Rabu, Februari 8, 2023

#LapakGanjar Sangat Bantu Perajin Bambu Siswanto asal Magelang

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

MAGELANG, newsatu.com – Siswanto, perajin bambu asal Magelang kembali bisa tersenyum karena usahanya bangkit seusai mengikuti #LapakGanjar edisi 32 produk kerajinan. Penjualannya sempat menurun akibat ekspor melemah saat pandemi Covid-19, kini ia kembali banjir orderan.

“Sejak pendemi semuanya berdampak, tapi kami syukuri dengan kekuatan bertahan sepahit apapun, masih ada orderan meski sedikit,” ujarnya, Sabtu (22/1)  di laman jatengprov.go.id.

Usaha yang diberi nama @wawant_bamboo itu sudah berjalan sejak 1990-an. Sejumlah produknya bahkan sudah diekspor hingga ke Amerika, Afrika, Australia, Jerman, Italia, Prancis, Timur Tengah, dan Maladewa.

BACA JUGA :   958.140 Perangkat Desa di Indonesia akan Dapat Perlindungan Hari Tua dari BRI Life & Kemendagri

Namun, pasarnya melemah akibat pandemi Covid-19. Kondisi itu tidak membuatnya menyerah. Ia tetap memproduksi berbagai kerajinan berbahan baku bambu, seperti hiasan dinding, kap lampu, alat makan, dan sebagainya, meski kapasitas kecil.

BACA JUGA :   LaNyalla Mattalitti: Ponpes, Kyai, & Santri Mampu Jaga Kearifan Lokal

“Saya terus berusaha dengan memasarkan produk saya lewat media sosial. Salah satunya memposting di #LapakGanjar,” lanjutnya.

Setelah itu, usahanya berangsur kembali menemukan pasar. Ia mendapat pesanan kerajinan bambu dari hotel di Magelang dan sejumlah instansi pemerintahan.

BACA JUGA :   Kadin Indonesia dan Polri Siapkan MoU Pendampingan dan Pencegahan Pelanggaran Hukum Dunia Usaha

“Alhamdulillah setelah ikut #LapakGanjar ada pesanan dari hotel itu alat makan, dan ada juga pesanan dari instansi pemerintahan. Dari itu saya sangat berterima kasih,” papar Wawan, sapaan akrab pria itu.

Bukan hanya mendapat konsumen, ia juga diuntungkan dengan bertambahnya follower di Instagram, dari akun yang berasal dari wilayah pantai utara (pantura).

BACA JUGA :   LaNyalla Mattalitti: Ponpes, Kyai, & Santri Mampu Jaga Kearifan Lokal
BACA JUGA :   Farhan Muhammadi, Hafidz Indonesia Diundang Raja Maroko Hadiri Maulid Nabi Muhammad

“Follower saya bertambah. Mayoritas mereka yang berada di wilayah pantura,” imbuhnya.

Menurut Wawan, adanya #LapakGanjar membuat pelaku UMKM tetap semangat mengembangkan usahanya. Selain menambah konsumen, juga memotivasi pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk.

“Sangat membantu, memperkenalkan produk tidak usah repot. Hanya satu kali posting sudah banyak yang lihat, karena follower-nya banyak. Harapannya, UMKM yang ada di Jawa Tengah bisa go international,” tandasnya.***

 

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here