Sabtu, Agustus 29, 2026
Beranda blog Halaman 34

Jaga Inflasi Tetap Terkendali, Sumsel Perkuat Ekosistem Pangan Berbasis GSMP

PALEMBANG, NEWSATU– Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) resmi mentransformasikan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) menjadi ekosistem rantai pasok pangan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus menjaga stabilitas inflasi di Sumatera Selatan.

Transformasi tersebut ditandai dengan peluncuran Pengembangan Ekosistem Rantai Pasok GSMP–MBG yang dirangkaikan dengan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumsel di Lanud Sri Herlambang, Palembang, Kamis (30/7/2026).

Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang mengatakan, keberhasilan menjaga ketahanan pangan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, perbankan, akademisi hingga masyarakat.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memastikan pasokan pangan tetap tersedia, distribusi berjalan lancar, dan masyarakat mendapatkan akses terhadap pangan yang cukup, berkualitas, serta terjangkau,” ujarnya.

Menurutnya, sejak diluncurkan pada 2021, GSMP yang semula berfokus pada pemanfaatan lahan pekarangan kini berkembang menjadi sebuah ekosistem yang menghubungkan petani, peternak, nelayan, pelaku UMKM hingga dunia usaha dalam satu rantai pasok yang terintegrasi.

Ekosistem tersebut diharapkan mampu menjadi penopang utama penyediaan bahan pangan bagi Program Makan Bergizi Gratis, sekaligus berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan dan kerawanan pangan di Sumatera Selatan.

Transformasi GSMP juga didukung oleh kondisi ekonomi Sumsel yang tetap menunjukkan tren positif. Pada triwulan I tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Sumsel tercatat mencapai 5,34 persen (year on year), sementara inflasi tahunan berhasil dijaga pada level 2,89 persen (year on year).

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono mengapresiasi langkah inovatif Pemprov Sumsel dalam memperkuat ekosistem pangan daerah.

Ia menekankan pentingnya penerapan strategi 4K, yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif, sebagai fondasi pengendalian inflasi yang berkelanjutan.

Selain itu, BI juga mendorong penguatan Early Warning System berbasis model multivariat yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan BRIDA Sumsel agar potensi gejolak harga dapat diantisipasi lebih dini.

Sebagai bentuk penguatan kelembagaan, kegiatan tersebut turut diisi dengan pencanangan Forum Kolaborasi GSMP Sumsel, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antarpelaku usaha melalui skema Business to Business (B2B) dan Government to Government (G2G), serta penyerahan bantuan sarana dan prasarana produksi pertanian kepada kelompok tani dan pelaku usaha lokal.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Edward Candra, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, perbankan, BUMN, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya sebagai bentuk komitmen bersama memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas ekonomi daerah. (ril) 

Pesta Sabu Digerebek, Empat Pria di Ogan Ilir Dibekuk, Polisi Sita Narkoba Hampir 10 Gram

OGAN ILIR, NEWSATU – Tim gabungan Satresnarkoba Polres Ogan Ilir bersama Polsek Tanjung Raja berhasil mengungkap lokasi yang diduga menjadi tempat pesta narkoba di Kelurahan Tanjung Raja Barat, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir. Dalam penggerebekan tersebut, empat pria berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu dan perlengkapan yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang menyebut adanya aktivitas mencurigakan di sebuah rumah yang diduga kerap dijadikan lokasi transaksi sekaligus pesta narkoba. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan bergerak cepat melakukan penyelidikan pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Operasi dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Ogan Ilir Iptu A. Surya Atmaja, SH, bersama Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna, SH, M.Si., didampingi Kanit Reskrim Polsek Tanjung Raja Iptu Ettah Yuliansyah, SE, serta Kanit II Satresnarkoba Ipda Maulana Agus Salim, SH, MH.

Saat dilakukan penggerebekan, petugas mendapati empat pria yang diduga sedang mengonsumsi narkotika jenis sabu. Keempatnya masing-masing berinisial F (44), MRA (23), MS alias Aan (41), dan M (50).

Dari hasil penggeledahan di lokasi, polisi menyita satu paket sabu dengan berat bruto 9,78 gram, satu pirek kaca yang masih berisi sabu seberat bruto 1,02 gram, satu bungkus plastik klip bening ukuran kecil, satu unit timbangan digital, satu sekop plastik, serta satu set alat hisap sabu (bong).

Selain itu, petugas juga mengamankan uang tunai sebesar Rp300 ribu dan empat unit telepon seluler yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkotika.

Seluruh tersangka beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Tanjung Raja untuk pemeriksaan awal sebelum dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Ogan Ilir. Polisi juga akan melakukan tes urine serta pemeriksaan laboratorium forensik guna melengkapi proses penyidikan.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, SH, SIK, MH menegaskan jajarannya akan terus memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Ogan Ilir.

“Penindakan tegas ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam merespons cepat setiap keluhan dan informasi masyarakat. Kami memastikan tidak ada ruang bagi pengedar maupun penyalahguna narkoba di Kabupaten Ogan Ilir demi menyelamatkan generasi muda,” tegas AKBP Rizka Aprianti.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan hukum lainnya yang berlaku, dengan ancaman pidana berat. (ril) 

PHR Antar UMKM Riau Naik Kelas, Produk Lokal Kini Mengisi Rak di Jepang

PEKANBARU, NEWSATU – Kerja keras dan semangat pantang menyerah mengantarkan Koperasi UMKM Pucuk Rebung Pekanbaru mencatatkan prestasi membanggakan. Berawal dari usaha rumahan yang dikelola dari dapur-dapur sederhana, kini berbagai produk olahan khas Melayu Riau berhasil menembus pasar internasional, termasuk Jepang yang dikenal memiliki standar kualitas dan keamanan pangan sangat ketat.

Ketua Koperasi UMKM Pucuk Rebung, Yuneli (49), mengaku tidak pernah membayangkan produk-produk lokal yang selama ini dipasarkan di tingkat daerah kini dapat hadir di rak-rak pusat jajanan di Negeri Sakura.

“Perjalanan ini bukan proses yang instan. Kami memulainya dengan memperkuat kualitas produk, aktif mengikuti berbagai pameran internasional, business matching, hingga memperkenalkan produk kepada calon buyer dari berbagai negara,” ujar Yuneli.

Kesuksesan tersebut tidak diraih dengan mudah. Para pelaku UMKM yang tergabung dalam koperasi harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kapasitas produksi yang belum memenuhi standar ekspor, keterbatasan akses pasar dan jaringan buyer internasional, hingga pemenuhan standar keamanan pangan, pengemasan, serta kelengkapan dokumen ekspor.

Meski demikian, semangat untuk terus berkembang membuat ratusan pelaku UMKM di bawah naungan Koperasi Pucuk Rebung terus meningkatkan kualitas produknya agar mampu bersaing di pasar global.

Keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari pendampingan berkelanjutan yang diberikan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melalui Program Pengembangan UMKM, Ekonomi, Pemuda, dan Perempuan.

Melalui program tersebut, PHR memberikan pelatihan peningkatan kompetensi, penguatan kelembagaan koperasi, dukungan sarana dan prasarana produksi, hingga membuka akses promosi dan jejaring pasar yang lebih luas.

Pendampingan itu membantu para pelaku UMKM memahami standar kualitas, keamanan pangan, teknik pengemasan, hingga berbagai persyaratan ekspor yang wajib dipenuhi agar produk mampu diterima di pasar internasional.

Selain dukungan dari PHR, pemerintah daerah bersama instansi terkait juga berperan penting dalam memfasilitasi berbagai persyaratan administrasi serta kelengkapan dokumen ekspor.

“Kami sangat merasakan manfaat dari kolaborasi ini. PHR mendampingi peningkatan usaha, memperkuat kapasitas pelaku UMKM, menyediakan sarana produksi, hingga membuka akses promosi dan pasar. Dukungan pemerintah dalam pengurusan dokumen ekspor juga sangat membantu,” kata Yuneli.

Beragam produk khas Melayu Riau kini menjadi andalan koperasi dalam pasar ekspor, di antaranya Ikan Salai Patin, Pisang Kipas Rajawali, Mi Sagu Bu Tuti, Nastar Sagu, Bandrek Lazuhardy, Emping Alpukat, Buah Naga, Madu Murni, Bakso Olahan, hingga Bumbu Rendang Khas.

Seluruh produk tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pasar, selera konsumen, serta regulasi yang berlaku di negara tujuan.

Jepang menjadi salah satu pasar yang paling menantang karena memiliki standar pengawasan kualitas pangan yang sangat tinggi. Untuk menembus pasar tersebut, Koperasi Pucuk Rebung harus melewati proses panjang, mulai dari komunikasi intensif dengan calon pembeli, pengiriman sampel secara bertahap, penyesuaian desain kemasan, hingga pemenuhan seluruh persyaratan administrasi ekspor.

Perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil dengan terealisasinya ekspor perdana sebanyak 400 pak Pisang Kipas Rajawali ke Jepang.

Sebelumnya, koperasi ini juga telah sukses menembus pasar Malaysia dengan mencatatkan empat kali pengiriman produk bernilai puluhan juta rupiah.

“Pasar Jepang memiliki standar yang sangat tinggi. Karena itu setiap evaluasi kami jadikan pembelajaran untuk terus meningkatkan kualitas. Kami percaya mutu adalah kunci agar produk UMKM mampu bertahan dan berkembang di pasar internasional,” ujar Yuneli.

Ke depan, Koperasi UMKM Pucuk Rebung optimistis keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya di Riau agar semakin percaya diri memasuki rantai pasok global.

Keberhasilan ini bukan hanya menjadi pencapaian dalam meningkatkan nilai ekspor, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan keluarga pelaku UMKM, serta memperkuat daya saing produk-produk khas Melayu Riau di pasar internasional.

Sementara itu, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina terus menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pengembangan pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, dan pelestarian lingkungan. Melalui berbagai program pemberdayaan tersebut, PHR berkomitmen mendorong UMKM lokal agar mampu tumbuh, mandiri, dan bersaing hingga ke pasar dunia. (ril)

Cucu Diktator Uganda Idi Amin Ngamuk Kena Didiskualifikai Setelah Tanduk Lawan di Atas Ring

0

NEWSATU.COM – Debut cucu diktator legendaris Uganda Idi Amin, Abdul Aziz, di ajang Commonwealth Games berakhir dengan skandal memalukan. Petinju berusia 25 tahun itu didiskualifikasi pada ronde ketiga setelah terbukti melakukan aksi tandukan terhadap lawannya asal Inggris, Damar Thomas.

Tak berhenti di situ, petinju yang mempermalukan negaranya tersebut langsung melontarkan serangan verbal yang tajam kepada wasit usai laga dihentikan.

Suasana kian aneh ketika Aziz menolak berbicara dengan seorang jurnalis dari Press Association pasca-pertandingan. Penolakan itu dipicu oleh pemberitaan sang jurnalis mengenai kakeknya, Idi Amin—diktator tirani yang diperkirakan bertanggung jawab atas pembantaian setengah juta jiwa di Uganda usai kudeta 1971, serta pengusiran paksa 80.000 warga keturunan Asia.

“Kamu. Saya tidak suka kamu,” cetus Aziz. Seorang official tim Uganda langsung mengklarifikasi, “Dia begitu karena apa yang Anda tulis tentang kakeknya.”

Sebelum laga kelas berat super ini dimulai, Aziz secara kontroversial sempat menegaskan bahwa pencapaian kakeknya adalah sumber inspirasi terbesarnya. “Saya sangat bangga padanya,” klaim Aziz.

Aziz, yang juga dijuluki Aziz Ringo merujuk pada pukulan maut ciptaannya sendiri, sempat mengumbar janji akan menjadi “Raja Baru Skotlandia”—meniru sesumbar kakeknya di masa lalu yang ingin membebaskan warga Skotlandia dari Inggris.

Namun, hal paling berbau Skotlandia yang ditunjukkannya justru aksi ‘Glasgow kiss’ (tandukan kepala) ke wajah Thomas saat dirinya tertinggal angka 16-20.

Tudingan Wasit Bias dan Rasisme

Pasca-diskualifikasi, Aziz mengamuk dan menyebut keputusan wasit sangat tidak adil.

“Banyak sekali pelanggaran! Merangkul, memukul dengan siku, semuanya omong kosong. Para ofisial tidak bisa menilai itu. Kalau negara lain yang melakukan, mereka didiskualifikasi. Keputusan wasit ini sama sekali tidak benar dan saya sangat kecewa,” teriak Aziz.

Ia juga mengkritik hitungan knockdown yang diterimanya pada ronde pertama.

“Dia hanya kena pukulan ringan dan mereka menghitungnya. Saat saya mendaratkan pukulan telak ke arahnya, poin saya justru dipotong dan diberi peringatan. Saya orang Afrika kulit hitam, saya tahu itu. Ini sudah takdir Tuhan. Saya tidak paham kenapa para ofisial takut dengan pertarungan ini. Kenapa mereka tidak membiarkannya berlanjut?”

