Rabu, Agustus 26, 2026
Beranda blog Halaman 258

Gandeng OJK, BI & REI, Kadin Bidang Properti Percepat Vaksinasi untuk Umum

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang properti bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan Realestat Indonesia (REI), melaksanakan percepatan vaksinasi untuk umum, khususnya di sektor keuangan, property, dan sektor riil.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Properti periode 2015-2021, Hendro Gondokusumo mengapresiasi langkah OJK yang telah menggandeng industri properti sebagai sektor riil yang tergabung di Kadin dan asosiasi di bawah Kadin seperti REI untuk mempercepat vaksinasi di seluruh Indonesia.

“Puji syukur saat ini situasi semakin membaik seiring dengan program-program percepatan vaksinasi yang dilakukan pemerintah bersama dengan berbagai unsur masyarakat,” ujar Hendro, dilansir INDUSTRY.co.id, Senin (4/10).

“Kami dari dunia usaha tentunya sangat mengapresiasi menjadi bagian dari program ini, semoga masalah kesehatan segera teratasi agar iklim usaha dan perekonomian cepat pulih.”

Seperti diketahui, program ini terlaksana sejak awal 2021 dan diteruskan oleh Kepala Badan Pengembangan Kawasan Properti Terpadu (BPKPT) yang baru terpilih, Budiarsa Sastrawinata. BPKPT saat ini yang menangani pengembangan industri properti secara strategis di dalam kepengurusan Kadin Indonesia.

Senada dengan Hendro, Budiarsa memberikan apresiasi kepada pemerintah dan juga Kadin Provinsi dan REI di daerah yang telah aktif berpartisipasi.

“Kadin telah melakukan banyak pelaksanaan vaksinasi di berbagai provinsi. Isu kesehatan kini masih menjadi fokus utama kami, membantu pemerintah. Kami berharap secepatnya vaksinasi bisa menyeluruh, menjangkau hingga ke pelosok Indonesia. Kita berharap aktivitas perekonomian baik di pusat maupun daerah bisa kembali normal”.

Setyo Maharso selaku Koordinator Program vaksinasi OJK dan Kadin Bidang Properti menyebutkan, rencana vaksinasi mencapai 500.000 dosis vaksin yang terdistribusi ke berbagai provinsi baik untuk tahap satu dan dua, antara lain Kepulauan Riau, Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Jakarta, Banten, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur dan Batam.

“Kami berharap daerah-daerah yang masih memerlukan vaksin dan belum mendapatkan jatah vaksinnya melalui program ini, seperti Bangka Belitung, Papua dan Kalimantan Tengah dapat secepatnya terealisasi” tandasnya.

Program vaksinasi massal di beberapa wilayah ini bertujuan mendukung program pemerintah yakni percepatan vaksinasi nasional sehingga mewujudkan kekebalan komunitas (herd immunity). Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah telah menargetkan untuk melakukan 2 juta dosis vaksinasi per hari di seluruh wilayah Indonesia.

PT Royal Puspita Kerja Sama Kadin Sukabumi Vaksinasi Karyawan

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Gebyar vaksin industri ‘Sukabumi Sehat, Sukabumi Maju’ yang digelar Kadin Indonesia Kab. Sukabumi memasuki hari ke empat, Sabtu (2/10),  dengan sasaran PT. Royal Puspita Angkrong Kec. Parungkuda dengan target 1.200 akseptor dari karyawan maupun masyarakat sekitar dengan prioritas lansia.

Nia Surwati ,Manager HRD PT. Royal Puspita mengatakan, vaksinasi ini adalah upaya menjaga stabilitas produksi dan investasi, karena vaksin sudah masuk dalam syarat regulasi industri.

“Kami sangat bersyukur bisa bekerja sama dengan Kadin Indonesia dalam program ini, sebab ini adalah upaya kami menjaga berlangsungan produktivitas pabrik,” ujarnya, dilansir sukabumi.com.

Hadir juga pada kesempatan itu Sekretaris Dinas Kesehatan Kab. Sukabumi  dr.Rika Mutiara yang sempat berbincang dengan media.

“Kami datang untuk monitoring dari Dinkes Kabupaten, sebab pemerintah harus hadir di saat masyarakat sedang berupaya dengan ikhtiar sehatnya, apalagi dalam hal ini adalah program yang mendukung upaya kami dalam percepatan herd imunity nasional di daerah dan capaian nya merupakan progres data yang terintegrasi dengan Dinkes kabupaten,”,ujar dr. Rika .

