Sabtu, Agustus 29, 2026
Beranda blog Halaman 33

Call Center 110 Respons Cepat, Kebocoran Pipa Gas Petro Prabu Berhasil Diatasi Tanpa Korban

0

PRABUMULIH, NEWSATU – Personel Polres Prabumulih bersama Polsek Prabumulih Timur bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat melalui Call Center Polri 110 terkait kebocoran pipa gas Petro Prabu di Jalan Malabar, Kelurahan Muara Dua Barat, Jumat (31/7), sekitar pukul 17.45 WIB.

Dalam waktu kurang dari 15 menit, petugas bersama instansi terkait berhasil melakukan penutupan aliran gas, proses pendinginan oleh Dinas Pemadam Kebakaran, serta sterilisasi area menggunakan garis polisi (police line). Penanganan cepat tersebut memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material akibat insiden tersebut.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh tahapan penanganan dilakukan secara cepat, profesional, dan transparan.

“Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat, profesional, dan transparan. Personel di lapangan telah mengamankan lokasi untuk mengantisipasi risiko lanjutan, sekaligus berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan instansi terkait agar kondisi benar-benar aman bagi masyarakat di sekitar lokasi kejadian,” tegas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.

Hingga proses penanganan selesai, situasi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif, sementara petugas tetap melakukan pemantauan guna memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan. (ril) 

Hj. Linda Apriana Arlan: Semoga Santunan Ini Meringankan Beban Keluarga Korban Kebakaran

0

PRABUMULIH, NEWSATU – Wali Kota Prabumulih H. Arlan yang diwakili Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj. Linda Apriana Arlan, menyerahkan bantuan santunan kematian kepada ahli waris korban bencana kebakaran di Kelurahan Payuputat, Kecamatan Prabumulih Barat, Jumat (31/7/2026).

Santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada keluarga korban kebakaran yang terjadi pada 19 Maret 2026 lalu. Peristiwa nahas itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, yakni Ibu Nasiu, Ibu Sarita, dan Liztia Pesesha.

Dalam kesempatan itu, Hj. Linda Apriana Arlan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan, serta Dinas Sosial Kota Prabumulih yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada keluarga korban.

“Pergunakan uang santunan ini dengan sebaik mungkin. Semoga berkah, bermanfaat, dan dapat meringankan beban keluarga korban,” ujar Hj. Linda.

Bantuan santunan kematian diserahkan kepada ahli waris, Anuar Saleh, yang merupakan suami almarhumah Sarita sekaligus ayah dari almarhumah Liztia Pesesha.

Setiap korban mendapatkan santunan sebesar Rp15 juta, sehingga total bantuan yang diterima ahli waris mencapai Rp45 juta.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Kasi Bencana Dinas Sosial Provinsi Sumsel Roman, Kepala Dinas Sosial Kota Prabumulih, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Prabumulih, Camat Prabumulih Barat, serta Lurah Payuputat.

Pemerintah Kota Prabumulih berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat yang tertimpa musibah. (ril) 

Sultan Muda Jadi Motor Wirausaha Baru, Herman Deru Optimistis Sumsel Raih TPAKD Award 2026

0

PALEMBANG, NEWSATU – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengikuti Penilaian Akhir (Virtual Assessment) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award 2026 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Dalam Negeri, secara virtual.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru memaparkan program unggulan 100.000 Sultan Muda sebagai inovasi strategis Pemerintah Provinsi Sumsel dalam memperluas akses keuangan sekaligus mencetak generasi muda yang berjiwa wirausaha.

“Program unggulan 100.000 Sultan Muda merupakan gerakan strategis yang terbukti mampu mencetak wirausahawan muda yang tangguh, berdaya saing global, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Program ini juga telah resmi masuk dalam RKPD Provinsi Sumsel Tahun 2026 beserta regulasi pendukung lainnya,” ujar Herman Deru.

