GROBOGAN, NEWSATU.COM — Sebuah duka mendalam menyelimuti keberangkatan jemaah haji tahun ini. Sebuah mobil rombongan pengantar calon jemaah haji terlibat kecelakaan maut dengan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat (1/5) dini hari.
Insiden tragis yang terjadi di perlintasan rel tanpa palang pintu ini merenggut 4 nyawa penumpang mobil, sementara 5 lainnya mengalami luka-luka. Kendaraan jenis Toyota Avanza berpelat H 1060 ZP tersebut terpental hingga 20 meter ke area persawahan akibat benturan keras.
Kronologi: Kabut dan Minimnya Penerangan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat kondisi cuaca sedang berkabut tebal yang membatasi jarak pandang pengemudi. Kasatlantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani, mengungkapkan adanya dugaan kurang kehati-hatian pengemudi saat melintasi rel tanpa palang pintu.
“Kondisi jalan yang minim penerangan dan kurangnya rambu peringatan di lokasi diduga kuat menjadi pemicu kecelakaan ini,” ujar AKP Kumala.
Dari 9 penumpang yang ada di dalam mobil, 4 orang dinyatakan meninggal dunia, 3 orang menjalani rawat jalan, dan 2 lainnya masih dalam perawatan intensif di RSUD R Soejati Purwodadi.
Pulang Usai Antar Jemaah ke Solo
Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Grobogan, Iptu Eko Ari Kisworo, memastikan bahwa seluruh korban adalah warga Kabupaten Grobogan. Mereka baru saja menempuh perjalanan pulang setelah mengantarkan jemaah haji ke asrama haji di Solo.
“Mereka rombongan pengantar, jadi tidak ada korban yang berstatus calon jemaah haji. Saat ini kasusnya masih terus kami dalami,” jelas Iptu Eko.
Tanggapan KAI Daop 4 Semarang
Pihak KAI melalui Manager Humas Daop 4 Semarang, Luqman Arif, membenarkan bahwa KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasarturi telah menabrak mobil di lokasi tersebut. Akibat insiden ini, rangkaian kereta sempat melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Kradenan pada pukul 02.54 WIB untuk pemeriksaan sarana.
“Setelah dinyatakan aman oleh petugas, perjalanan kereta kembali dilanjutkan pada pukul 02.56 WIB,” pungkas Luqman.***







