NEWSATU.COM – Derek Chisora petinju berusia 42 tahun itu duduk dalam konferensi pers menyusul pertarungan ke-50, sekaligus laga final dalam kariernya yang luar biasa.
Di duel Sabtu di O2 Arena, Sabtu (4/4), Deontay Wilder mengalahkan Derek Chisora dengan angka split.
Konferensi pers yang diadakan di salah satu bar VIP itu terasa seperti sebuah seremoni perpisahan. Chisora didampingi oleh dua anaknya di meja utama.
Beberapa tahun lalu, meski didesak banyak tokoh tinju untuk pensiun, Chisora bertekad terus bertarung hingga mencapai angka 50 pertandingan. Itulah tujuannya, dan ia tidak akan berhenti sebelum mencapainya.
Kini, dengan angka 50 sudah tercatat (rekor 36 menang, 14 kalah), muncul pertanyaan krusial: “Apakah Anda masih merasa ingin bertarung lagi?” tanya The Ring.
Muncul jeda panjang sebelum ia menjawab, “Tahukah Anda, saya tidak tahu. Sejujurnya, saya tidak tahu.”
Sambil menatap putranya yang masih bayi, Zion, yang tertidur di dadanya, Chisora seolah mencari jawaban dari sang anak yang tentu saja tidak bisa memberikan argumen apa pun.
Ketika ditanya apakah kariernya sudah resmi berakhir, ia menjawab lebih cepat, “Ini belum berakhir. Saya katakan belum berakhir, tapi saya tidak bilang akan bertarung lagi. Mungkin saya akan melakukan hal lain di dunia tinju.”
Karier Panjang Sang Pahlawan Lokal
Chisora menimbang berat badan terberat dalam kariernya, yakni 266 ¾ pon (sekitar 121 kg), jauh lebih berat dibanding saat ia memulai kariernya di Wembley Arena pada Februari 2007.
Sedikit yang meramalkan ia akan menjadi salah satu pahlawan ikonik bagi generasinya.
Ribuan orang memadati O2 Arena untuk melihat “tarian terakhirnya” pada Sabtu malam sambil menyanyikan namanya.
“Saat berdiri di sana, saya merasa, ‘Ini dia lagi.’ Apa yang saya lakukan di sini?” katanya mengenai prosesi masuk ring. “Tapi jujur saja, saya lelah sekarang dan tidak bisa melakukannya lagi. Anda akan tahu kapan waktunya tiba. Saya memiliki karier yang hebat, ini luar biasa.”
Bagaimana dengan Deontay Wilder?
Wilder juga mencatatkan laga ke-50 melalui kemenangan ini—kemenangan angka pertamanya sejak mengalahkan Bermane Stiverne pada 2015.
Berbeda dengan Chisora, “The Bronze Bomber” sama sekali tidak memberi sinyal akan pensiun. Sebaliknya, ia bersikeras akan tampil lebih baik lagi.
Kemungkinan lawan yang bakal dia hadapi adalah Anthony Joshua.
Mengenai peluang Wilder melawan petarung besar di kelas berat saat ini, Chisora berkomentar, “Dia akan tampil baik. Dia punya kekuatan. Wilder punya kekuatan dahsyat di tiga ronde pertama, setelah itu kekuatannya memudar. Tapi dia punya kekuatan itu, dan saya tidak akan meragukannya.”***







