Sabtu, Agustus 29, 2026
Beranda blog Halaman 227

Pendaftar Anniversary Cup U-21 Setelah 4 Maret Tak Dapat Royalty Hak Siar

0

JAKARTA, newsatu.com – Memeriahkan HUT ke-495 Kota Jakarta, Taufik Jursal Effendi siap menggelar kompetisi Jakarta Anniversary Cup U-21 dengan target setidaknya 24 tim muda Ibukota yang siap beradu skill sekaligus mencari pemain untuk persiapan PON 2024.

“Pendaftaran kami buka per hari ini, Kamis (24/2),” ujar Taufik Jursal, Direktur Kompetisi. “Penutupan pendaftaran 4 Maret, pertandingan kami mulai Juni hingga November 2022.

Sejauh ini, sudah 12 tim menyatakan kesiapannya ambil bagian. “Peserta yang mendaftarkan diri setelah 4 Maret masih kami terima selama slot masih tersedia. Tapi, mereka tidak akan menerima royalty hak siar yang sudah dibeli Vidio,” tambah Taufik Jursal.

Kepanitiaan pertandingan tak mengambil biaya pendaftaran alias gratis.

“Sesuai MoU kami dengan pihak Vidio (Emtek Group), tim yang mendaftar setelah 4 Maret tidak masuk dalam perjanjian share hak siar,” kata Taufik Jursal lagi.

Berikut 12 tim yang sudah memastikan tampil:

  1. Pemuda Jaya
  2. Jakarta United
  3. Persija Barat
  4. ABC Wirayudha
  5. Laskar Muda
  6. UMS
  7. Urakan
  8. Bintang kranggan
  9. Taruna Persada
  10. Batavia
  11. Bina Mutiara
  12. Villa 2000

Festival Komnas HAM 2022 di Kota Bogor akan Digelar Oktober

0

KOTA BOGOR, newsatu.com — Wali Kota Bogor, Bima Arya makan siang bersama Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Rabu (23/2). Ahmad Taufan yang didampingi dua orang Wakil Ketua Internal dan 3 orang komisioner Komnas HAM ini menyampaikan bahwa Kota Bogor diberi kepercayaan sebagai tuan rumah Festival HAM Tahun 2022.

Merespon hal tersebut, Wali Kota Bogor Bima Arya menyambut baik dan menyatakan siap, karena menurutnya Kota Bogor sudah hampir dua tahun belakangan ini mempersiapkan kegiatan yang menjadi hajat tahunan Komnas HAM. “DNA masyarakat Kota Bogor adalah toleransi dan melalui Festival HAM kita ingin menyampaikan hal itu kepada masyarakat Indonesia,” ungkap Bima Arya.

Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Bogor, Hasbullah menyebutkan, Festival HAM 2022 di Kota Bogor rencananya digelar pada bulan Oktober.

Dirinya menambahkan, salah satu yang menjadi daya tarik bagi Komnas HAM memilih Kota Bogor sebagai tuan rumah karena dinilai mampu menyelesaikan persoalan HAM secara dialogis, satu di antaranya persoalan GKI Yasmin. Sehingga hal tersebut diharapkan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

“Hal itu juga yang nantinya akan menjadi bagian diskusi-diskusi Festival HAM,” ungkap Hasbullah. Selanjutnya, untuk memeriahkan gelaran Festival HAM, akan diagendakan gelaran seni budaya dan menyuguhkan sajian khas Kota Bogor dari kampung tematik yang ada, misalnya Kampung Ramah Anak, Kampung Kerukunan dan daerah-daerah yang sudah menjadi ikon dari kerukunan serta toleransi di Kota Bogor.

Atas kesempatan yang diberikan Komnas HAM, pihaknya dilibatkan secara langsung oleh Wali Kota Bogor untuk mempersiapkan gelaran tersebut dan dilibatkan juga dalam agenda strategis yang akan mengundang FKUB dari daerah lain di Indonesia untuk berdiskusi dan kegiatan-kegiatan panel. “Jadi, nantinya kami akan menjamu secara khusus tokoh-tokoh agama dan ketua serta pengurus FKUB se-Indonesia,” kata Hasbullah.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya didampingi Kepala Bappeda Kota Bogor, Rudy Mashudi, Kepala Bagian Hukum dan HAM, Alma Wiranta, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Marse Hendra Saputra dan Kepala Bagian Prokompim Setdakot Bogor, Rudiyana.(Prokompim).

550 Calon Mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo Asal Bandung Dilepas Gubernur Ridwan Kamil

0

KOTA BANDUNG, newsatu.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas 550 calon mahasiswa baru asal Jabar yang akan menimba ilmu di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Pelepasan digelar di Gedung Pakuan Bandung, Selasa (22/2) diwakilkan oleh lima calon mahasiswa dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kepada calon mahasiswa yang dilepas, Kang Emil berpesan agar menguatkan niat untuk belajar sehingga bisa selesai sampai lulus. Ia juga berharap mereka dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi hingga S2 bahkan S3.

“Niatkan untuk belajar jangan lain-lain, maka harus selesai sampai lulus. Kalau bisa terus berjenjang hingga S2, S3,” ujarnya.

Kang Emil juga menitipkan agar bisa menjaga nama baik Jabar dan tidak melanggar norma-norma kearifan lokal di Mesir. Kendati begitu, ia meyakini para calon mahasiswa akan menunjukkan kejawabaratan yang someah (ramah) dan cepat beradaptasi.

“Jangan sampai terdengar ada perilaku yang melanggar norma-norma kearifan lokal di sana. Walaupun saya yakin rata-rata orang Jabar itu someah, bisa menyesuaikan atau mengalir seperti air mudah beradaptasi,” tuturnya.

Diketahui hingga saat ini jumlah mahasiswa asal Jabar yang mengenyam pendidikan di universitas ternama Al-Alzhar jumlahnya terus meningkat setiap tahun.

Menurut catatan Kedutaan Indonesia di Mesir jumlah mahasiswa Al-Azhar asal Jabar sebanyak 1.545 orang.

“Ini belum ditambah dengan yang berangkat sekarang, kalau dijumlah sudah lebih dari 2.000 orang,” kata Kang Emil.

Pemda Provinsi Jabar yang punya banyak inovasi keislaman diharapkan juga bisa disebarluaskan oleh mahasiswa asal Jabar di Mesir. Bahkan, kata Kang Emil, mereka nantinya bisa menjadi duta islam wasatiah di Mesir dalam program English for Ulama.

“Tolong sebarluaskan inovasi kita seperti Satu Desa Satu Hafidz, One Pesantren One Product, Dakwah Digital, dan kalau bisa jadi duta islam wasatiah asal Jabar,” harapnya.

Sumber: jabarprov.go.id

 

Sepakbola Jakarta dalam Krisis, Apa Solusinya?

0

JAKARTA, newsatu.com – Asosiasi Provinsi PSSI DKI Jakarta periode 2018-2022 mencanangkan dua prioritas khusus –menggairahkan kembali persepakbolaan di DKI Jakarta dan menjadikan sepakbola Jakarta sebagai magnet perubahan.

Sayangnya, seperti kata pegiat sepakbola usia belia Taufik Jursal Effendi, tak ada yang banyak berubah pada persepakbolaan di Jakarta. Bahkan, pada PON Papua 2020 pun Jakarta untuk kali ketiga gagal mengirimkan tim sepakbola.

Harapan kini mulai terkuak setelah Jakarta memiliki stadion megah bernama Jakarta International Stadium atau JIS. Stadion ini, menurut laporan Daily Mail pada 20 Februari 2021, masuk dalam 10 stadion termegah di dunia. JIS masuk dalam daftar ke-10 setelah Miami Freedom Park, Lusail Iconic, Bramley-Moore Dock, Camp Nou, Santiago Bernabeu, New Feyenoord, Della Roma, New San Siro, dan Grand Stade de Casablanca.

Tapi, stadion megah pun takkan banyak artinya jika pembinaan sepakbola di Jakarta tidak ditangani dengan baik. Para pembina sepakboka di Jakarta wajib bisa mewujudkan setiap impian pesepakbola di Ibukota untuk bisa tampil di JIS melalui prestasi yang ditorehnya.

Saat ini, sepakbola Jakarta seperti belum bisa keluar dari krisis pembinaan setelah lebih dari dua PON tak bisa mengirimkan tim dan klub-klub anggota Asprov PSSI DKI Jakarta gagal menembus 4 Besar Nasional di Liga 3 Nasional.

Kendalanya antara lain karena para pembina sepakbola Jakarta kurang memahami kondisi keuangan klub, terlebih di era pandemi Covid-19. Tidak ada support maksimal terhadap mereka bahkan ketika tampil di kompetisi mereka hanya wajib mengenakan jersey bersponsor tanpa mendapatkan kompensasi.

Ke depan, kata Taufik Jursal, pemimpin Asprov PSSI DKI Jakarta harus bergandengan tangan erat dengan klub-klub di bawah Asprov untuk mempersiapkan kompetisi yang baik dan benar, khususnya untuk pemain-pemain muda U-21.

Taufik sendiri, dengan dukungan Vidio akan menggelar kompetisi Jakarta Anniversary Cup U-21 bertepatan dengan HUT ke-495 Jakarta.

Di kompetisi ini, 24 tim anggota Asprov PSSI DKI Jakarta akan bermain 23 kali. Pertandingan yang mulai digelar Juni selama 6 bulan ini akan membuat tim bermain 90 menit tiap pekannya.

Bergandengan tangan dengan Vidio, Taufik yang juga duduk sebagai Direktur Kompetisi, akan memberikan uang kompensasi kepada klub-klub peserta karena setiap pertandingan, proses latihan, dan kegiatan penting lainnya akan disiarkan Vidio.

Taufik juga berharap klub harus lebih kreatif dalam banyak hal sehingga mereka menjual jersey, tas, bola dan lain-lain.

“Kami juga merencanakan semua klub dan SSB se-DKI Jakarta, yang jumlahnya sekitar 280, bisa bekerja sama dengan PT Jakarta Raya League dan Bank DKI mensupport sistem marketing digitalnya,” kata CEO Persija Barat FC ini.

“Kami ingin klub-klub bisa bertahan, bisa mendanai kegiatan mereka, intinya mampu mandiri,” tegas Taufik pula.

Ini salah satu contoh jalan keluar yang dilakukan Taufik karena era sekarang adalah era digital di mana setiap individu terbuka melakukan kreativitas masing-masing untuk mendapatkan uang.

“Di era digital ini kita harus kerja cerdas dan ikhlas demi kemajuan sepakbola DKI Jakarta,” tandas Taufik.***

 

Mulai Selasa Malam, Exit Test PCR Hanya 1 Kali

0

JAKARTA, newsatu.com — Banyak aduan masyarakat terkait status warna di PeduliLindungi tak kunjung berubah dari warna hitam menjadi hijau. Padahal hasil tes PCR berikutnya menunjukkan hasil negatif.

Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan Setiaji mengatakan persoalan tersebut sering diadukan masyarakat. Dengan demikian pihaknya akan melakukan penyederhanaan exit tes PCR dari yang sebelumnya harus dilakukan 2 kali (pada H+5 dan H+6) menjadi 1 kali (pada H+5).

Jika exit test PCR tersebut negatif maka status di PeduliLindungi akan otomatis berubah hijau. Penyederhanaan dimulai malam ini, Selasa (22/2) pukul 23.59 WIB.

Aturan sebelumnya, exit test PCR dilakukan dua kali yaitu pada H + 5 (hari ke-6) dengan hasil negatif, kemudian harus dilanjutkan untuk tes PCR kedua yaitu hari berikutnya.

”Mulai 22 Februari, nanti malam, untuk exit test PCR ke-2 ini tidak diperlukan. Jadi hanya cukup sekali saja melakukan exit test PCR pada H+5 dan hasilnya harus negatif,” katanya pada konferensi pers secara virtual di Jakarta, Selasa (22/2).

Kalau hasil exit test tersebut negatif maka secara otomatis status di PeduliLindungi akan berubah menjadi hijau.

Lebih lanjut Setiaji menjelaskan jika tidak melakukan exit test PCR pada H+5 sampai dengan H+10 maka status di PeduliLindungi akan otomatis menjadi hijau di H+10 walaupun tidak melakukan exit test PCR.***

Klub Liga 3 Bisa Hasilkan Banyak Uang, Begini Caranya

0

JAKARTA, difanews.com – Sepakbola takkan bisa maju dan prestasi takkan bisa berkembang apabila kompetisi tidak dikelola dengan baik. Kualitas kompetisi juga memegang peran penting agar pertandingan bisa menarik penonton dan dikemas dengan baik supaya menarik sponsor.

Hal ini berlaku di semua strata kompetisi, tak terkecuali di Liga 3 yang seharusnya menjadi kawah candradimuka pemain sebelum bisa bersaing di strata atasnya, Liga 2 dan Liga 1.

Sejauh ini, sayangnya, Liga 3 belum dikemas dengan baik. Akibatnya, banyak klub yang membayar pemain dan pelatih dengan rendah. Banyak klub yang belum punya lapangan latihan memadai.

Di era digital atau di era multimedia saat ini, sebenarnya terbuka peluang bagi setiap klub, terutama klub Liga 3 untuk memontize kiprah mereka di kompetisi melihat perubahan strategi marketing perusahaan-perusahaan concumer goods dan industry saat ini.

Era marketing digital tanpa batas telah mengubah  pola pikir keputusan di dunia penjualan.

Bila di era 1960an hingga 1990an kita berpikir lokasi untuk mempertemukan pembeli dan penjual, maka di era digital, konten dan influencer bisa jadi tokoh dan kekuatan sale atau penjualan.

Data terakkhir pasar besar digital bahwa di Indonesia ada 122 juta orang atau konsumen memiliki Android dan iPhone. Salah satu orang yang sukses memanfaatkan kecenderungan era digital ini adalah Atta Halilintar yang konon bisa meraup penghasilan Rp7-Rp9 miliar per bulan atau GoJek dengan omset triliunan.

Jika Atta Halilintar yang bisa dikatakan hanya cuap-cuap tentang keseharian saja bisa meraup miliaran rupiah, sepakbola mestinya bisa melakukan hal yang sama atau bahkan lebih. Selain magnet dunia, ada manfaat lebih yang bisa diperoleh konsumen dengan menyaksikan sajian sepakbola di YouTube atau platform digital lainnya.

Nah, klub-klub Liga 3 pun bisa memanfaatkan platform digital ini untuk menggerakkan roda kompetisi, membiayai klub, membayar pemain, menggaji pelatih, secara layak.

“Pasti bisa, asal kompetisi berlangsung dengan benar, bukan turnamen seperti yang terselenggara saat ini,” kata Taufik Jursal Effendi, pegiat sepakbola usia muda dan CEO Persija Barat.

Dalam scenario Taufik Jursal, kompetisi yang baik setidaknya setiap klub di Liga 3 sedikitnya bertanding 10 kali, pertandingan dikemas profesional, dan klub-klub Liga 3 diisi pemain-pemain muda dengan masa depan cerah, bukan pemain-pemain comotan atau tarikan kampung.

Bila hal ini bisa berjalan dengan baik, klub-klub Liga 3 bisa mengikat kontrak pemain jangka panjang, bisa memiliki training ground sendiri sebagai arena latihan dan menggelar pertandingan-pertandingan melawan tim-tim SSB sebagai feedernya.

Kasus Konfirmasi Covid-19 Menurun Signifikan, Pemerintah Terus Imbau Disiplin Prokes dan Vaksinasi

0

JAKARTA, newsatu.com — Kemenkes mencatat penurunan signifikan kasus konfirmasi menjadi 48.484, Ahad (20/2), dibanding kasus konfirmasi Sabtu (19/2) yang mencapai 59.384. Selain itu, kasus aktif sedikit melambat dengan penambahan di angka 15.448 per hari.

Di sisi lain, Pemerintah terus memperkuat fasilitas layanan kesehatan secara nasional menghadapi lonjakan kasus Covid-19 yang didominasi varian Omicron saat ini. Sebagai hasilnya, pasien yang dirawat di rumah sakit hingga Ahad (20/2) masih bisa dikendalikan di angka 38% dari total kapasitas nasional, hanya meningkat 1% dari posisi sebelumnya di 37% pada Sabtu (19/2) kemarin.

Angka pasien sembuh juga telah mencapai 32.873 per harinya.

”Hari ini kasus konfirmasi harian berkurang hingga 10.900 dari hari sebelumnya, dan kasus aktif sedikit melambat dengan penambahan di angka 15.448 per hari. Penambahan angka bed occupancy ratio (BOR) secara nasional juga masih terkendali naik hanya 1% dibanding kemarin,” ujar dr Siti Nadia Tarmizi, juru bicara vaksinasi Covid-19.

“Kita akan terus memprioritaskan pelayanan kesehatan rumah sakit hanya untuk pasien Covid-19 bergejala sedang hingga kritis dan yang memiliki komorbiditas saja, untuk menahan tekanan pada rumah sakit sampai kita melewati puncak gelombang Omicron nantinya.”

Pemerintah juga terus menjaga angka testing dan tracing agar tetap tinggi. Hingga Sabtu (19/2) jumlah spesimen yang diuji berada di posisi 489.780. Kemudian stok kebutuhan oksigen di 10 provinsi yang mencatat kenaikan kasus tertinggi juga tetap terjaga di angka hingga lebih dari 48 jam.

”Selain penanganan kasus, pemerintah juga terus melakukan upaya pencegahan seperti meningkatkan vaksinasi dosis lengkap ke lebih dari 208 juta penduduk Indonesia. Ini sangat penting untuk mencegah agar penduduk terhindar dari kesakitan atau risiko kematian akibat terinfeksi virus Covid-19,” jelas dr. Nadia.

Hingga Minggu (20/2) pukul 18.00 WIB, 189.658.351 penduduk (91,07%) telah mendapat dosis 1, dan 140.311.077 penduduk (67,37%) telah mendapat vaksinasi dosis 2. Program percepatan vaksinasi agar masyarakat segera mendapat dosis lengkap terus dilakukan. Sementara itu yang sudah mendapatkan dosis ketiga (booster) sampai saat ini sudah 8.459.050 penduduk (4,06%).

Selain percepatan vaksinasi lengkap dan booster, masyarakat juga diharapkan senantiasa memperketat kembali protokol kesehatan untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas lagi.

Forever Young Cukur JS Three 9-0 di Matchday 2 JS League 2022

0

JAKARTA, newsatu.com – Tim Forever Young pesta gol di gawang JS Three di Matchaday 2 JS League 2022 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Ahad (20/2) petang.

Bertanding dengan JS Three, Forever Young, tim ‘Menolak Tua’ yang berdiri sejak Januari 2021, mengemas 9 gol tanpa balas berkat hattrick Ikhsan (menit 30, 39, 43). Tjhin Ming Liong menyumbang 2 gol menit 33 dan 48, sementara masing-masing 1 gol disumbangkan Emrico (2), Rudiman (14), Feggie (45), dan Nurdin (49).

Pada pertandingan kedua, Fatahillah Selection menang 2-0 atas Foxes menyusul gol Jimmy menit 6 dan Syahroni menit 10.

Hasil Pertandingan Matchday 2

Ahad (20/2) pagi
JS One vs JS Two, 2-7
JS One: H. Sunu 6, 45
JS Two: Rudi I 3, 5, Rudi 13, Ahmad R 36, Marzuki 38, Ahmad R 40, Tasep 42
VBos vs Asia Soccer, 1-2
VBos: Bong Edi H 49
Asia Soccer: Faruq 19, Irwan S 43
Hammerhead vs Eksekutif TNI AU, 0-2

Hammerhead:
Eksekutif TNI AU: Marta G, 41, 45
Solid FC vs Slayer 29, 2-2
Solid FC: Suprianto 10, Ismail 19
Slaye 29: Yogas 42, 44.

Ahad (20/2) petang
Forever Young
vs JS Three, 9-0
Forever Young: Emrico 2, Rudiman 14, Ikhsan 30, 39, 43, Tjhin Min Liong 33, 48, Feggie 45, Nurdin 49
JS Three:
Fatahillah Selection vs Foxes, 2-0
Fatahillah Selection: Jimmy 6, Syahroni 10
Foxes:

Hasil Pertaniungan Matchday 1
Sabtu (19/2) pagi

Star Soccer vs JS One, 6-2
Star Soccer: Mamunudin 5, Adi Sandra 19, Opel 21 dan 37, Mulyono 39, Ade Hidayat 43
JS One: Sunu 23, 47
Foxes vs Eksekutif  TNI AU, 2-3
Foxes: Mukmin 34, 42
Ekesekutif TNI AU: Ilyas 18, 24, Anas Makruf 35
Slayer 29 vs VBos, 0-3
Asia Soccer: –
Star Soccer Club:
Sahruddin 12, Handra 40, Dadi 45

Sabtu (19/2) petang
Asia Soccer vs Star Soccer Club, 2-4
Asia Soccer: Irwan S 19, Ratno 37
Star Soccer Club: Ade 5, 14, Imam 43, Mulyono 48
JS Two vs Hammerhead, 1-1
JS Two: Nanak 3
Hammerhead: Kevin 13
JS Three vs Fatahillah Selection, 0-3
JS Three: –
Fatahillah Selection: Luluk 17, Cardiono 35, 46
Forever Young vs Solid FC, 3-0
Forever Young: Budiman 29, Riki Crismas 37, Budi  Handoko 40
Solid FC:

JS Two Bekap JS One 7-2 di Matchday 2 JS League 2022

0

JAKARTA, newsatu.com — Jakarta Selection Two atau JS Two menang besar dalam perang saudara melawan tim JS One di Matchday 2 JS League 2022 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Ahad (20/2) pagi.

JS Two menang 7-2 melalui dua gol Rudi I, Rudi, Ahmad R, Marzuki, Ahmad R, dan Tasep. Dua gol balasan JS One dilesakkan H Sunu.

Di Matchday 2 ini dipertandingkan 6 game.

Buat JS One, ini kekalahan besar kedua mereka sepanjang turnamen. Sehari sebelumnya, kalah 2-6 dari Star Soccer. Pada pertandingan itu, dua gol JS One juga dicetak Sunu.

Hasil Pertandingan Matchday 2

Ahad (20/2) pagi
JS One vs JS Two, 2-7
JS One: H. Sunu 6, 45
JS Two: Rudi I 3, 5, Rudi 13, Ahmad R 36, Marzuki 38, Ahmad R 40, Tasep 42
VBos vs Asia Soccer, 1-2
VBos: Bong Edi H 49
Asia Soccer: Faruq 19, Irwan S 43
Hammerhead vs Eksekutif TNI AU, 0-2
Hammerhead:
Eksekutif TNI AU: Marta G, 41, 45
Solid FC vs Slayer 29, 2-2
Solid FC: Suprianto 10, Ismail 19
Slaye 29: Yogas 42, 44.

Ahad (20/2) petang
Forever Young vs Cilegon Legend
Fatahillah Selection vs Foxes

Hasil Pertandingan Matchday 1

Sabtu (19/2) pagi
Star Soccer vs JS One, 6-2
Star Soccer: Mamunudin 5, Adi Sandra 19, Opel 21 dan 37, Mulyono 39, Ade Hidayat 43
JS One: Sunu 23, 47
Foxes vs Eksekutif  TNI AU, 2-3
Foxes: Mukmin 34, 42
Ekesekutif TNI AU: Ilyas 18, 24, Anas Makruf 35
Slayer 29 vs VBos, 0-3
Asia Soccer: –
Star Soccer Club:
Sahruddin 12, Handra 40, Dadi 45

Sabtu (19/2) petang
Asia Soccer vs Star Soccer Club, 2-4
Asia Soccer: Irwan S 19, Ratno 37
Star Soccer Club: Ade 5, 14, Imam 43, Mulyono 48
JS Two vs Hammerhead, 1-1
JS Two: Nanak 3
Hammerhead: Kevin 13
JS Three vs Fatahillah Selection, 0-3
JS Three: –
Fatahillah Selection: Luluk 17, Cardiono 35, 46
Forever Young vs Solid FC, 3-0
Forever Young: Budiman 29, Riki Crismas 37, Budi  Handoko 40
Solid FC:

Ini 10 Poin Terkait Ibadah Haji Indonesia 2022

0

REMBANG, newsatu, com — Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan 10 poin terkait penyelenggaran ibadah haji tahun 1443 H/2022 M. Hal ini disampaikan Menag dalam rapat kerja Menteri Agama RI dan Komisi VIII DPR RI tentang Penjelasan Persiapan Pelayanan dan Usulan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443H/2022M, Rabu (16/2).

Gusmen mengikuti rapat secara daring dari Rembang. Hadir secara luring di Gedung DPR, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief beserta jajarannya. Gusmen menyampaikan 10 hal terkait persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Pertama, kepastian Penyelenggaraan Ibadah Haji. Gusmen menyampaikan, kepastian tentang ada tidaknya penyelenggaraan ibadah haji pada tahun 1443 H/2022 M sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah Arab Saudi. “Sampai dengan saat ini, kepastian tentang ada atau tidaknya penyelenggaraan ibadah haji pada tahun 1443 H/2022 M, belum dapat diperoleh, sebagaimana yang telah kami sampaikan pada Rapat Kerja sebelumnya,” tutur Gusmen.

Kedua, tentang MoU persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Gusmen menyampaikan, salah satu tahapan persiapan adalah dilakukannya MoU tentang penyelenggaraan ibadah haji. “Dalam rangka memperoleh kuota haji, kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Haji Arab Saudi. Namun sampai saat ini kami belum mendapat undangan dari pemerintah Arab Saudi untuk melakukan MoU tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 H/2022 M,” lanjut Gusmen.

Ketiga, pengisian kuota haji dan jemaah yang diberangkatkan, apabila tahun ini ada pemberangkatan. Gusmen mengatakan, pengisian kuota berpedoman kepada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, yang mulai berlaku sejak diundangkan pada 29 April 2019. “Adapun jemaah haji yang akan diberangkatkan pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 H/2022 M adalah jemaah haji yang berhak berangkat pada tahun 1441 H/2020 M,” jelas Gusmen.

Keempat, skenario penyelenggaraan ibadah haji. Gusmen memaparkan, mengingat sampai saat ini wabah Covid-19 belum berakhir, yang ditandai dengan munculnya varian baru Omicron, maka pemerintah melakukan mitigasi penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443 H/2022 M dengan tiga opsi. Ketiganya adalah kuota penuh, kuota terbatas, dan tidak memberangkatkan jemaah haji. Gusmen menyampaikan, pemerintah sampai saat ini tetap bekerja untuk menyiapkan opsi pertama, yaitu kuota penuh.

Kelima, waktu yang tersisa untuk persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Sesuai perkiraan jadwal, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji tahun 1443 H/2022 M direncanakan  berangkat pada 4 Dzulqa’dah 1443 H /5 Juni 2022 M. “Kondisi ini menunjukkan bahwa waktu yang tersisa untuk persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 H/2022 M hanya berkisar tiga bulan 15 hari,” kata Gusmen.

Keenam, pelayanan jemaah haji di Arab Saudi. Gusmen mengutarakan telah membentuk Tim Penyediaan Akomodasi, Konsumsi, dan Transportasi bagi jemaah haji di Arab Saudi. “Insya Allah, dalam waktu dekat tim tersebut segera berangkat ke Arab Saudi untuk menyiapkan layanan di Arab Saudi,” sambung Gusmen.

Ketujuh, pelayanan di embarkasi haji. Kementerian Agama terus melakukan peningkatan pelayanan di embarkasi. Antara lain melalui peningkatan fasilitas sarana dan prasarana asrama haji, perekaman data biometrik jemaah, dan pelayanan barang bawaan jemaah di embarkasi.

Kedelapan, Kementerian Agama akan memberikan insentif Kepala Regu (Karu) dan Kepala Rombongan (Karom). Tujuannya, untuk memberikan semangat kepada jemaah haji yang mendapat tugas tambahan sebagai Karu dan Karom. “Kepada jemaah tersebut diberikan insentif berupa insentif Karu sebesar Rp750 ribu dan Karom sebesar Rp1.250 ribu per orang,” jelas Gusmen.

Kesembilan, pembinaan jemaah haji di dalam negeri dan luar negeri. Gusmen mengatakan, pihaknya telah menyusun buku Panduan Manasik Haji di Masa Pandemi dan Pedoman Rekrutmen Petugas Haji Tahun 1443 H/2022 M. Pembinaan Jemaah Haji di dalam negeri dilaksanakan dalam bentuk manasik haji di tingkat KUA Kecamatan dan Kankemenag Kab/Kota.

Manasik di tingkat KUA Kecamatan dilakukan sebanyak delapan kali untuk wilayah luar Jawa dan enam kali untuk wilayah Jawa. Adapun manasik di tingkat Kankemenag dilakukan sebanyak dua kali. “Selain manasik, jemaah haji juga dibekali buku panduan manasik haji,” terang Gusmen.

Sementara itu, pembinaan jemaah haji di luar negeri dilakukan dalam bentuk badal haji bagi jemaah yang meninggal sebelum waktu wukuf dan jemaah sakit yang tidak dapat melakukan safari wukuf.

Kesepuluh, mitigasi penyelenggaraan ibadah Haji tahun 1443 H/2022 M. Mitigasi dilakukan dengan tiga langkah. Pertama, papar Gusmen, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk memperoleh informasi tentang kebijakan penyelenggaraan ibadah haji dan kuota haji tahun 1443H/2022M.

Kedua, melakukan integrasi Siskohat dengan aplikasi Peduli Lindungi, serta aplikasi Tawakkalna, sehingga identifikasi atas status vaksinasi jemaah haji dapat dilakukan dengan mudah. Ketiga, penerapan protokol kesehatan secara ketat sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik di Indonesia maupun Arab Saudi.

Sumber: Kemenag.go.id