NEWSATU.COM — Farama FC sukses mengamankan kemenangan krusial usai menumbangkan Persija Barat dengan skor 3-1 pada laga Pekan 10 Liga Soeratin U15 Piala Gubernur 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Lapangan Sintetis 2, Pancoran Soccer Field, Jakarta Selatan, Sabtu (17/10/2026).
Pemain anyar Farama FC, Amin Mustajab, layak disebut sebagai Man of the Match setelah memborong dua gol masing-masing pada menit ke-7 dan ke-31. Satu gol Farama FC lainnya disumbangkan oleh Evan Aprillo Hutriza pada menit ke-24. Sementara itu, gol balasan Persija Barat dilesakkan oleh Bagus Adiyat pada menit ke-58.
Amin tampil luar biasa sepanjang laga. Gol pembukanya tercipta lewat aksi individu menawan dari tengah lapangan. Setelah melewati tiga pemain tengah dan belakang Persija Barat, pemain berkaki kidal ini tanpa ragu melesakkan tembakan terukur menggunakan kaki kirinya pada menit ke-7.
Tak berhenti di situ, Amin sebenarnya sempat memberikan assist matang berupa umpan tarik yang diselesaikan secara lugas oleh Evan. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena bola dinilai sudah keluar dari garis lapangan, meski dalam pengamatan jarak dekat bola terlihat masih berada di dalam area permainan.
Farama FC baru benar-benar menggandakan keunggulan lewat skema rebound. Tembakan keras Amin dari luar kotak penalti menghantam tiang gawang sebelah kiri, lalu bola liar berhasil dikuasai Evan untuk dikonversi menjadi gol kedua Farama FC.
Sensasi Amunisi Baru dari Bekasi
Amin merupakan rekrutan baru Farama FC yang baru bergabung kurang dari satu bulan. Sebelumnya, ia mengasah bakatnya di Blles Academy Bekasi—akademi sepak bola bentukan mantan bintang Liga Indonesia, Luciano Leandro, yang berpusat di Bekasi International Soccer Field (BISF).
“Hampir tiga tahun saya berlatih di Blles Academy. Saya bergabung ke Farama FC karena ajakan kiper Muhammad Ferdiansyah,” ungkap Amin, siswa kelas 9 SMP tersebut. Ia mengaku sangat menikmati atmosfer tim barunya karena disambut hangat oleh rekan-rekan setim.
Meski secara posisi dipasang sebagai pemain sayap kiri, ruang jelajah Amin justru lebih dominan di area tengah dan kanan sesuai instruksi pelatih Tias Tano Taufik.
Tias sendiri menyebut kehadiran Amin Mustajab membuat kedalaman Farama lebih baik. Kehadiran Amin benar-benar menjadi pembeda.
Kemenangan ini juga menjadi lecutan semangat bagi Farama FC. Meski mengawali kompetisi dengan kurang mulus—baru mengemas 3 kemenangan, 2 imbang, dan 5 kalah dari 10 laga (8 poin di posisi ke-5)—Amin bertekad menjaga konsistensi permainan Farama FC di sisa musim.
Mengejar posisi empat besar di Grup Timur memang bukan tugas mudah buat Farama, mengingat Persija Barat di posisi ke-4 sudah mengantongi 16 poin. Sementara itu, puncak klasemen diisi Maesa Pararaider (26 poin) yang baru saja menang 4-0 atas MC Utama, disusul Batavia FC (24 poin) yang ditahan imbang Bintang Ragunan 2-2.
Meski demikian, kehadiran Amin memberikan warna baru bagi Farama FC lewat ketajaman, visi bermain, serta fleksibilitas kedua kakinya. “Dia memang dominan kidal, tapi kemampuan kaki kanannya juga sangat bagus,” puji Hilman Akbar, pelatih Farama FC U-17 yang turut menyaksikan laga tersebut.***