Aziz juga membantah sengaja menanduk lawan:

“Dia mengenai saya dengan siku. Itu (tandukan) tidak sengaja karena saya sedang berusaha bangkit. Bagaimana mungkin saya sengaja menanduk seseorang? Saya tidak akan melakukan itu.”

“Saat masih di Uganda, saya bertekad harus menang KO. Ini laga tandang bagi saya. Lain kali, saya harus menyelesaikan pertarungan di menit pertama.”

“Lain kali saya akan menghabisi dia,” ancam Aziz lagi. “Kapan pun di masa depan. Dua tahun, lima tahun, atau 10 tahun lagi. Saya akan tunjukkan padanya bahwa Aziz Ringo adalah ksatria sejati. Ini sangat menyakitkan.”

Sementara itu, petinju asal London, Damar Thomas (21), dipastikan melenggang mengamankan medali usai pertarungan liar yang lebih banyak diwarnai pukulan asal-asalan tanpa kualitas teknik tersebut.

“Tugas saya selesai,” ujar Thomas dengan nada tenang. “Memang bukan dengan cara yang saya inginkan, tapi yang penting tugas tuntas. Dia berlari ke arah saya menggunakan kepalanya. Saya memang sedikit canggung karena lama tidak bertanding, tapi ya beginilah hasilnya.”***

Jeda Musim Panas Makin Panas, Aston Martin Tes Mesin Honda di Hungaroring, Pesaing Mulai Waspada

0

NEWSATU.COM – Aston Martin memberikan gambaran perdana kepada paddock Formula 1 terkait unit daya (power unit) terbaru dari Honda pada Rabu (29/7). Tim melakukan uji coba mesin yang telah ditingkatkan tersebut di Sirkuit Hungaroring sebagai bagian dari agenda filming day pasca-balapan.

Dalam sesi yang digelar beberapa hari setelah Grand Prix Hungaria tersebut, unit mesin baru Honda tampak terpasang pada sasis AMR26 versi B-spec milik tim yang berbasis di Silverstone. Paket sasis ini sebelumnya telah menunjukkan peningkatan performa bagi Aston Martin, di mana Fernando Alonso berhasil menembus Q2 dan Lance Stroll mengamankan posisi ke-13 pada hari balapan.

Rekaman video mobil yang melaju di lintasan dengan cepat beredar luas di media sosial. Hal ini memberikan gambaran awal kepada para penggemar mengenai kolaborasi yang diharapkan Honda mampu membawa Aston Martin makin mendekat ke barisan depan persaingan papan tengah.

Ekspektasi Tinggi dan Misi ‘Lompatan Besar’

Trackside General Manager sekaligus Chief Engineer Honda, Shintaro Orihara, tetap mengelola ekspektasi dengan cermat. Sebelumnya, ia menyatakan bahwa pabrikan asal Jepang tersebut membidik hasil yang ia sebut sebagai “lompatan yang lumayan besar, ketimbang sekadar langkah kecil” dalam hal luaran tenaga (output).

Saat berbicara di Hungaroring, Orihara menjelaskan pentingnya memanfaatkan agenda filming day ini untuk menguji mesin baru sebelum benar-benar diterjunkan dalam kompetisi resmi:

“Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk memeriksa unit daya baru di dalam sasis baru dengan memanfaatkan hari pengambilan gambar (filming day). Jarak 200 kilometer memberikan peluang bagus untuk melihat bagaimana mesin baru ini bekerja di dalam sasis.”

Jadwal Debut dan Rencana Pengembangan Adrian Newey

Unit mesin yang telah ditingkatkan performanya ini dijadwalkan melakoni debut kompetitifnya pada mobil AMR26 versi B-spec di Grand Prix Belanda—balapan perdana tepat setelah jeda musim panas berakhir.

Team Principal Aston Martin, Adrian Newey, juga mengonfirmasi bahwa pengembangan sasis lebih lanjut sedang dalam proses. Update komponen diperkirakan bakal hadir di Sirkuit Zandvoort, serta pada rangkaian balapan beruntun (double-header) di Monza dan Baku.

