NEWSATU.COM – Gelaran Seri Tangerang Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 resmi dibuka dengan sangat meledak. Bertanding di Nambo Jaya Sport Center, Kota Tangerang, Sabtu (23/5) pagi pukul 09.00 WIB, Asahan Futsal Klub tampil kesetanan dan sukses melumat Raybit FC dengan skor mencolok 8-1.
Pesta gol beringas ini menjadi modal berharga bagi Asahan FC, sekaligus menjadi alarm darurat bagi Raybit FC untuk segera melakukan evaluasi total.
Asahan FC yang menakhodai lini serang di bawah instruksi manajer Deni Setiabudi langsung tampil menekan sejak awal. Pertahanan Raybit FC yang terus digempur akhirnya runtuh pada menit ke-13 setelah penggawa mereka, Fadilah Ramadan, melakukan gol bunuh diri yang mengubah skor menjadi 1-0.
Kehilangan fokus dari Raybit FC dimanfaatkan dengan kejam oleh Asahan FC. Hanya berselang tiga menit, Asahan FC sukses memperlebar jarak melalui dua gol kilat yang dilesakkan Andre Wijaya dan Akhmad Agung Fauzi pada menit ke-16. Babak pertama ditutup dengan keunggulan nyaman 3-0 untuk Asahan FC.
Memasuki paruh kedua, dominasi Asahan FC semakin tak terbendung. Aldy Zakky Auliya memperbesar keunggulan pada menit ke-24, disusul semenit kemudian oleh gol kedua Andre Wijaya (25′) yang mengubah skor menjadi 5-0.
Raybit FC sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol hiburan Ahmad Padillah pada menit ke-34. Namun, alih-alih mengendurkan serangan, Asahan FC justru mengamuk lebih brutal di lima menit terakhir laga.
Di menit 35, Muhammad Idris mencetak gol keenam Asahan FC, disusul gol Andre Wijaya 3 menit kemudian dan Faris Islamy Winarno menutup kemenangan di menit 40.
Tensi pertandingan yang memuncak di detik-detik akhir juga melahirkan drama panas. Kapten Asahan FC, Fajar Aidil Adha, diganjar kartu merah langsung oleh wasit pada menit ke-40. Sebelumnya, laga keras ini juga diwarnai kartu kuning untuk Akhmad Agung (10′) dan Rian (23′) dari Asahan, serta Avan Rafidha (27′) dari Raybit FC.
Sementara itu, tidak ada keraguan dalam penentuan pemain terbaik pada laga pembuka ini. Andre Wijaya secara mutlak dinobatkan sebagai Man of the Match (MOTM). Pergerakannya yang eksplosif, ketajamannya yang mengerikan di depan gawang, serta sumbangan hat-trick berkelasnya terbukti sukses menghancurkan mental bertanding punggawa Raybit FC yang diasuh manajer Karismawan.***