“Saya pribadi dan mewakili pemerintah berterimakasih atas digelarnya Gebyar Vaksin Industri ‘Sukabumi Sehat, Sukabumi  Maju’ oleh Kadin Indonesia Kabupaten Sukabumi yang menjadikan karyawan  pabrik sebagai sasaran akseptor,.”

“Apalagi mengikutsertakan  masyarakat dengan prioritas lansia, ini sangat kami apresiasi, dan harusnya untuk ke depan bisa bekerja sama dengan Stakeholder Ketenagakerjaan seperti Disnaker dan BPJS Ketenagakerjaan.”

Pada kesempatan itu dilakukan juga peninjauan fasilitas kesehatan dari Kadin Indonesia Kab. Sukabumi berupa Swab Mobile  dan Ambulans Reaksi Cepat yang di dalamnya memuat fasilitas pendukung dalam upaya penanganan pandemi Covid 19.

Lewat Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai, Mata Dunia akan Terbelalak

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Expo 2020 Dubai di Uni Emirat Arab dibuka secara spektakuler. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi optimistis Paviliun Indonesia Dubai akan membuat pengunjung dari berbagai negara di dunia terkesima dan mengakui potensi sangat besar Indonesia.

Dengan mengangkat tema ‘Creating the Future, From Indonesia to the World’, Paviliun Indonesia siap menyambut para buyers dan investor dari seluruh dunia.

Hal itu disampaikan Mendag Lutfi saat membuka Paviliun Indonesia bersama Minister of State for Foreign Trade Uni Arab Emirates (UAE) Thani bin Ahmed Al Zeyoudi di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Jumat (1/10).

Turut mendampingi Duta Besar untuk Uni Emirat Arab (UEA) Husin Bagis.

Pembukaan Paviliun Indonesia dimeriahkan oleh gelaran pertunjukan seni budaya, tari-tarian, dan lagu-lagu yang mewakili beragam daerah di Indonesia. Gelaran itu sekaligus mempromosikan pesona budaya Indonesia.

Paviliun Indonesia menempati lahan seluas 1.860 m2 dan luas bangunan sekitar 3.000 m2. Paviliun Indonesia terdiri atas tiga lantai dan terletak di zona Opportunity District dengan konsep Indonesia Emas 2045.

“Paviliun Indonesia yang menampilkan tiga zona waktu ‘Yesterday, Today, and Tomorrow’ akan membuka mata dunia untuk melihat kekuatan masa lalu, sekarang, dan masa depan Indonesia sebagai kekuatan global. Izinkan kami menyambut semua orang dari berbagai penjuru dunia di Paviliun Indonesia. Kami berharap, dunia akan menyaksikan dan mengakui kepulauan kita sebagai peluang untuk berdagang, berinvestasi, dan berkunjung,” jelas Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi mengungkapkan, Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai akan menjadi rumah di Dubai untuk beberapa bulan ke depan.

“Paviliun Indonesia akan menjadi rumah kami di Dubai untuk beberapa bulan ke depan dan menjadi jendela Indonesia untuk dunia. Kami ingin memperkuat kemitraan global untuk berbagai budaya dan kuliner kami,” tutur Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi mengatakan, Paviliun Indonesia dibangun atas dasar konsep ‘Unity in Diversity’ (Bhineka Tunggal Ika). Paviliun Indonesia dibungkus dengan tambal sulam berbagai kerajinan tekstil tradisional batik Indonesia. Di dalamnya, Paviliun Indonesia memberikan pengalaman perjalanan interaktif masa lalu, sekarang, dan masa depan.

Lebih dari 300 produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)  ditampilkan sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah kepada 64 juta UMKM Indonesia untuk go global.

Mendag menuturkan, Paviliun Indonesia menampilkan para kapten industri dan para juara ekonomi digital. Selanjutnya, akan dilakukan presentasi dengan meluncurkan kampanye gastrodiplomatic, yaitu kampanye membumbui dunia yang akan dilaksanakan akhir tahun ini.

“Selama periode pameran, kami juga akan menyelenggarakan serangkaian program untuk menyajikan kekayaan negara kami. Sejumlah 26 tema mingguan dan lebih dari 75 forum bisnis dalam format hibrida siap diselenggarakan. Kegiatan tersebut juga didukung oleh 22 kementerian dan lembaga, 8 pemerintah provinsi, dan mitra-mitra perusahaan kami,” kata Mendag.

Menurut Mendag Lutfi, keikutsertaan Indonesia pada Expo 2020 Dubai ini juga akan membuat dunia mengakui komitmen kita dalam turut mengambil bagian terkait isu-isu global. Selain itu, juga menegaskan kembali komitmen kita untuk bekerja mewujudkan kesejahteraan planet kita dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim.

“Kita tidak boleh lagi mengabaikan potensi besar bangsa kita untuk rakyat Indonesia sendiri dan untuk dunia. Dengan semangat ‘Creating the Future, From Indonesia to the World’ kami berkontribusi untuk secara global bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih baik,” tegas Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi mengatakan, setiap pameran bertaraf dunia menandai adanya zaman baru dalam masyarakat global kita. Hal tersebut bertujuan menciptakan masa depan dunia yang baru. Indonesia merasa terhormat menjadi bagian dari perjalanan sejarah ini.

Tim Futsal Papua Ditantang Jatim di Final PON Papua 2021

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Laga panas terjadi dalam semifinal futsal putra PON XX Papua 2021 di GOR Futsal, SP2, Timika, Kabupaten Mimika, Jumat (1/10). Tuan rumah Papua menang telak, 5-1, atas Jawa Timur.

Laga ini juga sekaligus pembuktian siapakah di antara dua tim yang pantas menyandang gelar tak terkalahkan dalam ajang PON kali ini. Drama terjadi bahkan sebelum laga semifinal dimulai, dimana banyak masyarakat Mimika yang tertahan akibat terbatasnya kapasitas venue.

Pada paruh pertama pertandingan berjalan berimbang, kedua tim saling jual beli serangan, namun belum ada yang berbuah gol.

Jatim yang bermain rapi berhasil memimpin lebih dahulu melalui gol Andhika Agraprana pada menit 9. Semenit berselang, Papua yang didukung penuh suporternya membalas melalui sepakan Pieter Marchelino Ireeuw.

Pieter kembali membuat tuan rumah berbalik unggul pada menit 14 setelah tendangan kaki kanannya merobek jala Jatim yang dijaga Muhammad Ulul Arham. Skor pun menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Pada babak kedua tuan rumah bermain gemilang hingga pada menit ke-25 usai Muhammad Najib setelah tendangan pojoknya membentur kaki pemain Jatim yang gagal dihalau kiper Ulul Arham. Papua menjauh, 3-1.

Semenit berselang Papua kembali menambah pundi gol, setelah sontekan Rivaldo Cosmos Rawar bersarang ke gawang Jatim. Skor 4-1 untuk tuan rumah.

Jelang lima menit babak kedua usai, Jatim yang tertinggal mulai bermain dengan pola power play, di mana sang kiper ikut naik menyerang. Namun sayang, hal itu justru dimanfaatkan anak-anak Papua setelah Fernando mencetak gol keduanya pada menit 34. Tuan rumah kian menjauh memimpin 5-1.

Hingga akhir babak kedua kedudukan tak berubah. Dengan hasil ini Papua berhak melaju ke final, sekaligus mengukuhkan diri sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan selama penyisihan hingga semifinal dalam ajang PON XX Papua 2021 ini.

Di final, Papua akan jumpa Jawa Barat atau Nusa Tenggara Barat yang masih bertanding ketika berita ini diturunkan.

Shelly, Dulu Bergelut di Dunia Renang, Kini Asyik di Dunia Tinju

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Jangan tanya apa prestasi Shelly Selowati H. Soejono di ring tinju, karena ia memang tak pernah aktif sebagai petinju.

Di masa belianya, Shelly, yang pernah dikenal dengan nama Nunung Selowati, adalah salah satu perenang wanita andalan Indonesia. Ia, antara lain, peraih 2 perunggu renang Asian Games 1978 di nomor 200 m gaya kupu-kupu dan 4 x 100m gaya ganti.

Tapi, mengapa kini ia bisa jadi salah satu pentolan di AIBA (Asosiasi Tinju Amatir Internasional)? Ya, Shelly kini masuk dalam jajan BoD atau Board of Director AIBA.

Ini bisa jadi cerita menarik tentu saja.

Sekitar 10 tahun lalu, Pulo Pardede (mantan Sekjen Pertina) mengajak Shelly membantu PB Pertina untuk menggelar turnamen tinju Piala Presiden XXI pada 2011 setelah vakum 9 tahun.

“Menpora yang merekomendasikan saya untuk ikut terlibat di Pertina. Dalam wawancara, saya terpilih. Kami pun sukses menggelar turnamen. Reputasi saya terpantau ASBC dan AIBA. Mereka kemudian meminta saya untuk membantu Komisi Tinju Wanita,” beber Shelly, ibu empat anak ini.

Tapi, Shelly tak langsung menerima tawaran itu. Beberapa kali ia menolak karena merasa tak punya kompetensi yang cukup untuk berkiprah di pertinjuan. Namun, berkat pendekatan yang terus menerus, Shelly akhirnya mau meluangkan waktu dan tenaganya untuk membantu dunia pertinjuan.

“Saya akhirnya mengalah dan menerima tawaran,” katanya.

Meski begitu, ketika diminta kursus ITO (International Technical Official), Shelly juga sempat menolak karena pada dasarnya bukan ia yang menginginkan jabatan itu.

Belakangan, Shelly mengakui, semakin dalam ia menyelam, semakin suka ia dengan dunia tinju. “Tinju sangat berbeda dari renang. Ini menantang dan saya ingin belajar lebih banyak. Jadi, saya akhirnya lulus ITO dan dalam dua tahun juga saya selesaikan kursus TD (Technical Delegate). Saya pun menjadi technical delegate wanita pertama di Indonesia untuk tinju.”

Kiprah itu kemudian membuatnya mulai menarik perhatian orang. Siapa wanita ini? Bagaimana ia bisa mendapatkan posisi itu? Apa yang bisa ia lakukan sebagai mantan perenang?

“Mereka mulai cemburu. Mereka tidak bisa menerima saya karena saya datang dari latar belakang yang berbeda,” bebernya.

Setelah Pertina melakukan perubahan di kepengurusan inti, Shelly ditempatkan pada posisi hubungan luar negeri. Saat itu, ia sudah duduk di Komisi Wanita ASBC (Konfederasi Tinju Amatir Asia) dan juga AIBA. Namun, wanita kelahiran Malang, 30 Maret 1966, ini juga pernah menjadi Sekretaris Jenderal PB Pertina hingga 2019. Shelly menjadi perempuan pertama yang duduk sebagai Sekjen dalam 62 tahun sejarah Pertina.

Tapi, posisi Sekjen yang dijabat Shelly nampaknya bikin sejumlah orang yang enggan mengorek rekornya, gerah.

“Orang-orang yang menentang saya, sayangnya, mereka melakukannya untuk semua alasan yang salah. Saya menentang praktik manipulasi kompetisi dan tentu saja ketika saya ditunjuk sebagai manajer kompetisi Asian Games saya tidak bisa membiarkan itu terjadi,” bebernya.

Mungkin gambar 4 orang, orang berdiri dan dalam ruangan

Shelly, misalnya, berhasil menekan biaya penyelenggaraan tinju Asian Games dari Rp7 miliar menjadi Rp1 miliar. Untuk mencegah manipulasi, ia menulis surat kepada panitia penyelenggara Asian Games, INASGOC, di mana ia menjelaskan skemanya.

Sayangnya, banyak orang di sekitar tinju tidak memikirkan kepentingan terbaik tinju. Mereka lebih ingin mengeruk uang banyak. Jika Anda tidak menyingkirkan orang-orang seperti itu, Anda tidak akan pernah membangun pemerintahan yang baik dan transparansi.

“Kita tidak boleh takut mengidentifikasi hal-hal ini, bersikap transparan dengan orang lain dan mengambil tindakan yang tepat,” tandasnya.

Buat Shelly, kiprahnya di pertinjuan juga tak lain untuk menginspirasi wanita-wanita Indonesia agar tak sungkan menggeluti cabang olahraga yang sangat didominasi kaum pria ini.

Itu sebabnya ia menyerukan solidaritas di antara perempuan. “Kita harus saling mendukung, dengan cara ini kita bisa meraih lebih banyak. Saya pribadi suka melihat wanita sukses.”

Sebagai orang AIBA kini, Shelly melihat organisasi tinju dunia itu sudah berada di tangan yang benar setelah Umar Kremlev duduk sebagai Presiden.

“Tinju adalah hidup Presiden kami, Umar Kremlev. Saya tidak salah memilihnya sebagai Presiden. Ia melakukan banyak perubahan bagus untuk olahraga kami, mengorbankan waktunya, dan bisa memberi lebih banyak lagi.”

“Segala sesuatu datang dari atas. Jika pimpinan tegas, bawahan akan mengikuti,” katanya.

Shelly memang wanita pemberani. Ia bukan cuma tak takut menghadapi orang-orang yang tak menyukai dengan langkah-langkah perbaikan yang dilakukannya, tapi juga keberaniannya menjalani hidup sebagai ibu tunggal.

“Saya menjalani kehidupan yang sulit tetapi Tuhan selalu ada untuk saya. Manajemen waktu dan prioritas adalah kunci sukses. Disiplin juga penting, dan pertama-tama, kita perlu menunjukkan kepada anak-anak bagaimana kita melakukannya sendiri. Mereka akan nurut,” paparnya.

Terkait dengan PON (Pekan Olahraga Nasional) yang tengah berlangsung di Papua, Shelly mengaku pernah dua kali tampil di PON, 1977 dan 1981 stsu di éra kejayaan renang Indonesia.

“Paling sedikit saya turun di 10 nomor,” katanya. Nomor andalannya adalah 100m dan 200m kupu-kupu, tapi ia juga bisa diandalkan di 100m, 200m, 400m dan 800m gaya bebas. Selain itu, Shelly juga turun di 200m dan 400m gaya ganti perseorangan, lalu 4x100m gaya bebas dan 4 x 100m gaya ganti.

“Tapi berapa jumlah medali atau medalinya apa saja saya lupa. Pernah di 100m dan 200m gaya kupu-kupu dan 400m serta 800m gaya bebas. Selebihnya saya lupa.”

Demi Percepatan Kebangkitan Ekonomi, Vaksinasi UMKM Kota Bandung Digenjot

0

Jakarta, newsatu.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat dan Kota Bandung berkolaborasi mengadakan vaksinasi Covid-19 di Graha Kadin Kota Bandung, Kamis (30/9).

Kegiatan digelar sebagai salah satu upaya membangkitkan kembali sektor ekonomi.

Vaksinasi diprioritaskan untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan masyarakat. Bank bjb, PT Pegadaian, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga turut berkolaborasi pada vaksinasi ini.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meninjau langsung kegiatan tersebut.

Vaksinasi kepada para pelaku UMKM dapat membantu meningkatkan sektor ekonomi dan percepatan herd immunity di Kota Bandung. Saat ini vaksinasi Kota Bandung untuk dosis satu telah mencapai 87 persen, sedangkan dosis dua mencapai 55 persen.

“Semua kegiatan ekonomi-sosial yang kita beri relaksasi itu persyaratannya harus aplikasi PeduliLindungi, juga vaksin karyawannya. Jadi nanti pengunjung yang datang bisa diketahui hijau, kuning, merah, atau hitam (status vaksinasi pengunjung),” katanya.

Menurut Yana, UMKM merupakan sektor yang tahan terhadap krisis dan pandemi. Karena itu, selain melakukan vaksinasi, Pemkot Bandung pun mendorong UMKM agar tidak berhenti berinovasi dan berkreasi.

“Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Parwisata) dengan HAKI-nya, Disdagin dengan sertifikat halal dan uji mutu, Dinkes dengan PIRT, Dinas KUKM dengan pendampingan, dan semua gratis. Termasuk Kadin dan sektor perbankan dengan permodalannya,” katanya.

Ia berharap, Kadin dapat membantu vaksinasi bagi para pedagang pasar maupun pedagang kaki lima binaan Pemkot Bandung dengan cara datang langsung ke lokasi.

“Karena para pedagang ini, kalau meninggalkan dagangannya sebentar saja kasihan juga. Jadi ke depan semoga bisa jemput bola (dengan vaksinasi keliling). Hadir ke satu pasar supaya mereka bisa vaksin,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Kadin Jawa Barat, Cucu Sutara mengaku bangga dan menyambut baik kegiatan Kadin Kota Bandung terkait vaksinasi ini.

“Karena ini bagian tugas kita, tanggung jawab moral dan organisasi dalam rangka memulihkan kesehatan. Sektor kesehatan sangat berpengaruh terhadap sektor ekonomi. Bagaimana orang akan berusaha dengan baik apabila tidak sehat?” katanya

Menurut Cucu, Kadin Jawa Barat dan seluruh kota/kabupaten menggelar vaksinasi karena penting untuk dunia usaha yang saat ini sangat terdampak oleh pandemi Covid-19. Padahal para pelaku usaha termasuk sektor penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) yang besar.

“Pengusaha itu pahlawan bagi bangsa ini, bayangkan kalau akibat pandemi satu pabrik tutup. Dampaknya besar dan akan menambah jumlah pengangguran yang mungkin berujung pada kriminalitas,” katanya.

“Kita punya mobil vaksinasi keliling. Sudah ada dua bus, untuk keliling menyasar orang-orang yang jauh untuk datang ke lokasi vaksin,” lanjutnya.

Ketua Kadin Kota Bandung, Iwa Gartiwa menyampaikan, sektor ekonomi dihadapkan dengan kemiskinan dan pengangguran jika tidak ditanggulangi bersama-sama.

“Jadi supaya pemulihan ekonomi ini tumbuh kembali, kami dari Kadin ada kontribusi untuk itu, salah satunya vaksin. Dan antusias Pemkot Bandung juga luar biasa. Kami selalu siap saat pandemi selesai pertumbuhan ekonomi harus dilakukan,” katanya.

Gubernur Anies Baswedan Resmikan Stasiun Tebet & Palmerah

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meresmikan stasiun terintegrasi di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (29/9).

Selain di Tebet, stasiun Palmerah, Jakarta Pusat, juga ikut diresmikan.

Anies menyatakan peresmian tersebut merupakan hasil dari kolaborasi dengan sejumlah pihak. Mulai dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), PT MITJ, hingga PT MRT Jakarta.

“April tahun lalu kita resmikan Stasiun Tanah Abang, dan saat lihat Tanah Abang, banyak yang melihat perubahan jika turun dari kereta api. Dan integrasi antartransportasinya juga berlangsung amat smooth,” kata Anies.

Menurut Anies, secara penampilan Stasiun Tebet sudah sangat berbeda jika dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengharapkan nantinya banyak masyarakat Jabodetabek yang akan menggunakan transportasi umum.

Selain itu, Anies mengatakan nantinya tarif tiket akan berbeda untuk penumpang tertentu saat sistem integrasi tersebut telah selesai.

“Ini akan menjadikan Jakarta, Jabodetabek, setara dengan kota-kota maju lainnya,” tambah Anies.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menilai adanya integrasi transportasi di berbagai titik transportasi seperti Stasiun Tebet merupakan salah satu langkah eksekusi nyata.

Menhub Budi mengatakan, adanya sistem terintegrasi mampu memudahkan para pengguna transportasi umum.

“Ini real kita buat konsep setelah itu kita eksekusi dengan satu konsep-konsep nyata membuat TOD (Transportation Oriented Development) maupun kerja sistem dan sarana yang ada disini,” ucap Budi, dilansir merdeka.com.

Sebelumnya, pada 17 Juni 2020, empat stasiun terintegrasi telah diresmikan, yaitu Stasiun Tanah Abang, Sudirman, Juanda, dan Pasar Senen.

Juara Dunia Tinju akan Dapat Hadiah Rp1,4 Miliar

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Ini bisa disebut kabar sangat baik bagi tinju amatir dunia. AIBA akan memberikan hadiah uang untuk juara, runner-up, dan dua peringkat tiga dimulai Kejuaraan Dunia Amatir di Beograd, Serbia.

Jumlahnya juga signifikan lho. Sang juara akan menerima 100 ribu dolar AS atau setara Rp1,430 miliar. Runner-up mendapatkan 50 ribu dolar AS atau Rp715 juta dan peringkat 3 (dua pemenang) masing-masing kebagian 25 ribu dolar AS atau lebih dari 357 juta.

Ini kali pertama AIBA meluncurkan kebijakan memberikan hadiah uang dalam turnamen besar di usia AIBA yang ke-75.

Kejuaraan Dunia di Beograd digelar di Stark Arena, 24 Oktober – 6 November.

“Ini kali pertama AIBA memberikan hadiah uang di Kejuaraan Dunia, dan begitulah seharusnya. Mereka layak mendapatkannya atas pertimbangan tahun-tahun persiapan dan perjuangan mereka untuk bisa lolos di kejuaraan puncak AIBA,” ujar Umar Kremlev, Presiden AIBA.

“Kami tahu ini jadi augerah besar bagi petinju. Mereka tak boleh hanya sukses di atas ring, tapi juga nantinya bisa hidup mandiri dan sejahtera.”

