Jumat, April 24, 2026

Resmi Jadi Juara Dunia Lagi, Ryan Garcia Kini Incar Kepala Shakur Stevenson

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

NEWSATU.COM – Ryan Garcia membuktikan bahwa dirinya belum habis. Dalam penampilan yang sangat dominan pada Sabtu (21/2) malam di T-Mbile Arena, Las Vegas, Garcia sukses merebut gelar kelas welter WBC setelah menang angka mutlak atas Mario Barrios.

Ini merupakan pertarungan pertama Garcia sejak kekalahannya dari Rolando Romero di Times Square, New York, pada Mei 2025 lalu. Garcia (25-2, 20 KO) tidak memberikan ruang bagi keraguan; tiga hakim memberikan skor telak 119-108, 120-107, dan 118-109 untuk kemenangannya.

Dominasi Sejak Detik Pertama

Garcia langsung tancap gas. Hanya 30 detik setelah bel ronde pertama berbunyi, sebuah overhand kanan keras mendarat telak dan menjatuhkan Barrios ke kanvas. Meski unggul cepat, Garcia tidak ceroboh. Ia bermain sabar, menghujani Barrios dengan kombinasi pukulan ke arah kepala yang membuat sang juara bertahan goyah di akhir ronde ketiga.

Memasuki ronde kelima, Garcia semakin agresif. Ia menyerang sejak bel pembuka, mendaratkan berbagai pukulan telak ke kepala Barrios. Meski Barrios mampu bertahan dan tidak terjatuh lagi, terlihat jelas siapa yang memegang kendali di atas ring.

Tantangan Terbuka untuk Shakur Stevenson

Pasca kemenangan ini, Garcia langsung membidik target besar berikutnya. “Kalian tahu siapa yang saya inginkan. Dia ada di sana. Shakur Stevenson. Ayo, kita buktikan!” tegas Garcia dalam wawancara pasca-pertarungan di DAZN.

Stevenson sendiri baru saja menjadi juara dunia di empat divisi berbeda setelah mengalahkan Teofimo Lopez pada Januari lalu dan merebut gelar WBO kelas ringan super atau satu kelas di bawah kelas welter.

Kembalinya Sang “Problem Child”

Kemenangan ini menjadi momen penebusan bagi Garcia yang berusia 27 tahun. Sebelumnya, kariernya sempat dihantam badai kontroversi, mulai dari skorsing satu tahun dan denda $1 juta akibat dugaan penggunaan obat peningkat performa (PED) saat melawan Devin Haney pada 2024, hingga sanksi dari WBC akibat penggunaan kata-kata rasis di media sosial.

Kembalinya sang ayah, Henry Garcia, sebagai pelatih tampaknya membawa stabilitas bagi Ryan. Pada ronde ke-10, Garcia bahkan sempat melirik ke arah sudut Barrios—sebuah pesan simbolis untuk mantan pelatihnya, Joe Goossen, yang berada di sana.***

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini