Rabu, Agustus 26, 2026
Beranda blog Halaman 255

Asproksi Semangat Usung Penggunaan Produk Kesehatan Lokal Berstandar Internasional

0

SOLO, NEWSATU.COM — Perkembangan berdirinya Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional (Asproksi) di seluruh daerah makin pesat. Bertitik tolak pada visi dan misi, Asproksi memberikan pelayanan terbaik dalam pengadaan Alat Kesehatan (alkes) di Indonesia.

Saat ini selain alat kesehatan, Asproksi tengah melebarkan sayap untuk mempersiapkan diri  dalam memenuhi pengadaan obat-obatan ke seluruh Rumah Sakit, Puskesmas dan Faskes lainnya. Dalam upaya tersebut Asproksi memberikan wujud nyata dalam menjalankan program utamanya yaitu pengadaan alat kesehatan.

Diawali pertemuan Dra. Hj. Siti Nur Zulaikah. M.Kes. di Jakarta dengan Sekjen Asproksi Pusat Dr. Fazhra Fawwaz Al-Firman, S.H., M.M.. Saat itu Dr. Fazhra  mengatakan, untuk menyempurnakan tujuan Asproksi saat pandemi Covid -19 ini, maka Asproksi DPW Jawa Tengah harus segera berdiri sebagai kepanjangan tangan Asproksi Pusat dalam memenuhi pengadaan alat ksehatan dan obat-obatan di Jawa Tengah.”

Sekjen Asproksi Pusat Dr. Fazhra Fawwaz Al-Firman (kanan).

DPW Asproksi Jateng akhirnya dilantik secara sah di Hotel Sahid Jaya Solo, Sabtu (16/10) oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asproksi.

Dalam Pelantikan tersebut hadir antara lain Merryani Girsang, S.Si., MSc.Biomed (Wakil Ketua DPP Asproksi) beserta jajaran pengurus lainnya, termasuk Sekjen Dr. Fazhra Fawwaz Al-Firman.

Hadir juga perwakilan dari lembaga kesehatan, lembaga pendidikan, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan Dian Prasetyo, S.H. selaku Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Perdagangan.

Pada kesempatan itu, Dian  memberikan dukungan yang sangat baik. “Kadin Indonesia sangat mendukung adanya perkembangan Asproksi ini di seluruh Indonesia, sehingga kebutuhan alat kesehatan dapat terpenuhi.”

Merryani Girsang, S.Si., MSc.Biomed (Wakil Ketua Asproksi Pusat, tengah).

Lebih lanjut, Dian menegaskan, mengenai pendanaan alat kesehatan yang diperlukan, Kadin Indonesia juga  mempersiapkan dana untuk Asproksi sebagai bukti saling mendukung dalam pencapaiannya.

“Dalam pemasaran berbagai produk kesehatan itu Asproksi menggandeng pemerintah dan menampung produk-produk kesehatan yang sesuai aturan pemerintah untuk didistribusikan ke rumah sakit, klinik, puskesmas, sekolah dan user langsung. Masyarakat butuh sehat, dan kami Asproksi Jateng berkomitmen untuk mengangkat produk-produk kesehatan lokal,” tutur  Siti Nur Zulaikah.

Selain itu, ada juga perwakilan dari daerah di Jateng. Hadir juga perwakilan dari lembaga kesehatan, lembaga pendidikan, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Asproksi Jateng Siap Dukung Produk Kesehatan Lokal Berstandar Internasional

Dra. Hj. Siti Nur Zulaikah. M.Kes, Ketua Asproksi Jateng.

“Asproksi menampung produk-produk kesehatan yang sesuai aturan pemerintah untuk didistribusikan ke rumah sakit, klinik, puskesmas, sekolah dan user langsung. Masyarakat butuh sehat,” kata  Ketua DPW Asproksi Jateng, Siti Nur Zulaikah mengatakan

Menurut Siti, ke depan, Asproksi Jateng berkomitmen untuk mengangkat produk-produk kesehatan lokal. Salah satunya mesin ionisasi udara menggunakan eukaliptus untuk menjaga kesehatan warga.

“Di Jateng sudah ada produk mesin ionisasi udara agar tetap bersih dengan memanfaatkan eukaliptus. Dengan alat ini bisa membantu membersihkan udara ruangan dari virus dan bakteri-bakteri,” tuturnya.

Produk buatan PT Eisa Global Indonesia dengan harga Rp 2,9 juta tersebut sudah diluncurkan pada 18 September 2021.

Menurutnya, pada bulan pertama pemasaran produk itu kepada pengguna baru mencapai kisaran 300 unit.

Ke depan DPW Asproksi Jateng terus mendorong pemasaran produk tersebut agar semakin banyak dipakai masyarakat.

“Produk yang dilempar DPP sudah banyak, untuk mesin ionisasi ini jadi andalan Jateng,” jelasnya.

Dalam hal pemasaran berbagai produk kesehatan itu, Asproksi menggandeng pemerintah dan rumah-rumah sakit.

Penuturan senada disampaikan Merryany Girsang yang menyebut banyak produk kesehatan lokal.

Menurut Merry, Asproksi memang berkomitmen dalam pengembangan produk-produk kesehatan buatan lokal namun berstandar internasional.

“Bekerja sama dengan daerah kami akan promosikan lewat berbagai jejaring, saluran, seperti medsos agar produk yang ada masuk pasar internasional. Kami berharap semua produk dipasarkan,” tandasnya.

Jabar Pertrahankan Gelar Juara Umum di PON Papua 2021

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — PON, Pekan Olahraga Nasional, pesta olahragawan nasional yang berlangsung selama 24 hari sejak 22 September, ditutup Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin di Stadion Lukas Enembe, Jumat (15/10).

Pembukaan secara resmi dilakukan Presiden Joko Widodo, 2 Oktober. PON yang mempertandingan 56 disiplin olahraga dengan total 7.039 atlet, menggelar 681 nomor pertandingan dengan total medali 2.212, 688 di antaranya medali emas.

Provinsi Jawa Barat tampil sebagai juara umum kali keenam, setelah terakhir pada 2016 dan 2021 ini. Total sebanyak 90 rekor, baik rekor PON dan rekor nasional tumbang dalam hajatan olahraga akbar Indonesia di Bumi Cenderawasih ini.

Jawa Barat pulang dengan raihan 133 medali emas, 105 perak dan 115 perunggu dengan total 353 keping medali. Jawa Barat unggul atas Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur diperingkat pertama dan kedua. DKI mengumpulkan 111 medali emas, 91 perak dan 99 perunggu. Sementara Jawa Timur mengoleksi 110 medali emas, 89 medali perak dan 88 perunggu.

Papua sebagai tuan rumah finish di peringkat 4, dengan raihan 93 medali emas, 66 perak dan 102 perunggu.

Rekor baru muncul dari cabang olahraga akuatik, atletik, selam, menembak, angkat besi dan angkat berat.

Jumlah rekor yang pecah di atletik sebanyak 15 rekor. Di cabor ini, atlet lempar lembing Jawa Tengah, Atina Nur Kamil mengawinkan rekor PON dan nasional dengan jauh lemparan 51,26 meter.

Pelari 400 meter putri asal Sumatera Selatan, Sri Mayasari juga membuat rekor PON sekaligus rekor Nasional yang sudah tercatat selama 37 tahun. Sri mencatatkan finish dengan waktu 53,32 detik, lebih cepat dari pelari Emma Tahapary dengan waktu 54,20 detik.

Dari selam tercatat ada 5 rekor yang dipecahkan dengan 4 di antaranya dibuat oleh Peselam Jawa Timur.

Di kolam renang, 28 rekor telah dibukukan. Perenang yang memperkuat Papua, Farrel Armandio Tangkas kembali membuat rekor PON di nomor spesialisnya 200 meter gaya punggung putra. Sementara perenang putra DKI Jakarta Gagarin Nathaniel membuat 2 rekor di nomor 200 meter gaya dada putra dan 100 meter gaya dada putra.

Perenang Jawa Timur, Adinda Larasati Dewi juga mencatatkan 2 rekor sekaligus yakni di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri dan nomor 800 meter gaya bebas putri. Rekannya sesama perenang putri Jawa Timur, Patrisia Yosita Hapsari membukukan rekor PON dan Nasional di nomor 100 meter gaya bebas putri.

Perenang putri DKI Jakarta, Angel Gabriel Yus juga memecahkan rekor PON dan Naisonal di nomor 50 meter gaya kupu-kupu putri.

Dari angkat besi, 17 rekor juga sudah dipecahkan. Sebanyak 3 atlet telah mencatatkan hattrick rekor. Atlet putri Jawa Barat, Tsabita Alfia R yang memecahkan rekor kelas 67 kg putri dengan total angkatan 212 kg, snatch (97 kg) dan C&J (115 kg).

Atlet putra Sulawesi Selatan yang meraih medali perunggu Olimpiade Tokyo, Rahmat Erwin Abdullah juga membuat rekor di kelas 81 kg dengan total angkatan seberat 340 kg, snatch (150 kg) dan C&J (190 kg).

Hattrick rekor dua atlet tersebut juga diikuti lifter Jawa Barat, Carrel Julius yang memecahkan rekor di kelas 109 kg dengan angkatan 333 kg, snatch (148 kg) dan C&J (185 kg).

Rekor juga tercipta di menembak sebanyak 5 rekor, diikuti angkat berat dengan total 20 rekor.

Vaksinasi Suku Baduy Bukti Pemerintah Tak Pandang Bulu

0

SURABAYA, NEWSATU.COM — Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengapresiasi vaksinasi untuk masyarakat adat Suku Baduy di Kabupaten Lebak, Banten. Menurut LaNyalla, semua masyarakat memiliki hak setara tanpa memandang latar belakang apapun.

“Vaksinasi terhadap Suku Baduy ini membuktikan bahwa pemerintah memberikan hak dan pelayanan yang sama kepada setiap warga negara tanpa membeda-bedakan suku, budaya, golongan maupun agama,” kata LaNyalla di sela-sela kegiatan resesnya di Jawa Timur, Jumat (15/10).

Senator asal Jawa Timur itu melanjutkan, selama ini masyarakat adat merupakan kelompok yang sulit dijangkau program vaksinasi. Sebab, selain keberadaan mereka di tempat terpencil, biasanya ada banyak aturan adat yang harus dilalui sebelum bisa menyosialisasikan program vaksinasi tersebut.

“Masyarakat adat, merupakan masyarakat yang sulit dijangkau dalam program vaksinasi. Kita patut bersyukur pemerintah telah mampu menjangkau masyarakat Baduy untuk program vaksinasi,” ujar LaNyalla.

Menurut LaNyalla, pemberian vaksinasi untuk masyarakat Baduy adalah langkah yang tepat. Sebab, warga Baduy dalam kesehariannya banyak yang beraktivitas keluar desanya. Bahkan mereka berjalan kaki ke daerah perkotaan seperti Jakarta untuk berjualan produk-produk khas Baduy.

“Selain itu juga kawasan desa mereka menjadi salah satu destinasi wisata. Jadi, warga Baduy sangat berpotensi tertular wabah Covid-19,” ujar LaNyalla.

Selain Suku Baduy, LaNyalla menilai Indonesia memiliki suku-suku lainnya yang tentunya harus mendapatkan hak yang sama dalam program vaksinasi.

“Semuanya harus diberikan hak yang sama agar setiap kelompok memiliki kekebalan komunal dalam menghadapi serangan wabah penyakit,” tutur dia.

LaNyalla juga mengingatkan pemerintah agar dalam memberikan advokasi dan suntikan vaksin untuk tetap menghormati adat dan budaya mereka.

“Kita memberikan vaksin tanpa harus memaksa dan menekan, melainkan dengan menumbuhkan kesadaran melalui pendekatan adat budaya mereka sendiri,” tutur LaNyalla.

Hingga Kamis lalu, sebanyak 200 peserta yang merupakan masyarakat Suku Baduy dalam dan luar diprioritaskan untuk mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19. Sementara sisanya adalah masyarakat wilayah Lebak.

Kebijakan Ganjil-Genap Kembali ke Peraturan Gubernur DKI Jakarta

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengubah aturan jam operasional ganjil-genap di Jakarta ke seperti semula sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, jam operasional ganjil-genap kini kembali berlaku normal, yakni mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB.

Sebelumnya selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, ganjil genap berlaku mulai pukul 06.00-20.00 WIB.

“Jadi kita kembalikan kepada Peraturan Gubernur,” kata Sambodo di Jakarta, Jumat (15/10).

Dia menjelaskan kebijakan ganjil-genap itu berlaku setiap hari Senin sampai Jumat. Sementara di akhir pekan ditiadakan.

“Untuk Sabtu, Minggu dan libur nasional ganjil-genap tidak berlaku,” jelas dia.

Sebelumnya, Sambodo mengatakan, volume kendaraan di Jakarta naik hingga 40 persen.

Menurut dia, hal inilah yang membuat ia berencana memperluas wilayah diberlakukannya ganjil genap di Jakarta.

“Secara fakta di lapangan maupun data-data menunjukkan bahwa memang sudah terjadi pertambahan volume kendaraan dari rata-rata harian sekitar 30-40 persen penambahannya,” ucap Sambodo.

Dia menuturkan, berdasarkan Pergub DKI Jakarta bahwa ada 25 kawasan ganjil genap di Ibu Kota. Saat ini baru tiga tiga kawasan yang aktif diterapkan ganjil genap, yakni Sudirman, Thamrin dan Jalan Kuningan.

“Masih ada 20-an lagi kawasan gage (ganjil genap) yang belum kita aktifkan. Tentu pekan depan kita akan melaksanakan rapat dengan instansi terkait dengan Dishub dan sebagainya untuk menentukan apakah cukup dengan tiga kawasan ini atau perlu ditambahkan kawasan-kawasan lain,” kata Sambodo.

2 Atlet DKI Jakarta Ini Cetak Sejarah di PON Papua

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Naura Rahmadija, pesepatu roda asal DKI Jakarta, dan Adityo Restu Putro, peloncat indah yang juga asal DKI Jakarta, mencetak sejarah sepanjang penyelenggaraan PON sejak 1948.

Keduanya sama-sama mencetak lima medali emas di cabang olahraga yang mereka ikuti.

Di sepatu roda, Naura, siswi kelas XII SMAN 70 Jakarta, merebut emas nomor 1000m putri, 500+D putri, estafet 3000m putri, 42km marathon,  dan 10000m team time trial putri.

Sementara rekannya,  Barijani Mahesa Putra, menyumbangkan dua medali emas dari nomor 500m+D sprint, dan 10km team time trial.

“PON Papua adalah PON pertama saya. Ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi saya,” ujar Barijani ketika bersama Naura menjadi narasumber di  Media Center Jakarta untuk PON XX Papua, Kamis (14/10).

Cabang sepatu roda diperlombakan di dua venue, yakni Arena Klemen Tinal Roller Sport, Kota Jayapura dan Jembatan Merah, Youtefa, Holtekam.

Barijani, mahasiswa Universitas Indonesia (UI), mengaku kagum dengan arena pertandingan di PON Papua dan berharap dapat terus dimanfaatkan agar terawat.

“Saya harap semua sarana venue yang sudah dibangun dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kemajuan olahraga Papua khususnya dan Indonesia umumnya,” katanya.

Naura Rahmadija.

Naura dan kawan-kawan berhasil mengantarkan DKI Jakarta keluar sebagai juara umum sepatu roda dengan total 23 medali (13 emas, 8 perak, dan 2 perunggu).

Tuan rumah Papua di posisi kedua dengan 8-3-5, diikuti Jatim 2-3-2, Kaltim 1-4-0, dan Aceh 1-0-0.

Sementara itu, Adityo juga mencetak sejarah dari Stadion Akuatik, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura. Adityo merebut emas papan 3m, menara 10m, sinkronisasi papan 3m beregu, sinkronisasi papan 10m beregu, dan papan 1m.

“Saya tidak menyangka bisa mengoleksi lima emas, apalagi mencetak sejarah. Saya hanya fokus pada setiap loncatan dan memberikan yang terbaik. Alhamdulillah kado kecil untuk keluarga baru saya,” ucap Adityo yang baru saja memiliki anak.

“Kalau saya lihat Adit semakin matang setelah berkeluarga. Lebih tenang. Selain itu ini juga buah dari kerja tim dari kontingen DKI mulai dari tim recovery, pelatih dan juga dari KONI DKI,” papar Pelatih Harly Ramayani.

Loncat Indah DKI Jakarta menjadi juara umum dengan 5 emas, 4 perak, dan 2 perunggu, sementara Jatim di posisi 2 dengan 4-3-2, diikuti Papua 1-0-2.

Kadin Kalbar Serahkan Tabung Oksigen ke Kodim XII/Tanjungpura

0

KUBU RAYA, NEWSATU.COM — Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura menerima bantuan berupa 50 tabung oksigen isi, 50 flow meter dan 10 ton oksigen liquid dari Kamar Dagang dan Industri Provinsi Kalimantan Barat. Penyerahan bantuan berlangsung di Lapangan Tembak Pistol Indoor Rahmat, Makodam XII/Tanjungpura, Kamis (14/10).

Bantuan diterima secara simbolis oleh Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Sulaiman Agusto yang diserahkan oleh Ketua Kadin Kalbar, Joni Isnaini.

Sulaiman Agusto mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan ini. Menurutnya, tabung oksigen saat ini memang sangat dibutuhkan bukan hanya untuk pasien Covid-19 namun juga untuk pasien penyakit yang lain.

Pangdam mengatakan, bantuan dari Kadin tersebut akan dimanfaatkan sebaik mungkin. Ia sudah berkoordinasi dengan Kakesdam dan Karumkit, nantinya bantuan ini  akan disalurkan ke Rumah Sakit Tingkat IV Singkawang.

“Supaya bisa digunakan untuk membantu pelayanan kesehatan bagi prajurit dan masyarakat. Karena rumah sakit kita tidak hanya melayani prajurit tapi juga masyarakat. Kita akan salurkan bantuan ini secepatnya,” kata Sulaiman.

Sementara Joni Isnaini menjelaskan, bantuan dari Kadin Indonesia ini untuk didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkan. Kadin Kalbar mendapatkan sebanyak 200 tabung oksigen.

“Yang dibagikan, di antaranya ke Kodam, Polda dan juga sudah dibagikan ke Pemda Ketapang sebanyak 20 tabung. Selain tabung oksigen, kita juga bagikan sekaligus dengan flow meter dan oksigen liquid. Harapan kami dari Kadin Kalbar ini bisa membantu dan terus bisa bersinergi dengan Kodam,” tandasnya.

Karateka Krisda Putri, dari Takut Akhirnya Cinta Papua

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Karateka cantik asal Sulawesi Selatan, Krisda Putri Aprilia, kagum dengan suasana di Papua. Tampil di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX menjadi momen pertamanya menginjakkan kaki di Bumi Cenderawasih.

Krisda mengaku senang berada di Papua. Padahal, ia sempat khawatir ketika hendak bertolak ke Papua untuk mengikuti ajang PON XX.

Setelah tiba dan melihat langsung suasana di Papua, Krisda terkejut karena Papua tak seperti yang ia dengar.

“Sebelum ke sini (Papua) banyak yang bilang hati-hati, karena kan di berita-berita itu selalu terlihat rawan konflik. Ternyata pas saya sampai di sini, orang-orang Papuanya ramah banget dan baik sekali. Tiap pagi selalu disapa selamat pagi, baik banget,” kata Krisda.

Karateka yang pernah meraih medali emas SEA Games 2019 di nomor kata itu juga terkesan dengan kesiapan Papua sebagai tuan rumah PON XX. Ia menuturkan, fasilitas yang diberikan juga sangat bagus mulai dari venue hingga penginapan.

“Papua sudah sangat siap. Fasilitasnya juga siap semuanya, penginapan kita juga bagus dan disediakan dekat dengan venue kita bertanding,” ujarnya.

Krisda senang melihat alam Papua. Apalagi, panorama yang terlihat dari penginapan mereka di mess Politeknik Penerbangan Kayu Batu, Kota Jayapura, sangat indah.

“Bagus sekali, alamnya indah, suasana disini indah banget,”tuturnya.

PON XX telah menitipkan kesan mendalam bagi karateka asli Makassar itu. Selain disuguhkan alam yang indah dan mendapatkan pelayanan yang bagus dari tuan rumah. Krisda juga berhasil membawa pulang medali emas yang sesuai dengan targetnya.

“Target saya memang harus dapat medali emas, karena pelatih sudah bilang kalau saya bisa dapat emas di SEA Games, saya harus bisa dapat emas juga di PON XX ini,” ujarnya.

 

12 Peraih Emas PON & SEA Games asal Jayapura Terima Bonus Rumah

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura memberikan apresiasi inggi kepada 12 atlet asal Kabupaten Jayapura yang berprestasi di PON XX Papua 2021 dan juga di kancah internasional. Apresiasi itu diwujudkan dalam bentuk menghadiahi satu unit rumah bagi masing-masing atlet.

Penyerahan hadiah rumah bagi atlet berprestasi oleh Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw, dihadiri sejumlah pimpinan OPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Jayapura, Pengurus KONI Kabupaten Jayapura dan pihak Perusahaan Daerah (Prusda), Baniyau, selaku pengelola perumahan Papua Rainbow di kawasan Doyo Baru.

“Hari ini kami serahkan rumah bagi atlet berprestasi dan atas nama pemerintah dan masyarakat kami menyampaikan terima kasih untuk perjuangan para atlet dari Kabupaten Jayapura,” kata Awoitauw di sela-sela penyerahan hadiah kunci rumah kepada 12 atlet di Perumahan Rainbow Papua, Doyo Baru, Rabu (13/10).

Menurut Awoitauw, banyak atlet yang telah berprestasi mengharumkan nama daerah Papua, bahkan Indonesia di kancah nasional hingga internasional tetapi diabaikan sehingga semangat mereka hilang begitu saja karena tidak ada penghargaan yang diterima.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Jayapura telah memikirkan hal itu dan mencoba memberikan penghargaan kepada para atlet sebagai bentuk apresiasi.

“Rumah ini di atas tanah milik pemerintah daerah dan ke depan kita akan coba lagi untuk lebih baik dan rapi lagi terhadap apresiasi-apresiasi,” ujarnya.

Awoitauw mengatakan, hadiah rumah yang diberikan tersebut khusus bagi atlet yang berprestasi di cabang olahraga individu karena atlet tersebut telah berjuang sendiri untuk meraih prestasi terbaik.

“Sedangkan yang beregu seperti cabang olahraga voli dan sepakbola itu saling membantu, tetapi itu akan kita pikirkanlah untuk atlet yang beregu karena hari ini kita baru memulai. Sebenarnya hadiah rumah ini tidak seberapa dibanding apa yang mereka lakukan untuk daerah dan bangsa ini,” ungkapnya.

“Setelah penutupan PON 15 Oktober, kita akan duduk dan bicarakan lagi tentang ini dan nanti kita pikirkanlah ke depannya bagaimana.” kata Bupati.

Sementara itu, salah satu mantan atlet yang pernah meraih medali emas di SEA Games 2013 Myanmar, Erni Sokoy menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Pemkab Jayapura yang dalam hal ini Bupati Mathius Awoitauw sebagai pihak yang telah memperhatikan kesejahteraan para mantan atlet asal Kabupaten Jayapura.

“Saya sangat bersyukur dan menyampaikan banyak terima kasih kepada pemerintah daerah karena sejak menjadi atlet dari 2003 sampai 2016 ini baru pertama kali kami diberikan apresiasi yang luar biasa,” ujarnya.

Kambosos Siap Kapanpun Bertarung dengan Teo Lopez

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — George Kambosos Jr (19-0-0, 10 KO), penantang wajib kelas ringan IBF, bicara dengan Fightnews.com  mengenai rencana pertarungannya dengan juara kelas ringan WBA/IBF/WBO Teofimo Lopez (16-0-0, 12 KO).

Pertarungan akan digelar Matchroom dengan promotor Eddie Hearn. Semula lelang duél dimenangkan Triller. Triller mundur.

“IBF menjalankan aturan mainnya, fantastus,” kata Kambosos. “Meskipun tanggalnya berubah, saya tetap berada di sasana. Begitu tanggal ditetapkan, kami siap. Saya kira mereka [Triller] tak paham. Banyak sekali persiapan untuk sebuah pertarungan besar.”

“Mereka (Triller) mau pindah tanggal lagi. Saya bilang oke tapi taruh 6 juta dolar AS-nya di escrow (semacam rekening bersama atau rekber).. Hal terakhir yang ingin Anda lakukan adalah bertarung namun tidak ada uang di sana. Dengan semua perubahan tanggal, Anda pikir mungkin ada masalah dengan uangnya,” beber Kambosos.

“Jika Anda ingin melakukan perubahan tanggal lagi – tidak masalah kami siap bertarung. Kapan saja – di mana saja – kapan saja. Tapi, mereka harus menaruh uang di escrow. Jelas, tim Lopez berdiri di belakang kami. Lopez adalah juara yang tak terbantahkan tetapi ia tidak tahu apa yang dia lakukan. Mereka membuat banyak kesalahan di luar ring.”

“Jika bukan karena tim saya, ayah saya dan pengacara saya Greg Smith, yang juga mewakili Canelo Alvarez, kami bisa saja menandatangani kontrak pada 16 Oktober tetapi Triller bisa mengubah tanggalnya lagi dan mengatakan kami tidak akan melakukannya sekarang.”

“IBF membuat keputusan yang fantastis dan sekarang Eddie Hearn akan mempromotori pertarungan. Kami semua tahu Eddie Hearn, yang merupakan salah satu promotor top di dunia, dan ia akan memberikan pertarungan ini rasa hormat yang layak. Eddie mempromotori kemenangan terbesar dalam karir saya melawan Lee Selby.”

“Eddie telah menandatangani beberapa petinju Australia tetapi hanya ada satu yang akan memiliki semua sabuk indah itu. Eddie saya rasa memiliki visi yang sama dengan saya. Saya akan memenangkan pertarungan ini – saya tahu saya memiliki tim yang fantastis. Ini akan menjadi pertarungan terbesar petinju Australia. Untuk semua sabuk.”

“Saya dengar pertarungan akan digelar 13 November. Saya siap tarung hari ini atau kapan pun Eddie Hearn menetapkannya. Saya bukan orang yang menunda-nunda pertarungan Lopez vs Kambosos.”

“Saya menjadi lebih baik dari hari ke hari, saya terus belajar. Kalau kami bertarung pada Juni lalu, itu akan jadi duél ketat. Kini [dengan penundaan-penundaan], Lopez takkan bisa mendekati saya.”

Duél Lopez vs Kambosos semula akan digelar 19 Juni, lalu berubah jadi 4 Oktober, mundur lagi ke 16 Oktober, dan kini, seperti kata Kambosos 13 November.

Belum ada pengumuman resmi.

“Terima kasih buat Fightnews.com untuk dukungan Anda,” kata Kambosos menutup pembicarannya. “Kemenangan atas Lopez akan jadi sangat besar. Saya tak sabar untuk melakukan wawancara berikutnya dengan semua sabuk gelar.”

Arsjad Rasjid: Diangkat Jadi Anggota OICAC Merupakan Kehormatan bagi Kadin

0

JAKARTA, NEWSATU.COM — Ketua Umum Kadin Indonesia, M. Arsjad Rasjid diangkat menjadi Anggota Dewan Pembina Organisasi Kerja Sama Arbitrase Islam Pusat  (Organization of Islamic Cooperation Arbitration Center, OICAC) dalam Rapat Dewan Wali Amanat Pertama OICAC, Kamis, (7/10).

OICAC dibentuk oleh negara-negara Islam yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami juga bagi organisasi Kadin,” ungkap Arsjad, dilansir Liputan6.com.

Pengangkatan ini diharapkan dapat menjadi tonggak utama bagi perkembangan Ekonomi Syariah Indonesia. Kadin, kata Arsjad, akan terus memperkuat hubungannya dengan Kamar Dagang, Industri, dan Pertanian Islam (ICCIA, Islamic Chamber of Commerce, Industry and Agriculture) dan OKI untuk memajukan perdagangan internasional di antara negara-negara anggotanya.

“OICAC merupakan Pusat Arbitrase OKI yang pertama dan satu-satunya. Tujuan pembentukannya adalah untuk menyelesaikan perselisihan internasional di antara negara-negara OKI dan selanjutnya melayani sektor swasta di negara-negara anggota,” terangnya.

OICAC, lanjut Arsjad, akan melayani penyelesaian sengketa komersial dan investasi melalui arbitrase dan metode Penyelesaian Sengketa Alternatif (ADR) lainnya yang disepakati oleh para pihak seperti mediasi, ajudikasi, dan lain-lain.

Selain mengangkat Arsjad Rasjid, Presiden ICCIA Abdullah Saleh Kamel juga mengangkat anggota Dewan Pembina lainnya, di antaranya Muhammed Musaev, Ahmar Bilal Soofi, Sheikh Khalifa bin Jassim AlThani, Hashem Salah Matar, Hassan Abd Al Moneim Al Badrawi, dan Ibrahim Jokouni.

OICAC yang berkantor pusat di Istanbul, Turki, ini bertugas memberikan fasilitasi akses dari negara-negara anggota ke pusat dan mendirikan kantor-kantor di negara anggota OKI yang berbeda dan negara anggota non OKI yang akan berfungsi langsung di bawah naungan Pusat.

OICAC Pusat memfasilitasi penyelesaian sengketa komersial dan investasi yang dirujuk ke pusat, melibatkan orang perseorangan atau badan hukum dari negara anggota OKI dan negara non-OKI, mempromosikan arbitrase, serta membuat pengajuan tentang reformasi hukum dan praktik penyelesaian sengketa di negara-negara anggota OKI.