NEWSATU.COM – Mantan juara dunia kelas berat unifikasi, Andy Ruiz, menyempatkan diri berbicara di depan piramida Mesir menjelang acara besar akhir pekan ini. Ia mengungkapkan harapannya untuk segera terlibat dalam pertarungan-pertarungan besar, setelah merasa ‘tertinggal dari kereta emas’ alias proyek besar yang dikenalikan Yang Mulia Turki Alalshikh.
Ruiz merasa posisinya di kelas berat saat ini sengaja dihindari oleh para petinju papan atas lainnya karena ia dianggap sebagai lawan yang terlalu berisiko.
Ambisi Menantang Oleksandr Usyk
Ruiz secara terang-terangan membidik nama juara dunia tak terbantahkan saat ini, Oleksandr Usyk, sebagai lawan impiannya.
“Saya sangat ingin bertarung melawan Usyk. Kami bahkan sempat melakukan pembicaraan, kami seharusnya bertarung melawannya tetapi banyak hal terjadi, dan semua orang akhirnya mengambil jalur yang berbeda,” ujar Ruiz.
Ia menambahkan, “Rasanya saya terlalu berisiko bagi banyak petinju kelas berat lain yang punya rencana berbeda. Namun, begitu saya siap dan sudah mulai bertarung lagi, mereka tidak punya pilihan selain menghadapi saya. Banyak orang belum melihat saya dalam kondisi 100%, dan saat ini saya merasa baik serta kuat.”
Sindiran Keras untuk Peta Persaingan Kelas Berat Saat Ini
Selama masa vakumnya dari ring tinju, Ruiz mengaku terus mengamati pergerakan rival-rivalnya yang bolak-balik mendapatkan panggung besar meskipun berulang kali menelan kekalahan.
“Saya lapar. Saya ingin bagian dari ‘kue’ sialan yang didapatkan semua orang, yang selama ini terlewatkan oleh saya.”
“Namun saya tetap cerdas karena saya fokus memulihkan tangan saya.”
“Sembari memulihkan diri, saya melihat semua orang bertarung, semua orang kalah, semua orang dihajar, dan semua orang mendapatkan tanding ulang (rematch) lalu bertarung lagi dan lagi tanpa alasan yang jelas, alih-alih memberikan kesempatan kepada petinju kelas berat lainnya. Tapi sekarang saya kembali. Itulah kenyataannya.”
Andy Ruiz terakhir kali naik ring saat bermain imbang lewat keputusan melawan Jarrell Miller pada Agustus 2024 lalu.
Mantan juara dunia ini dipastikan harus bekerja ekstra keras jika ingin membuktikan ucapannya di atas ring, bukan sekadar berharap dilempari ‘tali penyelamat’ untuk bisa langsung masuk ke dalam panggung pertarungan besar yang bernilai fantastis.***








