Minggu, Agustus 30, 2026
Beranda blog Halaman 45

Pastikan BBM Tepat Sasaran, Wakapolda Sumsel Pimpin Rakor Pengawasan Distribusi Energi

PALEMBANG, NEWSATU — Polda Sumatera Selatan memperkuat pengawasan distribusi dan penjualan bahan bakar minyak (BBM) melalui Rapat Koordinasi Pengawasan Pendistribusian dan Penjualan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Langkah strategis ini merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden Republik Indonesia dalam menjaga ketahanan energi nasional, stabilitas ekonomi, serta memastikan distribusi BBM berjalan tepat sasaran, aman, dan berkeadilan bagi masyarakat.

Rapat koordinasi dipimpin oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., pada Selasa, 21 Juli 2026, di Ruang Vicon Lantai 2 Gedung Presisi Polda Sumsel. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Kodam II/Sriwijaya, Korem 044/Garuda Dempo, Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Hiswana Migas, serta instansi terkait lainnya.

Rapat koordinasi ini bertujuan memperkuat sinergi antarinstansi dalam mengawasi pendistribusian dan penjualan BBM agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui pengawasan terpadu, Polda Sumsel bersama seluruh pemangku kepentingan berupaya mencegah potensi penyimpangan, penimbunan, penyalahgunaan BBM bersubsidi, maupun praktik ilegal yang dapat merugikan negara dan masyarakat.

Pengawasan distribusi energi menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pasokan BBM di wilayah Sumatera Selatan. Ketersediaan energi yang terjamin akan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, sektor transportasi, distribusi logistik, dunia usaha, hingga pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi langkah strategis untuk memastikan kebijakan pemerintah dapat berjalan secara optimal.

Selain membahas mekanisme pengawasan, forum koordinasi juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi antarinstansi dalam meningkatkan efektivitas pengawasan di lapangan. Melalui sinergi tersebut, diharapkan seluruh proses distribusi BBM dapat berlangsung secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan bahwa pengawasan distribusi BBM merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah sekaligus menjaga hak masyarakat memperoleh energi secara adil.

“Kami memastikan seluruh proses distribusi BBM mendapat pengawasan yang optimal melalui sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, Pertamina, dan seluruh pemangku kepentingan. Tidak boleh ada ruang bagi praktik penyimpangan yang dapat mengganggu ketersediaan energi maupun merugikan masyarakat. Pengawasan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program prioritas pemerintah dan menjaga stabilitas nasional,” tegas Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa penguatan pengawasan distribusi BBM merupakan bagian dari upaya Polri menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

“Kami berkomitmen mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam menjaga distribusi BBM agar tepat sasaran dan dapat dinikmati masyarakat sesuai peruntukannya. Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan stabilitas keamanan, menjaga iklim investasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait dalam mengawal distribusi BBM di wilayah Sumatera Selatan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, mendukung ketahanan energi nasional, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman, kondusif, dan mendukung keberhasilan pembangunan nasional. (ril) 

Duel Canelo vs Mbilli Geser ke Oktober, September Milik Ryan Garcia vs Conor Benn

0

NEWSATU.COM – Pertarungan Canelo Alvarez melawan Christian Mbilli kini dipastikan bakal digelar pada 31 Oktober, seperti disampaikan langsung oleh Canelo kepada Ariel Helwani.

Bentrokan tersebut awalnya dijadwalkan berlangsung pada 12 September di Riyadh, Arab Saudi. Namun, pengumuman penundaan dibuat sekitar tiga pekan lalu tanpa disertai alasan yang jelas saat itu.

Canelo kini mengungkapkan bahwa “beberapa masalah dalam (internal) keluarganya” mendadak muncul, sehingga ia tidak siap untuk masuk ke kamp pelatihan karena harus menyelesaikan permasalahan tersebut terlebih dahulu.

Canelo (63-3-2, 39 KO) akan menantang Mbilli (29-0-1, 24 KO) demi merebut sabuk juara dunia kelas menengah super WBC. Mbilli sendiri naik takhta dari status juara interim setelah pensiunnya Terence “Bud” Crawford—sosok yang menumbangkan Canelo untuk menjadi juara sejati tak terbantahkan di kelas menengah super pada September 2025.

Canelo belum pernah bertarung lagi sejak kekalahan tersebut. Di sisi lain, Mbilli memiliki jeda waktu absen yang sama panjangnya, mengingat laga terakhirnya terjadi di partai pendamping duel Canelo vs Crawford. Saat itu, Mbilli bertarung imbang melawan Lester Martinez, yang kini memegang status juara interim WBC.

Pertarungan ini dipastikan tetap berlangsung di Riyadh dan disiarkan secara langsung melalui layanan pay-per-view DAZN atau tingkatan berlangganan “Ultimate”.

Meskipun demikian, tanggal 12 September tetap bakal menyajikan pertarungan akbar, lantaran tanggal tersebut menjadi ajang bentrokan kelas welter antara Ryan Garcia melawan Conor Benn yang digelar Zuffa Boxing dan

 ditayangkan di Paramount+.***

Bangun Birokrasi Bersih, Kantah Prabumulih Ikuti Pembinaan Zona Integritas

PRABUMULIH, NEWSATU – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Prabumulih terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang berkualitas. Hal itu ditunjukkan dengan keikutsertaan Kantah Prabumulih dalam Rapat Daring Pembinaan Pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Kepala Kantor Pertanahan Kota Prabumulih, Akhmad Syaiku, S.SiT., M.H., menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan komitmen bersama seluruh jajaran dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

“Melalui pembinaan ini, kami semakin memperkuat komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan, menjaga integritas, serta membangun budaya kerja yang bersih dan bebas dari praktik korupsi. Kami berharap seluruh jajaran dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Akhmad Syaiku.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung pembangunan Zona Integritas di Kantah Kota Prabumulih agar cita-cita mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani, dan berintegritas dapat tercapai.

Dengan semangat reformasi birokrasi, Kantah Kota Prabumulih optimistis mampu menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin cepat, mudah, transparan, dan terpercaya demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pertanahan.

Kelangkaan LPG 3 Kg Kian Parah, Pedagang Kecil Menjerit

OKU TIMUR, NEWSATU – Kelangkaan gas LPG subsidi 3 kilogram kembali menghantui masyarakat Kecamatan Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan. Sulitnya memperoleh gas bersubsidi membuat harga di tingkat pengecer melonjak tajam hingga mencapai Rp40 ribu per tabung, hampir dua kali lipat dari Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp20.500.

Kondisi ini tidak hanya membebani rumah tangga, tetapi juga memukul para pedagang kecil dan pelaku usaha mikro yang menggantungkan aktivitas usahanya pada gas melon. Demi mempertahankan usaha, mereka rela berkeliling dari malam hingga menjelang pagi hanya untuk mendapatkan satu tabung LPG.

Salah satunya dialami Budi Hartono, seorang pedagang kecil di Martapura. Ia mengaku dalam beberapa hari terakhir harus menyusuri sejumlah warung dan toko setiap malam karena stok LPG di banyak tempat selalu habis.

“Gas sekarang susah sekali dicari. Ketemu pun harganya sudah Rp32 ribu. Mau tidak mau tetap dibeli karena dipakai untuk berdagang,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).

Menurut Budi, kondisi tersebut membuat biaya operasional usahanya terus membengkak. Di sisi lain, pendapatan yang diperoleh setiap hari tidak menentu sehingga keuntungan semakin menipis.

“Penghasilan sehari tidak tentu. Kadang keuntungan hanya sekitar Rp39 ribu, bahkan ada juga pulang tanpa keuntungan. Sementara harga bahan baku dan biaya usaha terus naik,” katanya.

Ia mengungkapkan, tidak jarang setelah berkeliling hingga dini hari, dirinya tetap pulang dengan tangan kosong karena stok LPG di sejumlah pengecer sudah habis. Jika pun berhasil mendapatkannya, harga jual sudah jauh di atas ketentuan pemerintah.

Kelangkaan LPG 3 kilogram ini dikeluhkan banyak warga karena berdampak langsung terhadap kebutuhan sehari-hari dan keberlangsungan usaha kecil. Masyarakat berharap pemerintah bersama pihak terkait segera memastikan distribusi LPG subsidi berjalan lancar dan tepat sasaran agar pasokan kembali normal serta harga di pasaran dapat kembali sesuai HET.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab kelangkaan maupun langkah yang akan diambil untuk mengatasi terbatasnya pasokan LPG subsidi di wilayah Martapura. (ril) 

Persija Jakarta Gaet Kiper Borneo FC Nadeo Argawinata, Bagaimana dengan Nasib Andritany?

0

NEWSATU.COM — Persija Jakarta membuat kejutan besar di bursa transfer jelang bergulirnya Super League 2026/2027. Macan Kemayoran secara resmi mengamankan tanda tangan kiper berlabel Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata, dari Borneo FC Samarinda, Rabu (22/7).

Perekrutan ini terbilang fenomenal mengingat kiper berusia 29 tahun tersebut baru saja memperpanjang masa baktinya bersama Borneo FC beberapa waktu lalu. Persija mengikat Nadeo dengan kontrak berdurasi panjang selama lima musim hingga tahun 2031.

Sebagai bagian dari kesepakatan transfer antarklub, Persija menyertakan dua pemain mudanya, Aditya Warman dan Ibrah Ohorella, untuk melanjutkan karier profesional mereka bersama Borneo FC.

Ambisi Besar Nadeo dan Respon Manajemen

Langkah ini diambil Persija guna memperkuat kedalaman skuad menatap kompetisi Super League 2026/2027 yang bakal digulirkan mulai 4 September 2026.

“Selamat datang Nadeo. Ia adalah salah satu penjaga gawang terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini,” kata Presiden Persija, Mohamad Prapanca. “Pengalaman yang dimilikinya, baik di level klub maupun tim nasional, akan menjadi modal penting bagi Persija. Kami percaya Nadeo akan memberikan kontribusi besar.”

Nadeo sendiri menyambut kepindahannya ke ibu kota dengan penuh antusias dan optimisme.

“Merupakan sebuah kebanggaan bisa menjadi bagian dari Persija, salah satu klub terbesar di Indonesia dengan sejarah panjang dan dukungan Jakmania yang luar biasa. Saya siap bekerja keras, memberikan yang terbaik, dan berjuang bersama tim untuk meraih prestasi,” ujar kiper berbekal gelar juara Liga 1 2021/2022 bersama Bali United tersebut.

Simbiosis Loyalitas: Andritany Ardhiyasa Bertahan Satu Musim Lagi

Di saat yang sama, era Andritany Ardhiyasa di Persija Jakarta dipastikan masih terus berlanjut. Setelah sempat absen di awal latihan pramusim karena habis masa kontrak, kiper senior kelahiran 26 Desember 1991 tersebut resmi menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi satu tahun.

Andritany sudah terlihat bergabung dalam sesi latihan tim di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong pekan ini di Persija Training Ground.

Sejak membela Persija pada 2010, Andritany telah mencatatkan 292 penampilan di semua kompetisi resmi dengan koleksi 99 clean sheet, serta mempersembahkan gelar Liga 1 2018, Piala Presiden 2018, dan Piala Menpora 2021.

“Perpanjangan kontrak ini tentu sangat berarti bagi saya. Persija sudah menjadi bagian besar dalam perjalanan hidup dan karier saya. Saya bersyukur masih mendapatkan kepercayaan ini,” ungkap sang kapten.

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa jiwa kepemimpinan Andritany sangat dibutuhkan untuk membimbing para pemain muda dan pilar baru di dalam ruang ganti.

Persaingan Sengit Sektor Penjaga Gawang

Hadirnya Nadeo Argawinata dan bertahannya Andritany Ardhiyasa membuat kedalaman skuad di posisi gawang Persija menjadi yang paling mewakilkan kasta tertinggi liga domestik.

Macan Kemayoran kini dihuni oleh penjaga gawang sarat pengalaman dan potensi muda, yakni Andritany Ardhiyasa, Nadeo Argawinata, Cyrus Margono, Aqil Savik, serta kiper muda Hafizh Rizkianur.

Persaingan memperebutkan tempat utama di bawah mistar gawang Persija dipastikan bakal berlangsung sangat panas sepanjang musim 2026/2027.***

FIGC Pusing, untuk Gaet Guardiola sebagai Pelatih Timnas, Italia Harus Bayar Lebih dari Rp350 Miliar per Tahun

0

NEWSATU.COM — Pernyataan mengejutkan dari Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giovanni Malago, mengenai adanya “pengecualian finansial” untuk merekrut Pep Guardiola langsung memicu spekulasi besar di panggung sepak bola dunia.

Pertanyaan terbesar yang kini menyeruak di publik Italia adalah: Seberapa besar dana yang harus dikucurkan FIGC untuk mendaratkan mantan juru taktik Manchester City tersebut?

Jika melihat peta finansial sepak bola di Negeri Apenina saat ini, langkah FIGC untuk memboyong Guardiola jelas akan menjadi rekor dan anomali terbesar sepanjang sejarah sepak bola Italia.

Jurang Pemisah: Gaji Standar Italia vs Angka Fantastis Guardiola

Secara historis, FIGC menetapkan batasan anggaran (salary cap) yang cukup terukur untuk posisi pelatih kepala Gli Azzurri. Rata-rata pelatih elit Timnas Italia—seperti Luciano Spalletti atau Roberto Mancini saat membawa Italia menjuarai Euro 2020—mengantongi gaji di kisaran €2,8 juta hingga €3 juta per tahun (sekitar Rp50 miliar).

Bahkan di kasta teratas liga domestik (Serie A), pelatih dengan bayaran tertinggi di klub raksasa seperti Inter Milan, Juventus, atau AC Milan berada di rentang €4 juta hingga €7 juta per tahun (sekitar Rp70 miliar hingga Rp122,5 miliar per tahun atau sekitar Rp5,8 miliar hingga Rp10,2 miliar per bulan).

Angka-angka tersebut terbilang kerdil jika dibandingkan dengan standar pendapatan Pep Guardiola. Selama 10 tahun masa kejayaannya di Manchester City, pelatih yang mengoleksi enam gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions itu mengantongi bayaran mencapai €20 juta+ per tahun (sekitar Rp350 miliar).

Artinya, untuk bisa memboyong Pep ke kursi kepelatihan timnas, FIGC harus bersiap melipatgandakan plafon anggaran gaji pelatih mereka hingga 6 sampai 7 kali lipat dari standar tertinggi yang pernah ada!

Mekanisme ‘Pengecualian Finansial’: Bagaimana FIGC Melakukannya?

Menutup jurang pemisah bernilai puluhan juta Euro tersebut tentu bukan perkara mudah bagi federasi yang baru saja terpukul akibat kegagalan Gli Azzurri menembus putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Di sinilah letak peran skema “pengecualian finansial” yang dimaksud oleh Malago.

Untuk merealisasikan kontrak bernilai mega-bintang tanpa merusak kestabilan kas utama federasi, FIGC diprediksi akan menggunakan beberapa formula khusus:

  1. Suntikan Dana Sponsor & Pihak Ketiga: FIGC berpotensi menggandeng konsorsium sponsor utama atau investor eksternal untuk mendanai mayoritas porsi gaji Guardiola melalui kesepakatan komersial khusus.
  2. Struktur Hak Cipta Gambar (Image Rights): Nilai komersial dan nama besar Guardiola akan dimaksimalkan melalui hak citra global, komitmen promosi, serta skema bonus berbasis performa yang tinggi.
  3. Fleksibilitas Regulasi Internal: Melonggarkan batasan struktur gaji staf kepelatihan yang selama ini mengikat di internal FIGC.

Perjudian Terbesar Sepak Bola Italia

Meskipun Malago menegaskan bahwa negosiasi ini belum tentu berujung pada kesepakatan final, niat FIGC untuk menembus batas finansial menunjukkan betapa desperatnya Italia untuk bangkit pasca-pengunduran diri Gennaro Gattuso pada April lalu.

Selain nama Guardiola, kandidat lain seperti Roberto Mancini dan Andrea Pirlo tetap masuk dalam radar. Namun, jika skenario “pengecualian finansial” ini benar-benar terwujud dan Pep Guardiola berlabuh di Roma, hal itu bukan hanya sekadar pergantian pelatih—melainkan revolusi finansial dan taktik terbesar dalam sejarah sepak bola Italia.***

Terobosan di Struktur Lembak, Sumur LBK-031 Perkuat Produksi Minyak dan Gas

PRABUMULIH, NEWSATU – Pertamina EP Prabumulih Field kembali mencatatkan capaian positif dalam pengembangan lapangan migas dengan keberhasilan pengeboran Sumur Infill LBK-031. Sumur pengembangan ke-5 tersebut mencatat potensi produksi awal sebesar 2.068 barel minyak per hari (BOPD) dan 2,68 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) saat uji alir awal (initial flow test).

Keberhasilan ini menjadi tambahan penting bagi produksi migas Pertamina EP Prabumulih Field yang berada di bawah Subholding Upstream Regional 1 Zona 4, sekaligus memperkuat upaya optimalisasi lapangan migas yang telah berproduksi (mature field).

Sumur LBK-031 berada di Struktur Lembak, wilayah timur laut Kota Prabumulih yang masuk Kabupaten Muara Enim. Pengeboran berlangsung selama 52 hari, mulai 9 Mei hingga 29 Juni 2026. Pada uji alir awal yang dilakukan 29 Juni 2026, sumur tersebut menghasilkan aliran minyak dan gas secara natural (open flow) dari lapisan TAF-H.

General Manager Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan keberhasilan tersebut membuktikan bahwa lapangan migas yang telah lama berproduksi masih memiliki potensi besar apabila dikembangkan dengan pendekatan teknologi dan inovasi yang tepat.

“Keberhasilan pengembangan Sumur LBK-031 membuktikan bahwa lapangan mature masih memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui inovasi, teknologi, dan optimalisasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pengembangan LBK-031 didukung inovasi subsurface berupa High Resolution Stratigraphic Mapping, yakni metode pemetaan lapisan batuan bawah permukaan secara lebih rinci untuk mengidentifikasi potensi hidrokarbon. Pendekatan tersebut memungkinkan penentuan target pengeboran yang lebih presisi sehingga meningkatkan peluang keberhasilan pengembangan sumur.

Selain menghasilkan capaian produksi yang menjanjikan, pengeboran Sumur LBK-031 juga diselesaikan tanpa catatan kecelakaan kerja. Hal ini menunjukkan konsistensi penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) serta prinsip Operational Excellence selama proses pekerjaan.

LBK-031 merupakan sumur infill pengembangan kelima setelah keberhasilan penemuan sumur interfield LKT-01 oleh tim Subsurface and Development Planning (SSDP) Zona 4. Lokasi sumur berada di antara Struktur Lembak dan Tapus.

Sebelumnya, Pertamina EP Prabumulih Field juga berhasil mengembangkan Sumur Infill LBK-030 yang mencatat potensi produksi awal sebesar 3.073 BOPD dan 1,64 MMSCFD. Selanjutnya, perusahaan menargetkan pengembangan Sumur LKT-023 pada triwulan ketiga 2026.

Senior Manager Pertamina EP Prabumulih Field, Muhammad Luthfi Ferdiansyah, menegaskan berbagai strategi terus disiapkan guna menjaga dan meningkatkan produksi migas perusahaan.

“Pertamina EP Prabumulih Field akan terus melakukan optimasi sumur, well service terjadwal, serta pemantauan performa produksi secara berkelanjutan guna menekan laju penurunan produksi alamiah (natural decline) seminimal mungkin. Dengan strategi ini, keberhasilan pengembangan Sumur LBK-031 diharapkan mampu menstabilkan, bahkan meningkatkan, capaian produksi migas,” kata Luthfi.

Keberhasilan pengembangan sumur-sumur infill tersebut diharapkan mampu mendukung target produksi Pertamina EP Prabumulih Field pada 2026, yakni 9.519 BOPD untuk minyak dan 99 MMSCFD untuk gas, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi potensi lapangan migas yang telah ada. (ril)

20 Kasus Terungkap, Ditresnarkoba Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba

PALEMBANG, NEWSATU – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan menggelar konferensi pers sekaligus pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan 20 kasus selama periode Juli 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Apel Ditresnarkoba Polda Sumsel, Palembang, Rabu (22/7/2026).

Dalam pemusnahan tersebut, penyidik memusnahkan barang bukti berupa 4.041,85 gram sabu, 17.981 butir ekstasi, serta 727,8 mililiter cairan etomidate dengan total nilai diperkirakan mencapai lebih dari Rp7,9 miliar. Barang bukti tersebut disita dari 27 tersangka yang ditangkap di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Kabag Wassidik Ditresnarkoba Polda Sumsel, AKBP H.M. Syeh Kopek, S.T., S.H., M.H., menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti merupakan wujud transparansi dalam proses penegakan hukum sekaligus komitmen kepolisian memerangi peredaran gelap narkotika.

“Kegiatan ini menjadi bentuk transparansi penegakan hukum sekaligus komitmen kami untuk terus melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” tegas AKBP H.M. Syeh Kopek.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungannya,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Polda Sumsel menegaskan akan terus meningkatkan upaya penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat demi menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. (ril) 

Kunker Komisi II DPR RI di Sumsel, Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Jadi Sorotan

PALEMBANG, NEWSATU – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menerima kunjungan kerja reses Komisi II DPR RI di Graha Bina Praja, Palembang, Rabu (22/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pelaksanaan program-program prioritas nasional.

Kunjungan kerja Komisi II DPR RI difokuskan pada fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, khususnya pelaksanaan tugas gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dalam menjalankan program strategis Presiden, termasuk di bidang agraria dan tata ruang.

Dalam sambutannya, Cik Ujang menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Sumatera Selatan sebagai lokasi kunjungan kerja Komisi II DPR RI.

“Kami memandang kunjungan ini sebagai kesempatan yang sangat baik untuk berdiskusi, menerima masukan, serta memperkuat sinergi dalam menyukseskan berbagai program strategis nasional di daerah,” ujar Cik Ujang.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen menjalankan amanah sebagai wakil pemerintah pusat dengan terus memperkuat koordinasi bersama pemerintah kabupaten dan kota. Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci agar setiap kebijakan pemerintah pusat dapat diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis turut dibahas, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan program direktif Presiden, hingga tata kelola agraria dan tata ruang. Diskusi dilakukan untuk mencari solusi bersama atas berbagai tantangan yang dihadapi daerah.

Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI, Dr. Dede Yusuf M.E., S.T., M.I.Pol., berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif bagi kemajuan Sumatera Selatan dan kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Ogan Komering Ilir Supriyanto, S.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat Dr. Ir. H. Izromaita, Sekretaris Daerah Kota Prabumulih H. Elman, S.T., M.M., serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumatera Selatan. (ril)

Roach Jr Versus Zepeda,  Adu Gaya Counter vs Volume Pukul Siap Guncang Las Vegas

0

NEWSATU.COM – Ada sederet pertarungan besar yang akan hadir dalam beberapa bulan ke depan, tetapi ada peluang besar tak ada satu pun yang lebih mendebarkan daripada duel antara Lamont Roach Jr. melawan William Zepeda. Laga ini memiliki seluruh syarat untuk menjadi kandidat kuat Fight of the Year.

Fakta Kunci Ringkas

  • Tanggal: Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Lokasi: The Theater at Virgin Hotels Las Vegas, AS
  • Partai Utama: Lamont Roach Jr. (25-1-3, 10 KO) vs. William Zepeda (33-1, 27 KO) — 12 Ronde, Perebutan Sabuk Kosong Kelas Ringan WBC
  • Partai Pendamping: Raymond Muratalla (24-0, 17 KO) vs. Robson Conceição (21-3-1, 10 KO) — Perebutan Gelar Kelas Ringan IBF
  • Siaran AS: TNT dan truTV (Non-PPV / Basic Cable)
  • Siaran Global: DAZN
  • Mulai Siaran: 20.00 ET / 17.00 PT (Minggu pagi WIB)
  • Perkiraan Ring Walk: Sekitar 23.00 ET / 20.00 PT
  • Promotor: Golden Boy Promotions bersama TGB Promotions dan ProBox Promotions

Kapan Duel Lamont Roach Jr. vs. William Zepeda Berlangsung?

Laga ini digelar pada Sabtu, 1 Agustus 2026 atau Minggu (2/8) dari The Theater at Virgin Hotels Las Vegas. Siaran langsung dimulai pukul 20.00 ET, dan ring walk partai utama diperkirakan berlangsung sekitar pukul 23.00 ET.

Pertarungan ini menjadi sajian utama untuk The Fight, sebuah seri tinju siaran langsung bulanan baru dari TNT Sports dan DAZN. Ini merupakan langkah awal dari slot bulanan rutin, yang menjadi alasan utama mengapa penyusunan pertarungan langsung dibuat sangat agresif sejak awal.

Cara Menyaksikan Roach vs. Zepeda

Penonton di Amerika Serikat dapat menyaksikannya melalui saluran TNT dan truTV, sementara DAZN memegang hak siar untuk seluruh dunia.

Detail ini sangat menarik untuk dicermati: pertarungan perebutan gelar dunia 12 ronde ini disiarkan di saluran televisi kabel dasar, bukan di balik sistem Pay-Per-View (PPV) atau langganan berbayar premium.

Alhasil, laga ini bisa menjangkau jauh lebih banyak rumah tangga di Amerika Serikat. Meskipun sempat ada beberapa kabar yang menyebut laga ini berformat PPV, majalah The Ring telah mengonfirmasi bahwa duel ini resmi ditayangkan di TV kabel biasa saat laga diumumkan secara resmi.

Untuk urusan jadwal ring walk, perhitungan waktu khas Las Vegas tetap berlaku. Jika Anda ingin menyaksikan laga pendamping (co-feature), pastikan Anda sudah bersiap sekitar pukul 21.00 ET, jendela waktu yang sama seperti gelaran Naoya Inoue vs. Junkuto Nakatani awal tahun ini.

Daftar Kartu Pertandingan Lengkap (Full Card)

Total ada enam pertarungan yang disajikan, dan menariknya, Anda akan mengenali sejumlah nama besar di dalamnya:

  1. Lamont Roach Jr. vs. William Zepeda — 12 Ronde, Perebutan Sabuk Kosong Kelas Ringan WBC
  2. Raymond Muratalla vs. Robson Conceição — Perebutan Gelar Kelas Ringan IBF
  3. Charles Conwell vs. Paul Kroll
  4. Raul Curiel vs. Quinton Randall
  5. Gurgen Hovhannisyan vs. Uila Mau’u
  6. Dylan Capetillo vs. Erick Jahir Urvina

Hadirnya dua pertarungan perebutan gelar dunia di kelas ringan dalam satu kartu membuat ajang ini lebih dari sekadar partai utama yang bagus. Muratalla akan melakukan pertahanan gelar keduanya dengan rekor tak terkalahkan, sementara Conceição adalah peraih medali emas Olimpiade 2016 yang juga mantan pemegang gelar juara dunia.

Meski undercard di luar dua laga teratas terbilang lebih tipis, duel antara Conwell vs. Kroll menjadi salah satu pertarungan awal yang sangat layak ditonton.

Mengapa Roach vs. Zepeda Berpotensi Jadi ‘Fight of the Year’?

Sebagian besar orang yang menyaksikan pertarungan Roach melawan Gervonta Davis merasa kemenangan veteran tersebut dirampok oleh keputusan juri. Malam itu di Barclays Center, Brooklyn, Roach terlihat jelas memenangkan laga. Begitu pula penilaian mayoritas penonton di sekitar arena. Kendati demikian, Roach memanfaatkan momen itu untuk masuk ke laga besar lainnya melawan Isaac “Pitbull” Cruz pada Desember 2025.

Sayangnya bagi Roach, mirip seperti laga melawan Davis, bentrokannya dengan Cruz juga berakhir dengan hasil imbang mayoritas. Melawan Zepeda, Roach membutuhkan kemenangan mutlak. Ia harus membuktikan bahwa ia mampu menumbangkan petinju jajaran atas. Meski Zepeda berada satu tingkat di bawah Davis dan Cruz, ia tetaplah petinju yang kredibel, eksplosif, dan selalu datang untuk bertarung habis-habisan.

Adu gaya menjadi alasan utama laga ini akan berjalan dahsyat. Roach sangat lihai bertarung di dalam jarak rapat, memiliki rahang baja, serta pukulan balasan yang sangat akurat.

Di sisi lain, Zepeda selalu maju menekan dan mengandalkan volume pukulan yang melimpah. Gaya agresif Zepeda inilah yang justru menjadi santapan empuk bagi pukulan balasan presisi milik Roach agar terlihat spektakuler—sekaligus menjadi tekanan konstan yang pernah menyulitkan Roach saat penilaian juri berlangsung ketat.

Zepeda sendiri datang berbekal kekalahan dari Shakur Stevenson musim panas lalu—Stevenson yang kini telah menandatangani kontrak dengan Zuffa Boxing. Kedua petinju berada di posisi ini karena sebelumnya pernah dikalahkan atau ditahan imbang oleh petinju lain, dan keduanya membutuhkan kemenangan ini untuk mengubah nasib.

Roach menyampaikannya secara tegas saat pertarungan ini diumumkan: ini adalah laga perebutan gelar dunia keempat secara beruntun baginya, masing-masing di kelas yang berbeda. Namun dalam tiga kesempatan pertama, tangannya belum pernah diangkat sebagai pemenang.***