Ia mengungkapkan, antusiasme generasi muda terhadap program tersebut sangat tinggi. Hingga saat ini, sebanyak 10.951 anak muda telah resmi terdaftar sebagai anggota Sultan Muda Sumsel.

Tak hanya itu, dukungan pembiayaan bagi para pelaku usaha muda juga terus meningkat dengan nilai yang telah mendekati Rp1 triliun, sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan di Sumatera Selatan.

Untuk mendukung keberlanjutan program, Pemprov Sumsel membentuk Sultan Muda Center sebagai wadah kolaborasi, pendampingan, coaching, hingga fasilitasi akses keuangan bagi para peserta. Dalam kurun waktu 1,5 tahun terakhir, Sultan Muda Center telah mendukung 182 kegiatan dan meluncurkan Kartu Anggota Sultan Muda sebagai identitas resmi para anggotanya.

Herman Deru menegaskan, keberadaan Sultan Muda dan percepatan akses keuangan telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Salah satunya tercermin dari penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sumatera Selatan menjadi 3,59 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Tim Asesor TPAKD Award 2026, Guru Besar Universitas Brawijaya, Prof. Candra Fajri Ananda.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Tim TPAKD Sumsel. Inisiatif hilirisasi perkebunan dan pembentukan Sultan Muda ini sangat menarik. Selain menjaga stabilitas ekonomi dari fluktuasi harga komoditas, gerakan ini juga menciptakan potensi basis pajak baru yang kuat bagi daerah,” ujar Prof. Candra.

Kegiatan virtual assessment tersebut turut dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang mendukung pelaksanaan program percepatan akses keuangan daerah. (ril)

Polda Sumsel Mutasi Sejumlah Perwira, Mantan Kasat Intelkam Kini Jadi Wakapolres Prabumulih

0

PRABUMULIH, NEWSATU – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan kembali melakukan penyegaran organisasi melalui mutasi sejumlah perwira. Di lingkungan Polres Prabumulih, sejumlah pejabat utama mengalami pergantian, mulai dari Wakapolres, Kasat Resnarkoba, Kapolsek Cambai, hingga Kasat Intelkam.

Kapolres Prabumulih, AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., melalui Kabag SDM Polres Prabumulih, AKBP Tamimi, S.H., M.M., membenarkan adanya mutasi tersebut.

Mutasi merupakan hal yang biasa dalam organisasi Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi, pembinaan karier, dan pengembangan kompetensi personel. Kami berharap para pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera menyesuaikan diri dan memberikan kinerja terbaik di tempat tugas masing-masing,” ujar AKBP Tamimi, Jumat (31/7/2026).

Salah satu mutasi yang menjadi perhatian adalah pergantian jabatan Wakapolres Prabumulih. Kompol Chindi Helyadi, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Wakapolres Prabumulih, dimutasi menjadi Pamen Ro SDM Polda Sumsel dalam rangka mengikuti Pendidikan Sespimmen Dikreg ke-67.

Posisi Wakapolres Prabumulih kini diisi oleh Kompol Idham Haris Sugiono, S.E., M.M., yang sebelumnya bertugas sebagai Kanit 3 Subdit 2 Ditintelkam Polda Sumsel. Bagi masyarakat Prabumulih, sosok Kompol Idham bukanlah orang baru. Ia pernah menjabat sebagai Kasat Intelkam Polres Prabumulih, sehingga telah memahami karakteristik wilayah dan dinamika kamtibmas di Kota Prabumulih. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam mengemban tugas sebagai orang nomor dua di Polres Prabumulih.

Selain pergantian Wakapolres, jabatan Kasat Resnarkoba Polres Prabumulih juga mengalami perubahan. AKP Muh. Arafah, S.H., dimutasi menjadi Panit 2 Unit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumsel. Posisinya kini diisi oleh Iptu Fitrawadi, S.H., yang sebelumnya menjabat KBO Satres PPA dan PPO Polres OKU.

Di tingkat polsek, Iptu Heffy Juliansyah yang sebelumnya menjabat Kapolsek Cambai dimutasi menjadi Ps. Kasikum Polres Ogan Ilir. Jabatan Kapolsek Cambai kini dipercayakan kepada Iptu Haryoni Amin, S.H., yang sebelumnya menjabat Ps. Kasikum Polres Prabumulih.

Sementara itu, Iptu Romi Afriyadi, S.Psi., yang sebelumnya menjabat Ps. Kasat Intelkam Polres Prabumulih, mendapat tugas baru sebagai Ps. Kapolsek Pampangan, Polres OKI. Jabatan Ps. Kasat Intelkam kini dipercayakan kepada Iptu Kiki Herry Kiswanto, S.Sos., yang sebelumnya menjabat KBO Satintelkam Polres Prabumulih.

Mutasi lainnya menempatkan Iptu Darmawan, S.H., dari Ps. Kasikum Polres Ogan Ilir menjadi Ps. Kasikum Polres Prabumulih. Sedangkan Iptu Jhon Heri, yang sebelumnya menjabat KBO Satbinmas Polres Prabumulih, mendapat amanah baru sebagai Kasubbagbinkar Bag SDM Polres Prabumulih.

AKBP Tamimi menambahkan, pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) para pejabat yang dimutasi belum dapat dipastikan waktunya.

“Untuk pelaksanaan sertijab masih menunggu petunjuk dan arahan dari Bapak Kapolres Prabumulih. Setelah ada arahan, pelaksanaannya akan segera dijadwalkan,” jelasnya.

Ia berharap, proses pergantian pejabat ini dapat berjalan lancar sehingga tidak mengganggu pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Prabumulih.

Dengan adanya mutasi tersebut, diharapkan semakin memperkuat soliditas organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Prabumulih.

Duka Kekalahan Lawan Crawford Jadi Modal Canelo Alvarez Lawan Christian Mbilli

0

Setelah setahun berada di luar ring usai menjalani operasi siku, petinju legendaris Meksiko Saul Canelo Álvarez menyatakan bahwa ia telah siap untuk kembali bertarung.

“Saya selalu memberikan yang terbaik di atas ring dan laga ini tidak akan menjadi pengecualian,” ujar petinju berusia 36 tahun tersebut kepada CBS Mornings dalam wawancara eksklusif yang ditayangkan pada Jumat (31/7).

Canelo akan bertarung dengan Christian Mbilli pada Oktober di Riyadh. Laga tersebut akan menjadi pertarungan profesionalnya yang ke-69. Laga ini sekaligus menjadi penampilan pertamanya sejak kekalahan dari Terence Crawford tahun lalu—kekalahan yang menghentikan dominasinya sebagai juara dunia tak terbantahkan kelas menengah super.

“Bahkan jika Anda melakukan segalanya dengan benar, terkadang hal-hal tidak berjalan sesuai harapan,” ungkapnya saat mengenang laga tersebut. “Saya belajar bahwa terkadang kita melupakan hal-hal dasar, dan saya melupakan hal-hal dasar pada pertarungan itu.”

Membangun Karier dari Bawah

Selama lebih dari dua dekade, Canelo membangun kariernya dengan membuktikan diri—bertarung merintis jalan dari sebuah kota kecil di Meksiko hingga mencapai puncak dunia olahraga ini.

Ia meninggalkan bangku sekolah demi menjadi petinju profesional di usia yang sangat muda, 15 tahun. Pada usia 17 tahun, Canelo mengaku telah “mengalahkan semua petinju di Meksiko” dan siap membawa bakatnya ke Amerika Serikat.

“Jadi saya hanya menunggu sampai berusia 18 tahun untuk pergi ke AS dan melakoni debut saya di sana,” jelasnya. “Saya sangat bergairah/  Datang ke AS berdasarkan cerita-cerita yang saya dengar tentang mereka yang bertarung di sini—itu adalah impian saya.”

Petinju kelahiran Meksiko ini kemudian sukses merebut gelar juara dunia pertamanya pada usia 20 tahun.

