Sabtu, Agustus 29, 2026
Beranda blog Halaman 27

Kasus Alkes RSUD Lahat Rp28 Miliar Masih Disidik, Kejari Ungkap Tangani 8 Perkara Korupsi

0

LAHAT, NEWSATU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas tindak pidana korupsi. Hingga awal Agustus 2026, sedikitnya delapan perkara korupsi tengah ditangani dengan berbagai tahapan proses hukum, mulai dari penyelidikan, penyidikan, hingga penuntutan.

Kajari Lahat, Teuku Luftansya Adhyaksa Putra, S.H., M.H., didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Indra Susanto, S.H., M.H., melalui Kasi Intelijen Dicky Dwi Putra, S.H., M.H., mengatakan penanganan perkara korupsi terus dilakukan secara intensif.

“Dari delapan perkara yang kami tangani, satu perkara masih pada tahap penyelidikan, tiga perkara telah memasuki tahap penyidikan, dan empat perkara sudah berada di tahap penuntutan,” ungkapnya.

Selain melakukan penindakan, Kejari Lahat juga berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1.972.020.000. Nilai tersebut berasal dari pengembalian kerugian negara dalam perkara Peta Desa sebesar Rp1.614.220.000 dan perkara KONI senilai Rp357.800.000.

Salah satu perkara yang saat ini menjadi perhatian adalah dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) di RSUD Kabupaten Lahat Tahun Anggaran 2024 dengan nilai proyek sekitar Rp28 miliar. Penyidikan masih terus berjalan karena tim penyidik harus menelusuri 33 kontrak kegiatan yang menjadi bagian dari proyek tersebut.

“Proses penyidikan membutuhkan waktu karena proyek tersebut terdiri dari 33 kontrak kegiatan yang harus ditelusuri dan diperiksa satu per satu,” jelas Dicky.

Untuk memperkuat pembuktian, dalam waktu dekat penyidik juga akan meminta keterangan ahli hukum pidana dari Universitas Sriwijaya.

Tak hanya itu, Kejari Lahat juga tengah menindaklanjuti laporan dugaan pemotongan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) jenjang SD dan SMP Tahun Anggaran 2025–2026. Sejumlah kepala sekolah telah dimintai keterangan sebagai bagian dari proses pengumpulan data dan bahan keterangan.

Kejari Lahat menegaskan akan terus mengusut setiap dugaan tindak pidana korupsi secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi menjaga kepercayaan masyarakat serta menyelamatkan keuangan negara. (ril) 

Bank Sumsel Babel Siap Dukung Transaksi Keuangan Pemkot Prabumulih dan 10 Ribu ASN

0

PRABUMULIH, NEWSATU – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih bersama Bank Sumsel Babel (BSB) resmi menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Pengembangan Potensi Daerah serta Peningkatan dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah. Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 1 Gedung Pemkot Prabumulih, Selasa (4/8/2026).

Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia perbankan guna mendorong pembangunan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan keuangan, serta mengoptimalkan potensi daerah demi kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Sumsel Babel atas komitmen yang terus terjalin dengan Pemerintah Kota Prabumulih.

Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah nyata sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan yang diharapkan mampu melahirkan berbagai program dan inovasi untuk mengoptimalkan potensi daerah.

“Momentum ini tidak hanya menjadi pemenuhan aspek administrasi semata, tetapi juga menjadi komitmen bersama dalam membangun Prabumulih. Kami berharap kerja sama yang telah dibangun ini mampu menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mempercepat transformasi keuangan dan inklusi keuangan di Kota Prabumulih,” ujar H. Arlan.

Ia berharap kolaborasi tersebut terus berkembang sehingga mampu mendukung terwujudnya visi Prabumulih Makmur dan Sejahtera.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Sumsel Babel, M. Suryadi, mengaku bersyukur dapat bersilaturahmi dengan jajaran Pemerintah Kota Prabumulih dan melanjutkan kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota beserta jajaran. Kami melihat hubungan Bank Sumsel Babel dengan Pemkot Prabumulih selama ini sangat baik dan akan terus kami tingkatkan,” katanya.

Suryadi menjelaskan, di usia Bank Sumsel Babel yang telah mencapai 68 tahun, pihaknya terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah melalui berbagai layanan dan dukungan pembiayaan.

Ia mengungkapkan, penandatanganan nota kesepahaman kali ini berfokus pada penguatan transaksi keuangan di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih.

“Bank Sumsel Babel siap mendukung seluruh transaksi keuangan di lingkungan Pemkot Prabumulih, termasuk memberikan pelayanan terbaik kepada sekitar 10 ribu ASN. Saat ini sekitar 6 ribu ASN telah memperoleh fasilitas pembiayaan dari BSB dan kami akan terus memberikan dukungan sesuai kebutuhan pegawai,” jelasnya.

Suryadi yang baru sekitar dua bulan menjabat sebagai Direktur Utama BSB juga menilai Prabumulih memiliki potensi ekonomi yang sangat besar untuk terus dikembangkan.

Ia menambahkan, hingga Juli 2026 kinerja Bank Sumsel Babel menunjukkan hasil positif dengan capaian laba mencapai 105 persen dari target yang ditetapkan.

“Kami ingin terus memperkuat sinergi bersama pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota. Dengan kinerja yang baik, kami dapat memberikan dividen sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan, termasuk Kota Prabumulih,” tuturnya.

Acara penandatanganan turut dihadiri Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril, S.Kom., M.M., Direktur Bisnis Bank Sumsel Babel Marzuki, Pemimpin Cabang Bank Sumsel Babel Prabumulih Izzudin, serta jajaran Pemerintah Kota Prabumulih dan Bank Sumsel Babel. Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi yang semakin kuat dalam mempercepat pembangunan daerah melalui penguatan tata kelola keuangan, layanan perbankan, dan pengembangan potensi ekonomi lokal.

Sang ‘Next Tyson’ Siap Beraksi, Moses Itauma Tatap Rekor Abadi Lawan Filip Hrgovic di London

0

NEWSATU.COM – Pertarungan panas antara Moses Itauma dan Filip Hrgovic pada 29 Agustus mendatang dipastikan makin membara. Sabuk juara kelas berat IBF resmi bakal diperebutkan dalam duel bergengsi di O2 Arena, London, tersebut.

Langkah ini diambil menyusul keputusan Oleksandr Usyk untuk melepaskan seluruh gelar juara dunia miliknya. Gelar WBC kini telah dipegang oleh Agit Kabayel, sementara sabuk WBA jatuh ke tangan Murat Gassiev, menyisakan takhta IBF yang belum bertuan. Sabuk WBO di tangan Daniel Dubois.

Kini, Itauma yang baru berusia 21 tahun dan sejak lama digadang-gadang sebagai calon bintang besar, mendapat kesempatan pertamanya bertarung demi gelar juara dunia. Jika berhasil menang, petinju muda ini bakal mengukir sejarah sebagai juara dunia kelas berat termuda sejak era legendaris Mike Tyson.

“Banyak orang menaruh harapan sangat tinggi kepadanya, begitu pula saya,” ujar bos Queensberry Promotions, Frank Warren, kepada BBC.

“Kami mengontraknya sejak dia berusia 16 tahun saat masih amatir. Kami mensponsorinya hingga dia beralih ke profesional bersama kami. Dia tampil sangat luar biasa dan seolah mengguncang dunia. Ini momen besar baginya, dan saya sangat yakin dia bisa melakukannya,” tambah Warren.

Sebelumnya, Itauma sempat diperintahkan untuk bernegosiasi melakoni duel melawan Frank Sanchez demi sabuk IBF yang kosong tersebut. Namun, petinju asal Kuba itu memilih mengalah dengan syarat bakal langsung berhadapan dengan pemenang dari laga Itauma vs Hrgovic.***

Hadapi El Nino, Prabumulih Dirikan 4 Posko Siaga Karhutla dan Distribusi Air Bersih

0

PRABUMULIH, NEWSATU – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih bersama Polres Prabumulih meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak fenomena El Nino yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta bencana kekeringan. Sebagai langkah antisipasi, empat posko siaga didirikan dan dioperasikan selama 24 jam.

Empat posko tersebut berada di kawasan Taman Murni, Delinom, Prabumulih Barat, dan Prabumulih Selatan. Posko disiapkan sebagai pusat koordinasi penanganan cepat apabila terjadi kebakaran lahan maupun kebutuhan distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak.

