NEWSATU.COM – Persija Jakarta berhasil meraih tempat ketiga Piala Presiden 2026, menyusul kemenangan 3-1 atas Arema dalam laga perebutan juara ketiga, di i Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8) sore. Tiga gol Persija dicetak oleh Witan Sulaeman, Arlyansyah Abdulmanan, dan Victor Dethan. Sementara satu gol hiburan Arema FC dicetak Salim Tuharea.
Persija langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit awal dibunyikan. Namun, organisasi permainan Arema FC yang cukup rapi membuat sejumlah upaya Macan Kemayoran tertahan di lini tengah.
Kebuntuan pecah pada menit ketujuh. Witan Sulaeman berhasil menyelesaikan umpan terobosan Fajar Fathurrahman untuk membawa Persija unggul 1-0. Gol tersebut menjadi torehan pertama Witan sepanjang Piala Presiden 2026.
Tertinggal satu gol membuat Arema FC meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-21, Marcos Vinicius berhasil menerobos lini pertahanan Persija. Namun, Rio Fahmi mampu menggagalkan peluang tersebut sebelum membahayakan gawang Hafizh Rizkianur.
Tekanan Singo Edan membuahkan hasil pada menit ke-28. Berawal dari situasi bola mati yang menciptakan kemelut di depan gawang Persija, Salim Akbar Tuharea memanfaatkan bola liar untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Memasuki babak kedua, Macan kemayoran melakukan sejumlah pergantian pemain. Hasilnya efektif lantaran tim asuhan Shin Tae-yong itu sukses mencetak dua gol tambahan.
Sontekan Arlyansyah Abdulmanan pada menit 73 membawa Persija unggul 2-1. Gol berawal dari tendangan Witan Sulaeman yang diblok kiper Syahrul Trisna. Sayangnya, bola justru terjatuh di kaki Arlyansyah yang tanpa ampun menceploskan bola ke gawang.
Victor Dethan mencetak gol penutup bagi bagi Macan Kemayoran. Menerima umpan dari Witan Sulaeman, Dethan melaju menerobos barisan pertahanan Arema dan menyontek bola ke pojok kanan gawang.
Skor 3-1 tak berubah hingga laga bubar. Atas hasil tersebut, Persija pun berhak atas gelar juara ketiga. Raihan itu menjadi bekal penting bagi Persija dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi resmi yang akan segera bergulir.
Selain menunjukkan perkembangan performa tim, turnamen ini juga dimanfaatkan Shin Tae-yong untuk menguji sejumlah taktik dan memberikan menit bermain kepada para pemain muda. Meski belum mampu meraih trofi juara, hasil tersebut dinilai menjadi langkah awal yang baik bagi Persija untuk membangun tim yang lebih kompetitif pada musim baru.