Ikatan Keluarga yang Kuat

Kesuksesan Canelo di dunia tinju mencakup lebih dari 60 kemenangan dan raihan gelar juara dunia di empat divisi berat yang berbeda. Namun, tinju bukan sekadar jalan kariernya, melainkan bagian dari ikatan keluarga.

Ketujuh saudara lakilakinya pernah bertarung secara profesional. Mereka bahkan memecahkan Rekor Dunia Guinness untuk jumlah saudara kandung terbanyak yang bertarung dalam satu ajang pertarungan profesional yang sama.

Canelo, anak bungsu dari delapan bersaudara, mengaitkan keberhasilannya dengan sang ayah, Santos Álvarez, yang telah membantu membentuk kariernya serta mengajarkan nilai kerja keras, kejujuran, dan kedisiplinan.

“Dia selalu bekerja keras untuk keluarganya,” kata Canelo tentang sang ayah. “Setiap hari saya bekerja dengannya selama bertahun-tahun, dan dia menafkahi seluruh keluarganya, delapan orang anak.”

Sumber: CBS News

David Benavidez Incar Mahkota Hijau Emas WBC Milik Noel Mikaelian, Negosiasi Hampir Rampung

0

NEWSATU.COM – Pemegang gelar juara WBA dan WBO kelas penjelajah, ‘The Monster’ David Benavidez (32-0, 26 KO) dan petinju asal Armenia Noel Mikaelian (28-3, 12 KO), dilaporkan menunjukkan kemajuan positif dalam proses negosiasi untuk memfinalisasi pertarungan unifikasi (penyatuan gelar). Mikaelian adalah juara kelas penjelajah WBC.

Benavidez saat ini masih menggenggam sabuk kelas berat ringan WBC dan juara interim WBA di kelas yang sama. Naik ke kelas penjelajah, dia jadi juara WBA dan WBO setelah mengalahkan Gilberto Ramirez.

Di sisi lain, pemegang sabuk WBC, Mikaelian, tetap menjadi salah satu nama paling disegani dan mapan di divisi penjelajah ini.

Pertarungan potensial yang sangat dinantikan ini akan mempertemukan dua juara elite dalam satu ring, sebuah duel yang bakal memberikan dampak besar bagi peta persaingan divisi ini ke depan.

Bagi Benavidez yang berasal dari Meksiko, laga ini menjadi kesempatan emas untuk menambah koleksi sabuk juara dunianya sekaligus makin memperkokoh posisinya di jajaran elite petinju papan atas dunia.

Sementara bagi Mikaelian, sang pemegang gelar penjelajah WBC dua kali, duel ini menjadi panggung untuk mempertahankan mahkota ‘green and gold’ miliknya menghadapi salah satu petinju paling tangguh dan paling ditakuti saat ini. Laga ini diprediksi akan menjadi penentu siapa raja sejati di kelas ini.

Meskipun detail rincian kontrak masih harus difinalisasi, optimisme terus tumbuh dari kedua belah pihak dan seluruh indikasi menunjukkan bahwa kesepakatan dapat dicapai dalam waktu dekat. Jika resmi dikonfirmasi, pertarungan ini dipastikan akan menjadi salah satu laga unifikasi paling penting dan terbesar tahun ini.***

Keyshawn Davis Siap Tantang Keperkasaan Devin Haney, Bayarannya Jauh di Bawah Juara Bertahan

0

Keyshawn Davis Siap Tantang Keperkasaan Devin Haney, Bayarannya Jauh di Bawah Juara Bertahan

Bentrok Dua Jago Tak Terkalahkan, Devin Haney Kantongi Rp100 Miliar Lebih Jelang Hadapi Keyshawn Davis

Pertarungan sengit antara Devin ‘The Dream’ Haney (33-0 1 NC, 15 KO) dan Keyshawn ‘The Businessman’ Davis (15-0 1 NC, 10 KO) telah dijadwalkan bakal berlangsung pada 3 Oktober di Barclays Center, Brooklyn, New York. Kepastian ini didapat setelah Top Rank memenangkan lelang duel pekan ini.