Aston Martin tidak sendirian beraktivitas di Hungaria pekan ini. Tim Audi dan Alpine juga turut ambil bagian dalam sesi tes ban Pirelli terpisah yang digelar bersamaan dengan agenda filming day tersebut.***

Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Pembawa Kabur Fortuner di PALI Usai Kejar Lintas Wilayah

PALI, NEWSATU – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres PALI berhasil mengungkap dugaan kasus perampasan atau pencurian satu unit mobil Toyota Fortuner yang terjadi di Desa Panta Dewa, Kecamatan Talang Ubi. Seorang pelaku berinisial J (24) berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah membawa kabur kendaraan milik korban.

Pelaku diamankan pada Rabu (29/7/2026) setelah Tim Opsnal Beruang Hitam Satreskrim Polres PALI melakukan pengejaran hingga wilayah Kabupaten Muara Enim.

Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., melalui Kanit Pidum Satreskrim Polres PALI Iptu Dobi Hariyandri Pratama, S.Tr.K., M.Si., mengatakan keberhasilan penangkapan tidak lepas dari koordinasi cepat dengan Polsek Gunung Megang dan Tim Rajawali Polres Muara Enim.

“Begitu menerima informasi mengenai kendaraan yang dibawa kabur pelaku mengarah ke wilayah Gunung Megang, kami langsung memerintahkan tim Opsnal Beruang Hitam melakukan pengejaran dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polsek Gunung Megang serta Tim Rajawali Polres Muara Enim. Berkat koordinasi tersebut, pelaku berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Ujan Mas beserta barang buktinya,” ujar Iptu Dobi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 22.43 WIB. Korban, Dedex Armal, datang ke rumah rekannya di Desa Panta Dewa bersama istri dan anaknya yang masih berusia dua tahun menggunakan mobil Toyota Fortuner putih bernomor polisi BG 1561 OK.

Saat korban turun dari kendaraan untuk menemui rekannya, mesin mobil masih dalam keadaan menyala. Istri dan anak korban tetap berada di dalam mobil karena tertidur.

Namun, ketika terbangun, istri korban mendapati pelaku telah berada di dalam kendaraan. Pelaku diduga memerintahkan korban turun sambil berusaha mencekiknya. Karena ketakutan, istri korban segera keluar sambil menggendong anaknya dan berteriak meminta pertolongan warga.

Korban bersama warga sempat melakukan pengejaran, tetapi pelaku berhasil melarikan diri ke arah Muara Enim. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polres PALI.

Dari hasil pengejaran, polisi berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa satu unit Toyota Fortuner putih tahun 2013 dan STNK kendaraan.

“Saat ini pelaku telah diamankan di Polres PALI untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga terus melengkapi berkas perkara, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum agar proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Iptu Dobi.

Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 482 KUHP atau Pasal 476 KUHP terkait dugaan tindak pidana perampasan atau pencurian. (ril)

Persija Selamat dari Kekalahan Usai Imbang 2-2 dengan Port FC, Laga Terakhir Jadi Penentu

0

NEWSATU.COM – Persija Jakarta kembali gagal meraih kemenangan di ajang Piala Presiden 2026. Pada laga kedua, Macan Kemayoran ditahan imbang 2-2 oleh klub asal Thailand, Port FC. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Persija menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Tim asuhan Shin Tae-yong mampu bangkit dan menyamakan kedudukan.

Pelatih STY menyoroti semangat juang para pemain yang tidak kendor meski dalam tekanan. Sementara itu, pencetak gol Persija, Arlyansyah, menegaskan timnya akan terus berproses dan memperbaiki diri. Meskipoin perdana didapat, Persija kini wajib menang di laga terakhir grup melawan PSMS Medan, 1 Agustus mendatang.

Persija menunjukkan semangat juang yang tak pernah padam pada laga kedua Piala Presiden 2026. Sempat tertinggal 0-2 dari Port FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (29/7), Macan Kemayoran mampu mengakhiri laga dengan skor 2-2.

Aksi dari Peeradol Chamrasamee menit ke-18 dan Issam Abdallah menit 40, berhasil menjebol gawang Aqil Savik. Namun, Macan sedikit berikan perlawanan pada menit ke-41 melalui Arlyansyah Abdulmanan. Umpan terobosan Stjepan Loncar sukses dikonversi Arly dengan sepakan mendatar kaki kanan yang bersarang di gawang Port FC.

