kesehatan RI menyediakan layanan telemedisin Isoman (Isolasi Mandiri), atau pengobatan jarak jauh bagi pasien terkonfirmasi Covid-19 varian Omicron yang menjalani isolasi mandiri. Melalui layanan tersebut pasien bisa mendapatkan layanan telekonsultasi dan paket obat gratis.

Layanan dapat diakses melalui https://isoman.kemkes.go.id/. Saat ini Kemenkes telah bekerja sama dengan 17 platform telemedisin, yaitu Aido Health, Alodokter, GetWell, Good Doctor, Halodoc, Homecare24, KlikDokter, KlinikGo, Lekasehat, LinkSehat, Mdoc, Milvik Dokter, ProSehat, SehatQ, Trustmedis, Vascular Indonesia, YesDok.

Untuk mendapatkan layanan ini, pasien harus melakukan tes PCR di laboratorium yang telah terafiliasi dengan sistem New All Record (NAR) Kementerian Kesehatan.

Jika hasilnya positif dan laboratorium penyedia layanan tes Covid-19 melaporkan data hasil pemeriksaan ke database Kementerian Kesehatan (NAR), maka pasien akan menerima pesan Whatsapp dari Kemenkes RI (dengan centang hijau) secara otomatis.

Namun, apabila tidak mendapatkan WA pemberitahuan, pasien bisa memeriksa NIK secara mandiri di situs https://isoman.kemkes.go.id.

Setelah dapat WA pemberitahuan, pasien bisa melakukan konsultasi secara daring dengan dokter di salah satu dari 17 layanan telemedisin. Caranya tekan link yang ada di pesan WA dari Kemenkes atau di link yang muncul saat pengecekan NIK mandiri di situs https://isoman.kemkes.go.id/panduan, lalu memasukkan kode voucher supaya bisa konsultasi dan dapat paket obat gratis.

Selesai konsultasi, dokter akan memberikan resep digital sesuai kondisi pasien dan resep dapat ditebus melalui https://isoman.kemkes.go.id/pesan_obat. Hanya pasien dengan kategori Layak Isoman (dengan kondisi tanpa gejala atau ringan), yang akan mendapatkan obat dan vitamin secara gratis.

Obat gratis yang didapatkan pasien berupa Paket A untuk pasien tanpa gejala, terdiri dari multivitamin C, B, E, dan Zinc 10 tablet, serta Paket B untuk pasien bergejala ringan terdiri dari multivitamin C, B, E, dan Zinc 10 tablet, Favipiravir 200mg 40 kapsul, atau Molnupiravir 200 mg – 40 tab dan parasetamol tablet 500mg (jika dibutuhkan)

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan paket obat disesuaikan dengan resep dari salah satu dari 17 layanan telemedisin. Obat di luar paket ditebus dan dibayarkan di luar layanan telemedisin Isoman.

”Sasaran layanan telemedisin Isoman perawatan Omicron adalah bagi pasien positif Omicron tanpa gejala atau gejala ringan, berusia minimal 18 tahun, kondisi rumah layak Isoman, Diperiksa di wilayah Jabodetabek, Berdomisili di Jabodetabek,” katanya di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (17/1).

Lembaga Pemeriksa Halal Tak Boleh Bikin Repot Pelaku Usaha Kecil dan Mikro

0

JAKARTA, newsatu.com – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengingatkan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) agar tak berorientasi bisnis. Hal itu dikatakan LaNyalla merespons semakin banyaknya bermunculan LPH.

Saat ini, ada sembilan institusi yang mengajukan permohonan menjadi LPH ke Kemenag. Sedangkan LPH yang telah beroperasi adalah LPPOM MUI, LPH Sucofindo, dan LPH Surveyor Indonesia.

“Kita apresiasi semakin banyak lembaga yang ikut berpartisipasi. Tetapi saya mengingatkan agar LPH ini jangan berorientasi pada bisnis,” kata LaNyalla, Minggu (23/1).

Senator asal Jawa Timur itu berharap, bertambahnya LPH akan membuat jumlah pelaku usaha yang mendaftarkan untuk mendapatkan sertifikasi halal semakin bertambah.

“Dengan produk-produk yang terjamin kehalalannya, maka masyarakat muslim menjadi lebih tenang dalam mengonsumsi atau menggunakan produk yang ada di pasaran,” harap LaNyalla.

Kendati begitu, LaNyalla berharap perlu ada penyesuaian dengan kondisi pelaku usaha. Jangan sampai pelaku usaha kecil dan mikro menjadi berat karena mahalnya biaya sertifikasi halal.