Promotor kawakan Bob Arum melalui Top Rank menang lelang dengan tawaran fantastis sebesar 8,55 juta dolar AS (sekitar Rp138,5 miliar). Angka ini mengalahkan tawaran Takeover Promotions milik Teofimo Lopez yang secara mengejutkan mengajukan nilai sangat rendah di angka 2,35 juta poundsterling (sekitar Rp48,8 miliar).

Dua rival asal Amerika Serikat ini bakal bertarung memperebutkan gelar juara dunia kelas welter WBO milik Haney—sabuk yang ia rebut dari tangan Brian Norman Jr. pada November tahun lalu.

Sebagai juara bertahan, Haney berhak mengantongi 75% dari total nilai lelang, yakni sebesar 6,4 juta dolar AS (sekitar Rp100 miliar lebih). Sementara sang penantang, Keyshawn Davis, akan menerima bayaran sebesar 2,1 juta dolar AS (sekitar Rp34 miliar).

Keyshawn Davis, petinju berusia 27 tahun asal Norfolk, Virginia, merupakan mantan juara dunia kelas ringan WBO. Ia tak terkalahkan dalam 15 laga dan diakui luas sebagai salah satu talenta paling bersinar di AS. Namun, kariernya tak lepas dari rentetan kontroversi.

Davis pernah dinyatakan positif mengonsumsi ganja usai menang angka angka tipis atas Nahir Albright pada 2023, yang membuat hasilnya diubah menjadi No Contest (NC). Ia kemudian menebus kesalahannya pada Mei lalu dengan mengalahkan Albright lewat angka mutlak selama 12 ronde.

Usai menghentikan Gustavo Lemos hanya dalam dua ronde pada 2024, Davis menantang Denys Berinchyk untuk memperebutkan sabuk kelas ringan WBO dan menang KO di ronde ke-4.

Noda hitam lainnya terjadi ketika Davis dijadwalkan mempertahankan sabuk WBO untuk pertama kalinya melawan Edwin De Los Santos di Scope Arena, Norfolk, pada 7 Juni 2025.

Sikap tak profesionalnya membuat ia gagal memenuhi batas bobot saat timbang badan, yang berujung pada dicopotnya gelar juara miliknya.

Padahal, secara prestasi amatir, Davis merupakan peraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020 dan peraih perak Kejuaraan Dunia 2019.

Sang juara bertahan, Devin Haney, juga berusia 27 dan belum tersentuh kekalahan. Kesamaan unik lainnya, kedua petinju sama-sama memiliki catatan No Contest (NC) dalam rekor bertarung mereka akibat kasus tes obat-obatan terlarang. Bedanya, kekalahan Haney dari Ryan Garcia yang diubah menjadi NC, sedangkan pada kasus Davis, hasil kemenangannya yang dibatalkan.

Petinju asal San Francisco ini merebut gelar juara dunia pertamanya pada 2019, baru empat tahun setelah berkarier profesional. Ia dinaikkan statusnya dari pemegang gelar Interim WBC menjadi juara penuh pada Oktober 2019 usai Vasyl Lomachenko ditetapkan sebagai ‘Franchise Champion’ oleh WBC.

Haney membuktikan kepantasannya secara sah dengan sukses mempertahankan gelar melawan Alfredo Santiago pada November 2019. Setelah empat kali berhasil mempertahankan sabuknya, ia terbang ke Australia untuk mengalahkan petinju tuan rumah George Kambosos Jr. demi mengukuhkan diri sebagai juara dunia tak terbantahkan kelas ringan.***

Gaungkan Ecotheology, Kemenag Pematangsiantar Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

PEMATANGSIANTAR, NEWSATU – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pematangsiantar menggelar aksi gotong royong dan penanaman 500 bibit pohon sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan, Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program Ecotheology Kementerian Agama yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap pelestarian alam.

Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan Kantor Kemenag Kota Pematangsiantar tersebut dipimpin langsung oleh Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pematangsiantar, H. Tarmuji, S.E., M.A.P. Turut hadir Kasubbag Tata Usaha H. Amrial Saragih, S.Ag., Kasi Bimbingan Masyarakat Muhammad Rusli, M.Pd., para kepala seksi dan penyelenggara, penghulu, penyuluh agama, ASN Kemenag, serta sejumlah elemen masyarakat.

Aksi penghijauan diawali dengan gotong royong membersihkan lingkungan kantor, kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon secara simbolis oleh pimpinan dan seluruh peserta. Semangat kebersamaan dan kolaborasi terlihat mewarnai kegiatan yang bertujuan menciptakan lingkungan hijau, bersih, dan asri.

Sebanyak 500 bibit pohon ditanam sebagai upaya memperluas ruang terbuka hijau, meningkatkan kualitas udara, sekaligus membangun kesadaran bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Plt Kepala Kantor Kemenag Kota Pematangsiantar, H. Tarmuji, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan yang sejalan dengan ajaran agama.

“Menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab kita sebagai umat beragama. Melalui gerakan penanaman 500 bibit pohon ini, kami ingin mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama dan masyarakat untuk bersama-sama merawat bumi agar tetap hijau, bersih, dan memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Program Ecotheology tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga mendorong perubahan perilaku melalui berbagai aksi nyata, seperti menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi penggunaan sampah plastik, menghemat energi dan air, serta menjadikan rumah ibadah dan lembaga pendidikan keagamaan sebagai pelopor gerakan ramah lingkungan.

Menurutnya, gerakan penghijauan harus menjadi budaya yang terus diterapkan oleh seluruh ASN Kementerian Agama, peserta didik di madrasah, pengurus rumah ibadah, hingga masyarakat luas.

Melalui semangat Gotong Royong Hijau dan implementasi Program Ecotheology, Kemenag Kota Pematangsiantar berharap aksi ini mampu menginspirasi masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan. Dengan kepedulian bersama, kelestarian alam diharapkan tetap terjaga sebagai amanah yang harus diwariskan kepada generasi mendatang. (ril) 

Nerazzurri Dapat Tembok Baru! John Stones Diikat Inter Dua Tahun Kontrak

0

Inter Milan resmi datangkan John Stones dari Manchester City. Bek Inggris itu memutuskan mencari tantangan baru di Italia, setelah menghabiskan satu dekade penuh trofi bersama Man City. Menariknya, di Inter Stones akan bereuni dengan mantan rekan setimnya di City, Manuel Akanji. Duet tembok Inggris-Swiss ini diproyeksikan jadi kunci lini belakang Nerrazzurri musim depan.

NEWSATU.COM – Bek Tim Nasional Inggris, John Stones, resmi bergabung dengan jawara Liga Serie A Italia, Inter Milan. Palang pintu berusia 32 tahun itu menandatangani kontak berdurasi dua tahun dengan Nerazzurri, setelah berstatus bebas transfer usai kontraknya di Manchester City berakhir pada 30 Juni lalu.

Pemain yang pernah Everton itu, dikabarkan telah mendarat di Italia pada Kamis (30/7) pagi waktu setempat, untuk menjalani tes medis sebelum diperkenalkan secara resmi sebagai rekrutan anyar Inter Milan. Namun, Inter telah mengumumkan soal bergabungnya Stones lewat laman resmi mereka.

“Bek kelahiran tahun 1994 tersebut telah menandatangani kontrak dengan Nerazzurri hingga 30 Juni 2028.” Tulis pernyataan di situs resmi Inter yang dirilis pada Jumat (31/7).

Petualangan Baru Di Negeri Pizza, Reuni Dengan Akanji
Usai resmi bergabung, Stones ungkapkan kegembiraan dan kebanggaanya, sekaligus tak sabar untuk memulai pengalaman baru dalam petualangan karirnya.

“Saya merasakan begitu banyak emosi. Saya sangat bahagia dan bangga, serta antusias untuk memulai babak dan perjalanan baru ini. Saya tidak bisa membayangkan tempat yang lebih baik untuk memulainya.” Ujar Stones.

Stones juga membicarakan soal reuni dengan eks kompatriotnya saat di Man City, Manuel Akanji, yang dinilai sebagai salah satu bek terbaik. Ia juga memberikan pesan kepada tifosi Inter Milan yang antusias atas kedatangannya.

“Saya sangat senang bisa kembali satu tim dengannya (Akanji), dia adalah salah satu bek terbaik yang pernah bermain bersama saya. Saya sangat gembira bisa kembali bermain bersamanya, serta dengan pemain-pemain lain yang pernah saya hadapi—baik di level klub maupun tim nasional—yang kualitasnya sudah saya ketahui. Saya tidak sabar untuk bertemu dengan mereka semua.”

“Saya berjanji akan mengenakan seragam ini dengan bangga dan memberikan segalanya demi klub serta rekan-rekan setim saya.” Pungkas Stones.

Satu Dekade Penuh Trofi, Hijrah Ke Italia
Sebelum resmi berseragam Nerazzurri, Jhon Stones telah mengabdi selama satu dekade bersama City. Ia mencatatkan 295 penampilan dengan torehan 19 gol.

Stones juga sukses menyumbangkan enam trofi Premier League, satu Liga Champions, dua Piala FA, lima Piala Liga, tiga Community Shield, satu Piala Dunia Antarklub, serta satu Piala Super UEFA.

Bersama timnas Inggris, Stones mengoleksi 94 caps dan cetak 3 gol, sejak pertama kali debut di level senior pada tahun 2014 lalu.

Meski diincar beberapa klub Liga Inggris lainnya, Stones memilih Inter sebagai prioritasnya. Bergabung bersama Inter Milan, menjadi pengalaman pertama bagi Stones berkarir di luar Inggris. Apalagi, Inter memang butuh bek tengah baru setelah melepas Francesco Acerbi dan Matteo Darmian.

Pagar Alam Jadi Pelopor Budidaya Bawang Putih di Sumsel, Kapolda Pimpin Tanam Perdana

PAGAR ALAM, NEWSATU – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin kegiatan tanam perdana sebanyak 1.400 kilogram bibit bawang putih di lahan seluas dua hektare milik Pemerintah Kota Pagar Alam, Kamis (30/7). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah beserta jajaran pemerintah daerah dan kelompok tani.

Penanaman perdana ini menjadi langkah strategis dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus upaya mengurangi ketergantungan pasokan bawang putih dari luar daerah.

Menariknya, Kota Pagar Alam menjadi daerah pertama di Sumatera Selatan yang mengeksekusi budidaya bawang putih dengan memanfaatkan kesamaan agroklimat dengan Provinsi Lampung, bahkan sebelum instruksi resmi secara nasional diterbitkan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho mengatakan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesiapan para petani dalam mengelola budidaya bawang putih secara baik dan berkelanjutan.

“Kami berharap kelompok tani dapat belajar langsung dari daerah yang telah berhasil mengembangkan bawang putih. Dengan begitu, bibit yang ditanam hari ini dapat menghasilkan panen yang optimal sekaligus menjadi model pengembangan bawang putih di Sumatera Selatan,” tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.

Ia menambahkan, sinergi antara Polda Sumsel, pemerintah daerah, dan para petani diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi komoditas hortikultura, memperkuat kemandirian pangan, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah menyambut baik dukungan Polda Sumsel terhadap pengembangan sektor pertanian di wilayahnya. Menurutnya, kondisi geografis dan iklim Pagar Alam sangat potensial untuk pengembangan berbagai komoditas hortikultura, termasuk bawang putih.

Melalui tanam perdana ini, Pemerintah Kota Pagar Alam optimistis budidaya bawang putih dapat berkembang menjadi komoditas unggulan baru yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Selatan. (ril)