Senin, Juni 29, 2026

Bangun Ekosistem Usaha Disabilitas, Herman Deru: Kesempatan Berkarya Harus Sama untuk Semua

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

SUMSEL, NEWSATU – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menerima audiensi Pengurus Yayasan Sharing Disability Indonesia (YSDI) di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Senin (29/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas pengembangan ekosistem produk dan pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas di Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru mengapresiasi inisiatif YSDI yang dinilai telah menghadirkan wadah bagi penyandang disabilitas untuk berkembang menjadi pribadi yang mandiri dan produktif.

“Saya mengucapkan terima kasih atas inisiatif bapak dan ibu yang telah menghadirkan wadah bagi penyandang disabilitas untuk menjadi warga yang produktif, mampu berkontribusi positif, sekaligus memberi dan menerima manfaat,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, pemberdayaan penyandang disabilitas harus diawali dengan pendataan yang akurat agar pemerintah dapat menyusun program yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Disabilitas hanyalah kondisi fisik. Soal bakat dan kemampuan, mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, berproduksi, dan berkontribusi bagi pembangunan. Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi kaum disabilitas untuk berkreasi,” tegasnya.

Gubernur juga menekankan tiga aspek utama yang perlu menjadi perhatian dalam pengembangan usaha penyandang disabilitas, yaitu peningkatan keterampilan baik fisik maupun nonfisik, kemudahan akses permodalan, serta perluasan akses pasar.

Ia berharap berbagai produk hasil karya penyandang disabilitas dapat semakin dikenal masyarakat melalui promosi yang lebih luas, termasuk dengan melibatkan mereka dalam berbagai pameran, kegiatan pemerintah, hingga event komersial.

Sementara itu, perwakilan YSDI, Anis Mutmainah, menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan langkah awal memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas.

Menurutnya, YSDI hadir sebagai wadah pemberdayaan berbagai komunitas disabilitas di Palembang dan Sumatera Selatan dengan fokus menciptakan lapangan kerja, memperluas kesempatan bekerja, memperkuat ekonomi mandiri, serta membuka akses terhadap pelatihan, permodalan, dan promosi produk usaha penyandang disabilitas.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat, diharapkan ekosistem usaha penyandang disabilitas di Sumatera Selatan dapat terus berkembang sehingga semakin banyak penyandang disabilitas yang mampu mandiri, berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Audiensi tersebut turut dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. (ril) 

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini