“Di balik setiap kejayaan seorang juara, ada sahabat setia yang bekerja dalam senyap. Hari ini, dunia tinju berduka. Anthony Joshua kehilangan dua ‘pilar’ hidupnya, Latif Ayodele dan Sina Ghami, dalam kecelakaan tragis di Nigeria.”
NEWSATU.COM – Latif Ayodele dan Sina Ghami, mereka bukan cuma pelatih, tapi keluarga yang menemani AJ dari nol hingga mengguncang Wembley.
Beberapa jam sebelum kejadian, mereka masih tertawa bersama…bahkan bermain tenis meja bersma… sebuah pengingat bahwa hidup bisa berubah dalam sekejap.
Sepanjang kariernya di dunia tinju, Anthony Joshua dikenal selalu menjaga lingkaran pertemanan yang sangat rapat. Banyak dari mereka bekerja dalam senyap di balik layar, mengawal langkah Joshua hingga berhasil mencapai puncak tertinggi dunia olahraga.
Sina Ghami dan Latif Ayodele adalah bagian tak terpisahkan dari lingkaran itu. Mereka bukan sekadar rekan kerja, melainkan sahabat karib yang telah mendampingi Joshua selama bertahun-tahun.
Siapa Latif ‘Latz’ Ayodele, Seorang Mualaf?
‘Latz’, panggilannya, adalah sahabat lama Joshua yang telah menjadi bagian dari Tim AJ sejak awal perjalanan sang juara, tepatnya saat kemenangan gelar dunia pertamanya melawan Charles Martin pada 2016.
Ayodele menjabat sebagai pelatih pribadi (personal trainer) Joshua. Ia adalah seorang Muslim yang taat setelah memutuskan mualaf pada tahun 2012.
Jika Anda mengintip akun Instagram-nya, Anda akan melihat betapa dekatnya mereka—penuh dengan foto dan video saat mereka berlatih keras di gym maupun saat bersantai bersama.
Hanya beberapa jam sebelum kecelakaan maut di Lagos itu, Senin (29/12) terjadi, ia sempat membagikan momen bahagia di Instagram Story: video dirinya bersama Joshua yang tengah tersenyum dan tertawa lepas saat bermain tenis meja.
Selain bekerja untuk Joshua, Latif juga melatih banyak atlet ternama lainnya. Legenda rugby Selandia Baru, Sonny Bill Williams, adalah salah satu tokoh yang ikut memberikan penghormatan terakhir untuknya.
Berdasarkan profil Facebook-nya, Latif pernah menempuh pendidikan di St Joan of Arc Catholic School di Rickmansworth, hanya beberapa mil dari kampung halaman Joshua di Watford.
Siapa Sina Ghami?
Sina Ghami adalah pelatih kekuatan dan pengkondisian fisik (strength and conditioning) Joshua, peran yang ia jalankan selama lebih dari satu dekade.
Ia juga merupakan salah satu pendiri Evolve Gym di London. Di situs resmi mereka, Ghami disebutkan sebagai ahli rehabilitasi olahraga dan latihan fisik berlisensi yang spesialis dalam menangani cedera otot serta latihan korektif.
Ghami selalu setia berada di sisi Joshua sepanjang kariernya, termasuk saat momen paling bersejarah ketika Joshua menumbangkan Wladimir Klitschko di Stadion Wembley pada 2017.
Unggahan terakhir di Instagram Story miliknya memperlihatkan cuplikan iring-iringan kendaraan Joshua saat melintasi jalanan Lagos, Nigeria.
Kini, keduanya pergi meninggalkan Joshua sendirian dengan luka mendalam. Hidup memang kerap memberi kejutan tak terduga.***