NEWSATU.COM – Ryan Garcia mewarisi darah Meksiko-Amerika, karena kedua orang tuanya, Lisa Diaz dan Henry Garcia, memiliki akar keturunan Meksiko yang kuat meskipun mereka lahir di Amerika Serikat (AS).
Sang petinju dengan bangga mengidentifikasi dirinya dengan warisan budaya Meksiko tersebut, sembari tetap mengakui bahwa ia lahir di Amerika. Inilah alasan mengapa petarung ini sering memasuki ring tinju dengan membawa dua bendera sekaligus, yaitu bendera Amerika Serikat dan Meksiko.
Poin-Poin Kunci
- Ryan Garcia lahir di Amerika Serikat, tetapi ia memiliki darah Meksiko dari kedua orang tuanya.
- Meskipun orang tua sang petinju juga berstatus warga negara Amerika sejak lahir, keduanya memiliki akar sejarah yang sangat kuat sebagai orang Meksiko.
- Kakek dan nenek Ryan dari pihak ayah awalnya merupakan penduduk Anahuac, Nuevo Leon, Meksiko, sebelum mereka bermigrasi ke Amerika Serikat dan melahirkan ayah Ryan, Henry Garcia, di Chicago.
- Lisa Diaz, ibu Ryan Garcia, lahir di New Mexico, tetapi nenek moyangnya tinggal di New Mexico ketika wilayah tersebut masih menjadi bagian dari teritorial Meksiko. Hal inilah yang membuat Lisa menganggap dirinya sebagai orang Meksiko.
- Meskipun sang petinju tidak fasih berbicara bahasa Spanyol seperti ayahnya, Henry, Ryan tetap bangga menjadi orang Meksiko. Ia bahkan mulai mengambil kursus bahasa Spanyol untuk lebih terhubung dengan warisan budaya dan leluhurnya.
Data Diri Ryan Garcia
- Nama Lengkap: Ryan Garcia
- Nama Panggilan: Ry King [King Ry]
- Jenis Kelamin: Laki-laki
- Tanggal Lahir: 8 Agustus 1998
- Usia: 27 Tahun (per Mei 2026)
- Zodiak: Leo
- Tempat Lahir: Victorville, California, AS
- Domisili Saat Ini: Los Angeles, California, AS
- Kewarganegaraan: Amerika
- Suku/Etnis: Meksiko-Amerika
- Agama: Kristen
- Warna Rambut: Cokelat Tua
- Warna Mata: Cokelat Tua
- Tinggi Badan: 5 kaki 9 inci (175 sentimeter)
- Ayah: Henry Garcia
- Ibu: Lisa Diaz Garcia
- Saudara Kandung: 4 orang (Demi, Sasha, Kayla, Sean)
- Anak: 3 orang (Rylie, Bela, Henry Leo)
- Sekolah: Adelanto High School
- Pekerjaan: Petinju Profesional
Dari Mana Ryan Garcia Berasal?
Ryan Garcia adalah seorang petinju profesional asal Amerika Serikat yang lahir di Victorville, California, pada 8 Agustus 1998. Ia tumbuh besar di Victorville bersama keempat saudara kandungnya.
Ryan mulai berlatih tinju sejak usia 7 tahun di bawah bimbingan ayahnya yang bertindak sebagai pelatih pribadi, dan kemudian menjadi salah satu jajaran tim pelatihnya.
Petarung ini sekarang dikenal luas sebagai juara kelas welter World Boxing Council (WBC) yang juga pernah memegang sabuk gelar juara interim kelas ringan WBC pada 2021. Di luar ring, ia juga merupakan sosok ayah yang penyayang bagi anak-anaknya.
Apa Sebenarnya Suku Bangsa Ryan Garcia?
Ryan Garcia adalah warga negara Amerika Serikat yang memiliki garis keturunan Meksiko. Ia tumbuh besar di Amerika, tetapi akar keluarganya tertanam di Meksiko. Itulah mengapa Ryan sering membawa dua bendera, Meksiko dan Amerika, saat berjalan menuju ring tinju. Ini adalah caranya untuk menghormati negaranya, Amerika, sekaligus mengakui asal-usul leluhurnya dari Meksiko.
Apakah Orang Tua Ryan Garcia adalah Orang Meksiko-Amerika?
Ibu Ryan Garcia bernama Lisa Diaz Garcia, sedangkan ayahnya adalah Henry Garcia. Walaupun keduanya lahir di AS, mereka berdua memiliki darah keturunan Meksiko.
Henry menggambarkan dirinya sebagai seorang Meksiko-Amerika. Ia lahir di Chicago, tetapi sebelum orang tuanya bermigrasi ke Amerika Serikat, mereka tinggal di Anahuac, Nuevo Leon, Meksiko. Henry sangat fasih berbicara dalam bahasa Spanyol dan Inggris.
Lisa juga merupakan warga negara Amerika sejak lahir. Ia dilahirkan di New Mexico, AS. Ibu sang petinju menganggap dirinya orang Meksiko karena nenek moyangnya tinggal di New Mexico ketika wilayah itu masih menjadi teritorial resmi Meksiko, jauh sebelum wilayah tersebut diresmikan menjadi salah satu negara bagian Amerika Serikat pada 1912. Sama seperti Henry, Lisa juga fasih berbahasa Inggris dan Spanyol.
Apakah Ryan Garcia Tidak Bisa Berbahasa Spanyol?
Meskipun memiliki darah Meksiko, Ryan Garcia memang tidak fasih berbicara bahasa Spanyol. Karena latar belakang keluarganya, ia sempat mempelajari sedikit bahasa Spanyol di rumah dan terkadang menggunakannya saat sesi wawancara, terutama ketika menyapa para penggemarnya di Meksiko. Namun, kemampuan bahasa Inggrisnya jauh lebih kuat dan natural, mengingat bahasa itulah yang ia gunakan sehari-hari sejak kecil di AS.
Sang juara tinju sempat menuai kritik karena ketidakfasihannya dalam berbahasa Spanyol. Namun, ayahnya, Henry, dalam berbagai kesempatan wawancara dan konferensi pers selalu membela sang putra.
Henry menegaskan bahwa identitas sebagai seorang Meksiko-Amerika tidak ditentukan oleh seberapa fasih seseorang berbicara bahasa Inggris atau Spanyol. Ia juga menambahkan bahwa tinju lebih membutuhkan aksi nyata di atas ring ketimbang bahasa apa yang diucapkan oleh putranya.
Di Mana Ryan Garcia Tinggal?
Bintang tinju ini tinggal di sebuah rumah mewah (mansion) yang terletak di Porter Ranch, California, sebelah utara Los Angeles. Ia membeli properti seluas 3.680 kaki persegi tersebut pada September 2022 seharga 3,1 juta dolar AS (atau sekitar Rp46 miliar).
Ryan tinggal di sana bersama keluarganya, termasuk ketiga anaknya dan pasangannya, Andrea Celina—yang sempat ia gugat cerai pada 2024, namun keduanya kemudian memutuskan untuk rujuk kembali.
Fakta Seputar Suku Bangsa Ryan Garcia
- Mengapa Ryan Garcia membawa bendera Meksiko dan Amerika dalam pertarungannya? Ryan Garcia lahir di Amerika Serikat namun memiliki orang tua berdarah Meksiko. Membawa kedua bendera adalah caranya untuk menghargai garis keturunan leluhur sekaligus menghormati tanah kelahirannya.
- Apakah orang tua Ryan Garcia orang Meksiko? Ya, Henry Garcia dan Lisa Diaz adalah orang Meksiko-Amerika. Kakek-nenek Ryan dari pihak ayah lahir di Anahuac, Nuevo Leon, Meksiko, sedangkan leluhur dari pihak ibunya tinggal di New Mexico saat wilayah tersebut masih menjadi teritorial Meksiko.
- Apa agama Ryan Garcia? Ryan Garcia mengidentifikasi dirinya sebagai seorang pemeluk Kristen. Ia kerap menunjukkan imannya secara terbuka dalam wawancara, unggahan media sosial, serta momen di sekitar pertandingannya, di mana ia sering menyatakan percaya pada Tuhan dan menyebut kemenangan-kemenangannya sebagai bagian dari “rencana Tuhan.”







