Minggu, Agustus 30, 2026
Beranda blog Halaman 46

Pengemudi Truk Ditemukan Tak Bernyawa, Polres Banyuasin Pastikan Murni Musibah

BANYUASIN, NEWSATU – Personel Polsek Betung bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Banyuasin bergerak cepat menindaklanjuti laporan penemuan seorang pengemudi truk yang meninggal dunia di depan Pos Polisi Musi Indah Betung, Kabupaten Banyuasin, Selasa, (21/7/2026).

Korban diketahui berinisial PAK (51), warga asal Banyuwangi, Jawa Timur. Sesaat setelah menerima laporan, petugas langsung mengamankan lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengevakuasi jenazah ke Puskesmas Betung untuk menjalani pemeriksaan medis.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan tim dokter bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Banyuasin memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun unsur tindak pidana pada tubuh korban.

Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa korban meninggal dunia akibat serangan jantung.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis serta olah tempat kejadian perkara, tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban sehingga peristiwa ini murni merupakan musibah akibat kondisi kesehatan,” tegas Kapolres.

Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk proses penanganan lebih lanjut, sekaligus memastikan seluruh prosedur dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi kepolisian apabila menemukan situasi darurat atau membutuhkan bantuan petugas.

“Kami mengimbau masyarakat agar segera memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan kejadian darurat atau situasi yang membutuhkan kehadiran kepolisian,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengemudi, khususnya yang menempuh perjalanan jarak jauh, untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan, beristirahat yang cukup, dan segera mencari pertolongan apabila merasakan gangguan kesehatan selama berkendara demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih bergaya portal berita nasional dengan lead yang lebih dramatis dan menarik perhatian pembaca. (ril)

Resmi Berseragam Chelsea, Morgan Rogers Jadi Pemain Termahal Di Liga Inggris

0

NEWSATU.COM – Chelsea telah mengumumkan kabar perekrutan pemain tim nasional Inggris, Morgan Rogers, dari Aston Villa, pada Rabu (22/7).  Penyerang berusia 23 tahun ini telah sepakat menandatangani kontrak di Stamford Bridge hingga tahun 2033 dan akan bergabung dengan skuad asuhan Xabi Alonso menjelang musim 2026/27.

Demi mendatangkan Rogers, The Blues, rela mengeluarkan dana dengan nilai transfer hingga 117 juta poundsterling atau setara Rp2,8 triliun. Hal itu membuat Rogers menyandang status pemain Inggris dengan nilai transfer termahal, mengalahkan kompatriotnya, Elliot Anderson  yang hijrah ke City dengan biaya kepindahan 116 juta pound.

“Saya sangat antusias,” kata Rogers. “Bagi saya, Chelsea adalah klub terbesar di London dan klub yang selalu saya kagumi sejak kecil.”

“Saya sangat antusias dengan proyek bersama manajer baru, para pemain yang kita miliki, dan arah tujuan klub ini. Itulah alasan saya berada di sini, dan saya tak sabar untuk segera memulainya.” Kata Rogers usai diperkenalkan sebagai pemain baru Chelsea.

Rogers bergabung dengan Chelsea setelah membuktikan dirinya sebagai salah satu talenta muda penyerang terbaik di Premier League. Selama kiprahnya di Aston Villa, ia berkontribusi dalam membantu Villa finis di posisi empat besar dan berhasil  mengangkat trofi UEFA Europa League musim lalu.

Total, Rogers mencetak 31 gol dalam 125 penampilan bersama Aston Villa. Ia sebelumnya bergabung dengan Villa dari Middlesbrough pada tahun 2024.

Di level tim nasional, sejak menjalani debut bersama tim senior Inggris pada November 2024, Rogers telah mencatatkan 22 penampilan , dan termasuk dalam skuat Three Lions yang berlaga di ajang Piala Dunia 2026.

Pemain kelahiran 26 Juli 2022 itu tampil dalam tujuh dari delapan pertandingan Piala Dunia 2026, dan turut mengantarkan The Three Lions yang akhirnya mengakhiri turnamen di posisi ketiga.

De La Fuente Pecahkan Rekor! Pelatih Tertua Angkat Trofi Piala Dunia

0

NEWSATU.COM – Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mencatatkan, rekor pribadi setelah membawa ‘La Roja’ menjuarai Piala Dunia 2026, usai mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat.