Manny Pacquiao Resmi Undur Diri dari Tinju Bayaran

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Petinju legendaris asal Filipina, Manny Pacquiao, resmi menyatakan dirinya mundur dari ring tinju bayaran.

“Saya umumkan pengunduran diri saya,” kata Pacquiao dalam video berdurasi 14 menit . “Saya tak pernah berpikir ini jadi hari saya gantung sarung tinju. Terima kasih kepada orang di seluruh dunia, khususnya rakyat Filipina karena mendukung Manny Pacquiao.”

“Selamat tinggal tinju.”

Pernyataan itu disampaikan pada hari yang sama, Rabu (29/9), ketika Presiden WBA Gilbertp Jesus Mendoza,  menganugerahkan Juara 100 Tahun atau Centennial Champion bagi petinju legendaris Filipina, Manny Pacquiao.

Pernyataan itu dirilis Mendoza melalui akun Twitter sang presiden, @GilberticoWBA, per Rabu (29/9).

Dalam cuitan itu, Mendoza menegaskan, ini gelar yang takkan dicopot selamanya. Pacquiao takkan kehilangan gelarnya dan tidak akan bertarung untuk mempertahankannya.

Sebelumnya terkesan Pacquiao belum akan mundur. Ia sepertinya baru mundur setelah bertarung satu kali lagi dan menang. Pacquiao terakhir bertarung dan kalah dari Yordenis Ugas, 21 Agustus.

Saat ini, sebagai Senator Filipina, status Pacquiao resmi sebagai Calon Presiden Filipina pada Pilpres 2022.

Pers Kampus Harus Bisa Jadi Ladang Pengaderan Wartawan Profesional

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Pers kampus harus tetap berjalan. Apa pun kondisinya, bagaimanapun besarnya kendala dan tantangan yang menghadang, pers kampus akan tetap ada.

Demikian benang merah kesimpulan dari diskusi Forum PWI Jaya Series, ‘Tantangan Pers Kampus Bertahan di Tengah Kepayahan Pandemi Covid-19 &  Disrupsi Media Sosial’, Selasa (28/9/2021) siang.

Diskusi dilaksanakan secara hybrid, sebagian melalui zoom-meeting, sementara para pemateri dan belasan peserta hadir langsung di Sekretariat PWI Jaya.

Diskusi yang dipandu oleh Elly Simanjuntak, jurnalis senior yang juga praktisi media, menghadirkan tiga pemateri. Yakni, Dr Geofakta Razali, Public Relations, Marcom Specialist Privy ID, Pengajar & Pengamat Komunikasi Milenials, serta Trisna Prandawa Putra, News Section Head Binus (Pengelola Pers Kampus), dan Algooth Putranto,  Alumnus Persma Akademika Universitas Udayana, Pengamat dan Praktisi Media.

Para pemateri sependapat, persma seharusnya menjadi pilar media demokrasi. Kemajuan teknologi, yang mengakibatkan disrupsi digital, ditingkahi melesatnya media sosial, menjadikan persma semakin ‘megap-megap’. Kehidupan persma, secara umum, dapat diidentikkan dengan pers pada umumnya, konvensional dan main-stream (arus utama).

Serupa dengan pelaku pers pada umumnya, pengelola persma juga harus bijak menyikapi perubahan besar yang sudah dan akan terus terjadi, khususnya bagaimana menanggapi media sosial.

Dari posisi persma sebagai pers alternatif, persma dapat mengisi kekurangan dan pengaderan pers profesional. Tak hanya itu, persma juga menjadi tempat berlatih sebelum memasuki dunia profesional.

Disadari, persma juga banyak memiliki kelemahan. Di antaranya,  masih berorientasi pada cetak. Juga,  pengaderan yang tidak sistematis, serta pengelolaan yang tak serius. Hal ini berujung sebagai ancaman bagi persma. Banyak persma terjerat hukum dan mendapat kekerasan. Intervensi pimpinan kampus untuk isu internal masih kerap terjadi.

Fakta bahwa persma dikelola oleh anak muda menjadi sebuah kelebihan. Persma memiliki orang-orang yang mau belajar. Dengan demikian bisa diharapkan adanya ‘mahasiswa wartawan’ yang lebih berintegritas dan tidak berorientasi pada penghasilan.

Diskusi diakhiri dengan pemberian plakat kepada para pemateri oleh Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah.