Kamis, Agustus 27, 2026
Beranda blog Halaman 244

Virus Corona Varian Omicron Diragukan Bisa Dicegah dengan Vaksin

0

JAKARTA, newsatu.com — Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban tak yakin vaksin bisa menangkal varian B.1.1.529 atau Omicron.

Menurutnya, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan vaksin mampu menangkal penularan maupun gejala dari varian Omicron.

“Belum cukup bukti ya (efektivitas) vaksin Covid-19 terhadap varian Omicron ini,” kata Zubairi dikutip dari siaran CNNIndonesia TV, Selasa (30/11).

Zubairi menilai protokol kesehatan tetap perlu dipatuhi guna mencegah penularan varian omicron. Terlebih, efektivitas vaksin terhadap varian tersebut masih belum teruji.

“Belajar pengalaman lalu, melihat data kasus Covid-19 yang meninggal, kosongnya rumah sakit. Saya optimis bahwa kita bisa menangkal varian ini selama kita patuh pada prokes,” kata Zubairi.

Zubairi menjelaskan bahwa varian Omicron terbukti memiliki kecepatan penularan yang tinggi. Sudah terjadi di banyak negara, mulai dari Eropa hingga Asia.

“Virus ini lebih cepat menular, 5 kali lebih mampu kecepatan penularannya. Terbukti dari kenaikan jumlah kasus di Afrika Selatan yang tanggal 23 November belum ada 1.000 kasus, terus naik jadi 2.000. ribu lebih dan hari ini 3.200-an,” kata dia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan sejauh ini telah ada 128 kasus corona varian Omicron di sembilan negara kecuali Indonesia.

Ada 4 negara lain yang kemungkinan sudah menjadi tempat penularan varian omicron.

Budi mengklaim sejauh ini varian tersebut belum terdeteksi di Indonesia. Pemerintah lalu memperketat pengawasan seluruh pintu masuk Indonesia untuk mencegah penyebaran varian ini.

Guardiola Cetak Kemenangan ke-150, Kalahkan Reputasi Sir Alex

0

JAKARTA, newsatu.com — Bos Manchester City menyebut Bernardo Silva sebagai pemain terbaik di Inggris saat ini menyusul golnya yang menakjubkan sekaligus memberikan kemenangan ke-150 bagi Guardiola di Liga Primer Inggris.

Di hadapan Duke of Cambridge, fan Aston Villa, tendangan voli luar biasa Silva di menit 43 menutup kemenangan 2-0 di babah pertama  setelah sebelumnya City unggul 1-0 melalui gol Ruben Dias.

Di babak kedua Villa mampu membalas melalui Ollie Watkins, namun kontrol bola pasukan Guardiola membuat mereka sukses mempertahankan kemenangan 2-1 sekaligus menjaga posisi di bawah Chelsea dengan selisih 1 poin. Chelsea memimpin klasemen dengan 33 poin, Citu di posisi kedua dengan 32.

“Ia terbaik, dan terbaik tiga musim lalu ketika kami juara dengan 98 poin,” ujar Guardiola. “Ia punya kemampuan istimiwa untuk melakukan apa yang ingin ia lakukan begitu memegang bola.”

“Jika Anda melihatnya dua atau tiga musim lalu, Anda akan melihat pemain yang sama dengan yang Anda lihat sekarang. Golnya sangat bagus, baik operan maupun penyelesaiannya. Ia adalah pemain di level lain, dalam semua hal.”

Guardiola telah mencapai angka 150 kali menang dalam 204 pertandingan, mengalahkan rekor yang dibuat oleh Sir Alex Ferguson, yang membutuhkan 247 pertandingan untuk mencetak rekor serupa.

Guardiola menambahkan: “150 adalah tonggak yang baik. Kami telah melakukan banyak hal dalam waktu singkat dan kami akan berjuang untuk mengambil keputusan yang baik untuk mencoba memenangkan lebih banyak lagi.”

“Liverpool adalah mesin pencetak gol dan Chelsea konsisten tetapi kami tetap ada di sana, satu poin di belakang, tidak jauh. Kami tampil di level tinggi.”

Buat Steven Gerrard, ini kekalahan pertamanya sebagai bos Villa setelah menang di dua pertandingan perdana sebagai pelatih. Meski kalah, Gerrard memuji penampilan Waatkins.

“Saya tidak berpikir ada limit untuk Ollie. Ia punya banyak hal – kecepatan, kekuatan, agresi. Ia benar-benar melangkah maju dalam dua pekan saya di sini, dan ia akan terus tumbuh. Ia akan menikmati gaya yang kami mainkan sehingga tidak ada limit untuknya.”

Pengukuran Kebugaran Pegawai Kemenag Gunakan Aplikasi Sipgar Kemenkes

0

JAKARTA, newsatu.com — Kementerian Agama menggelar pengukuran kebugaran pegawai dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-57 tahun 2021.

Program pengukuran kebugaran pegawai ini merupakan kerja sama Kemenag dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) khususnya Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan.

Kegiatan dibuka oleh Sekjen Kemenag Nizar, diikuti pegawai dari perwakilan unit eselon I Kementerian Agama di lapangan upacara Kantor Kementerian Agama Jalan Lapangan Banteng Barat, Jakarta pada Selasa (30/11).

“Pengukuran kebugaran pegawai ini merupakan program pemerintah bagi seluruh ASN pada Kementerian/Lembaga dalam rangka memantau tingkat kebugaran jasmani pegawai,” kata Nizar didampinggi Kepala Biro Umum Setjen Kemenag Fesal Musaad.

Menurut Sekjen pengukuran kebugaran pegawai dilakukan dengan melakukan tes jalan enam menit yang kemudian hasilnya dikonversi sesuai usia dan jenis kelamin melalui sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan RI yakni Sipgar.

Sipgar ini merupakan aplikasi pencatatan pemeriksaan kondisi fisik seseorang yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu menggunakan metoda Rockport atau dengan metode pengukuran kebugaran jasmani dengan menghitung waktu tempuh seseorang saat menempuh lintasan 1600 meter.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberi motivasi bagi ASN Kemenag sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat agar sehat dan bugar sehingga akan berdampak pada meningkatkannya kinerja dan produktivitas dalam melaksanakan tugas setiap saat,” tandas Sekjen.

Kepala Biro Umum Setjen Kemenag Fesal Musaad sekaligus ketua panitia penyelenggara kegiatan menambahkan pengukuran kebugaran pegawai Kementerian Agama dilakukan dengan metode random sampling dari perwakilan atau representase masing-masing satuan unit eselon I sebagai pilot project.

“Jumlah peserta yang mengikuti acara ini sebanyak 50 pegawai yang berasal dari perwakilan unit eselon I pusat. Kegiatan ini didampingi Tim Pendampingan Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan RI,” kata Fesal.

Hari Kesehatan Nasional sendiri jatuh pada 12 November 2021.

Kemenpora Terus Sosialisasikan Desain Besar Olahraga Nasional

0

JAKARTA, newsatu.com — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI terus melakukan sosialisasi program unggulan mereka, Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang baru saja mendapat payung hukum berupa Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021.

Agar komponen-komponen yang terkandung dalam DBON bisa dipahami masyarakat, sosialisasi secara berkesinambungan harus dilakukan, tentu dengan dukungan maksimal dari media.

“Teman-teman jurnalis ini istimewa, karena kalau saya sosialisasikan DBON pada teman-teman jurnalis, maka akan segera tersosialisasikan secara masif kepada masyarakat,” kata Menpora Zainudin Amali di acara Webinar Nasional Hybird DBON 2021, Rabu (1/12), di Grand Inna Sanur, Bali.

Menurut Menpora, sebelum lahirnya Perpres No.86 tahun 2021, sosialisasi dengan kalangan media sudah dilakukan. “Karena saya menganggap, komunikasi dengan PWI, Siwo PWI, dan teman-teman jurnalis sangat penting. Sebab, teman-temanlah yang bisa menyosialiskan program ini secara cepat kepada masyarakat,” lanjut Menpora.

Dengan tersosialisasikannya DBON kepada masyarakat melalui media, diharap masyarakat bisa lebih memahami pentingnya budaya olahraga dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, DBON tak hanya menjadi pedoman bagi cabang olahraga prestasi, tapi juga menjadi pedoman bagi olahraga kemasyarakatan.

“Meningkatkan budaya olahraga di tengah-tengah masyarakat adalah hulunya, sedangkan prestasi adalah hilirnya. Kalau masyarakat bugar, maka akan mudah mencari talenta-talenta di berbagai daerah. Kita ingin menciptakan sumber daya manusia yang tangguh, unggul, dan kompetitif. Semua itu diawali dari masyarakat yang bugar,” jelas Menpora.

Menurut Menpora, salah satu cara untuk mengukur tingkat kebugaran seseorang adalah dengan menghitung langkah per hari seseorang.

“Rata-rata orang Indonesia hanya melakukan 3.500 langkah per hari. Padahal untuk bugar, harus 7.000 langkah per hari. Untuk itu, kita terus dorong agar budaya olahraga masyarakat terus meningkat,” ucapnya.

Khusus untuk atlet, hadirnya DBON diharapkan bisa mendorong peningkatan prestasi olahraga, sesuai arahan Presiden Jokowi pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2020 yang meminta Kemenpora melakukan evaluasi total pada dunia olahraga nasional agar prestasi olahraga Indonesia di level dunia kian meningkat.

“Kalau olahraga prestasi berjalan tanpa desain, maka hasilnya akan seperti sekarang. Tidak ada lapisan bawah yang menopang atlet-atlet senior. Potret masalah itulah yang kami tangkap, baik secara pendek, menengah, dan panjang. Dari situlah lahir DBON,” ujar Menpora.

Ia menegaskan, target utama yang dibidik melalui DBON adalah prestasi di Olimpiade dan Paralimpiade. Sementara sasaran antara adalah meraih sukses di Asian Games, Asian Para Games, SEA Games, ASEAN Para Games.

“Pada Olimpiade 2044, Indonesia harus masuk di peringkat 5 dunia. Di Paralimpiade juga demikian. Target ini ditetapkan setelah kami berdiskusi dengan para pakar. Jadi, ada hitungannya untuk masuk ke target itu. Jika kita kosisten dan berstruktur, maka peringkat 5 dunia di Olimpade 2044 bukan hal mustahil,” tandas Menpora.

Kemenkes Dorong Pemda Kejar Target Imunisasi 79,1%

0

JAKARTA, newsatu.com — Capaian imunisasi rutin mengalami penurunan sejak tahun 2020. Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI dr. Maxi Rein Rondonuwu mendorong terus pemerintah daerah khususnya dinas kesehatan untuk mengejar target cakupan imunisasi 79,1%.

Berdasarkan laporan data imunisasi rutin bulan Oktober 2021, cakupan imunisasi dasar lengkap baru mencapai 58,4% dari target 79,1%. Banten baru mendekati target cakupan imunisasi dasar lengkap yakni 78,8%.

Sementara itu ada sejumlah daerah lain yang cakupan imunisasi dasar lengkapnya di atas 60% antara lain Sulawesi Selatan, Bengkulu, Sumatera Utara, Bali, Gorontalo, Lampung, Bangka Belitung, Jawa Timur, Jambi.

”Ini mestinya jadi pembelajaran bagi provinsi lain. Cakupan imunisasi yang rendah dan tidak merata dapat menyebabkan timbulnya akumulasi populasi rentan yang tidak kebal terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I),” kata Dirjen Maxi pada temu media Imunisasi Dasar Lengkap secara virtual, Selasa (30/11) di gedung Kemenkes, Jakarta.

Jenis PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi) yang ada di Indonesia berupa BCG, polio, difteri, pertusis, tetanus, hepatitis, campak, dan rubela. Dirjen Maxi mengungkapkan saat ini terjadi peningkatan kasus PD3I di beberapa daerah dan berpotensi menimbulkan KLB (Kejadian Luar Biasa), yakni difteri di Kalimantan Barat, dan Konawe Sulawesi Tenggara.

Kasus difteri sampai pekan ke-45 ada 130 kasus yang terdeteksi secara klinis. Sementara difteri yang terdeteksi positif secara lab ada 23 kasus. Kasus paling banyak ada di Kalimantan Barat terutama Sintang dan Singkawang.

Kemudian untuk campak dan rubella sudah ada di beberapa daerah seperti Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Papua.

”Kasus positif campak sudah tersebar di 34 kabupaten/kota di 17 provinsi, kemudian rubella ada di 44 kabupaten/kota di 17 provinsi,” ucap Dirjen Maxi.

Untuk daerah yang cakupan imunisasi dasar lengkapnya masih belum mencapai target, lanjutnya, diminta untuk melakukan strategi guna menutup kesenjangan imunitas melalui upaya Imunisasi Kejar.

Kegiatan Imunisasi Kejar merupakan kegiatan memberikan imunisasi kepada bayi dan baduta (bawah dua tahun) yang belum menerima dosis vaksin sesuai usia yang ditentukan pada jadwal imunisasi nasional.

Imunisasi kejar dapat diberikan pada anak sampai usia 36 bulan. Upaya yang dilakukan dapat berupa memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak terkait termasuk pihak swasta.

Selain itu meningkatkan komunikasi dan edukasi tentang pentingnya imunisasi kepada seluruh masyarakat, sehingga masyarakat ragu dalam mengikuti program imunisasi yang sudah disiapkan oleh pemerintah bersama seluruh pihak terkait.

Imunisasi dasar lengkap yang dilaksanakan ditujukan untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) yaitu adalah suatu kondisi dimana sebagian besar masyarakatnya telah terlindungi dari suatu penyakit.

Cakupan vaksinasi yang tinggi dan merata akan membentuk kekebalan kelompok sehingga dapat mencegah penularan suatu penyakit yang sebenarnya dapat kita cegah dengan imunisasi.

Untuk mencapai kekebalan kelompok, maka cakupan imunisasi rutin harus mencapai minimal 95% secara merata di seluruh wilayah, sampai unit terkecil yaitu tingkat desa/kelurahan.

Berkat Ampas Tebu, MTsN 1 Pati Rebut Medali Emas Internasional

0

PATI, newsatu.com — Tim riset Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pati kembali meraih prestasi di ajang internasional. Riset inovatif mereka terkait manfaat ampas tebu sebagai peredam bunyi diganjar medali emas untuk kategori Environment dalam ajang Innovation and Invention Competition (I3C).

Kompetisi riset tingkat internasional ini diselenggarakan oleh Malaysia Innovation, Invention and Creativity Association (MIICA). Pemenang kompetisi tersebut diumumkan secara virtual oleh penyelanggara, Ahad (29/11).

Tim MTsN 1 Pati terdiri atas Arifianti Atiqotuz Zahro, Rindu Jenar Asmaranti, Zahira Juair, Izza Raihanun Sekarlangit, dan Diera Sarah Dzikriyah. Judul penelitian mereka adalah A Compossite of Bagasse as Sound-Dampening Acoustic Material.

Zahira menjelaskan, proses pembuatan komposit ini menggunakan material berupa serat ampas tebu sebagai filler dan Polyvinyl Acetate (PVAc) sebagai matriks. Sampel dibuat dengan ketebalan yang berbeda namun memiliki perbandingan antara matriks dan filler yang tetap. Setelah pembuatan komposit selesai, kemudian dilanjutkan dengan proses pengujian yang dilakukan di Laboratorium IPA MTsN 1 Pati.

