JAMBI, NEWSATU – SKK Migas Perwakilan Sumbagsel bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sukses menggelar Lifting Olympic II Tahun 2026 di Jambi pada 9–11 Juni 2026 dengan Pertamina EP (PEP) Jambi sebagai tuan rumah. Mengusung tema “SDM Lifting Berkualitas Mendukung Pencapaian Target Lifting Nasional”, kegiatan ini menjadi ajang peningkatan kompetensi, berbagi pengetahuan, sekaligus memperkuat kolaborasi antarinsan hulu migas di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Sebanyak 22 tim yang terdiri dari 21 KKKS dan PT Pertamina Gas sebagai mitra industri ambil bagian dalam kompetisi yang diikuti 177 peserta dan 23 ofisial. Beragam cabang perlombaan dipertandingkan, mulai dari pengukuran level minyak, perhitungan volume minyak dan gas, analisa sampel minyak, emergency response, fotografi, hingga lomba cepat tepat lifting.
Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Bambang Dwi Djanuarto, menegaskan bahwa Lifting Olympic merupakan wadah strategis untuk meningkatkan kompetensi teknis, memperkuat budaya keselamatan kerja, sekaligus membangun sinergi antarpelaku industri hulu migas.
“Keberhasilan pencapaian target produksi dan lifting nasional tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan fasilitas, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia serta sinergi seluruh pemangku kepentingan. Melalui kegiatan ini, kami ingin terus mendorong peningkatan kompetensi, profesionalisme, budaya keselamatan, dan kolaborasi antarinsan hulu migas,” ujarnya.
Sementara itu, Field Manager PEP Jambi, Kurniawan Triyo Widodo, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada PEP Jambi sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan.
“Lifting Olympic menjadi wadah yang sangat baik untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring profesional, serta memperkuat kolaborasi antarinsan migas. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi seluruh peserta dan mendukung upaya bersama dalam menjaga kinerja operasi serta pencapaian target lifting nasional,” katanya.
Ketua Panitia Lifting Olympic II Tahun 2026, Haswanto Jaya, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Selain jumlah peserta yang bertambah, cabang perlombaan juga meningkat dari empat menjadi tujuh kategori kompetisi.
Pada penutupan kegiatan, Medco E&P Rimau berhasil keluar sebagai Juara Umum Lifting Olympic II Tahun 2026 setelah meraih hasil terbaik di berbagai cabang perlombaan. Perusahaan tersebut juga menyabet Juara I kategori Emergency Response dan Lomba Cepat Tepat Lifting.
Prestasi membanggakan juga diraih peserta dari berbagai KKKS lainnya. Muhammad Dekri dari PEP Field Prabumulih menjadi Juara I kategori Pengukuran Level Minyak, Lutfi Samsul B dari Medco E&P Grissik Ltd menjuarai Analisa Sampel Minyak, Eza Yulianto dari Medco E&P Indonesia menjadi terbaik pada kategori Menghitung Volume Gas, Gilang Bagaskara Harlis dari PEP Field Limau meraih Juara I kategori Menghitung Volume Minyak, sementara Sugiarti dari PEP Field Prabumulih berhasil menjadi Juara I kategori Fotografi.
Melalui penyelenggaraan Lifting Olympic II Tahun 2026, SKK Migas bersama seluruh KKKS berharap dapat melahirkan sumber daya manusia yang semakin kompeten, kolaboratif, dan adaptif menghadapi tantangan industri migas. Peningkatan kompetensi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian target lifting nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia. (ril)