De la Fuente menjadi pelatih tertua yang berhasil menjuarai Piala Dunia, dengan usia 65 tahun dan 29 hari saat meraih prestasi tersebut. Ia memecahkan rekor milik seniornya, Vicente Del Bosque, yang berusia 59  tahun, saat membawa Spanyol juara dunia pada tahun 2010 silam.

Pencapaian tersebut, menjadi salah satu catatan bersejarah bagi De la Fuente dan Tim Matador, karena keberhasilan juara Piala Dunia 2026 diraih dengan susah payah. La Roja berhasil tampil konsisten sepanjang turnamen Pildun 2026. Yakni, dengan menyingkirkan Austria, Portugal, Belgia, dan Prancis sebelum akhirnya mengalahkan Argentina di laga final.

Di bawah komandi Luis de la Fuente, Spanyol kembali menunjukkan identitas permainan yang menjadi ciri khas mereka. Kombinasi penguasaan bola, pressing tinggi, dan permainan kolektif membuat La Roja tampil gemilang sepanjang Piala Dunia 2026, dan berhasil mengakhiri penantian 16 tahun lamanya.

Spanyol memadukan keterampilan, ketenangan, dan kontrol yang luar biasa dengan semangat kompetitif yang tak tergoyahkan. Mereka hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen, sementara barisan serangan mereka yang apik membongkar pertahanan lawan dengan presisi yang luar biasa

Gelar juara dunia juga mengukuhkan posisi Luis de la Fuente sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia saat ini. Dalam beberapa tahun terakhir, ia sukses mempersembahkan sejumlah gelar bergengsi bersama Timnas Spanyol seperti UEFA Nation League tahun 2023, dan trofi Euro setahun berselang.

Selain itu, kesuksesan De la Fuente, semakin menambah dominasi pelatih-pelatih asal Spanyol dalam urusan meraih gelar pada tahun ini. Sebelumnya, ada nama Mikel Arteta yang juara Liga Inggris bersama Arsenal, disusul Luis Enrique yang persembahkan trofi Liga Champions untuk PSG, dan Unai Emery yang berikan juara Liga Europa buat Aston Villa.

Daftar Pelatih Tertua Juara Piala Dunia :
Luis De la Fuente (65 Tahun) – Spanyol 2026
Vicente del Bosque (59 Tahun) – Spanyol 2010
Helmut Schon (58 Tahun) – Jerman Barat 1974
Marcelo Lippi (58 Tahun) – Italia 2026
Sepp Herberger (57 Tahun) – Jerman Barat 1954
Aime Jacquet (56 Tahun) – Prancis 1998
Joachim Low (54 Tahun) – Jerman 2014

Bobol Rumah Makan, Komplotan Diduga Gondol 19 Tabung Gas

PRABUMULIH, NEW SATU – Jajaran Polsek Prabumulih Timur kembali mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan (curat). Tim Opsnal URC Polsek Prabumulih Timur berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial IC (17), sementara dua terduga pelaku lainnya berinisial RD dan ES masih dalam pengejaran petugas.

Pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan polisi yang dibuat korban, Imam Machmud (44), terkait dugaan pencurian di sebuah rumah makan di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.

Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku diduga masuk ke dalam rumah makan dengan bantuan seseorang yang membukakan pintu dari dalam. Setelah berada di lokasi, mereka diduga membawa kabur 19 tabung gas LPG melalui bagian belakang bangunan.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp4.750.000 dan kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Prabumulih Timur.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Prabumulih Timur melakukan penyelidikan hingga akhirnya memperoleh informasi mengenai keberadaan salah seorang terduga pelaku di Desa Marga Mulia, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim.

Atas perintah Kapolsek Prabumulih Timur IPTU Ulta Deanto, S.H., Kanit Reskrim IPDA Dody Purwanto, S.H. bersama Tim Opsnal URC bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan IC tanpa perlawanan pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Dari penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua tabung gas LPG 3 kilogram. Selanjutnya, terduga pelaku dibawa ke Mapolsek Prabumulih Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Prabumulih Timur IPTU Ulta Deanto mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan secara berkelanjutan sejak laporan korban diterima.

“Setelah menerima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi. Dari hasil tersebut, Tim Opsnal URC memperoleh informasi keberadaan salah seorang terduga pelaku di wilayah Kecamatan Rambang dan berhasil mengamankannya,” ujarnya.