“Selain dapat mengurangi kebutuhan manusia terhadap bahan kayu dan dapat mengurangi illegal logging yang berpotensi menyebabkan bencana alam, papan komposit ini juga dapat dimanfaatkan sebagai penyerap bunyi dan mengurangi kebisingan,” imbuhnya.

Pembimbing riset, Khaerul Umam, menekankan kepada siswa-siswa yang tergabung dalam tim riset agar tidak mudah puas dengan prestasi yang telah diraih.

“Yang terpenting bukan hasil, tetapi proses dalam pelaksanaan riset sebagai bekal dalam berinovasi, berliterasi, kaya akan ide dan gagasan, serta bermanfaat baik bagi masyarakat maupun lingkungan,” jelasnya.

Kepala MTsN 1 Pati, Ali Musyafak, bersyukur atas perolehan medali emas pertama tingkat internasional bidang riset yang diraih anak didiknya.

“Berkat rahmat Allah, syafaat Rasulullah, dan karamah Waliyullah serta usaha keras dari anak-anak beserta guru pembimbingnya,” ujarnya.

Perolehan medali ini juga tidak terlepas dari doa seluruh keluarga besar MTsN 1 Pati dan masyarakat.

Presiden Joko Widodo Tegaskan Pandemi Covid-19 Belum Selesai

0

JAKARTA, newsatu.com — Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. Jokowi ajak semua pihak tingkatkan kewaspadaan.

“Kita harus tetap waspada karena pandemi belum berakhir dan di tahun 2022, pandemi Covid-19 masih menjadi ancaman dunia dan juga ancaman bagi negara kita Indonesia,” kata Jokowi dalam kegiatan penyerahan DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) dan Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Desa Tahun 2022 seperti ditayangkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (29/11).

Jokowi juga berbicara mengenai varian Omicron yang dideteksi di sejumlah negara.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta penanganan dilakukan sedini mungkin.

“Selain varian lama, di beberapa negara telah muncul varian baru, varian Omicron yang harus menambah kewaspadaan kita. Antisipasi dan mitigasi perlu disiapkan sedini mungkin agar tidak mengganggu kesinambungan reformasi struktural yang sedang kita lakukan serta program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang sedang kita laksanakan,” ujar Jokowi.

Jokowi berpesan agar seluruh elemen tetap bersiap diri menghadapi risiko pandemi Covid-19.

“Ketidakpastian di bidang kesehatan dan perekonomian harus menjadi basis kita dalam membuat perencanaan dan melaksanakan program,” ujar Jokowi.

Sementara itu, Asproksi (Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional) nenyampaikan kesiapan mereka membantu pemerintah melalui pengadaan Alat Kesehatan yang berkualitas.

“Kami siap membantu pengadaan tersebut dari Sabang sampai Merauke, kami pun sudah bekerja sama dengan beberapa anggota dalam penyediaan Alkes dalam menghadapi varian baru ini,” kata Dr Fazhra Fawwaz Al Firman, Sekjen DPP Asproksi.

Bisakah Indonesia Mainkan Lester di Laga Kedua Kualifikasi Piala Dunia Basket 2023?

0

JAKARTA, newsatu.com — Pertandingan kedua Timnas Elite Indonesia melawan Timnas Lebanon pada window pertama Kualifikasi FIBA World Cup 2023 Grup C bakal berbeda dari pertemuan pertama, Jumat (26/11).

Untuk laga kedua, Senin (29/11) malam, Indonesia  kemungkinan besar sudah bisa memainkan  Lester Prosper yang sebelumnya tak bisa turun karena gagal dalam tes usap Covid-19.

Ketua Umum PP Perbasi Danny Kosasih menjelaskan, kasus tes usap Prosper ini agak membingungkan. Sebab, sebelum jumpa Lebanon di laga pertama,  tim melakukan tiga kali dilakukan tes usap saat penerbangan dari Amerika ke Lebanon hingga sesampainya di Lebanon. Semua pemain, termasuk Lester, dinyatakan negatif.

Namun, setelah panitia melakukan tes usap jelang pertandingan pertama itu, Lester dinyatakan positif dan dilarang main.

Jelang pertemuan kedua, tes usap PCR kembali dilakukan, termasuk Lester, Ahad (28/11) pukul 11.53 waktu Lebanon. Hasilnya diketahui negatif pada  pukul 12.05.

“Prosper seharusnya sudah bisa dimainkan pada pertandingan kedua saat kita menjadi tuan rumah melawan Lebanon karena tes PCR-nya pada 28 November dinyatakan negatif Covid 19,” terang Danny.

Lester, center naturalisasi dengan tinggi 2,09 meter ini diparkir pada pertemuan pertama karena sesuai hasil tes usap dinyatakan positif Covid 19. Kabar itu keluar beberapa jam jelang pertandingan.

Pada pertemuan pertama lalu, Timnas Elite Indonesia pun hanya bisa memaksimalkan potensi Vincent Kosasih di bawah ring. Situasi ini membuat Indonesia kewalahan karena Arki Dikania Wisnu juga harus diparkir dengan alasan yang sama. Arki dinyatakan positif Covid -19 semenjak tes di Amerika Serikat.

Situasi sulit ini membuat para pemain Indonesia hanya bisa memaksimalkan potensi Brandon Jawato dalam urusan mencetak poin. Jawato sukses menjalankan tugasnya namun peran Jawato beserta pemain lainnya tidak mampu menghindarkan Indonesia dari kekalahan 38-96 dari Lebanon.

Di babak kualifikasi Piala Dunia 2023 ini Indonesia berada di Grup C bersama Lebanon, Yordania, dan Arab Saudi. Untuk bisa lolos ke putaran kedua kualifikasi, Indonesia harus masuk 3 Besar grup.

Piala Dunia Basket 2023 akan digelar 25 Agustus-10 September di Indonesia, Filipina, dan Jepang. Meski sebagai tuan rumah, Indonesia wajib lolos dari babak kualifikasi.

Suspend Dicabut, Jamaah Umroh Belum Bisa Langsung Berangkat 1 Desember

0

JEDDAH, newsatu.com — Arab Saudi telah mencabut suspend penerbangan dari Indonesia. Terhitung mulai 1 Desember 2021, warga Tanah Air bisa langsung terbang ke Arab Saudi tanpa harus transit ke negara ketiga.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief memastikan edaran yang diterbitkan otoritas penerbangan Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA), tertanggal 25 November 2021 ini juga berlaku untuk penerbangan jemaah umrah.

Namun demikian, lanjut Hilman, bukan berarti keberangkatan jemaah umrah bisa langsung dilakukan pada 1 Desember 2021. Masih ada  proses persiapan yang harus dilakukan, antara lain terkait pendataan jemaah, paket layanan, dan pengurusan visa.

“Menindaklanjuti dicabutnya suspend penerbangan, Kementerian Agama RI dan Kementerian Haji Saudi akan membahas teknis penyelenggaraan umrah,” ujar Hilman yang saat ini masih berada di Arab Saudi, Ahad (28/11).

“Saya dan tim Konsul Haji KJRI Jeddah dijadwalkan hari ini membahas dan mendiskusikan skenario penyelenggaraan umrah bersama Kementerian Haji dan Umrah Saudi,” sambungnya.

Hilman menjelaskan, pihaknya dalam pertemuan itu akan memaparkan kesiapan Indonesia dan skenario pemberangkatan jemaah umrah di masa pandemi. Skenario tersebut antara lain berkenaan dengan one gate policy (kebijakan satu pintu), skema karantina, validasi sertifikat vaksin dan hasil PCR, manasik umrah di masa pandemi, serta lainnya.

“Dengan Kemenhaj Saudi, kita juga akan bahas skema dan durasi waktu karantina di Saudi, proses pengurusan visa, paket layanan, termasuk jadwal pergerakan dan masa tinggal jemaah selama di Tanah Suci,” jelas Hilman.

Dirjen PHU berharap skenario bersama ini bisa segera disepakati sehingga dapat menjadi panduan bagi pemerintah, penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU), dan juga jemaah umrah.

“Semoga jemaah umrah Indonesia bisa segera mengobati kerinduannya untuk ziarah ke Tanah Suci,” harap Hilman.

50 Duta Harmoni Madrasah Dikukuhkan Kemenag

0

BOGOR, newsatu.com — Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag kukuhkan 50 duta harmoni madrasah.

Duta ini terpilih dari proses seleksi proposal rencana aksi yang diajukan para siswa madrasah. Total ada 751 proposal yang diajukan untuk kemudian diseleksi menjadi 50 terpilih.

Pengukuhan Duta Harmoni pemenang proposal ini dikemas dalam Pelatihan Mentoring/Motivator Muda Moderasi Beragama Tahun 2021, 24-27 November 2021, di Bogor.

Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya. Bahkan berpotensi menjadi kekuatan ekonomi di masa mendatang. Tetapi, hal ini tidak mungkin terwujud tanpa adanya situasi dan kondisi kehidupan masyarakat yang harmonis dan damai.

Pria yang akrab disapa Dhani ini menggarisbawahi pentingnya para duta dengan karakter moderat untuk mewujudkan harmoni. Menurutnya, ada empat karakter moderat, yaitu sikap toleran, sikap anti kekerasan, ramah budaya lokal, dan memiliki komitmen kebangsaan yang kuat.

“Empat hal ini merupakan sikap karakter moderat yang wajib dimiliki Duta Harmoni,” ujar Ali Ramdhani.

Direktur KSKK Madrasah Kemenag Moh Isom mengatakan, kegiatan ini merupakan ikhtiar mencetak generasi muda Indonesia yang Hebat-Bermartabat, Moderat, dan Anti Korupsi.

Melalui agenda ini, lanjut Isom, karatker moderat siswa madrasah dipupuk dan dikembangkan. Tujuannya, agar mereka tidak kehilangan jati diri dan karakternya sebagai manusia Indonesia sehingga, kelak mampu menjadi motor penggerak dan penyebarluas kultur keberagamaan moderat di kalangan remaja di Indonesia.

Kasubdit Kesiswaan Direktorat KSKK Madrasah, Kemenag Nanik Puji Astuti melaporkan, 50 Duta Harmoni yang terseleksi telah mengimplementasikan rencana aksinya. Direktorat KSKK juga telah melakukan proses pendampingan. Dalam kegiatan ini, mereka  mempresentasikan hasil aksinya.

“Mengingat, moderasi itu adalah sebuah proses, di mana hasil atau praktiknya adalah toleransi,” tegas Nanik.

Setelah melalui serangkaian proses panjang itulah, maka pada akhir kegiatan ini dilakukan pengukuhan kepada 50 Duta Harmoni. Ada 40 Duta dikukuhkan sesuai kategori berdasar “keunikan” rencana aksinya, 7 orang dikukuhkan sebagai “Duta Bertalenta”, dan 3 orang dikukuhkan sebagai “Duta Penggerak Bertalenta”.

“Ketiga Duta Penggerak Bertalenta” ini memiliki keunggulan dan keunikan masing-masing. Mereka adalah, (1) Aldinta Batrisya Wasima dari MAN 1 Jembrana, Bali; (2) Wida Puspa Mokolintad dari MAN 1 Kotamobagu, Sulawesi Utara; dan (3) Zuhudiah Azzahra dari MAN 1 Kampar, Riau.