NEWSATU.COM – Menghadapi Mozambil, di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (9/6) malam, timnas Indonesia kembali diperkuat oleh gelandang serang andalan, Marselino Ferdinan, yang cukup lama absen akibat cedera. Selain Marselino, pelatih John Herdman juga memasukkann Marten Paes, Calvin Verdonk dan Doni Tri Pamungkas ke dalam starting line up.
Perubahan itu sedikit memberikan warna lain dalam permainan Garuda. Kolaborasi Marselino, Ragnar Oratmangoen, dan Ole Romeny, langsung membahayakan gawang Mozambik sejak menit awal pertandingan.
Tiga menit pertandingan berjalan, Garuda nyaris mencetak gol pembuka. Sundulan Elkan Baggot memanfaatkan umpan Kevin Diks masih membentur tiang gawang, dan Ole Romeny belum mampu memaksimalkan bola muntah.
Belum genap pertandingan masuk menit ke sepuluh, Indonesia yang tampil lepas, kembali mampu menciptakan dua peluang emas, lewat kaki Ole dan Kevin Diks. Namun, penyelesaian yang kurang tenang membuat bola gagal bersarang di gawang lawan.
Gol yang ditunggu bagi Indonesia akhirnya tercipta di menit ke-11. Ragnar Oratmangoen memberikan umpan terukur yang membebaskan Ole Romeny dari jebakan offside. Ole pun dengan tenang mengecoh kiper dan menceploskan bola ke gawang.
Lima menit berselang, Tim merah putih kembali menggetarkan jala Mozambik. Tetapi gol itu dianulir wasit, karena pelanggaran Ivar Jenner kepada kiper. Mozambik yang mengandalkan serangan balik, juga hampir mencetak gol penyeimbang, namun kesigapan lini belakang Indonesia mampu mengagalkan upaya itu. Skor 1-0 pun bertahan hingga jeda babak pertama.
Memasuki babak kedua, Indonesia mengubah komposisi pemain, dengan masuknya Rayhan Hannan, Nathan Tjoe-A-on, dan Sandy Walsh, menggantikan Marselino, Ivar Jenner, serta Rizky Ridho.
Taktik itu mulai terlihat saat, Rayhan Hannan lolos dari kawalan dan berhasil memberikan umpan ke kotak penalti. Bola langsung disambut tendangan kaki kiri Nathan, sayangnya masih membentur mistar gawang.
Kedua tim masih bermain terbuka, di sisa waktu pertandingan. Namun, hingga wasit meniupkan peluit panjang, skor 1-0 tetap bertahan.
Ini menjadi kemenangan kedua beruntun bagi Garuda dalam dua FIFA Matchday di bulan Juni. Peringkat Indonesia pun naik 4 tingkat, dan menempati urutan 118, hasil dua kemenangan dan mencetak 4 gol dari dua laga terakhir.








