Sabtu, Mei 2, 2026

Derek Chisora Ditantang Deontay Wilder, Duel 2 Alpha Male yang Mematikan

- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img

NEWSATU.COM – Derek Chisora tampaknya bakal menambah daftar calon lawan terakhirnya dengan nama pemukul terkeras di dunia tinju.

Chisora adalah veteran kelas berat kesayangan fans karena selalu memberikan segalanya di atas ring dan tidak pernah gagal menyuguhkan pertarungan yang sangat menghibur.

Hingga saat ini, ia sudah melakoni 49 laga, termasuk duel melawan Dillian Whyte, Tyson Fury, Joseph Parker, serta kemenangan terbaru atas Otto Wallin dan Joe Joyce.

Ia juga sosok yang menyambut Oleksandr Usyk di kelas berat dan sudah lama berencana untuk gantung sarung tinju setelah pertarungannya yang ke-50.

Sempat beredar kabar bahwa laga penutupnya adalah duel trilogi melawan Whyte, namun rencana itu batal pada Oktober lalu. Kini, ia justru ditantang oleh mantan juara dunia asal Amerika yang dianggap sebagai pemilik pukulan paling mematikan di olahraga ini.

Berbicara kepada Cigar Talk, Deontay Wilder mengungkapkan ketertarikannya untuk menghadapi ‘Del Boy’ pada tahun 2026.

“Wah, itu bisa jadi pertarungan sungguhan. Tahu tidak, biarkan dia jadi pemanasan sebelum saya melawan Usyk. Saya suka ide itu. Kalau kalian kenal Derek, kalau kalian fans Derek, kalian tahu dia bukan lawan yang mudah digertak,” katanya, dilansir Seconds Out.

“Kalian tidak akan bisa mem-bully dia. Mentalitas yang dia punya adalah mentalitas Alpha Male, dan saat Anda berhadapan dengan sesama Alpha Male, itu akan jadi masalah besar.”

Wilder—yang mengantongi 43 KO dari 44 kemenangan—hanya bertarung sekali di 2025 saat menghentikan Tyrell Herndon pada Juni lalu, setahun setelah kekalahan KO-nya dari Zhilei Zhang.

Kini, ia ingin kembali aktif sebelum potensi bentrokan melawan penguasa tak terbantahkan dua kali, Oleksandr Usyk, yang baru-baru ini memasukkan namanya ke dalam daftar incaran.

Apa Itu Alpha Male?

Istilah Alpha Male (Pejantan Alfa) sebenarnya berasal dari studi perilaku hewan (seperti serigala atau simpanse) untuk menyebut pemimpin kelompok yang paling dominan, kuat, dan memiliki akses utama ke sumber daya.

Namun, dalam bahasa gaul dan konteks sosial saat ini (seperti yang disebutkan Deontay Wilder tentang Derek Chisora), maknanya bergeser menjadi sifat kepribadian manusia yang dominan, percaya diri tinggi, berani dalam segala hal, Tangguh, dan punya kharisma.***

- Advertisement -spot_imgspot_img
Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini