Minggu, Juni 21, 2026

Pro Futsal League 2 – Hampton FC Ngamuk di Laga Pamungkas, Siap Tantang Proton FC di Panggung Hidup-Mati Grand Final

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

NEWSATU.COM – Rangkaian fase Championship Round kompetisi Pro Futsal League 2 (PFL2) musim 2026/27 yang dioperatori oleh PT Kompetisi Futsal Indonesia (KFI) resmi mencapai garis akhir pada Minggu (21/6).

Melalui serangkaian pertandingan Single Round Robin yang sarat tensi tinggi dan drama di GOR Bung Karno Sukoharjo, Proton FC dan Hampton FC Surabaya akhirnya sukses mengunci dua posisi teratas klasemen sekaligus menyegel tiket eksklusif menuju panggung Grand Final.

Kepastian ini didapat setelah kedua tim raksasa tersebut berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas lawan-lawannya pada pertandingan pamungkas (Matchday 3).

Proton FC tampil tanpa ampun dan sukses menundukkan perlawanan KLN Elite FC dengan skor meyakinkan 3-1.

Dominasi Proton FC langsung terlihat sejak babak pertama melalui gol pemecah kebuntuan dari Muhamad Dafa Erlangga pada menit ke-18, yang kemudian disusul rentetan gol cepat dari Muhamad Aldi Ramadhan (19′) dan Reza Rizky Yana (21′).

KLN Elite FC hanya mampu memberikan satu gol balasan hiburan melalui aksi Andika Ramadhan pada menit ke-34.

Tambahan tiga poin absolut ini memastikan Proton FC keluar sebagai pemuncak klasemen akhir Championship Round dengan rekor mentereng tak terkalahkan (7 Poin).

Sementara itu di pertandingan lainnya, Hampton FC Surabaya sukses membuktikan ketangguhan mentalitas mereka dengan mengandaskan perlawanan Maestro Solo lewat skor akhir 3-1. Keunggulan Hampton FC dibuka petaka gol bunuh diri dari penjaga gawang Maestro Solo, Andreas Budi Nugroho pada menit ke-3.

Keunggulan ini terus diperlebar melalui eksekusi ciamik Yoga Aditya (11′) dan gol pengunci kemenangan dari Achmad Guntur Ramadhan (35′).

Maestro Solo sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Moh. Derik Cristianto pada menit ke-18.

Kemenangan krusial ini menempatkan Hampton FC Surabaya di peringkat kedua klasemen akhir dengan raihan 6 Poin, mendampingi Proton FC ke partai puncak.

Di sisi lain, perjuangan spartan yang telah ditunjukkan oleh KLN Elite FC (3 Poin) dan Maestro Solo (1 Poin) terpaksa harus terhenti di fase ini.

Pihak KFI sendiri memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas sportivitas dan daya juang luar biasa yang ditampilkan oleh kedua tim tersebut sepanjang bergulirnya PFL2 musim ini.

Kini, seluruh mata tertuju pada panggung Grand Final PFL2 2026. Pertarungan hidup-mati antara Proton FC dan Hampton FC Surabaya dipastikan akan menjadi klimaks dari persaingan futsal profesional kasta kedua di Indonesia musim ini.

Siapakah yang akan mengangkat trofi juara dan mencatatkan namanya dalam sejarah? KFI mengajak seluruh pencinta futsal tanah air untuk terus memberikan dukungan dan menjadi saksi lahirnya juara baru PFL2 2026.***

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini