Sabtu, Agustus 29, 2026
Beranda blog Halaman 30

Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Temukan Dua Korban Terakhir di Sungai Ogan

0

OGAN ILIR, NEWSATU – Operasi pencarian tiga korban tenggelam di Sungai Ogan, Desa Rantau Alai, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, resmi ditutup setelah Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban pada Minggu (2/8/2026).

Musibah tersebut bermula pada Sabtu (1/8/2026), saat tiga pemuda tenggelam ketika berusaha menyelamatkan seorang rekannya yang lebih dahulu terseret arus Sungai Ogan.

Pada hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan lebih dulu menemukan Rizky Saputra (22), warga Desa Sadahayu, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Korban ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia, mengapung di tepi sungai sekitar 50 meter dari titik awal kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Ogan Ilir.

Sekitar dua jam kemudian, tepatnya pukul 18.50 WIB, korban terakhir, Rahman Udin (33), warga Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, juga berhasil ditemukan mengapung di sungai sekitar 150 meter dari lokasi awal kejadian. Setelah dievakuasi, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya Rahman Udin, seluruh korban dalam insiden tersebut berhasil ditemukan sehingga Operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, S.E., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh personel SAR Gabungan yang terlibat dalam proses pencarian.

“Alhamdulillah, seluruh korban telah berhasil ditemukan. Atas nama Basarnas, kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ujarnya.

Raymond juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja tanpa mengenal lelah hingga operasi berjalan lancar dan seluruh korban berhasil ditemukan.

Dengan telah ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR secara resmi kami tutup,” tegasnya.

Menurut Raymond, keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi Basarnas, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, serta masyarakat yang bahu-membahu melakukan pencarian sejak hari pertama.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai maupun perairan lainnya. Warga diimbau menghindari mandi atau berenang di lokasi berarus deras, mengenali kondisi sungai sebelum beraktivitas, serta tidak meremehkan potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan.

Basarnas mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi Emergency Call 115 atau Kantor SAR terdekat apabila mengetahui atau mengalami kondisi darurat yang memerlukan pertolongan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan saat beraktivitas di kawasan sungai, terutama pada lokasi yang memiliki arus deras dan berpotensi membahayakan. (ril) 

Kapolres Ogan Ilir Pimpin Langsung Penanganan Karhutla di Enam Wilayah Rawan

0

OGAN ILIR, NEWSATU – Polres Ogan Ilir, jajaran Polda Sumatera Selatan, terus meningkatkan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menggelar patroli terpadu, mitigasi, hingga pemadaman di sejumlah titik api yang terdeteksi di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (1/8/2026).

Langkah cepat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., sebagai bentuk komitmen Polri dalam mencegah meluasnya kebakaran, melindungi keselamatan masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di tengah musim kemarau.

Operasi penanganan Karhutla melibatkan sinergi lintas sektor. Polres Ogan Ilir bekerja sama dengan personel TNI, BPBD Kabupaten Ogan Ilir, BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Manggala Agni, para Kapolsek jajaran, serta instansi terkait lainnya untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Adapun wilayah yang menjadi fokus penanganan meliputi Desa Embacang dan Desa Talang Tengah Laut, Kecamatan Lubuk Keliat, Desa Kelampadu, Kecamatan Muara Kuang, Desa Kelampaian, Kecamatan Rantau Alai, Desa Ibul Besar I, Kecamatan Pemulutan Selatan, serta Desa Palemraya, Kecamatan Indralaya Utara.

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi lahan rawa dan semak belukar, akses jalan yang sulit dilalui, titik api yang terpisah aliran Sungai Ogan, hingga minimnya jaringan komunikasi.

Meski demikian, seluruh personel tetap melakukan pemantauan secara langsung, berkoordinasi dengan masyarakat setempat, serta memastikan perkembangan situasi di setiap lokasi terus terpantau.

Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, sejumlah titik api yang dapat dijangkau berhasil dipadamkan menggunakan peralatan yang tersedia. Sementara itu, di beberapa lokasi yang masih mengeluarkan asap, petugas terus melakukan proses pendinginan dan pemantauan intensif guna mencegah api kembali muncul.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan instansi yang telah bekerja keras dalam penanganan Karhutla.

“Terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, para Kapolsek, dan seluruh pihak yang telah menunjukkan dedikasi serta kerja sama luar biasa di lapangan. Berkat sinergi bersama, titik api dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas,” ujarnya.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar sekaligus melanggar ketentuan hukum.

“Penanganan Karhutla membutuhkan kepedulian semua pihak. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa penanganan Karhutla menjadi salah satu prioritas Polda Sumsel selama musim kemarau.

Menurutnya, kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat melalui patroli terpadu, deteksi dini, serta respons cepat terhadap setiap titik api yang terdeteksi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Kecepatan penanganan menjadi faktor penting agar kebakaran tidak meluas,” katanya.

Melalui patroli terpadu dan upaya pemadaman yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Ogan Ilir bersama seluruh instansi terkait menegaskan komitmennya menjaga Kabupaten Ogan Ilir tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan, sekaligus mendukung terwujudnya Sumatera Selatan yang bebas dari Karhutla. (ril) 

Maesa Pararaider Bantai Persija Barat Enam Gol Tanpa Balas di Liga Soeratin, Rado Bikin Hattrick

0

NEWSATU.COM — Maesa Pararaider tampil mengamuk dan pesta gol saat menghadapi Persija Barat pada laga lanjutan Liga Soeratin U15 Piala Gubernur 2026. Bertanding di Lapangan Sintetis 2 Pancoran Soccer Field, Minggu (2/8/2026), Maesa sukses menggulung Persija Barat dengan skor telak 6-0.

Bintang utama pada laga ini tak lain adalah Muhammad Rado Al Ghifari yang tampil brilian dengan mencetak hattrick. Rado sudah membuka kran gol saat laga baru berjalan satu menit lewat tembakan keras kaki kiri dari luar kotak penalti.

Maesa menggandakan keunggulan di menit ke-9 melalui bek Erico Jati Rangga, disusul gol Kaffa Al Maliki Siswanto di menit ke-16. Rado kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-26 memanfaatkan assist Dzikri Muhammad Nugraha, sebelum melengkapi hattrick-nya pada menit ke-30 lewat skema serangan balik cepat dari sisi kiri. Dzikri sendiri menutup pesta enam gol Maesa pada menit ke-36 atau di awal babak kedua.

Hattrick Memukau Rado dan Ambisi Mengasah Diri

Rado, siswa SMAN 19 Ciracas yang mengagumi gelandang Real Madrid Jude Bellingham, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya usai mencetak tiga gol berharga tersebut.

“Semuanya hasil kerja keras, kerja sama tim, dukungan orang tua, dan tentunya izin Allah,” ujar Rado dengan wajah berbinar.

Meski tampil menawan, Rado tetap membumi. Ia menilai kompetisi Liga Soeratin U15 menjadi wadah penting baginya untuk terus mengasah kemampuan. “Saya merasa masih banyak kekurangan yang harus terus diperbaiki. Beruntung bisa tampil di kompetisi panjang seperti ini karena bisa berhadapan dengan lawan-lawan bagus,” tambahnya.

Petaka Lini Belakang Persija Barat & Evaluasi Maesa

Di kubu lawan, Pelatih Persija Barat, Coach Mardy Mustofa, mengakui rapuhnya lini pertahanan timnya menjadi pemicu utama kekalahan telak ini. Absennya pilar utama Alwi akibat akumulasi kartu kuning membuat partnernya, Candra Hadi Suseno, tampil kurang maksimal karena dalam kondisi tidak fit.

Petaka kian bertambah lantaran kiper utama Gabriel Putra Diansyah terlambat hadir di lapangan, sehingga posisinya terpaksa digantikan Alif Faturohman dalam 18 menit pertama babak pertama.

Sementara itu, Pelatih Maesa Pararaider, Ferry Siswanto, menilai anak asuhnya sukses menjalankan hasil evaluasi dari pertandingan-pertandingan sebelumnya.

“Persija tampil underperform dan berbeda dengan laga sebelumnya. Namun, Maesa sendiri tampil lebih baik hasil evaluasi penampilan sebelumnya, terutama finishing kami yang jauh lebih klinis,” ujar Coach Ferry.

Peta Klasemen dan Rekap Hasil Lengkap Minggu (2/8/2026)

Kemenangan besar ini mengantarkan Maesa Pararaider bertengger di posisi ke-2 Klasemen Grup Timur Liga Soeratin U15 dengan raihan 13 poin. Mereka membuntut ketat Batavia FC yang berada di puncak klasemen dengan 15 poin usai menyapu bersih 5 laga awal dengan kemenangan.

Sementara Persija Barat terpaksa tertahan di peringkat ke-3 dengan koleksi 10 poin dari 3 menang, 1 seri, 1 kalah (dari Maesa).

Hasil Pertandingan Liga Soeratin U15 (Minggu, 2/8):

  • Maesa Pararaider 6 – 0 Persija Barat
  • Batavia FC 4 – 0 Kemayoran 17 FC
  • Farama 0 – 1 Bintang Ragunan
  • ABC Wirayudha 0 – 0 MC Utama

Hasil Pertandingan Liga Jakarta U17 (Minggu, 2/8):

    • Pemuda Jaya 1 – 0 Batavia FC
    • Toyo Haryono 1 – 3 BTC***

Musda XI Golkar Sumsel Jadi Penutup Rangkaian Musda Nasional, Bahlil Sampaikan Tiga Agenda Utama

0

PALEMBANG, NEWSATU – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan yang digelar di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Minggu (2/8/2026).

Musda XI ini menjadi penutup rangkaian pelaksanaan Musda Partai Golkar di seluruh Indonesia sekaligus menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat provinsi.

Dalam sambutannya, Bahlil menjelaskan bahwa terdapat tiga agenda utama yang akan dibahas dalam Musda, yakni mengevaluasi laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, menyusun program kerja untuk periode mendatang, serta memilih Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan yang baru.

Menurut Bahlil, Musda merupakan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memastikan Partai Golkar tetap menjadi partai yang solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa Partai Golkar harus terus berada di garis terdepan dalam mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Komitmen mendukung program-program pemerintah yang berpihak kepada masyarakat harus terus dijaga oleh seluruh kader Partai Golkar,” tegas Bahlil.

Pembukaan Musda XI Partai Golkar Sumsel turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang, jajaran pengurus DPP Partai Golkar, para kepala daerah, anggota legislatif, serta kader Partai Golkar dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Musda XI diharapkan menghasilkan kepengurusan yang mampu memperkuat konsolidasi partai serta meningkatkan kontribusi Partai Golkar dalam pembangunan daerah maupun nasional. (ril) 

Dari Ring Tinju Langsung Masuk IGD, Promotor Frank Warren Ajak Publik Berdoa untuk Kesembuhan Lee Reeves

0

NEWSATU.COM — Petinju profesional Lee Reeves harus dilarikan dan dirawat di rumah sakit usai menderita kekalahan KO brutal saat menghadapi Gary Cully pada Sabtu (1/8) di 3Arena, Dublin.

Dalam laga yang berlangsung sengit antar-petinju Republik Irlandia tersebut, Reeves dihentikan pada ronde ke-10 sekaligus ronde terakhir oleh Cully. Pukulan hook kiri maut dari Cully membuat Reeves jatuh terhempas keras ke kanvas.

Kekhawatiran mendalam langsung menyelimuti arena 3Arena di Dublin ketika Reeves tak sadarkan diri dan tetap terbaring untuk beberapa saat. Petugas pertandingan beserta tim medis dengan cepat masuk ke dalam ring untuk memberikan pertolongan darurat.

Petinju berusia 31 tahun tersebut sempat diberikan bantuan oksigen sebelum akhirnya ditandu keluar dari arena pertarungan dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Promotor Queensberry, Frank Warren, menyampaikan kabar terkini sekaligus memberikan dukungan moral melalui akun resminya di platform X.

“Seluruh doa dan pikiran kami tertuju pada Lee Reeves beserta keluarganya saat ini di mana ia masih menjalani perawatan di rumah sakit,” tulis Warren, dilansir Mail Online.

“Semua orang di Queensberry mendoakannya dan kami terus berkomunikasi secara intensif dengan timnya terkait perkembangannya. Kami semua berharap mendapatkan kabar baik.”

Sementara itu, kemenangan ini memastikan Cully merebut gelar juara kels ringan super BUI Celtic. Meski berhasil mengamankan sabuk juara, simpati dan perhatian Cully sepenuhnya tertuju pada kondisi sang lawan.

“Doa dan pikiran saya tertuju pada Lee Reeves, semoga dia baik-baik saja,” ujar Cully dengan nada penuh kecemasan.

“Dia datang ke laga ini sebagai underdog besar setelah sebelumnya hanya bertarung di level bawah, tetapi malam ini dia benar-benar membuktikan bahwa ia mampu bersaing di level yang jauh lebih tinggi. Apresiasi setinggi-tingginya untuknya,” tandas Cully.***

Foto: Damien Eagers/PA Wire via Mail Online

Polda Sumsel dan Warga Bersihkan Rumah Ibadah, 180 Personel Turun dalam Gerakan Belida Asri

0

PALEMBANG, NEWSATU – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) bersama masyarakat menggelar Gerakan Belida Asri secara serentak di sejumlah titik di Kota Palembang dan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sabtu (1/8/2026). Sebanyak 180 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan yang bertujuan meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus menghidupkan kembali budaya gotong royong.

Aksi bersih-bersih dilaksanakan di Masjid Azhariyah dan Masjid Cheng Ho di Kota Palembang, serta di kawasan Jalan Merdeka, Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin.

Kegiatan difokuskan pada pembersihan toilet dan area rumah ibadah, pembersihan saluran drainase, hingga pengangkutan sampah di kawasan perkotaan. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan Gerakan Belida Asri merupakan bentuk kepedulian nyata Polda Sumsel terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap fasilitas umum.

“Gerakan Belida Asri merupakan bentuk nyata kepedulian Polda Sumsel dan jajaran terhadap kebersihan lingkungan. Kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga rumah ibadah, jalan, saluran air, dan ruang publik agar tetap bersih, sehat, dan nyaman,” tegas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel berharap semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia dapat terus tumbuh dan menjadi budaya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan lingkungan yang bersih, masyarakat diharapkan dapat beraktivitas dengan lebih sehat, aman, dan nyaman, sekaligus memperkuat kebersamaan antara Polri dan warga. (ril) 

PORPI Pematangsiantar Cetak Prestasi, Siap Tampil Lebih Percaya Diri di PORPROVSU KORMISU 2026

0

PEMATANGSIANTAR, NEWSATU– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PORPI Kota Pematangsiantar kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil membawa pulang piala pada ajang Gebyar Road to PORPROVSU KORMISU 2026. Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian menuju Festival Olahraga Masyarakat FORPROVSU/PORPROVSU 2026 itu berlangsung meriah dan diikuti berbagai organisasi olahraga masyarakat dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa DPC PORPI Pematangsiantar mampu bersaing dan menunjukkan kualitas di tengah ketatnya persaingan antarorganisasi olahraga masyarakat. Raihan prestasi ini disambut penuh sukacita oleh seluruh pengurus, pelatih, dan atlet yang telah menjalani persiapan dengan disiplin dan penuh semangat.

Ketua DPC PORPI Kota Pematangsiantar, Henny Suesdina, S.Pd.I, yang akrab disapa Hensus, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, kekompakan, serta komitmen seluruh tim dalam mengembangkan olahraga masyarakat di Kota Pematangsiantar.

“Alhamdulillah, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh atlet, pelatih, dan pengurus. Kami berharap prestasi ini menjadi penyemangat untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan memberikan yang terbaik pada event-event berikutnya,” ujar Hensus.

Ia menambahkan, prestasi yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan bagi DPC PORPI Pematangsiantar, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus melakukan pembinaan atlet serta memperkenalkan olahraga masyarakat kepada masyarakat yang lebih luas.

Gebyar Road to PORPROVSU KORMISU 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antarorganisasi olahraga masyarakat di Sumatera Utara. Beragam kegiatan turut memeriahkan acara, mulai dari senam massal, hiburan rakyat, hingga bazar UMKM yang melibatkan masyarakat umum.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua KORMI Sumatera Utara Muhammad Daffasya Sinik, SH, Ketua PORPI Sumatera Utara Hj. Bunda Wilda Trisnie, B.Sc, serta Ketua KORMI Kota Pematangsiantar Aprial M. Rizaldi Ginting, SH beserta jajaran pengurus.

Keberhasilan DPC PORPI Pematangsiantar diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi organisasi olahraga masyarakat lainnya untuk terus berprestasi sekaligus berkontribusi dalam memajukan olahraga rekreasi di Sumatera Utara.

Dengan raihan piala tersebut, DPC PORPI Pematangsiantar semakin optimistis menatap PORPROVSU KORMISU 2026, dengan tekad mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi demi mengharumkan nama Kota Pematangsiantar di tingkat provinsi. (ril)

Dari Meksiko, William Zepeda Wujudkan Impian di Las Vegas, Juara Baru Kelas Ringan WBC

0

NEWSATU.COM – William Zepeda sukses merebut gelar lowong kelas ringan WBC setelah menang angka mutlak atas Lamont Roach Jr di The Theater at Virgin Hotels, Las Vegas, AS, Sabtu (1/8) malam waktu setempat.

Pertarungan ini menarik karena mempertemukan dua gaya saling bertolak belakang. Zepeda dengan senjata mesinnya sukses membongkar gaya bertarung penembak jitu milik Roach Jr.

“Saya seorang petinju Meksiko, tetapi saya memiliki American Dream untuk memenangkan gelar juara dunia di Las Vegas,” ujar Zepeda.

Las Vegas kembali menjadi panggung utama malam pertarungan tinju megah penuh kemewahan ini. Zepeda (34-1, 27 KO) tampil sangat dominan melawan Roach Jr (25-2-3) yang berbakat, di mana pertahanan kokoh Roach tak mampu menahan gempuran gelombang pukulan tanpa henti Zepeda.

Zepeda baru saja bangkit dari kekalahan atas kelincahan bertahan Shakur Stevenson setahun lalu. Ia sempat mengambil jeda panjang dari gym untuk memberi waktu istirahat bagi tubuhnya. Langkah tersebut terbukti berbuah manis dan memberi kesempatan bagi petinju Meksiko beserta timnya untuk melakukan penyesuaian taktis yang sangat penting.

Sebagian besar penggemar memperkirakan Zepeda akan langsung melepaskan rentetan pukulan sejak awal. Namun, sejak ronde pertama, petinju Meksiko ini bertarung dengan sangat hati-hati dan presisi di dua ronde awal. Baru pada ronde ketiga, usai menerima pukulan Roach, Zepeda melepaskan rem dan mulai mengamuk.

Roach sendiri datang dengan rekor dua hasil imbang beruntun, termasuk saat melawan petinju dengan gaya serupa, Isaac Cruz. Meski keduanya sama-sama petarung pressing asal Meksiko, Zepeda menambahkan penyesuaian pergerakan kaki dan variasi kombinasi pukulan. Hal itulah yang menjadi pembeda untuk meredam kehebatan counter-punching milik Roach.

Petinju kelas ringan asal Meksiko ini tak pernah tampak ragu dan terlihat lebih segar sepanjang 12 ronde pertarungan. Ketika nilai diumumkan secara terbuka usai ronde kedelapan, makin jelas bahwa Roach membutuhkan perubahan taktik atau bahkan sebuah knockout / knockdown untuk menang.

Namun, tidak ada satu pun yang berhasil dicapai.

“Zepeda sangat siap malam ini,” aku Roach. “Dia terus melangkah mundur dan tidak memberi saya kesempatan untuk membalas.”

Penyesuaian kecil itu terbukti sukses besar hingga membuat para juri memberikan nilai 118-110 dan 117-111 (2x) untuk kemenangan Zepeda, yang resmi menjadi raja baru kelas ringan WBC.

“Ini adalah sebuah pengorbanan dan perjuangan keras. Akhirnya impian ini menjadi kenyataan,” tutur Zepeda. “Saya sangat membutuhkan waktu istirahat itu. Berkat jiwa sejati petarung Meksiko, saya mampu bangkit dan mendobrak batas.”

Zepeda juga menegaskan niatnya untuk menantang pemegang gelar juara dunia kelas ringan lainnya demi mewujudkan mimpinya menjadi juara dunia tak terbantahkan kelas ringan.

“Saya tidak peduli siapa pun lawan berikutnya, saya ingin bertarung dan mengalahkan mereka. Saya belajar banyak dari pertarungan saya melawan Shakur,” tegas sang juara baru.

Sementara ini, sabuk kelas ringan WBA dalam posisi lowong, sedangkan sabuk IBF digenggam Raymond Muratalla dan Abdullah Mason jadi juara WBO.

Muratalla Pertahankan Gelar IBF

Raymond Muratalla (25-0, 17 KO) sendiri yang tampil di laga pendamping, menumbangkan perlawanan Robson Conceicao (21-4-1) lewat pertunjukan power boxing yang sangat rapi. Ini merupakan kemenangan beruntun keduanya atas peraih medali emas Olimpiade.

“Ini laga terakhir saya di kelas ringan,” ujar Muratalla yang di laga sebelumnya mengalahkan peraih medali emas Olimpiade, Andy Cruz. “Bukan penampilan terbaik saya karena sempat kesulitan menembus batas berat badan.”

Meski demikian, petinju asal Fontana itu menunjukkan kepada Conceicao—mantan juara dunia kelas bulu super asal Brasil—bahwa pengalaman dan ketangguhan saja tidak cukup untuk menandingi ledakan serangan balasan yang tak pernah surut.

Conceicao memang tak sampai roboh, namun ia berkali-kali dibuat terguncang. Meski gagal menjatuhkan Conceicao, Muratalla mendominasi mantan juara dunia tersebut sepanjang laga.

Setelah 12 ronde, satu juri memberikan nilai 118-110 dan dua juri lainnya menilai 119-109 untuk Muratalla.

Hasil Duel Lainnya

  • Kelas Welter (10 Ronde): Petinju Meksiko, Raul Curiel (18-0-1, 14 KO), berhasil mengatasi jangkauan lengan panjang Quinton Randall (17-4-1) untuk menang angka mayoritas. Curiel sempat kelebihan 1 pon dari batas kelas welter yang membuatnya lambat di awal. Memasuki ronde keempat, Curiel mulai menemukan ritme dan menekan lawan. Skor akhir: 95-95, 97-93, dan 100-90 untuk kemenangan Curiel yang kini masuk peringkat 10 besar kelas welter.
  • Kelas Welter Super (9 Ronde): Charles Conwell (22-1, 16 KO) bangkit luar biasa dengan menghentikan Paul Kroll (12-1-2) lewat TKO di ronde ke-9. Conwell tampil menekan sejak awal, merepotkan Kroll dengan kombinasi pukulan badan yang mematikan. Wasit Robert Hoyle akhirnya menghentikan laga pada menit 2:38 di ronde kesembilan.

Kejutan Besar di Partai Tambahan

  • Kelas Welter (3 Ronde): Satu pukulan mampu mengubah segalanya. Petinju Tijuana, Juan Becerril (3-0, 2 KO), sempat jatuh di ronde pertama namun secara mengejutkan bangkit memukul KO petinju muda bertalenta, Dylan Capetillo (2-1), di ronde ketiga pada menit 2:59 lewat hook kiri maut ke rahang.
  • Kelas Welter (8 Ronde): Joel Iriarte (11-0, 10 KO) mendominasi petinju Meksiko, Jorge Lagunas (19-10), di setiap ronde. Laga dihentikan wasit Tony Weeks pada menit 2:48 di ronde ke-8 untuk kemenangan TKO Iriarte.
  • Kelas Menengah (8 Ronde): Fabian Guzman (11-0, 8 KO) mengungguli veteran kidal Aaron Coley (17-6-2) lewat kemenangan angka mutlak.
  • Kelas Bantam Super (8 Ronde): Petinju muda Gael Cabrera (12-0, 7 KO) tampil mendominasi di awal dan sukses menahan gempuran balasan dari veteran Francisco Portillo (20-15-2) untuk mengamankan kemenangan angka mutlak.***

Masuk Diam-Diam ke Depot Kayu, Pelaku Gondol Rp14 Juta dan Kini Berakhir di Sel Tahanan

0

PRABUMULIH, NEWSATU – Setelah sempat buron hampir dua bulan, seorang pria berinisial ZU (42) akhirnya berhasil diringkus jajaran Unit Reskrim Polsek Prabumulih Barat, Polres Prabumulih. ZU diduga sebagai pelaku pencurian uang tunai sebesar Rp14 juta di sebuah depot kayu di Kota Prabumulih.

Penangkapan tersebut merupakan hasil tindak lanjut atas Laporan Polisi Nomor: LP/B/53/VI/2026/SPKT/Polsek Prabumulih Barat/Polres Prabumulih/Polda Sumsel, yang dibuat korban, Widya Sundari (29), warga Jalan Lematang, Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara.

Peristiwa pencurian terjadi di Depot Kayu Serasan Jaya 2, Jalan Alipatan, Kelurahan Sidogede, Kecamatan Prabumulih Utara, pada Jumat, 5 Juni 2026, sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu korban sedang berada di bagian belakang depot sehingga tidak mengetahui pelaku masuk ke area usaha.

Pelaku diduga memanfaatkan kelengahan korban dengan mengambil uang tunai sebesar Rp14 juta yang tersimpan di dalam laci meja kasir, kemudian melarikan diri. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp14 juta dan segera melaporkannya ke Polsek Prabumulih Barat.

Berbekal laporan tersebut, Team URC WESTER 838 melakukan penyelidikan intensif hingga memperoleh informasi bahwa pelaku berada di Desa Sako, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin.

Atas perintah Kapolsek Prabumulih Barat IPTU Tomas Siswo Purnomo, S.H., Kanit Reskrim IPDA Andrie, S.E., M.M. bersama Team URC WESTER 838 langsung bergerak menuju lokasi.

Pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, petugas berhasil mengamankan ZU tanpa perlawanan. Saat diinterogasi, pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian seorang diri.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita satu pasang sandal berwarna biru yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut sebagai barang bukti.

Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil. melalui Kapolsek Prabumulih Barat IPTU Tomas Siswo Purnomo, S.H. mengapresiasi kerja cepat Tim URC WESTER 838 dalam mengungkap kasus tersebut.

“Keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen Polres Prabumulih dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Setiap tindak pidana akan kami tindak secara profesional dan tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar IPTU Tomas.

Ia menambahkan, pelaku saat ini telah diamankan di Polsek Prabumulih Barat untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap berikutnya.

Atas perbuatannya, ZU dijerat dengan Pasal 476 KUHPidana dan terancam menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. (ril)

Grand Final Putra Putri Sriwijaya 2026, Wakil Palembang dan OKU Raih Mahkota

0

PALEMBANG, NEWSATU – Grand Final Pemilihan Putra Putri Sriwijaya Tahun 2026 berlangsung meriah di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Jumat (31/7/2026). Ajang bergengsi yang mempertemukan putra-putri terbaik dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan itu menjadi momentum untuk melahirkan generasi muda yang siap menjadi duta pariwisata dan budaya daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra, yang hadir mewakili Pemerintah Provinsi Sumsel, menegaskan bahwa ajang Putra Putri Sriwijaya bukan sekadar kompetisi kecantikan dan ketampanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kita membutuhkan generasi muda yang memiliki wawasan, karakter, kecintaan terhadap budaya daerah, serta mampu menjadi wajah Sumatera Selatan di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Edward dalam sambutannya.

Ia memberikan apresiasi kepada seluruh finalis yang telah melalui berbagai tahapan seleksi hingga berhasil menjadi wakil terbaik dari masing-masing daerah. Menurutnya, seluruh finalis telah menunjukkan dedikasi, kemampuan, dan semangat untuk mempromosikan potensi Sumatera Selatan.

Edward juga mengingatkan bahwa gelar Putra Putri Sriwijaya membawa tanggung jawab besar. Para pemenang diharapkan mampu menjadi representasi Sumatera Selatan dalam berbagai kesempatan, baik melalui komunikasi langsung maupun pemanfaatan media digital.

Selain itu, mereka juga diharapkan berperan aktif dalam mendukung berbagai agenda strategis daerah, seperti Festival Sriwijaya, promosi destinasi wisata di berbagai daerah, hingga kegiatan berskala nasional dan internasional.

“Kami ingin Putra Putri Sriwijaya menjadi generasi yang mampu menginspirasi masyarakat, mencintai budaya sendiri, serta menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.

Pada malam puncak Grand Final Putra Putri Sriwijaya 2026, Fely Daffa Priauntara, perwakilan Kota Palembang, berhasil dinobatkan sebagai Putra Sriwijaya 2026. Sementara gelar Putri Sriwijaya 2026 diraih oleh Gesya Bilbina Adrein, perwakilan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Kemenangan keduanya diharapkan mampu membawa semangat baru dalam mempromosikan kekayaan budaya, sejarah, dan potensi wisata Sumatera Selatan, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua DWP Provinsi Sumsel Hj. Desy Kasnayati Edward, Ketua KORMI Sumsel Hj. Samantha Tivani Herman Deru, para bupati dan wakil bupati yang berkesempatan hadir, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. (ril)