LAS VEGAS – Jagat tinju dunia resmi diguncang kabar mega duel. Promotor kawakan Oscar De La Hoya secara resmi mengonfirmasi bahwa pemegang sabuk juara dunia kelas welter WBC, Ryan Garcia, akan bertarung untuk mempertahankan gelar kali pertama melawan petinju asal Inggris, Conor Benn.
Duel panas ini dijadwalkan mentas pada 12 September 2026 di T-Mobile Arena, Las Vegas.
Pertarungan yang bakal disiarkan secara global ini dipastikan sangat megah. Pasalnya, duel ini melibatkan kerja sama co-promosi raksasa antara Golden Boy Promotions milik De La Hoya dan Zuffa Boxing milik bos UFC, Dana White. Langkah kolaborasi ini diprediksi menjadi babak baru promosi tinju dunia.
Ryan Garcia (25-2, 20 KO) sukses merebut sabuk WBC tersebut dari Mario Barrios pada Februari tahun ini lewat kemenangan angka mutlak yang dominan. Sabuk tersebut menjadi gelar juara dunia mayor pertama bagi petinju berusia 27 tahun tersebut, setelah sebelumnya sempat memegang sabuk Interim kelas ringan WBC pada 2021.
Di kubu lawan, Conor Benn (25-2-1, 14 KO) datang dengan status penantang nomor satu WBC. Petinju berusia 29 tahun itu terakhir kali naik ring saat menang angka mutlak atas mantan juara dunia Regis Prograis pada April lalu. Duel melawan Garcia ini akan menjadi tantangan gelar dunia pertama sepanjang karier profesional Benn.
Atmosfer pertarungan sudah dipanaskan dengan aksi saling sindir di media sosial selama berbulan-bulan, sebelum akhirnya pengumuman resmi ini dikeluarkan.***