Ia menegaskan penyidikan masih terus dikembangkan untuk memburu dua terduga pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

“Saat ini satu orang telah diamankan. Sementara dua lainnya masih dalam pencarian dan kami mengimbau agar segera menyerahkan diri serta kooperatif mengikuti proses hukum,” tegasnya.

Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal serta segera melaporkan setiap dugaan tindak pidana kepada kepolisian.

Saat ini, IC masih menjalani proses hukum di Polsek Prabumulih Timur. Penyidik menjeratnya dengan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sesuai ketentuan yang berlaku, sementara pengembangan kasus terhadap pihak lain masih terus dilakukan. (ril)

Lionel Messi Akhirnya Buka Suara Usai Argentina Gigit Jari di Final, Duka Cita Tak Terperi

0

“Rasa sakit ini begitu mendalam. Butuh waktu yang sangat lama untuk menyembuhkan luka-luka ini.”

Lionel Messi akhirnya memecah keheningan pada Selasa (21/7) usai kekalahan pahit (0-1) Argentina di partai final Piala Dunia FIFA 2026 dari Spanyol, dengan mengunggah pesan emosional di media sosialnya.

Misi Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia harus kandas pada setelah takluk 0-1 dari Spanyol. Messi, yang kini berusia 39 tahun, sebenarnya tampil luar biasa sebagai salah satu bintang paling bersinar sepanjang turnamen dengan torehan delapan gol dan empat assist. Namun, ia gagal membawa timnya bangkit di laga puncak saat Argentina harus merelakan mimpi mencetak rekor back-to-back juara dunia.

“Saya akan selalu mengenang pertandingan-pertandingan di mana kami telah memberikan segalanya dan menemukan jalan untuk bangkit,” tulis Messi.

“Mungkin terasa sulit untuk mengapresiasi apa yang telah kita capai saat ini, tetapi kita adalah tim yang berhasil mencapai dua final Piala Dunia secara beruntun.” Ia juga tak lupa menyampaikan ucapan selamat kepada Spanyol yang keluar sebagai juara.

Dalam unggahan tersebut, Messi tidak menyinggung sedikit pun mengenai masa depannya di tim nasional. Di sisi lain, pelatih Argentina, Lionel Scaloni—sosok yang membawa La Albiceleste menjuarai Piala Dunia 2022 serta Copa America 2021 dan 2024 bersama Messi—juga mendekati akhir masa baktinga dengan kontrak yang akan habis pada Desember mendatang.

Sports Illustrated melaporkan pada Selasa bahwa baik Messi maupun Scaloni berpotensi besar untuk sama-sama mundur dari tim nasional Argentina.

Messi, yang saat ini merumput bersama Inter Miami di Major League Soccer (MLS), juga dipastikan bakal absen dalam laga MLS All-Star pada 30 Juli mendatang. ESPN melaporkan pada Selasa (21/7), bahwa pihak manajemen Inter Miami telah memberi tahu kantor liga bahwa Messi maupun Rodrigo De Paul tidak akan berpartisipasi dalam ajang tersebut.

De Paul, gelandang andalan Argentina, juga tampil sebagai starter mendampingi Messi pada laga final Piala Dunia tersebut.***

Pertamina EP Rantau Dorong Regenerasi Petani Lewat Sekolah Lapang Melon Golden

ACEH TAMIANG, NEWSATU – Perjuangan Chaidir Saleh (62) membuktikan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari sebuah usaha. Petani asal Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, ini kini dikenal sebagai mentor budidaya melon setelah berhasil menemukan formula menghasilkan Melon Golden Alisha yang manis dan bernilai jual tinggi.

Perjalanan Chaidir tidak mudah. Ia mengaku sempat mengalami empat kali kegagalan saat merintis budidaya melon. Bahkan, panen perdananya pada 2020 menghasilkan buah yang hambar sehingga terpaksa dijual di bawah harga pasar.

Tak menyerah, Chaidir terus belajar secara otodidak hingga menemukan kunci keberhasilan, mulai dari pengaturan usia panen menjadi 60–70 hari hingga teknik pemupukan dan perawatan tanaman yang tepat. Berkat ketekunannya, permintaan melon hasil kebunnya terus meningkat, bahkan datang dari swalayan dan pusat perbelanjaan.

Cobaan kembali datang ketika Chaidir terserang stroke ringan pada Desember 2024 yang membuat aktivitas bertaninya sempat terhenti. Melalui Program Smart Agriculture Melonesia, Pertamina EP Field Rantau kemudian mendampinginya agar pengalaman dan ilmunya tetap bermanfaat bagi masyarakat.

Kini, Chaidir dipercaya menjadi mentor Kelompok Tani Melon Mutiara sekaligus pengajar Sekolah Lapang Pertamina EP Field Rantau. Dalam 12 kali pertemuan, ia membagikan teknik menghasilkan melon bercita rasa manis serta inovasi pengelolaan media tanam polybag yang dapat digunakan hingga 22 kali masa tanam.

Inovasi tersebut mampu menekan biaya budidaya secara signifikan. Jika biaya media tanam mencapai sekitar Rp8.000 per polybag, penggunaan berulang membuat biaya per siklus hanya sekitar Rp400–500, jauh lebih hemat dibandingkan metode konvensional.

Manager Community Involvement & Development (CID) Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan Sekolah Lapang merupakan bagian dari Program Smart Agriculture Melonesia yang bertujuan mendorong regenerasi petani sekaligus memperkuat sektor pertanian modern di Aceh Tamiang.

Menurutnya, pengalaman panjang Chaidir menjadi modal berharga untuk ditransformasikan kepada generasi muda agar pertanian semakin menarik dan mampu menjadi sumber penghidupan yang menjanjikan.

“Program ini bukan sekadar CSR, tetapi upaya nyata meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Kami ingin Melon Golden menjadi ikon baru kebanggaan Aceh Tamiang,” ujar Iwan.

Melalui program tersebut, Pertamina EP Field Rantau berharap lahir semakin banyak petani muda yang mampu mengembangkan budidaya melon secara efisien, produktif, dan berkelanjutan sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. (ril)

Gubernur Herman Deru Inisiasi Organisasi Satlinmas Nasional dan Gerakan Pilah Sampah

PALEMBANG, NEWSATU– Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menggagas pembentukan organisasi induk nasional bagi Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Indonesia. Organisasi ini diharapkan menjadi wadah yang mampu meningkatkan profesionalisme anggota Satlinmas hingga ke wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

Gagasan tersebut disampaikan Herman Deru saat menerima kunjungan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani dan Staf Khusus Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan RI Adhitya Yusma di Griya Agung Palembang, Selasa (21/7/2026).

Dalam pertemuan itu, Herman Deru juga mengusulkan agar deklarasi nasional organisasi Satlinmas dilaksanakan di Sumatera Selatan dengan melibatkan provinsi penyangga, yakni Bengkulu, Lampung, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Tak hanya itu, Satlinmas juga direncanakan akan diberdayakan sebagai motor penggerak Gerakan Indonesia Asri, sebuah gerakan nasional pemilahan sampah yang akan dimulai dari Sumatera Selatan sebelum diterapkan secara nasional.

“Ini merupakan sebuah anugerah karena kita bisa berjumpa dengan saudara-saudara kita dari Provinsi Bangka Belitung. Alhamdulillah Sumsel dan Babel menjadi bagian dari struktur kepengurusan organisasi ini dan saya menyambut baik pembentukannya,” ujar Herman Deru.

Sementara itu, Staf Khusus Jamintel Kejaksaan RI Adhitya Yusma menjelaskan, pertemuan tersebut juga membahas peluncuran Gerakan Indonesia Asri yang akan melibatkan Satlinmas sebagai garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pemilahan sampah.

“Kami membahas satu gerakan penting, yaitu Gerakan Pilah Sampah menuju Indonesia Asri. Gerakan ini akan digawangi oleh Satlinmas sebagai garda terdepan. Atas inisiasi Bapak Gubernur Herman Deru, Jamintel RI Prof. Reda Manthovani, serta Gubernur Bangka Belitung, insyaallah gerakan ini akan dimulai dari Sumatera Selatan untuk Indonesia Asri,” kata Adhitya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. (ril) 

Perjudian Karier, Errol Spence Jr Siap Hancur atau Menghancurkan Lawan Tim Tszyu

0

NEWSATU.COM — Salah satu mantan rajs kelas welter terhebat di generasinya, Errol “The Truth” Spence Jr., akhirnya resmi mengakhiri masa hiatus panjangnya selama tiga tahun.

Tak main-main, petinju asal Amerika Serikat ini memilih jalur ekstrem dengan menyambangi markas sang rival, Tim Tszyu, di Afterpay Arena, Sydney Olympic Park, Australia, pada Minggu (26/7).

Pertarungan kelas menengah ini akan disiarkan secara langsung melalui layanan Pay-Per-View (PPV) di platform DAZN serta Prime Video (PBC), sementara penonton tuan rumah di Australia dapat menyaksikannya via Kayo Sports dan Foxtel Main Event.

Perjudian Besar: Naik Dua Kelas dan Bertarung di Luar Negeri

Pertarungan ini menjadi sangat krusial bagi kedua belah pihak. Bagi Spence Jr. (28-1, 22 KO), laga ini merupakan penampilan pertamanya sejak menderita kekalahan pahit dari Terence Crawford pada Juli 2023 lalu.

Di usianya yang menginjak 36 tahun, petinju bertangan kidal yang kini dilatih oleh pelatih kawakan Ronnie Shields ini dihadapkan pada ujian berat: naik dua kelas dari kelas welter langsung ke kelas menengah.

Sebelumnya, duel ini sempat direncanakan pada batas catchweight 158 pon, namun negosiasi ulang membuat batas bobot dinaikkan menjadi 160 pon atas permintaan pihak Spence.

Mengakhiri layoff tiga tahun dengan langsung bertandang ke negara asal lawan—di mana Tszyu tak terkalahkan di kandang —menjelaskan satu hal: Spence Jr. tidak sedang mencari lawan yang mudah.

Bahkan, Spence mengonfirmasi bahwa setelah comeback ini, wacana pensiun sudah mulai terlintas di kepalanya. Jika berhasil menang, Spence berpotensi memposisikan dirinya kembali ke jajaran teratas untuk laga bernilai fantastis atau perebutan gelar di kelas menengah maupun welter super yang dihuni nama-nama ganas seperti Jaron “Boots” Ennis dan Sebastian Fundora.

Misi Kebangkitan Tim “The Phoenix” Tszyu

Di kubu tuan rumah, Tim Tszyu (27-3, 18 KO) bertekad menjadikan nama besar Errol Spence Jr. sebagai batu loncatan untuk kembali ke jajaran elit dunia. Karier petinju berjuluk The Phoenix ini sempat goyah akibat kekalahan berturut-turut dari Sebastian Fundora dan Bakhram Murtazaliev.

Namun, Tszyu bangkit dan sukses mengemas dua kemenangan beruntun, termasuk kemenangan angka mutlak atas Denis Nurja pada April lalu. Kemenangan atas mantan juara dunia sekelas Spence akan melapangkan jalan Tszyu untuk menantang pemegang gelar juara dunia IBF, Josh Kelly.

Jadwal Selengkapnya

Selain duel utama Spence vs. Tszyu di kelas menengah, gelaran PBC Pay-Per-View ini juga menghadirkan sederet pertarungan sengit di partai tambahan (undercard):

  • Errol Spence Jr. vs. Tim Tszyu – kelas menengah
  • Stephen Fulton vs. Liam Wilson – kelas bulu super
  • Paulo Aokuso vs. Luis Antonio Tejeda – kelas berat ringan, perebutan gelar lowong IBF Intercontinental
  • Ivan Actis vs. Callum Peters – kelas menengah
  • Ahmad Reda vs. Paul Fleming – kelas ringan
  • Tina Rahimi vs. Sacha Ryan Dryden

Rincian Jadwal & Siaran Pertandingan

  • Tanggal Laga: Sabtu, 25 Juli 2026 (Waktu AS) / Minggu, 26 Juli 2026 (Waktu Australia & Indonesia).
  • Lokasi: Afterpay Arena, Sydney Olympic Park, Australia.
  • Jadwal Tayang (Main Card):
    • 09.00 malam ET / 06.00 sore PT / 11.00 pagi AEST (Minggu).
    • Ring walk partai utama (Spence vs. Tszyu) diperkirakan berlangsung sekitar pukul 12.00 malam ET (sekitar 01.30 siang AEST).
  • Layanan Streaming: DAZN PPV, Prime Video (PBC), Kayo Sports ($69.95 AUD), dan Foxtel.***

Bangun Masa Depan dari Dalam Lapas, 38 Warga Binaan Sekayu Jalani Pendidikan Kesetaraan

SEKAYU, NEWSATU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sekayu terus berkomitmen memenuhi hak pendidikan bagi warga binaan melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C. Program ini menjadi bagian dari pembinaan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia selama menjalani masa pidana.

Pada tahun 2026, sebanyak 38 warga binaan mengikuti pendidikan kesetaraan, terdiri atas 9 peserta Paket A (setara SD), 16 peserta Paket B (setara SMP), dan 13 peserta Paket C (setara SMA). Seluruh peserta mengikuti kegiatan belajar mengajar secara rutin dengan pendampingan tenaga pendidik yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Banyuasin.

Kepala Lapas Kelas IIB Sekayu, Aris Sakuriyadi, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga binaan sekaligus bagian penting dari proses pembinaan agar mereka memiliki bekal saat kembali ke masyarakat.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk menyelesaikan pendidikan yang sempat tertunda. Melalui program ini, mereka diharapkan memiliki bekal ilmu pengetahuan dan ijazah yang dapat dimanfaatkan saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar Aris, Selasa (21/7/2026).

Ia menambahkan, pendidikan tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta mempersiapkan warga binaan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja), Fiqih Utama, mengatakan pelaksanaan program berjalan dengan baik berkat dukungan Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Banyuasin dan para tenaga pengajar.

“Kami terus memantau perkembangan belajar seluruh peserta agar mereka siap mengikuti ujian pendidikan kesetaraan dan memperoleh ijazah sesuai jenjangnya,” jelas Fiqih.

Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C menjadi salah satu bentuk pembinaan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga binaan. Melalui pendidikan tersebut, para peserta diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan formal, memperoleh ijazah sesuai jenjang masing-masing, serta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang mendukung proses reintegrasi sosial setelah kembali ke tengah masyarakat. (ril)

Dugaan Korupsi 10 Paket Proyek di PALI, Kejari: Kerugian Negara Lebih dari Rp900 Juta

PALI, NEWSATU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus mengembangkan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek konstruksi di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI. Hasilnya, lima orang resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang diduga menyebabkan kerugian negara lebih dari Rp900 juta.

Kelima tersangka terdiri dari tiga aparatur sipil negara (ASN) berinisial SH, AR, dan ARD, serta dua pihak swasta berinisial S dan Y. Penetapan tersangka diumumkan penyidik Kejari PALI pada Selasa (21/7/2026).

Kepala Kejaksaan Negeri PALI, Hamidi, SH., MH., melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Akbari yang didampingi Kasi Intelijen, mengungkapkan bahwa perkara tersebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan pelaksanaan 10 paket proyek konstruksi di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Dinas Pendidikan Kabupaten PALI.

Menurut Akbari, para tersangka diduga telah mengondisikan pelaksanaan sejumlah proyek sehingga tidak berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Modus operandi yang dilakukan adalah pengondisian pekerjaan terhadap 10 proyek konstruksi di Kabupaten PALI pada Dinas Perkim dan Dinas Pendidikan,” ujar Akbari saat konferensi pers.

Dalam mengusut perkara tersebut, penyidik telah memeriksa sedikitnya 76 saksi yang berasal dari unsur aparatur sipil negara maupun pihak swasta. Pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat alat bukti sebelum menetapkan para tersangka.

“Sebanyak 76 orang telah diperiksa, baik dari unsur PNS maupun pihak swasta,” katanya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya pemeriksaan terhadap oknum anggota DPRD PALI, Kejari belum memberikan penjelasan lebih lanjut.

“Hal itu akan kami sampaikan pada kesempatan lain. Kami menghormati hak para saksi,” tegas Akbari.

Meski telah menetapkan lima tersangka, Kejari PALI memastikan penyidikan belum berakhir. Penyidik masih terus mendalami aliran dana, peran masing-masing pihak, serta membuka peluang munculnya tersangka baru apabila ditemukan bukti yang cukup.

Kasus ini menjadi salah satu perhatian serius dalam upaya penegakan hukum terhadap dugaan penyimpangan proyek pemerintah di Kabupaten PALI, sekaligus menegaskan komitmen Kejari PALI dalam mengusut tuntas tindak pidana korupsi hingga ke akar-akarnya. (ril)