“Bukan malah meringankan agar produk mereka semakin bisa diterima pasaran, kalau biayanya mahal justru akan semakin memberatkan pelaku usaha kecil dan mikro,” tuturnya.

LaNyalla juga mengingatkan agar sosialisasi sertifikasi produk halal perlu digencarkan agar pelaku usaha memiliki kesadaran dan mengikuti standar kehalalan produk, terutama produk rumahan agar menggunakan bahan-bahan yang halal dan baik.

“Sertifikat halal ini sebagai stimulus agar produk usaha kecil dan mikro bisa semakin berkembang pesat lagi di pasaran,” kata LaNyalla.***

Indonesia Harus Manfaatkan Tren Wisata Halal Jelang Expo 2025 Osaka/Kansai

0

JAKARTA, newsatu.com — Meski hantu Omicron masih gentayangan, minat masyarakat Indonesia untuk berwisata ke mancanegara memperlihatkan tren meningkat, termasuk ke Jepang.

Peningkatan tren itu juga dibarengi dengan kecenderungan wisatawan Indonesia mencari wisata halal karena sebagian besar dari mereka merupakan wisatawan muslim.

Karena itu, menjelang Expo 2025 di Osaka/Kansai, Jepang, Indonesia dapat memanfaatkan momen meningkatkan ekspor produk halal ke mancanegara, terutama Jepang.

Konsul Jenderal RI Osaka, Diana ES Sutikno, menyampaikan peluang tersebut dalam Lake Biwa Convention Street Revitalization Council, dalam Workshop Halal yang dilaksanakan oleh Otsu Chamber of Commerce and Industry (Otsu CCI) di Shiga, 20 Januari.

“Penting sekali produk bersertifikasi halal, khususnya produk makanan dan minuman, dalam menunjang halal tourism. Apalagi pada 2026, nilai perjalanan wisata muslim global diperkirakan mencapai USD 300 miliar,” ujar Diana dalam paparannya. “Produk makanan dan minuman halal Indonesia dapat mengisi peluang ini,” tambahnya.

Diana juga mempromosikan beberapa produk unggulan Indonesia pada workshop ini antara lain mi instan, saus sambal, tempe, dan bumbu rendang instan.

Khusus untuk mempromosikan tempe, pengusaha tempe asli Indonesia yang tinggal di Shiga, Rustono, turut hadir membawa produk tempe yang sudah dimasak jadi hidangan tempe goreng dan tempe orek. Para peserta workshop yang hadir pun dapat mencicipi tempe asli secara langsung.

Chairman Japan Halal Service Co.,Ltd., Tohir Mabruri, turut hadir memberikan paparan mengenai seluk beluk halal hospitality yang meliputi makanan dan layanan halal yang sesuai gaya hidup muslim. Para peserta menyambut hangat dan mengapresiasi paparan tentang peluang kerja sama Indonesia dan Jepang, khususnya di Prefektur Shiga, dalam mengembangkan wisata halal.

“Kami merasa seminar ini dapat menjadi momentum bagi masa depan kerja sama kedua negara,” ujar Associate Adviser Otsu CCI, Takao Taniguchi, dalam pesan singkatnya mewakili pihak penyelenggara.

Sumber: KJRI Osaka

Keragaman Budaya Indonesia Jadi Salah Satu Keunggulan Side Events Presidensi G20

0

JAKARTA, newsatu.com — Mengusung kearifan lokal sebagai nilai lebih Presidensi G20 Indonesia 2022, penyelenggaraan Side Events G20 akan digelar di berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan mempromosikan keragaman budaya sekaligus potensi wisata dan investasi di Indonesia, serta menggerakkan perekonomian daerah.

“Side Events G20 harus menjadi showcase citra positif kemajuan dan budaya Indonesia. Penyelenggaran side events diharapkan dapat menjadi ajang untuk mempromosikan budaya, investasi, serta pariwisata di Indonesia,” kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam keterangan pers, Jumat (21/1).

“Tidak hanya itu, pelaksanaan side events G20 di sejumlah daerah di Indonesia diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional.”

Berdasarkan agenda yang telah diinventarisasi tercatat 121 side events digelar pada Desember 2021 sampai November 2022.

Penyelenggaraan Side Events G20 tersebut tersebar di berbagai lokasi di Indonesia termasuk 5 daerah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yaitu Danau Toba di Sumatra Utara; Borobudur, Magelang di Jawa Tengah; Mandalika di Nusa Tenggara Barat; Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur; dan Likupang di Sulawesi Utara.

Daerah lainnya yang akan menjadi tempat penyelenggaraan Side Events adalah Jakarta, Bali, Bintan, Batu, Bogor, Sorong, Surabaya, Makassar, Palembang, Belitung, Solo, Banjarmasin, dan Pontianak.

“Kami optimistis seluruh agenda Side Events G20 akan terlaksana dengan baik dan berdampak pada peningkatan perekonomian daerah, khususnya dalam memperkenalkan produk unggulan daerah. Kita juga akan memastikan kearifan lokal Indonesia akan menjadi nilai lebih agenda-agenda Side Events G20,” ujarnya, seperti dilansir kabarbisnis.com.

#LapakGanjar Sangat Bantu Perajin Bambu Siswanto asal Magelang

0

MAGELANG, newsatu.com – Siswanto, perajin bambu asal Magelang kembali bisa tersenyum karena usahanya bangkit seusai mengikuti #LapakGanjar edisi 32 produk kerajinan. Penjualannya sempat menurun akibat ekspor melemah saat pandemi Covid-19, kini ia kembali banjir orderan.

“Sejak pendemi semuanya berdampak, tapi kami syukuri dengan kekuatan bertahan sepahit apapun, masih ada orderan meski sedikit,” ujarnya, Sabtu (22/1)  di laman jatengprov.go.id.

Usaha yang diberi nama @wawant_bamboo itu sudah berjalan sejak 1990-an. Sejumlah produknya bahkan sudah diekspor hingga ke Amerika, Afrika, Australia, Jerman, Italia, Prancis, Timur Tengah, dan Maladewa.

Namun, pasarnya melemah akibat pandemi Covid-19. Kondisi itu tidak membuatnya menyerah. Ia tetap memproduksi berbagai kerajinan berbahan baku bambu, seperti hiasan dinding, kap lampu, alat makan, dan sebagainya, meski kapasitas kecil.

“Saya terus berusaha dengan memasarkan produk saya lewat media sosial. Salah satunya memposting di #LapakGanjar,” lanjutnya.

Setelah itu, usahanya berangsur kembali menemukan pasar. Ia mendapat pesanan kerajinan bambu dari hotel di Magelang dan sejumlah instansi pemerintahan.

“Alhamdulillah setelah ikut #LapakGanjar ada pesanan dari hotel itu alat makan, dan ada juga pesanan dari instansi pemerintahan. Dari itu saya sangat berterima kasih,” papar Wawan, sapaan akrab pria itu.

Bukan hanya mendapat konsumen, ia juga diuntungkan dengan bertambahnya follower di Instagram, dari akun yang berasal dari wilayah pantai utara (pantura).

“Follower saya bertambah. Mayoritas mereka yang berada di wilayah pantura,” imbuhnya.

Menurut Wawan, adanya #LapakGanjar membuat pelaku UMKM tetap semangat mengembangkan usahanya. Selain menambah konsumen, juga memotivasi pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk.

“Sangat membantu, memperkenalkan produk tidak usah repot. Hanya satu kali posting sudah banyak yang lihat, karena follower-nya banyak. Harapannya, UMKM yang ada di Jawa Tengah bisa go international,” tandasnya.***

 

Mau Tahu Apa Itu G20? Untungnya buat Indonesia Apa?

0

JAKARTA, newsatu.com — Untuk kali pertama pada 2022 Indonesia memegang Presidensi G20. Mandat ini dilaksanakan sejak 1 Desember 2021 sampai 30 November 2022. Diperkirakan ada sekitar 150 rangkaian pertemuan yang akan dilaksanakan selama Presidensi tersebut berlangsung di Indonesia.

Puncak KTT G20 akan dilakukan di Bali. Namun ada sekitar 19 kota di Indonesia selain Bali yang turut terlibat gelaran G20 ini seperti Jakarta, Bogor, Semarang, Solo, Batam – Bintan, Medan, Yogyakarta, Bandung, Sorong, Lombok, Surabaya, Labuan Bajo, Danau Toba, Manado, Malang, dan lainnya.

Presidensi G20 merupakan tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Presidensi G20 ditetapkan secara konsensus pada KTT berdasarkan sistem rotasi kawasan dan berganti setiap tahunnya.