Kesiapan posko ditinjau langsung oleh Wali Kota Prabumulih H. Arlan bersama Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., Ketua DPRD H. Deni Victoria, S.H., M.Si., Sekretaris Daerah H. Elman, S.T., M.M., serta Kepala Pelaksana BPBD Kota Prabumulih Sriyono, S.H., pada Selasa (4/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, rombongan memastikan kesiapan personel, peralatan pemadam, serta sarana pendukung lainnya agar mampu merespons dengan cepat apabila terjadi keadaan darurat.

“Jika ada kejadian karhutla, personel langsung bergerak melakukan pemadaman. Selain itu, juga menyalurkan air bersih jika ada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Wali Kota Prabumulih H. Arlan.

Menurutnya, pembentukan posko siaga merupakan wujud sinergi lintas sektor dalam menindaklanjuti arahan pemerintah pusat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau panjang akibat El Nino.

“Ini bentuk kolaborasi antara Pemkot, Polres, TNI, BPBD, dan seluruh pihak terkait. Personel disiagakan selama 24 jam untuk memberikan respons cepat,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto mengatakan, wilayah Prabumulih termasuk daerah yang perlu diwaspadai terhadap potensi karhutla saat musim kemarau. Meski hingga saat ini belum ditemukan titik api, langkah pencegahan harus terus diperkuat.

“Sejauh ini belum ada titik api. Namun potensi karhutla dan dampak kekeringan harus diantisipasi sejak dini. Karena itu personel kami bersama pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait terus bersinergi untuk melakukan pencegahan,” ungkap Kapolres.

Melalui pendirian empat posko siaga tersebut, Pemkot Prabumulih berharap penanganan karhutla maupun dampak kekeringan dapat dilakukan secara cepat sehingga risiko kerugian bagi masyarakat dapat diminimalkan.

Hunian Layak untuk Rakyat, BRI Komitmen Dukung Program 3 Juta Rumah

0

BATANG, NEWSATU – Komitmen pemerintah dalam mewujudkan Program 3 Juta Rumah terus mendapat dukungan dari sektor perbankan. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menggelontorkan pembiayaan sebesar Rp12,17 triliun sebagai bentuk dukungan terhadap penyediaan hunian layak bagi masyarakat Indonesia.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Akad Massal Debitur KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Kredit Program Perumahan (KPP) yang digelar di Perumahan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada 30 Juli 2026.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan dunia usaha untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat.

“Inilah yang kita maksud dengan Indonesia Incorporated, yang besar membantu yang kecil, dan yang kecil bekerja keras untuk menjadi produktif. Kita sadar apa yang telah dicapai cukup membanggakan, tetapi kebutuhan rumah rakyat masih sangat besar,” ujar Presiden Prabowo.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa sebagai bagian dari Danantara, BRI terus memperkuat dukungannya terhadap Program 3 Juta Rumah melalui berbagai skema pembiayaan yang menyasar masyarakat maupun pelaku usaha di sektor perumahan.

“Sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan, BRI akan terus memperkuat penyaluran pembiayaan perumahan melalui berbagai skema yang menjangkau masyarakat maupun pelaku usaha,” kata Hery.

Ia menjelaskan, dukungan BRI tidak hanya diberikan kepada masyarakat melalui fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR), tetapi juga kepada para pengembang melalui Kredit Program Perumahan (KPP) serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan dan penyediaan rumah layak huni, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor properti serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. (ril)

LSM APM Minta DPRD Prabumulih Kawal Aspirasi soal Rekrutmen Tenaga Kerja dan Perizinan

0

PRABUMULIH, NEWSATU – Komisi II DPRD Kota Prabumulih menyatakan kesiapannya memfasilitasi audiensi dan mediasi antara Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Peduli Masyarakat (APM) dengan PT Pertamina dan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas berbagai aspirasi yang disampaikan LSM APM terkait perizinan, rekrutmen tenaga kerja lokal, hingga mekanisme perizinan subkontraktor.

Audiensi berlangsung di DPRD Kota Prabumulih dan dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kota Prabumulih Riza Ariansyah, ST, Anggota Komisi II Hartono Hamid, SH, serta Staf DPRD Frisnauli, SE. Dari pihak LSM APM hadir Ketua Umum Adi Susanto, SE, bersama sejumlah anggota.

Dalam pertemuan tersebut, LSM APM kembali menyuarakan aspirasi yang sebelumnya telah disampaikan sejak April 2026. Mereka meminta DPRD mengawal berbagai persoalan yang dinilai menjadi perhatian masyarakat, khususnya terkait perizinan perlintasan PT KAI, rekrutmen tenaga kerja lokal, serta mekanisme perizinan subkontraktor yang bekerja sama dengan PT Pertamina.

Ketua LSM APM, Adi Susanto, SE, berharap DPRD tidak hanya menerima aspirasi, tetapi juga mengambil langkah nyata dengan menghadirkan seluruh pihak terkait dalam satu forum resmi.

“Kami berharap DPRD Kota Prabumulih dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat yang telah kami sampaikan sejak April lalu. Kami ingin ada kejelasan mengenai perizinan, rekrutmen tenaga kerja lokal, serta dasar kebijakan yang telah diterapkan oleh pihak-pihak terkait,” ujar Adi.

Selain itu, pihaknya meminta Komisi II menyampaikan seluruh aspirasi tersebut kepada pimpinan DPRD agar segera ditindaklanjuti melalui pemanggilan PT Pertamina, PT KAI, maupun instansi terkait.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Prabumulih, Riza Ariansyah, ST, menegaskan bahwa DPRD memiliki fungsi menjembatani aspirasi masyarakat sekaligus memfasilitasi dialog dengan para pemangku kepentingan.

“Kami akan mengusulkan kepada pimpinan DPRD melalui Badan Musyawarah agar audiensi dan mediasi ini dapat segera dijadwalkan. Harapannya seluruh pihak bisa duduk bersama sehingga persoalan yang ada dapat dibahas secara terbuka dan ditemukan solusi yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Riza.

Ia juga mengimbau agar LSM APM memfokuskan pembahasan pada satu isu prioritas sehingga proses mediasi dapat berjalan lebih efektif dan menghasilkan keputusan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Prabumulih.

Dalam audiensi tersebut turut dibahas kemungkinan penyusunan regulasi daerah terkait mekanisme perizinan perusahaan maupun subkontraktor. Namun, DPRD menegaskan bahwa setiap rencana pembentukan Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Wali Kota (Perwako) harus terlebih dahulu mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku agar tidak bertentangan dengan regulasi yang lebih tinggi.

Sebagai tindak lanjut, Komisi II DPRD Kota Prabumulih akan membawa agenda tersebut ke Badan Musyawarah DPRD untuk menentukan jadwal audiensi dan mediasi bersama PT Pertamina, PT KAI, LSM APM, serta pihak-pihak terkait lainnya.

DPRD berharap forum tersebut nantinya menjadi ruang dialog yang konstruktif, sehingga berbagai aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara langsung dan menghasilkan solusi yang adil, transparan, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Raja Undisputed Tak Sudi Menunggu, Naoya Inoue Siapkan Lawan Baru Jika Bam Rodriguez Batal

0

NEWSATU.COM – Wacana super-fight antara Naoya Inoue dan Jesse Rodriguez harus segera direalisasikan. Jika tidak, sang superstar asal Jepang itu tampaknya bakal mengambil rute berbeda.

Inoue dan Rodriguez terus dikaitkan satu sama lain dalam beberapa bulan terakhir. Harapan publik untuk melihat keduanya berduel di atas ring kian membuncah setelah masing-masing meraih kemenangan mengesankan hanya dalam selang beberapa pekan.

Pada Mei lalu, Inoue berhasil mempertahankan takhta undisputed (juara tak terbantahkan) kelas bantam super usai menang angka mutlak atas rival senegaranya yang juga belum terkalahkan, Junto Nakatani. Kemenangan ini memperpanjang rekor impresifnya menjadi 33-0 dengan 27 KO.

Berikutnya, ‘Bam’ Rodriguez menunjukkan taringnya pada Juni. Ia naik ke kelas bantam dan meng-KO juara WBA, Antonio Vargas, untuk menyabet gelar juara dunia di tiga divisi berbeda.

Meski baru bertarung sekali di kelas bantam, Rodriguez menyatakan bersedia naik kelas lagi ke bantam super demi menghadapi Inoue. Namun, sang pelatih, Robert Garcia, sempat menyatakan bahwa mereka lebih memilih satu pertarungan lagi di kelas bantam sebelum benar-benar meninggalkan divisi tersebut.

Kini, mereka harus merancang ulang strategi tersebut setelah agen Inoue mengungkapkan kepada The Ring bahwa ikon tinju Jepang itu telah menetapkan batas waktu hingga Maret 2027 agar pertarungan bisa terwujud.

Dengan bulan Maret yang hanya berjarak tujuh bulan, ‘Bam’ membutuhkan jadwal yang sangat mepet jika ingin bertarung dua kali. Oleh karena itu, meskipun ia sempat dikaitkan dengan duel unifikasi melawan juara WBO Christian Medina, skenario tersebut tampaknya sangat sulit untuk dicapai.

Inoue dipastikan akan menepi dari ring di sisa tahun 2026, sehingga potensi pertarungan melawan Rodriguez akan menjadi laga berikutnya. Namun, jika ‘Bam’ tidak dapat mematuhi tenggat waktu yang telah ditetapkan, Inoue dipastikan bakal mencari lawan baru.***

Garuda Terpuruk! Kalah 0-3 Dari Vietnam, Tiket Semifinal Ditentukan Lawan Singapura

0

NEWSATU.COM – Mimpi manis Timnas Indonesia terhenti. Skuat Garuda harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor telak 0-3 pada laga ketiga Grup A ASEAN Championship 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin (3/8) malam.

Kekalahan ini membuat posisi Indonesia melorot ke peringkat 3 klasemen sementara Grup A. Nasib Garuda untuk lolos ke fase berikutnya kini ditentukan di laga terakhir melawan Singapura, Jumat 7 Agustus 2026.

Rapuh Sejak Menit Awal
Indonesia tampil menekan sejak menit awal, tapi justru Vietnam yang lebih dulu mencuri gol.Menit ke-6, Nguyen Van Vi memanfaatkan kesalahan koordinasi pertahanan Indonesia, 1-0 untuk Vietnam.

Petaka belum berhenti. Menit 15, Nguyen Hai Long merusak pertahanan Garuda lewat solo run memanfaatkan skema serangan balik cepat, yang lagi-lagi menyasar dari sisi kanan pertahanan, dan menuntaskannya jadi gol. Skor berubah 2-0.

Gagal Bangkit, Malah Kebobolan Lagi
Tertinggal dua gol, Thom Haye, Dony Tri Pamungkas, dan Ragnar Oratmangoen mencoba membangun serangan. Tapi tembok pertahanan Vietnam terlalu rapat.

Babak kedua, pelatih John Herdman mencoba peruntungan dengan memasukkan Beckham Putra Nugraha, Tim Geypens, dan Jens Raven pada menit 65. Alih-alih mencetak gol, Indonesia malah kembali kebobolan.

Menit 71, serangan balik cepat Vietnam diselesaikan Nguyen Xuan Son. Skor 3-0 bertahan Hingga peluit panjang, Garuda terus menekan tapi nihil gol. Vietnam pulang dari Pakansari dengan 3 poin, sekaligus mengangkat posisi mereka ke puncak klasemen Grup A.

Evaluasi dan Bangkit Di Laga Terakhir
Usai pertandingan, Pelatih Indonesia John Herdman menyampaikan evaluasinya. Herdman mengakui timnya belum mampu menampilkan permainan terbaik, sementara Vietnam dinilai tampil lebih efektif dan unggul secara permainan. Menurutnya, hasil tersebut menjadi pelajaran penting yang harus segera dievaluasi.

“Kita harus mengakui performa tidak cukup baik, secara taktik mereka (Vietnam) lebih baik. Kami kalah, kami belajar, kami marah dan frustasi, tapi kita harus fokuskan tim ini sekarang. Kami masih dalam pertempuran, penggemar masih bertarung bersama kami. Pergi ke Singapur dengan pikiran yang jelas, kami harus menang.” Ujar Herdman kepada awak media.

