Rabu, Agustus 26, 2026
Beranda blog Halaman 256

Kadin Gorontalo Serahkan 200 Tabung Oksigen untuk Seluruh Rumah Sakit

0

KOTA GORONTALO, NEWSATU.COM – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Gorontalo menyerahkan bantuan 200 tabung oksigen untuk seluruh rumah sakit di Gorontalo. Bantuan diterima secara simbolis oleh Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim di Sekretariat Kadin Provinsi Gorontalo, Senin (11/10).

“Bantuan tabung oksigen dari Kadin Gorontalo didistribusikan ke seluruh rumah sakit, baik rumah sakit pemerintah maupun swasta. Saya ucapkan terima kasih atas bantuan ini,” kata Wagub Idris dalam sambutannya.

Idris juga menyambut baik upaya Kadin Gorontalo yang melakukan vaksinasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta menyediakan mobil vaksinasi keliling yang dalam waktu dekat akan segera beroperasi.

Menurutnya, ini merupakan satu ikhtiar yang sangat membantu pemerintah dalam mengendalikan, mencegah, dan memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Saya apresiasi dan salut kepada pengurus Kadin Gorontalo yang sangat aktif membantu masyarakat baik di bidang pendidikan, kesehatan, dan pengembangan UMKM. Saya berharap bantuan Kadin ini akan berlanjut untuk kepentingan masyarakat,” imbuhnya.

Penyerahan bantuan tabung oksigen dirangkaikan dengan vaksinasi bagi pelaku UMKM. Ketua Kadin Provinsi Gorontalo Muhalim Dj Litty menuturkan, untuk tahap awal vaksinasi diikuti oleh 100 UMKM. Pihaknya memperoleh 10 ribu dosis vaksin Covid-19 dari Kadin Indonesia untuk program vaksinasi UMKM tersebut.

“Kami akan berkeliling ke kabupaten/kota untuk memberikan pelayanan vaksinasi bagi UMKM. Pelaku UMKM yang divaksinasi akan kami beri bantuan Sembako,” tandas Muhalim.

Vaksinasi di Indonesia Tembus di Angka 100 Juta Lebih

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Pemerintah Indonesia masih terus mengejar cakupan vaksinasi untuk seluruh masyarakat Indonesia. Dari target 208 juta, Hingga Ahad (10/10) vaksinasi Covid-19 sudah tembus lebih dari 100 juta orang yang mendapatkan suntikan dosis pertama.

Sementara untuk dosis kedua sudah disuntikan ke lebih dari 57,5 juta masyarakat indonesia. Dengan demikian jumlah vaksinasi telah mencapai 157.707.427 dosis.

Artinya, vaksinasi dosis pertama sudah menjangkau 48,11% masyarakat indonesia dan vaksinasi dosis kedua menjangkau 27,62% dari target vaksinasi 208.265.720 orang.

Capaian vaksinasi tersebut terjadi berkat usaha optimal dan gotong royong dengan semua pihak terutama TNI/Polri, pemerintah daerah, BUMN dan pihak swasta yang turut membantu.

”Kita telah menyuntikkan vaksin Covid -19 dosis pertama kepada lebih dari 100 juta masyarakat Indonesia. Pemerintah juga terus mengupayakan ketersediaan vaksin baik lewat skema multilateral maupun bilateral demi mencukupi stok yang ada saat ini dan menjaga laju vaksinasi sesuai dengan stok vaksin yang ada,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kemenkes, drg. Widyawati, MKM, Senin (10/10) di Jakarta.

Widyawati menambahkan selain membuka vaksinasi massal lewat bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, Kemenkes juga telah mengeluarkan Surat Edaran yang menginstruksikan seluruh pos pelayanan vaksinasi, Unit Pelaksana Teknis di bawah Kemenkes, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), RS Vertikal, Poltekkes, di seluruh Indonesia untuk melakukan vaksinasi kepada semua target sasaran tanpa memandang domisili atau tempat tinggal pada KTP.

”Salah satu strategi pemerintah adalah mengupayakan ketersediaan vaksin dan mempercepat program vaksinasi sehingga semakin banyak masyarakat terlindungi,” katanya di kantor Kementerian Kesehatan, Senin (4/10).

Seluruh masyarakat Indonesia diminta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, karena dengan vaksinasi dan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat akan semakin banyak dan semakin cepat masyarakat terlindungi dari Covid -19.

Alumni ITB Siapkan 20 Ribu Dosis Vaksin di Balikpapan

0

Samarinda, newsatu.com — Ikatan Alumni ITB menggelar vaksinasi Ghanesa sebanyak 3.000 dosis vaksin pertama jenis Sinovac dan AstraZeneca di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome Balikpapan yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Hadi Mulyadi, Senin (11/10).

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kaltim, kami sampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Ikatan Alumni ITB yang telah membantu pemerintah dalam program vaksinasi,” ucap Hadi saat menyampaikan sambutan.

Hadi mengapresiasi usaha yang dilakukan Ikatan Alumni ITB dan juga semua pihak yang telah melakukan upaya penekanan penyebaran Covid-19. Terlebih persentase vaksinasi Covid-19 di Kaltim hingga kini sudah mencapai 48 persen dari target 70 persen untuk mencapai herd immunity.

“Cukup menggembirakan. Tambah lagi vaksinasi Ghanesa dan lainnya, pasti lebih menggembirakan lagi,” ungkapnya.

Menurut Wagub, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, persentase kesembuhan mencapai 96,2 persen, pasien dirawat dan melakukan isolasi terus menurun, hingga Minggu (10/10), jumlah pasien terkonfirmasi sisa 647 kasus.

“Alhamdulilah, semua daerah di Kaltim sudah level 2,” kata Hadi.

Meski demikian, Hadi selalu mengimbau masyarakat untuk tidak euforia atau bahagia berlebihan agar status PPKM di Kaltim konsisten atau bahkan menurun.

Hadi juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, olahraga yang cukup dan selalu berpikir positif. Ia juga mengajak semua berdoa agar Covid-19 segera berlalu dan ekonomi bisa pulih kembali.

“Yang kita lakukan ini adalah ikhtiar (berusaha), sedangkan takdir itu ketentuan Allah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni ITB Pusat Gembong Primadjaya mengaku pihaknya merasa terpanggil untuk membantu pemerintah.

“Jika Kaltim mau, kami akan bantu lagi di tahun 2022.  Target kami seluruhnya 400.000 dosis,” ungkap Gembong, dilansir narasi.co.

Untuk saat ini, Ikatan Alumni ITB sudah menyiapkan 20.000 dosis vaksin khusus untuk masyarakat Balikpapan.

Andre Pahabol Ingin Kopi Papua Go Global

0

Jakarta, newsatu.com — Selama ini, orang sangat mengenal kopi Toraja atau Gayo. Indonesia.go.id pernah berkunjung dan menikmati kopi Toraja di tengah dinginnya Gottingen, Jerman. Secangkir kopi Toraja di kota itu dibanderol 20 euro atau hampir Rp330 ribu.

Tapi, kini, kopi Papua pun mulai mendunia. Varian kopi Papua pun cukup banyak, baik jenis robusta maupun arabica. Salah satu varietas kopi adalah kopi Lembah Baliem, yang ditanam di Wamena. Kopi ini memiliki sejarah panjang dan mulai diperkenalkan Dinas Pertanian Belanda di era 1960-an.

Bila menengok sejarahnya, kopi Wamena yang ditanam di ketinggian 1.400-2.700 meter di atas permukaan laut (mdpl) di Pegunungan Tengah Papua itu merupakan varietas kopi arabica terbaik dan berkualitas tinggi yang didatangkan dari Papua Nugini.

Begitu juga dengan kopi Amungme. Kopi yang diproduksi di Kabupaten Timika, Papua, itu dibudidayakan suku Amungme. Kopi Amungme memiliki struktur yang full-body, sedikit asam rasanya, beraroma manis yang sangat khas dan kuat serta memiliki after taste (rasa yang tertinggal) berupa rasa moka.

Demikian pula bila ingin merasakan nikmatnya kopi dengan rasa zat gizi yang tinggi dan rasa kopi yang lebih asam, jenis kopi ini dapat ditemukan pada kopi pegunungan bintang, kopi jenis arabika yang spesial.

Semua jenis kopi itu kini sangat mudah ditemukan di sejumlah coffee shop yang tumbuh subur di Sentani dan Kota Jayapura.  Benar, kopi dari sejumlah daerah di Papua bahkan kini sudah semakin diminati konsumen mancanegara, seperti Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat.

Dari gambaran di atas, kualitas dan cita rasa kopi asal Papua tidak diragukan lagi. Persoalannya, kopi-kopi itu ditanam di wilayah yang terpencil. Alhasil, kepastian pasokan seringkali mengalami kendala, salah satunya biaya angkutan menjadi mahal.

Kendala itu diakui oleh Andre Pahabol, Ketua DPD Asosiasi Kopi Indonesia (Aski) Papua.

“Masalah kepastian pasokan kopi asal Papua memang masih menjadi kendala. Namun, sejumlah kendala itu diupayakan terus diperbaiki,” ujarnya, dalam konferensi pers ‘Mendorong UMKM Papua Bangkit’ di Media Center PON XX Papua Kominfo, Jumat (8/10).

Salah satunya adalah membenahi masalah brand. “Kami ingin lebih mengenalkan brand Kopi Papua. Boleh saja, kopi berasal dari Wamena, dari Pegunungan Bintang, atau lainnya. Namun brand cukup satu ‘Kopi Papua’. Ini seperti kopi Gayo. Hanya satu nama meskipun variannya banyak,” ujar Sylvia Dewi Maharani, Coach Asosiasi Kopi Indonesia (Aski).

Dalam rangka itu, Aski pun kini tengah memberikan pelatihan bagi kalangan milenial untuk diperkenalkan soal kopi asal Papua, cara meraciknya dan menyeduhnya (barista).

“Siswa yang dididik sebanyak 30 siswa. Output nantinya mereka bisa menjadi duta kopi asal Papua, baik dalam negeri maupun mancanegara,” kata Sylvia.

Sylvia menambahkan, pelatihan kepada anak milenial itu bertujuan agar mereka bisa menyajikan kopi dengan takaran yang benar. Satu gelas yang disajikan harus betul-betul berkualitas. “Makna lainnya, satu gelas kopi membawa nama baik petani daerah, tidak boleh salah karena bisa menghancurkan nama baik Papua,” ujarnya.

Selain itu, Andre Pahabol menambahkan, Aski juga mengajarkan petani-petani di daerah untuk menanam kopi. Kerja sama dengan petani pesisir kopi robusta, petani gunung kopi arabica sehingga mereka benar-benar siap mewakili brand kopi asal Papua.

Andre juga mengemukakan sebenarnya peminat pasar lokal untuk kopi asal Papua sudah banyak. Begitu juga untuk kepentingan ekspor, Persoalannya, permintaan yang begitu banyak tetapi tidak diikuti dengan kesiapan petani terutama keberlanjutan pasokannya.

“Oleh karena itu, kami juga mendorong masalah keberlanjutan pasokan dan pemasarannya sehingga kopi asal Papua tetap tersedia di pasar. Mimpi kami, Papua akan menjadi lumbung kopi nasional pada 2026 dan brand kopi asal Papua go global,” ujar Andre optimis.

Pengusaha Didorong Bangkitkan Ekonomi Melalui Masjid

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Bank Indonesia bekerja sama dengan Indonesian Youth Economic Forum (ISYEF) dan Rabu Hijrah menyelenggarakan talk show secara hybrid di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat,  dengan tema ‘Pengusaha Bantu Usaha Masjid’.

Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan Kick-Off Gerakan Wakaf Produktif untuk 100 Usaha Masjid.

Di bawah naungan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang ke-8, kegiatan ini ditujukan agar masjid dapat memiliki fungsi yang lebih besar. Tidak hanya fungsi ibadah tetapi juga fungsi sosial dan ekonomi.

Hal ini dilakukan untuk mendorong usaha-usaha dari masjid dan mengukuhkan peran pengusaha dalam mendorong kebangkitan ekonomi dari masjid.

Badan Ekonomi Syariah Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) turut berpartisipasi sebagai perwakilan dari kalangan pengusaha.

Narasumber yang hadir dalam kegiatan pada Rabu (6/10) ini antara lain Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia M. Anwar Bashori; Direktur Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan, Dwi Irianty Hadiningdyah.

Juga Kepala Badan Ekonomi Syariah Kadin, Taufan Eko Nugroho Rotorasiko; dan Wakil Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) yang juga Pemuda Dewan Masjid Indonesia (DMI), M. Arief Rosyid Hasan. Talk show ini dimoderatori Direktur Eksekutif ISYEF, Thufeil Muhammad Tyansah.

Perjalanan ISYEF membangun usaha dari masjid telah dimulai sejak 2018 dengan ISYEF Point sebuah cafe container di Masjid Cut Meutia; ISYEF Farm, sebuah peternakan berbasis masjid di Masjid Al-Mujahidin, Gunung Kidul Yogyakarta, dan pelatihan wirausaha berbasis masjid (ISYEFPreneur) yang saat ini telah memiliki 55 usaha masjid binaan.

Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia, M. Anwar Bashori menyampaikan, ekonomi masjid ini bukan berarti membuat masjid menjadi bentuk perdagangan (usaha di dalam masjid)

“Tetapi kami ingin ada komunitas-komunitas usaha milik pengurus masjid, remaja masjid yang usahanya memberikan dampak kepada masjid. Karena ekonomi syariah ini bukan wacana tetapi harus menetes dan bermanfaat,” kata Anwar..

Hal senada dikatakan Direktur Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan, Dwi Irianty Hadiningdyah. Menurut Irianty, Indonesia bukanlah negara pertama yang menerbitkan sukuk.

“Kita baru mulai di 2008, tetapi alhamdulillah hingga saat ini sudah 13 tahun sejak pemerintah menerbitkan sukuk dengan nilai Rp1.900 triliun. Dana sebesar itu pemerintah gunakan untuk mensupport APBN termasuk pembiayaan infrastruktur seperti bangunan universitas hingga rumah sakit,” beber Irianty.

“Saat ini melalui sukuk Indonesia telah menerima 44 penghargaan internasional dengan menjadi top of mind sukuk di dunia. Saya rasa cash waqf link sukuk ini bisa menjadi alternatif produk untuk mendorong usaha-usaha dari masjid, yang nanti nilai manfaat wakafnya digunakan untuk pembangunan infrastruktur usaha masjid.”

Kepala Badan Ekonomi Syariah Kadin, Taufan Eko Nugroho Rotorasiko mengatakan, saat ini perlu digaungkan paradigm shifting, seperti paradigma wakaf yang saat ini hanya terkesan untuk masjid dan makam, padahal wakaf lebih baik jika dibawa ke arah yang lebih produktif.

“Saya ambil contoh wakaf sumur Utsman bin Affan sejak 1400 tahun yang lalu hingga hari ini manfaatnya terus mengalir. Bahkan yang awalnya hanya sumur kini menjelma menjadi kebun kurma dan hotel mewah yang manfaatnya diberikan kepada anak yatim hingga jama’ah haji,” ujarnya.

“Syariah ini kami anggap sebagai way of life atau jalan hidup, di mana tidak melulu tentang halal haram dan tidak hanya untuk umat Islam. Sebaliknya, syariah hadir untuk semua umat manusia yakni Rahmatan lil ‘Alamin,” tambahnya.

Wakil Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) yang juga Pemuda Dewan Masjid Indonesia (DMI), M. Arief Rosyid Hasan menegaskan, sejak 2017 ia diajak oleh Jusuf Kalla di DMI dengan visi memakmurkan dan dimakmurkan oleh masjid.

“Saat diskusi dengan remaja masjidnya bahwa salah satu isu yang dapat mempersatukan dari perbedaan yang ada adalah ekonomi, sejak saat itu kita komitmen untuk ambil jalan jihad dalam bidang ekonomi khususnya berbasis masjid dan terbentuklah ISYEF ini bersama 11 remaja masjid se- Indonesia,” ungkapnya.

Setelah kegiatan talk show berlangsung, dilaksanakan kick off gerakan Wakaf Produktif untuk 100 usaha masjid yang disimbolkan dengan penandatanganan komitmen oleh keempat narasumber.

Kegiatan ini merupakan kegiatan awal dalam upaya mendorong ekonomi masjid yang akan berlanjut pada 19 dan 28 Oktober 2021 di Masjid Istiqlal Jakarta.

Berkat PON Papua 2021, Ekonomi Merauke Menggeliat

0

MERAUKE, NEWSATU.COM — Perhelatan pesta olahraga nasional PON XX Papua 20201 di Klaster Merauke memberikan dampak positif bagi UMKM di wilayah Animha ini. Setidaknya 164 UKM dilibatkan di stand venue maupun di arena pameran selama PON berlangsung.

Kadis Sosial, Yohanes Samkakai mengatakan, sebagai Ketua Sub Bidang Sosial Ekonomi dalam PON XX Klaster Merauke pihakya telah berupaya merangkul UMKM setempat yang selama ini sudah berjalan.

Selain itu Sub Bidang Ekonomi juga mengakomodir 100 kelompok UMKM yang dibina oleh Dinas Pariwisata, Dinas Perindagkop  dan UKM.

Di Bagian Perekonomian Daerah Setda Merauke bahkan dibina juga oleh Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Merauke.

“Ratusan kelompok UMKM ini telah diberikan pembinaan bahkan ada juga hibah yang diterima, sehingga dapat membantu mereka dalam pengembangan kelompok masing-masing,” kata Yohanes dalam konferensi pers di Media Center Subda Merauke, Sabtu (9/10).

UMKM yang dilibatkan dengan keterampilan dan produk seperti kerajinan tangan, kuliner, minyak kayu putih asli Merauke dan minyak kelapa asli.

Kepala Bidang Perekonomian Daerah Merauke, Imam Santoso menjelaskan ketika UMKM dipusatkan dalam satu tempat di satu momen, maka  perputaran uang cukup besar, terutama selama kegiatan PON.

“Karena semua yang dipasarkan didata, sehingga akan diketahui apa yang dipasarkan dan berapa banyak yang terjual. Bahkan melalui kegiatan PON dapat juga dihitung perputaran ekonomi di Kabupaten Merauke pada item-item seperti penginapan, transortasi dan lain sebagainya,”paparnya.

Imam menyebut, transaksi di pameran UMKM PON Klaster Merauke mencapai Rp82 juta/hari dan ditargetkan akan terjadi jual beli senilai sekitar Rp1 miliar selama pameran yang berlangsung 5-16 Oktober.

Imam, yang juga Sekretaris Sub Bidang Sosial Ekonomi PB PON XX Papua Klaster Merauke, mengatakan, pameran UMKM ini sebagai pembinaan pemberdayaan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi di Kabupaten Merauke.

“Tentunya untuk pemberdayaan UMKM diberikan dana pembinaan yang dilakukan Bidang Perekonomian sebesar Rp10.550.000 setiap kelompok UMKM, sehingga dapat meningkatkan ekonomi mereka,”tuturnya.

Ditambahkannya upaya pembinaan pemberdayaan UMKM lain seperti bimbingan teknis juga diberikan agar mereka bisa memasarkan produknya melalui offline maupun online.

“Dalam pembinaan pemberdayaan ini kami bekerja sama dengan rumah kreatif dari Telkom, di sana diajarkan bagaimana pergerakan online, bagaimana mereka mensetting produknya, tujuannya untuk berjualan melalui online,”jelasnya.

Nantinya usai PON, pembinaan dan pemberdayaan UMKM Merauke akan dilanjutkan dalam pameran HUT Kota Merauke maupun hajat daerah lainnya agar pendapatan UMKM Merauke  terus berkembang dan maju .

Jumlah UMKM yang terdata sebanyak 480 kelompok. Namun yang terakomodir dalam PON hanya 164 dikarenakan keterbatasan tempat dan ada pula yang belum menyiapkan produknya. Sebagian lainnya langsung memasarkan di sekitar venue PON.

Deontay Wilder Terkapar di Ronde 11

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Pertarungan brutal baru saja terjadi antara juara kelas berat WBC Tyson Fury dan penantang Deontay Wilder di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu atau Ahad (10/10).

Kedua petinju sama-sama langsung berbaku hantam sejak awal ronde seperti sama-sama ingin menyudahi pertarungan lebih cepat. Hal itu membuat laga ini jadi kandidat duel klasik.

Fury menghentikan Wilder di ronde 11 dalam trilogi ini setelah bertarung draw di duel pertama dan menang TKO ronde 7 di laga kedua.

Nafsu besar lebih diperlihatkan Wilder (42-2-1, 41 KO) sehingga sejak awal Fury (31-0-1, 22 KO) langsung dihadapkan pada serbuan cepat Wilder. Jabnya beruntun dilayangkan ke wajah Fury dan sesekali coba menghantam tubuh Fury.

Meski begitu, Fury pun kemudian berani meladeni Wilder. Terbukti ia kemudian menjatuhkan Wilder di ronde 3.

Di ronde 4, Wilder bukannya kehilangan kepercayaan diri, ia malah menjatuhkan Fury di ronde 4 membuat penonton bersorak-sorak karena sajian pertarungan menarik ini.

Tapi, harus diakui, persenjataan Fury bisa dikatakan lebih lengkap, selain daya tahan yang juga prima. Itu sebabnya ia bisa mengendalikan pertarungan di akhir-akhir ronde setelah kelelahan sama-sama mendera keduanya. Fury secara konsisten terus merusak fisik Wilder sampai akhirnya menyerah di ronde 11 setelah kembali dipaksa mencium kanvas di ronde 10.

Gandeng Asproksi Jateng, Eisa Global Gelar Kajian Ilmu Kehidupan

0

JAKARTA, NEWSATU.COM —  Eisa Global Indonesia, bekerja sama dengan Aproksi (Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional) menggelar acara kajian ilmu kehidupan dengan mengangkat tema Cara Mudah Hidup Bahagia bersama Ustadz Ukeu Setiawan dari Bandung.

“Acara ini sekaligus launching Eigia, salah satu produk kesehatan yang dimiliki PT. Eisa Global Indonesia mesin yang mampu membersihkan dan mensterilkan udara negatif  dan membebaskan dari virus, bakteri maupun jamur,” ujar Dra Siti Nur Zulaikhah, Mkes, Direktur Eisa Global Indonesia, Sabtu (09/10) di Hotel Sahid Jaya, Solo

Tema kajian ilmu kehidupan itu sengaja diambil dengan tujuan masyarakat bisa mendapatkan pencerahan yang berarti dalam situasi dan kondisi sekarang, di mana bangsa ini dilanda musibah pandemi Covid-19.

Peserta yang hadir dari perwakilan berbagai daerah, sangat antusias mengikuti kajian ini. Bahkan ada keinginan untuk melanjutkan kegiatan positif ini di kali yang lain.

“Kajian ini akan terus berlanjut di beberapa daerah, sebab memang banyak yang membutuhkan,” ujar Siti Nur Zulaikha.

Lebih lanjut, Siti Nur Zulaikhah yang juga Ketua DPW Asproksi Jateng ini mengatakan, Eigia berfungsi memudahkan pengubahan ionisasi penyehatan udara di lingkungan sekitarnya.

Eisa Global Indonesia memiliki 3 produk, yaitu Eisa, Eigia dan Inea yang manfaatnya sama. Hanya yang membedakan, ukuran mesin dan kepraktisannya saja.

Eisa, misalnya, merupakan alat oksidasi yang bisa mengubah siniol yang terkandung dalam atsiri dan eukaliptus menjadi senyawa udara yang  bisa dihirup manusia. Minyak kayu putih Eisa mampu menstrerilkan udara atau mengurai cairan minyak atsiri menjadi senyawa bersih di ruangan, bahkan membunuh bakteri, virus, kuman, termasuk virus Covid-19.

Eisa juga bisa sebagai terapi bagi penderita asma, TBC maupun penyakit paru-paru lainnya.

Siti Nur Zulaikhah mengatakan, produk ini dibuat bukan semata-mata untuk mengejar profit. “Namun kami membantu pemerintah dan masyarakat untuk mengatasi pandemi Covid-19 ini, sehingga harganya sangat terjangkau dan bersahabat,” katanya

Selain itu produk Eisa ini telah teruji secara klinis, sehingga aman, nyaman, baik utuk wanita hamil, orang tua, maupun anak-anak.

Sementara itu, Asproksi Pusat memuji langkah dan kerja sama Asproksi Jawa Tengah dengan Eisa ini.

“Ini merupakan wujud kesungguhan Asproksi yang mengedepankan sosialisasi yang berkaitan dengan manfaat kesehatan dan membantu pemerintah dalam menanggulangi covid 19, selain tentunya ini juga akan menjadi peluang bisnis menguntungkan,” kata dr. Fazhra Fawwaz, Sekjen Asproksi Pusat.

Fitur PeduliLindungi Nantinya Bisa Diakses di 50 Aplikasi

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meluncurkan integrasi QR Code PeduliLindungi ke aplikasi mitra lain, Kamis (7/10). Dengan demikian nantinya fitur aplikasi PeduliLindungi bisa digunakan di aplikasi mitra tersebut.

QR Code PeduliLindungi sedang dilakukan proses integrasi dengan lebih dari 50 aplikasi mitra dan secara bertahap melakukan implementasi sampai Oktober.

Ke-50 aplikasi mitra tersebut di antaranya Gojek, Grab, Tokopedia, Traveloka, Tiket.com, Dana, Living Mandiri, Cinema XXI, Link Aja, Goers, Jaki, Shopee, BNI Mobile, Loket.com, Mcash, dan 35 aplikasi mitra lainnya yang saat ini sedang dilakukan uji coba.

Integrasi QR Code PeduliLindungi ini dilakukan untuk memperluas cakupan penggunaan QR Code PeduliLindungi. Sejak awal Juli hingga sekarang sudah lebih dari 73 juta penggunaan dan lebih dari 25rb merchants tergabung.

Menteri Kesehatan mengatakan aplikasi PeduliLindungi digunakan untuk tiga fungsi utama dalam penanganan pandemi Covid-19, yakni melakukan skrining terutama di 6 aktivitas yang banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia.

Ke-6 aktivitas tersebut antara lain, pertama aktivitas perdagangan, perdagangan modern seperti Mall atau Departemen Store, maupun perdagangan secara tradisional seperti pasar dan toko-toko tradisional.

Aktivitas kedua adalah transportasi baik darat, laut, maupun udara. Ketiga adalah aktivitas pariwisata terutama kuliner, show atau pameran dan sebagainya. Kemudian aktivitas keempat adalah bekerja, bisa di kantor atau di pabrik. Kelima adalah aktivitas pendidikan di sekolah sekolah dasar, SMP, SMA, Perguruan Tinggi.

Pada Pembelajaran tatap muka di sekolah sudah dibuat sistem skrining tanpa scan QR Code, dengan mensupply informasi kasus konfirmasi dan kontak erat peserta didik ke penanggungjawab sekolah melalui integrasi database ke Kemendikbud dan Kemenag. Untuk pengunjung sekolah tetap menggunakan scan QR Code.

Aktivitas keenam adalah aktivitas keagamaan.

”Dengan demikian, semua aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat dapat diketahui status kesehatannya khususnya berkaitan dengan status vaksinasi dan status swab test,” kata Menkes Budi.

Fungsi kedua dari aplikasi PeduliLindungi adalah untuk melakukan fungsi tracing atau fungsi pelacakan. Dengan adanya QR Code untuk memulai suatu aktivitas diharapkan kalau terjadi kasus positif bisa dengan sangat cepat mengetahui siapa saja yang ada di tempat tersebut pada waktu tersebut.

Fungsi yang ketiga adalah untuk mendukung implementasi protokol kesehatan, misalnya kalau scan QR Code hasilnya hijau maka seseorang bisa beraktivitas di tempat tersebut. Tapi kalau kuning atau merah maka tidak boleh beraktivitasi di tempat tersebut.

”Aplikasi PeduliLindungi secara agresif namun bertahap akan kita implementasikan ke enam aktivitas utama tadi untuk fungsi skrining, fungsi tracing, dan fungsi protokol kesehatan,” tutur Menkes.

PON Papua 2020 Diramaikan Fesyen Brand Lokal

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Brand lokal Papua seperti Papuan Culture, Noken Clothing, Biabom, Exotis, Eijh, House of Meno, NOD Store, dan Brodeer turut terlibat dalam perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020 melalui program Pondemi Kolaborasi.

Bersama para artisan Indonesia terpilih, mereka membuat karya seni bersama yang dituangkan dalam kreativitas produk fesyen.

Kolaborasi ini menjadi sarana yang tepat untuk mengenalkan dan memasarkan produk kolaborasi kepada masyarakat Indonesia melalui pertukaran komunitas yang telah terbina dengan baik.

Owner Papua Culture Aswin Nirwan melalui siaran pers, Jumat (8/10) mengutarakan pihaknya menyosialisasikan PON melalui produk fesyen ke anak muda di seluruh Indonesia.

“Sebuah kesempatan yang langka, kami dapat kolaborasi dengan artisan di Indonesia untuk menyosialisasikan PON melalui produk fesyen ke anak muda di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Senada dengan Aswin, Founder Noken Clothing, Paris Asa Bumbungan mengatakan brand lokal Papua turut berpartisipasi pada PON XX Papua.

“Kami sangat senang produk fesyen kami turut berpartisipasi pada PON XX Papua kali ini. Melalui program kolaborasi ini, tidak hanya dapat dikenal oleh masyarakat Indonesia tetapi omset kami turut meningkat dan produk kami juga dipasarkan ke seluruh Indonesia,” terangnya.

Selain itu, kearifan lokal menarik lainnya yang diangkat dalam produk kolaborasi ini adalah kain Melle Taba yang biasa digunakan sebagai sistem pembayaran adat dan diproduksi oleh UMKM pengrajin asal Sorong (Suku MOI).

Menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmat fashion di Indonesia ketika kerajinan tradisional buatan tangan ini menjadi elemen pada produk sepatu, topi, dan crew neck yang dikolaborasikan dengan brand dalam negeri lainnya seperti Exodos 57, Club Bike Bike, Urbain dan Dominate.

Dalam program Pondemi, Panitia Besar PON XX Papua 2021 yang didukung oleh Kementerian Kominfo serta bekerja sama dengan Papua Muda Inspiratif telah memberdayakan komunitas, brand lokal, UMKM, hingga seniman Papua untuk berperan aktif dalam membuat produk kolaborasi dan dipasarkan secara nasional melalui marketplace Tokopedia.

Dengan begitu, brand lokal Papua memiliki kesempatan untuk berkolaborasi dengan brand dalam negeri dan artisan dari seluruh Indonesia.

Pelaksana Tugas Koordinator Bidang Pemasaran PB PON XX Papua 2021 Dr. Karsudi, SP, MSi juga mengatakan, dengan adanya program kolaborasi ini, diharapkan para talenta muda dan UMKM Papua terus tumbuh dan berkembang lebih maju serta mendapatan manfaat dari pelaksanaan PON Papua.

Bagi masyarakat yang ingin melihat produk kolaborasi ini dapat mengunjungi dan membeli melalui marketplace Tokopedia ‘Store PON Papua XX’.