Sebelum diserahkan ke Indonesia, Presidensi G20 dipegang Italia. Penyerahan Presidensi G20 dari Italia ke Indonesia telah dilakukan pada 31 Oktober 2021 di sesi penutupan KTT G20 yang berlangsung di La Nuvola, Roma, Italia. Secara simbolis, Perdana Menteri Italia Mario Draghi menyerahkan palu kepada Presiden Joko Widodo yang akan meneruskan presidensi G20 di tahun 2022.

Presidensi G20 Indonesia 2022 mengangkat tema Recover Together, Recover Stronger. Melalui tema ini, Indonesia ingin mengajak seluruh dunia untuk bahu-membahu, saling mendukung untuk pulih bersama serta tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

Lalu apa itu G20 dan apa manfaatnya bagi kita? Berikut fakta tentang G20 yang disarikan dari laman kemenkeu.go.id dan sumber lainnya:

  1. Forum Kerja Sama 19 Negara dan Uni Eropa

G20 adalah forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU) yang memiliki kelas pendapatan menengah hingga tinggi, negara berkembang hingga negara maju. Anggota G20 terdiri negara-negara dari berbagai kawasan Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Argentina, Brazil, Inggris, Jerman, Italia, Perancis, Rusia, Afrika Selatan, Arab Saudi, Turki, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, India, Indonesia, Australia, dan Uni Eropa.

Indonesia menjadi anggota G20 sejak forum internasional tersebut dibentuk pada 1999. Pada saat itu,Indonesia ada dalam tahap pemulihan setelah krisis ekonomi 1997-1998 dan dinilai sebagai emerging economy yang mempunyai ukuran dan potensi ekonomi sangat besar di kawasan Asia. Karena itu, Indonesia hadir dalam G20 mewakili kelompok negara berkembang, kawasan Asia Tenggara, dan dunia Islam.

  1. Berawal dari Pertemuan Tingkat Menteri Keuangan

G20 pada awalnya merupakan pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral. Namun sejak 2008, G20 menghadirkan Kepala Negara dalam KTT dan pada 2010 dibentuk pula pembahasan di sektor pembangunan. Sejak saat itu G20 terdiri atas Jalur Keuangan (Finance Track) dan Jalur Sherpa (Sherpa Track). Sherpa diambil dari istilah untuk pemandu di Nepal, menggambarkan bagaimana para Sherpa G20 membuka jalan menuju KTT (Summit).

Sesuai namanya, Finance Track berfokus pada isu keuangan, antara lain kebijakan fiskal, moneter dan Riil, investasi infrastruktur, regulasi keuangan, inklusi keuangan, perpajakan internasional. Pertemuan pada Finance Track dihadiri oleh Menteri Keuangan hingga Gubernur Bank Sentral dari masing-maisng anggota.

Sedangkan Sherpa Track adalah jalur pembahasan dalam forum G20 di bidang-bidang yang lebih luas di luar isu keuangan, antara lain anti korupsi, ekonomi digital, lapangan kerja, pertanian, pendidikan, urusan luar negeri, budaya, kesehatan, Pembangunan, lingkungan, pariwisata, energi berkelanjutan, perdagangan, investasi dan industri, pemberdayaan perempuan.

  1. Peran Nyata G20 pada Dunia

Berbagai peran nyata telah ditorehkan G20 selama penyelenggaraannya. Salah satu kesuksesan G20 terbesar adalah dukungannya dalam mengatasi krisis keuangan global 2008.

Dalam penanganan pandemi COVID-19, G20 memiliki berbagai insiatif antara lain penangguhan pembayaran utang luar negeri negara berpenghasilan rendah, Injeksi penanganan COVID-19 sebanyak lebih dari 5 triliun USD (Riyadh Declaration), penurunan/penghapusan bea dan pajak impor, pengurangan bea untuk vaksin, hand sanitizer, disinfektan, alat medis dan obat-obatan. Selain itu, G20 berperan dalam isu internasional lainnya, termasuk perdagangan, iklim, dan pembangunan.

  1. Manfaat G20 untuk Indonesia

Momentum presidensi ini hanya terjadi satu kali setiap 20 tahun sekali, sehingga harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memberi nilai tambah bagi pemulihan Indonesia. Presidensi G20 Indonesia ini di tengah pandemi ini menjadi pengakuan atas status Indonesia sekaligus merepresentasikan negara berkembang lainnya.

Sebagai Presidensi, Indonesia dapat mengorkestrasi agenda pembahasan pada G20 agar mendukung dan berdampak positif dalam pemulihan aktivitas perekonomian Indonesia. Sekaligus membuat Indonesia menjadi salah satu fokus perhatian dunia, khususnya bagi para pelaku ekonomi dan keuangan

Pertemuan-pertemuan G20 di Indonesia juga menjadi sarana memperkenalkan pariwisata dan produk unggulan Indonesia kepada dunia internasional, sehingga diharapkan dapat turut menggerakkan ekonomi Indonesia. Diperkirakan akan ada 20.988 delegasi yang akan hadir.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebut gelaran G20 akan berkontribusi terhadap proyeksi peningkatan wisatawan mancanegara hingga 1,8 juta – 3,6 juta dan juga 600 ribu – 700 ribu lapangan kerja baru ditopang kinerja bagus sektor kuliner, fashion, dan kriya.

Sedangkan menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, gelaran G20 akan menciptakan kontribusi US$ 533 juta atau sekitar Rp7,4 triliun pada PDB Indonesia. Peningkatan konsumsi domestik hingga Rp1,7 triliun.

Rangkaian kegiatan G20 di Indonesia juga diperkirakan akan melibatkan UMKM dan menyerap tenaga kerja sekitar 33.000 orang. Menurut Menteri Koperasi dan UMK Teten Masduki, Presidensi G20 juga akan mendorong investasi pada UMKM dalam negeri, mengingat saat ini 80% investor global berasal dari negara-negara G20.

  1. Agenda Prioritas di G20

Seperti dikutip dari laman bi.go.id ada 6 agenda prioritas jalur keuangan dalam presidensi G20 Indonesia 2022. Pertama, Exit Stretegy to Support Recovery, yang membahas bagaimana G20 melindungi negara-negara yang masih menuju pemulihan ekonomi (terutama negara berkembang) dari efek limpahan (spillover) exit policy yang diterapkan oleh negara yang lebih dahulu pulih ekonominya (umumnya negara maju).

Kedua, mengatasi dampak berkepanjangan (scarring effect) krisis dengan meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan jangka panjang, memperhatikan ketenagakerjan, rumah tangga, sektor korporasi, dan sektor keuangan.

Ketiga, standar pembayaran lintas batas negara  (CBP), serta prinsip-prinsip pengembangan CBDC (General Principles for Developing CBDC).

Keempat, membahas risiko iklim dan risiko transisi menuju ekonomi rendah karbon, dan sustainable finance (keuangan berkelanjutan) dari sudut pandang makroekonomi dan stabilitas keuangan.

Kelima, memanfaatkan open banking untuk mendorong produktivitas dan mendukung ekonomi dan keuangan inklusif  bagi underserved community yaitu wanita, pemuda, dan UMKM, termasuk aspek lintas batas.

Keenam, membahas perpajakan internasional, utamanya terkait dengan implementasi Framework bersama OECD/G20 mengenai strategi perencanaan pajak yang disebut Base Erotion and Profit Shifting (BEPS).

  1. Apa itu B20?

Presidensi G20 Indonesia tahun 2022 juga menjadi kesempatan penting bagi Indonesia untuk memegang palu ketua forum Business-20 atau B20, yang merupakan outreach group G20 yang mewakili sektor bisnis di seluruh dunia.

Forum B20 ini akan mempertemukan pemimpin bisnis perusahaan multinasional, organisasi dan komunitas bisnis dari seluruh negara anggota G20 yang akan memberikan rumusan dan masukan mengenai pemulihan ekonomi di masa pandemi.

Forum B20 ini, mengambil tema Kemajuan Inovatif, Inklusif dan Pertumbuhan Kolaboratif yang sejalan dengan G20. Menurut Arsjad Rasjid Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia yang juga menjadi penanggung jawab B20, dalam rilis yang disampaikan pada Selasa (16/1/20212) ada tiga isu prioritas yang akan diangkat yakni Global Health Architecture, Digital Transformation dan Energi Transition.

Shinta Widjaja Kamdani, CEO dari perusahaan investment holding nasional Sintesa Group, yang resmi ditunjuk sebagai B20 Indonesia Chair atau Ketua B20 Indonesia sejak Oktober tahun lalu berharap Forum B20 ini akan mendorong kebijakan yang lebih pro investasi sehingga bisa mempromosikan Indonesia sebagai negara tujuan investasi sekaligus memperlihatkan peluang-peluang investasi di Indonesia.

Forum dialog ini juga akan mempertemukan perusahaan papan atas yang punya kredibilitas tinggi untuk mengajak pelaku bisnis lokal, UMKM agar berkontribusi, meningkatkan kapasitas serta peluang mereka untuk naik kelas dan terlibat dalam ekosistem bisnis global.