Pelatih berpaspor Inggris itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung atas kekalahan di kandang sendiri, sekaligus mengapresiasi dukungan suporter yang tetap memberikan semangat hingga pertandingan berakhir.

“Untuk para fans, saya minta maaf. Malam ini mereka luar biasa tetap bersama kami hingga akhir. Kami akan kembali, masih ada satu pertandingan lagi yang harus kami mainkan.” Lanjut Herdman.

Kekalahan bikin posisi Indonesia di ujung tanduk. Satu-satunya cara lolos adalah wajib menang saat menghadapi Singapura di laga terakhir.

Tidak ada kata lain selain 3 poin. Garuda, bangkit atau pulang!

Cetak 511 Ribu UMKM Naik Kelas, Pemerintah Imbau Pelaku Usaha Ambil Peluang KUR 2026

0

JAKARTA — Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2026 mencatatkan rekor positif. Hingga 22 Juli 2026, pemerintah melalui Kementerian UMKM telah mengucurkan dana sebesar Rp169 triliun yang menjangkau 2,65 juta debitur di seluruh Indonesia.

Dari total realisasi tersebut, sebanyak 1,1 juta orang merupakan penerima modal usaha pertama kali (debitur baru), sementara 511.000 pelaku UMKM berhasil naik kelas. Angka ini terus mengejar target alokasi plafon KUR tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp290 triliun.

Deputi Bidang Kewirausahaan sekaligus Juru Bicara Kementerian UMKM, Riza Damanik, menegaskan bahwa KUR menjadi instrumen vital dalam memperkuat ekonomi rakyat. Lewat dukungan subsidi APBN, suku bunga KUR ditekan hingga 6 persen—jauh lebih murah dibanding bunga kredit komersial yang mencapai 10–14 persen.

“KUR dirancang untuk mendukung usaha produktif dan layak yang belum memiliki agunan tambahan. Ini adalah tangga bagi masyarakat untuk naik kelas dan membangun kemandirian ekonomi,” ujar Riza di Jakarta, Senin (3/8).

Selain terjangkau, kualitas pembiayaan KUR tergolong sangat sehat dengan tingkat kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) bertahan di kisaran 2 persen. Penyalurannya pun fokus pada sektor riil: lebih dari 65 persen dialokasikan ke sektor produksi seperti pertanian, perikanan, peternakan, hingga industri pengolahan guna memperluas sentra ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja.

Pemerintah mengajak seluruh pelaku UMKM memanfaatkan sisa kuota KUR 2026 untuk mengembangkan kapasitas usaha. Masyarakat juga diimbau aktif melapor melalui SP4N-LAPOR! atau email kur@ekon.site jika menemukan pelanggaran, seperti permintaan agunan tambahan untuk pinjaman hingga Rp100 juta atau pungutan liar.***

Muara Enim Perkuat Transparansi Anggaran, Plt. Bupati Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

0

MUARA ENIM, NEWSATU – Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel saat menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Penyampaian tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna XII DPRD Kabupaten Muara Enim yang digelar pada Senin (3/8/2026).

Dalam pemaparannya, Plt. Bupati menjelaskan bahwa realisasi Pendapatan Daerah pada Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp3,95 triliun atau 95,34 persen dari target yang telah ditetapkan. Sementara itu, Realisasi Belanja Daerah tercatat sebesar Rp4,2 triliun atau 89,54 persen.

Capaian tersebut menjadi gambaran pelaksanaan APBD yang telah dijalankan pemerintah daerah sepanjang tahun anggaran 2025 sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah ke depan.

Plt. Bupati berharap pembahasan Raperda bersama DPRD dapat berlangsung secara optimal sehingga menghasilkan regulasi yang mampu memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik.

“Melalui pembahasan bersama DPRD, kami berharap Raperda ini dapat diselesaikan dengan baik sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan APBD serta memperkuat tata kelola keuangan daerah yang semakin transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Rapat paripurna tersebut menjadi bagian dari mekanisme konstitusional dalam proses pertanggungjawaban pelaksanaan APBD sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Pemerintah Kabupaten Muara Enim menegaskan akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran sebagai wujud komitmen terhadap pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik. (ril)