Memasuki babak kedua, Persija melakukan sejumlah pergantian pemain. Perubahan tersebut memberikan dampak positif. Pada menit ke-52, Persija berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui gol Stjepan Loncar. Umpan Witan dari dalam kotak penalti disambut sepakan kaki kiri Loncar yang meluncur mulus ke gawang Port FC. Skor 2-2 pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Usai pertandingan, Pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengungkapkan apresiasinya kepada para pemain. Menurutnya, semangat juang para pemain menjadi kunci keberhasilan tim untuk terhindar dari kekalahan.

“Kebobolan dua gol terlebih dahulu lalu bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 itu sangat membesarkan hati. Para pemain tidak menyerah dan bertarung dengan baik. Kemudian setelah babak pertama selesai, di babak kedua kami memperbaiki posisi dengan lebih baik. Itulah yang membuat kami bisa meraih hasil imbang,” tutur Shin Tae-yong di laman resmi klub.

Sang pencetak gol pertama Persija, Arlyansyah Abdulmanan, mengungkapkan pandangannya mengenai perjuangan Macan Kemayoran. Arly mengapresiasi kerja keras seluruh rekan-rekannya yang berjuang sepanjang pertandingan.

Menurutnya, Persija masih berada dalam tahap awal proses pembentukan tim sehingga belum sepenuhnya menguasai aspek taktikal yang diinginkan.

“Kami semua sudah kerja keras walaupun belum latihan taktik. Maksudnya, taktik yang kami pelajari belum banyak, tetapi kami semua bisa memaksimalkan itu (kondisi yang ada saat ini),” ucap Arly.

Patroli Malam Berbuah Hasil, Polisi Bongkar Dua Penyulingan Minyak Ilegal di Muba

MUSI BANYUASIN, NEWSATU – Personel Polsek Babat Toman, Polres Musi Banyuasin (Muba), menggerebek dua lokasi penyulingan minyak tanpa izin saat melaksanakan patroli malam di Desa Ulak Paceh, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (28/7) sekitar pukul 23.30 WIB.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua orang pekerja berinisial JI dan Y yang diduga terlibat dalam aktivitas penyulingan minyak ilegal.

Selain mengamankan para pekerja, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit tungku penyulingan berkapasitas 55 drum, mesin blower, mesin sedot, tedmond berisi minyak, serta peralatan lain yang digunakan dalam kegiatan penyulingan.

Sementara itu, dua pemilik lokasi yang diketahui berinisial PIR dan HER berhasil melarikan diri dan telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Ruri Prastowo, S.H., S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa pihaknya akan terus memburu para pelaku yang masih buron.

“Terhadap pihak yang masih buron, kami akan terus melakukan pengejaran hingga tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKBP Ruri Prastowo.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penyulingan minyak ilegal maupun memberikan tempat bagi praktik tersebut.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat maupun memberikan tempat bagi praktik penyulingan minyak ilegal serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui aktivitas serupa maupun keberadaan pihak yang saat ini berstatus DPO,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

Polda Sumsel menegaskan akan terus melakukan penindakan terhadap aktivitas penyulingan minyak ilegal yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat serta merusak lingkungan. (ril)

Zidane Arsiteki Les Bleus! Terikat Kontrak 4 Tahun, Target Piala Dunia 2030

0

NEWSATU.COM – Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) resmi melantik Zinedine Zidane sebagai pelatih kepala tim nasional Prancis. Mantan juru taktik Real Madrid dan pahlawan Prancis di Piala Dunia 1998 itu, diikat kontrak dengan durasi empat tahun ke depan, yaitu hingga Piala Dunia 2030 mendatang.

Penunjukan itu diumumkan langsung oleh Presiden FFF, Philippe Diallo, di markas federasi di Paris, Selasa (28/7). Zidane akhirnya kembali ke dunia kepelatihan setelah meninggalkan Real Madrid pada Mei 2021.

Zinedine Zidane menggantikan Didier Deschamps, yang mengundurkan diri, usai Prancis kalah dari Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026. Zizou menjadi nahkoda ke-18 dalam sejarah Les Bleus sejak Henri Guérin pada tahun 1964.

Zidane akan memimpin tim nasional Prancis mulai dari UEFA Nations League 2026-2027, kualifikasi Euro 2028, Nations League 2028-2029, dan kualifikasi Piala Dunia 2030. Pelatih berusia 54 tahun itu akan mengumumkan staf pelatihnya pada awal September.

Dilansir dari laman resmi FFF, Zidane mengaku senang dan bangga bisa mengarsiteki Timnas Prancis. Mantan pemain Juve, dan Madrid itu berterima kasih kepada Presiden FFF Philippe Diallo, atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Saya sering mengatakan ini: tidak ada yang lebih hebat dari tim nasional Prancis. Jadi, merupakan suatu kegembiraan dan tentu saja sumber kebanggaan besar untuk menjadi manajer tim nasional Prancis ini. Ini juga merupakan sebuah tanggung jawab.”

“Saya ingin berterima kasih kepada Presiden Philippe Diallo, Komite Eksekutif, dan Federasi Sepak Bola Prancis atas kepercayaan mereka dan mengakui pengabdian selama empat belas tahun dari Didier dan stafnya. Saya juga memiliki ucapan khusus hari ini untuk semua pelatih saya. Tak perlu dikatakan, saya memiliki ambisi besar untuk tim nasional Prancis!” ujar Zizou.

Sementara itu, Presiden FFF, Philippe Diallo mengaku bangga dapat menunjuk salah satu legenda terbesar sepak bola Prancis sebagai pelatih Timnas. Menurutnya, melatih Les Bleus memang menjadi impian Zidane.

“Pengangkatan Zinédine Zidane sebagai pelatih kepala tim nasional Prancis merupakan sumber kebanggaan yang luar biasa bagi Federasi Sepak Bola Prancis. Ini menandai pertemuan antara seorang legenda dalam sejarah Les Bleus, yang telah menjadi salah satu pelatih paling berprestasi dan dihormati di generasinya, dan sebuah tim dengan potensi langka, yang didorong oleh ambisi tertinggi.”

“Karier luar biasa Zinédine Zidane dibangun di atas bakat, kerja keras, kerendahan hati, dan keunggulan. Ini adalah nilai-nilai yang dimiliki bersama oleh tim nasional Prancis, dan yang ingin kami junjung tinggi bersama, dengan ambisi, selama empat tahun ke depan.” Ucap sang Presiden.

Mulai September mendatang, Zinedine Zidane akan memimpin tim nasional Prancis untuk pertama kalinya, di ajang UEFA Nations League 2026/2027. Selanjutnya, pengundian kualifikasi Euro 2028 akan berlangsung pada 6 Desember 2026 di Belfast; pertandingan dua leg akan dimainkan antara Maret dan November 2027.

Bawa Kabur Uang Perusahaan ke Prabumulih, Dua Mantan Karyawan PT Amartha Diamankan

PALI, NEWSATU – Unit Reskrim Polsek Talang Ubi berhasil mengungkap kasus dugaan penggelapan dalam jabatan yang melibatkan dua mantan karyawan PT Amartha Cabang PALI. Keduanya diduga membawa kabur uang setoran perusahaan sebesar Rp38 juta yang seharusnya disetorkan ke bank, sebelum akhirnya ditangkap polisi di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah menjelaskan, peristiwa itu bermula pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di Kantor PT Amartha Cabang PALI, Jalan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi.

Saat itu, tersangka berinisial A, yang bertugas sebagai teller, diperintahkan Business Manager PT Amartha untuk menyetorkan uang perusahaan ke Bank BRI Cabang PALI. Setelah menerima slip setoran, A mengambil uang tunai sebesar Rp38 juta dari brankas perusahaan.

Namun, alih-alih menuju bank, A bersama rekannya berinisial DCK yang ikut dalam perjalanan diduga bersepakat menggelapkan uang tersebut. Keduanya justru menuju Kota Prabumulih dan tidak pernah melakukan penyetoran sebagaimana mestinya.

“Setelah kejadian tersebut, kedua tersangka juga tidak lagi bekerja di PT Amartha sehingga perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp38 juta,” ujar AKP Ardiansyah.

Menerima laporan itu, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengetahui keberadaan kedua terduga pelaku di Desa Tapus, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim.

Atas perintah Kapolsek, Unit Reskrim yang dipimpin Ipda Suryadinata, S.Psi., M.Si. bergerak melakukan penangkapan.

“Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengakui telah bersama-sama melakukan penggelapan uang perusahaan. Selanjutnya mereka dibawa ke Polsek Talang Ubi guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu flashdisk berisi rekaman CCTV saat tersangka mengambil uang dari brankas perusahaan serta satu lembar catatan keuangan yang memuat rincian kerugian PT Amartha.

Saat ini, kedua tersangka telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 488 KUHP sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Penyidik masih melengkapi berkas perkara dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum selanjutnya. (ril)