  1. Tentang Isu Pemberdayaan Perempuan di G20

Pemberdayaan perempuan juga menjadi salah satu isu yang dibahas dalam G20. Rendahnya keterwakilan perempuan dalam ekonomi global dan kepemimpinan bisnis merupakan permasalahan yang rumit.

Padahal faktanya World Economic Forum (WEF) memperkirakan bahwa pemberdayaan perempuan dalam ekonomi global dapat menghasilkan pertambahan $28 triliun dalam pertumbuhan GDP dunia.

“Ini dimulai dari tidak meratanya pendidikan yang berkualitas bagi anak perempuan, ketidakseimbangan kesempatan dalam lapangan kerja, sampai kurangnya akses perempuan terhadap benefit dari ekonomi formal,” papar Shinta Kamdani.

“Padahal, bayangkan betapa besar potensi pertumbuhan ekonomi yang bisa kita capai kalau lebih banyak perempuan dapat berpartisipasi dalam ekonomi,” tambahnya.

Inklusivitas sendiri tengah menjadi isu yang mendapat perhatian secara global dan G20 pun turut mendorong pengembangan ini, termasuk melalui pemberdayaan perempuan untuk memaksimalkan potensi ekonomi global. Presidensial G20 Australia misalnya telah memulai komitmen “25×25” yakni mengurangi kesenjangan gender di pasar tenaga kerja partisipasi sebesar 25% pada 2025. Dilanjutkan oleh G20 dan B20 Italia beserta seluruh gugus tugasnya tahun lalu, yang menargetkan penciptaan lapangan pekerjaan yang lebih banyak, lebih baik, dan bergaji setara bagi perempuan.

Meneruskan tongat estafet tersebut, dalam Presidensi G20 Indonesia 2022 lewat forum B20 membentuk Women in Business Action Council di samping enam gugus tugas lainnya (Trade and Investment, Future of Work and Education, Finance & Infrastructure, Energy, Climate and Sustainability, Integrity and Compliance).

Tak lain, demi tujuan B20 untuk menjadi katalisator meminimalisasi kesenjangan gender, dengan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang memfasilitasi lebih banyak perempuan untuk memimpin dan berpartisipasi dalam sektor ekonomi.

“Prioritas strategis kami, yaitu mendorong pertumbuhan berkelanjutan yang kolaboratif, inovatif dan inklusif, akan dilakukan melalui penguatan ketahanan women-led businesses dan mempercepat dukungan infrastruktur bagi pengusaha perempuan dan UMKM,” ujar Shinta, seperti disampaikan pada akhir tahun lalu.

“Upaya ini dilakukan juga melalui peningkatan kemampuan digital tenaga kerja perempuan, memperkuat dasar untuk kepemimpinan dan partisipasi tenaga kerja yang adil, hingga memberantas kekerasan berbasis gender di tempat kerja,” kata Shinta.

Hasil akhirnya adalah menciptakan One Global Women Empowerment, yang mewadahi pemerintah, bisnis, dan pemangku kepentingan lainnya memfasilitasi dukungan demi mengangkat perempuan keluar dari kemiskinan.

Itulah fakta tentang Presidensi G20 Indonesia 2022. Untuk informasi hal lain seputar Presidensi G20 Indonesia 2022, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP) baru saja meluncurkan G20pedia.

G20pedia adalah buku elektronik berisi informasi dan tanya-jawab seputar G20 untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Group of Twenty atau G20, khususnya Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022. Menurut Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Usman Kansong G20pedia ini sifatnya living document atau dokumen hidup, sehingga memungkinan perubahan isi buku secara terus-menerus sesuai dinamika pelaksanaan agenda Presidensi G20.

G20pedia dapat diakses setiap saat melalui tautan https://linktr.ee/g20pedia. Selain G20pedia, pada tautan tersebut juga dapat diakses laman resmi G20 di www.g20.org. Tersedia dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Butuh Waktu Lama untuk Membangun Kampung Inggris di Jawa Barat

0

KEDIRI, newsatu.com — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyapa ratusan siswa dengan Bahasa Inggris Kediri dalam kunjungan kerja ke Jawa Timur dan singgah ke Kampung Inggris di Tulungrejo, Kabupaten Kediri. Di antara mereka, ada juga siswa yang berasal dari Jawa Barat.

Kang Emil, sapaannya, nampak senang karena ternyata banyak juga warga Jabar di Kediri dan memanfaatkan kesempatan belajar bahasa Inggris di Kampung Inggris.

Menurutnya, belajar bahasa memang tak harus melulu ke lembaga formal dan dengan biaya mahal. “Kampung Inggris seperti di Kediri memberikan pilihan belajar bagi masyarakat menengah ke bawah dengan kualitas yang terbaik,” ujarnya, Jumat (21/1), dilansir laman jabarprov.go.id.

“Kampung Inggris Kediri sangat terkenal di Indonesia, lulusannya sudah pasti mahir berbahasa Inggris,” tambah Kang Emil.

Kunjungan kerja Kang Emil ke Kampung Inggris di Kediri ini merupakan rangkaian kunjungan utamanya bertemu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terkait kerja sama peningkatan volume perdagangan daerah.

“Saya ke Jatim karena ada perjanjian kerja sama dengan Bu Khofifah, ada peningkatan volume perdagangan Jabar-Jatim. Mumpung di sini sebelum pulang saya ingin ke tempat-tempat yang istimewa salah satunya ke Kampung Inggris Kediri,” ungkap Kang Emil.

Terkait Kampung Inggris, Kang Emil juga berkeinginan membangun kampung serupa di Jawa Barat. Apalagi, katanya, kemampuan berbahasa Inggris di era saat ini wajib dimiliki generasi muda. Pemerintah perlu menyiapkan fasilitas pendukungnya.

Kang Emil mengatakan, mengembangkan Kampung Inggris seperti di Kediri memang butuh waktu cukup lama dan tidak sesederhana seperti membangun tempat kursus. Namun demikian ia sudah mempelajari proses dan teknis pengembangan satu wilayah yang punya kekhasan tertentu.

“Saya sudah pelajari, tidak sesederhana itu. Memang butuh waktu untuk mengedukasi,” ujar Kang Emil. Tapi, ditegaskannya, tak ada yang tak mungkin dibangun di Jawa Barat.

Kudus Sukun Badak Bikin Kejutan di Proliga, Gilas Pertamina Pertamax

0

BOGOR, newsatu.com — Kejutan terjadi pada hari pertama seri ketiga PLN Mobile Proliga 2022 saat Jakarta Pertamina Pertamax (JPX) tumbang 0-3 (23-25, 20-25, 22-25) dari tim pendatang baru, Kudus Sukun Badak, di GOR Kawah Candradimuka, Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Jumat (21/1).

Dalam laga kedua hari pertama itu, Aji Maulana dkk. membuat pasukan Pascal Wilmar tak berkutik sejak set pertama.

Pada set pertama, Kudus Sukun Badak menutup game dengan skor 25-23. Performa brilian anak asuh Rohadi Mulyo berlanjut dua set berikutnya dengan berhasil menutup skor 25-20, 25-22.

Kemenangan atas JPX sekaligus membuat Kudus Sukun Badak merasakan kemenangan perdana pada musim ini. Tak heran, Rohadi pun menyambut kemenangan timnya dengan rasa syukur.

Menurutnya, kunci kemenangan timnya adalah kesabaran. “Yang jelas pemain kami lebih sabar. Receive harus bagus karena lawan adalah tim yang sangat bagus dan solid,” ujarnya.

Rohadi pun memuji penampilan dua pemain asingnya, Sobirov Islsobirov dan De Farias Bidouglas yang bermain bagus dan padu dengan pemain lainnya.

“Mudah-mudahan psikis tim akan terangkat dengan kemenangan ini,” ucapnya.

Sementara itu, Pascal Wilmar, pelatih JPX menyebut Kudus Sukun Badak bermain tanpa beban, sementara pemainnya tampil kurang percaya diri.

“Pemain sempat kehilangan kepercayaan diri dan bermain tidak lepas,” ujarnya.

Namun, ia menyebut kekalahan dari Kudus Sukun Badak, bagus bagi timnya.

“Dengan kekalahan ini, saya bisa evaluasi titik kelemahan kami, dan kekurangan kami,” tuturnya.

Penataan Wisata Religi Punya Nilai Ekonomis Tinggi, Kata Gubernur Jabar

0

BANGKALAN, newsatu.com — Jawa Barat memiliki beberapa tempat ziarah yang setiap hari dikunjungi masyarakat seperti Makam Sunan Gunung Jati di Cirebon, Situ Lengkong Panjalu, dan Pamijahan di Tasikmalaya.

Tradisi seperti itu, seperti dikatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, akan dimatangkan dalam konsep pengembangan wisata religi yang lebih tertata baik.

Ditemui jabarprov.go.id saat kunjungan kerja ke Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Kamis (20/1), Kang Emil menuturkan, wisata religi memiliki potensi ekonomi yang tinggi bila ditata dengan baik.

“Kami pernah menghitung, wisata religi itu nilai ekonominya tinggi sekali,” ujarnya.

Pengembangan wisata religi di Jabar bertujuan agar peziarah lebih nyaman dan pedagang kaki lima tertata. Dampaknya denyut ekonomi akan meningkat.

“Di Jabar sedang dikonsepkan wisata religi dengan penataan serius, sehingga peziarah nyaman, PKL tertata, dan semua dapat barokahnya,” tutur Kang Emil lagi.

Menurut Kang Emil, dari wisata religi sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) akan tumbuh usaha kuliner dan cinderamata.

“Seperti saya tadi beli sate Madura dan oleh-oleh, kalikan saja ribuan orang yang datang, UMKM akan meningkat apalagi penataannya lebih baik,” katanya.

Usai berziarah ke Makam Syekh Syaikhona Kholil di Bangkalan, Kang Emil sempat membeli sate Madura ditemani Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron di area ziarah. Menurutnya, sate Madura di tempat aslinya rasa lebih enak dengan kontur yang lebih gemuk.

“Sate Madura di sini lebih gemuk dan rasanya lebih enak. Kalau di Jabar agak tipis satenya, tapi umumnya kecap dan bumbunya sama, lontongnya juga sama,” ujarnya.

Adapun kunjungan ke wisata religi biasanya sering ramai di bulan Maulud. Kang Emil mengatakan, warga Jabar yang berziarah ke Makam Syekh Syaikhona Kholil di bulan Maulud bisa mencapai 10 bus.

“Bulan Maulud bulan yang paling banyak warga Jabar datang ke sini, ada 5 sampai 10 bus,” ungkapnya.

9 Calon Anggota Lembaga Pemeriksa Tunggu Pengesahan Kemenag

0

Jakarta, newsatu.com — Minat masyarakat untuk terlibat dalam proses jaminan produk halal terus tumbuh. Salah satunya melalui pembentukan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag M Aqil Irham mengatakan, saat ini ada sembilan institusi yang mengajukan permohonan menjadi anggota Lembaga Pemeriksa Halal (LPH). BPJPH telah membentuk tim akreditasi LPH sejak 10 November 2021 untuk memproses permohonan tersebut.

“Alhamdulillah, setelah dibentuk, tim akreditasi LPH ini segera bergerak. Hasilnya, tim telah memproses sembilan calon LPH baru untuk kita tetapkan sebagai LPH,” kata Aqil Irham di Jakarta, Selasa (18/1).

Menurut Aqil, sebagian dari calon LPH baru ini telah mengajukan permohonan sebelum terbentuk tim akreditasi.  Tahap verifikasi dokumen dan verifikasi validasi lapangan sudah dilakukan.

“Ini tidak terlepas dari gerak cepat Tim Akreditasi LPH yang langsung menjalankan tugasnya dengan baik,” kata Aqil.

Berikut daftar sembilan calon LPH:

  1. Yayasan Pembina Masjid Salman ITB Bandung
  2. Balai Pengembangan Produk dan Standardisasi Industri Pekanbaru Riau;
  3. Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah Jakarta
  4. Kajian Halalan Thayyiban Muhammadiyah Jakarta
  5. Balai Sertifikasi Direktorat Standardisasi dan Pengendalian Mutu Kementerian Perdagangan
  6. Universitas Hasanuddin Makassar
  7. Yayasan Bersama Madani Kota Tangah Padang Sumatera Barat
  8. Universitas Brawijaya Malang Jawa Timur
  9. Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Kalau sudah ditetapkan, lanjut Aqil, sembilan institusi ini akan menambah tiga LPH yang sudah beroperasi, yaitu LPH LPPOM MUI, LPH Sucofindo, dan LPH Surveyor Indonesia. Ketiganya telah menjalankan tugasnya dalam melakukan kegiatan pemeriksaan dan pengujian kehalalan produk di dalam proses sertifikasi halal.

“Keberadaan LPH akan memperkuat infrastruktur yang diperlukan untuk mengakselerasi layanan sertifikasi halal. Saat ini masih ada sejumlah nama calon LPH dalam waiting list proses akreditasi,” sambungnya.

Aqil Irham terus mendorong berdirinya lebih banyak LPH di Indonesia. Tujuannya agar semakin banyak pelaku usaha yang menjalankan kewajiban sertifikasi halal.