Kamis, Agustus 27, 2026
Beranda blog Halaman 245

Kambosos Jr, Petinju Penuh Tato Berhati Lembut

0

LAS VEGAS, newsatu.com — Tubuh penuh tato menjadi salah satu ciri khas George Kambosos Jr, petinju berdarah Yunani kelahiran Sydney, Australia, 14 Juni 1993.

Namanya tak tenar di media sosial sejauh ini. Tapi, ia sepertinya tak bergantung dengan media sosial. Ia lebih menggantungkan ketenarannya melalui kepalan tangannya.

‘Jangan pernah mundur, jangan pernah menyerah’ digambarkan Kambosos Jr megadopsi Petarung Yunani pada sebagian tato di hampir sekujur tubuhnya.

Ia buktikan omongannya pada Sabtu (27/11) di Madison Square Garden, New York. Bertarung dengan Teofimo Lopez, juara kelas ringan WBA, IBF, WBO, dan WBC Franchise, Kambosos menang angka dan kini jadi petinju paling tenar tak cuma di Australia, tapi juga dunia.

Tapi, di rumahnya, Kambosos Jr bisa dikatakan pria sangat lembut, terutama dengan istri dan ketiga anaknya. Karena Kambosos Jr. adalah seorang ayah dan suami sebelum menjadi pahlawan bagi negara asalnya.

Sementara media sosialnya hanya mencerminkan tentang latihan tinjunya, Kambosos Jr. kadang-kadang juga memposting tentang keluarganya. Sulit mengetahui banyak dari beberapa posting, tetapi jelas bahwa Kambosos Jr diberkati dengan keluarga yang sehat dan bahagia. Inilah yang diketahui tentang mereka.

Kambosos Jr menikah dengan pasangannya Bec Pereira yang juga asal Australia. Meski belum diketahui profesinya, Ny. Kambosos Jr. terlihat sebagai ibu rumah tangga yang kerap mengunggah kisah hidupnya di media sosial. Ia memiliki akun Instagram dengan lebih dari 2 ribu pengikut dan memposting lebih banyak tentang keluarganya daripada suaminya.

Bec juga seorang ibu yang bangga dan baru-baru ini menyambut bayi yang baru lahir ke keluarga mereka. Kelahiran itu terjadi di tengah persiapan pertarungan dengan Lopez yang sempat mundur-maju.

George Kambosos Jr. memiliki tiga anak. Menurut laporan, anak tertua di rumahnya adalah Evalias Kambosos dan Leonidas Kambosos. Anak ketiga lahir pada September. Belum diketahui namanya. Bec hanya memberi inisial SK untuk anak ketiganya.

Menkes Indikasikan Kenaikan Kasus di Beberapa Daerah

0

JAKARTA, newsatu.com — Tren kenaikan kasus COVID-19 dilaporkan mulai merangkak di beberapa negara sekaligus menjadi sinyal bagi Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan di pintu masuk negara baik darat, laut maupun udara terutama menjelang Nataru 2021.

Pemerintah mempelajari kenaikan kasus naik signifikan pascalibur panjang. Sebab, saat momen tersebut terjadi mobilitas dan interaksi yang tinggi antarmasyarakat. Guna menekan penularan kasus yang kian meluas, mulai 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022, pemerintah mulai memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh Indonesia.

”Semua kejadian kasus di luar negeri ini kita pelajari dan awasi dengan ketat dan kita laporkan ke Presiden. Kami juga mengamati situasi pandemi di seluruh kabupaten/kota di Indonesia, semuanya masih baik jadi kita tidak perlu khawatir tetapi kita memonitor yang memiliki potensi kenaikan,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Konferensi Pers Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

Dari hasil pengamatan, dilaporkan total 19 kabupaten/kota mengalami kenaikan kasus dengan lama waktu yang berbeda-beda.

Dua daerah yakni Fak-Fak dan Purbalingga dalam kurun waktu 4 pekan berturut-turut ada kenaikan kasus terkonfirmasi. Selanjutnya Lampung Utara yang sudah naik 3 pekan berturut-turut, dan 16 kota yang dua pekan naik. Kendati presentasenya kecil, monitoring terus dilakukan agar tidak terjadi ledakan kasus.

”Walaupun jumlahnya masih kecil, positivity rate dan BOR rumah sakit masih rendah, tapi kita mengikuti daerah-daerah ini agar jangan sampai terlambat kalau ada kenaikan,” terangnya.

Menurut Menkes, kenaikan ini salah satunya dipicu menurunnya kemampuan testing dan tracing terhadap kontak erat kasus terkonfirmasi serta berkurangnya kesadaran masyarakat menerapkan prokes 5M.

Merespon hal ini, Menkes meminta kepala daerah agar memperkuat 3T (Testing, Tracing dan Treatment), menegakkan protokol kesehatan 5M dan menggenjot cakupan vaksinasi terutama pada kelompok-kelompok yang rentan terpapar Covid-19.

Terkait dengan vaksinasi, per 26 November 2021 pemerintah telah menyuntikkan 231,8 juta dosis vaksin COVID-19 dengan rincian 137,5 juta orang menerima dosis pertama, 93,1 juta orang telah mendapatkan dosis kedua dan 1,2 juta tenaga kesehatan sudah menerima vaksin dosis ketiga (booster).

Dalam 3 pekan terakhir, laju vaksinasi mengalami penurunan. Hal ini salah satunya disebabkan adanya ketakutan masyarakat menggunakan vaksin yang tersedia terutama vaksin dengan platform mRNA.

Menkes meminta masyarakat untuk segera vaksinasi Covid-19. Tidak perlu ragu dengan vaksin yang ada. Tidak perlu memilih merk vaksin, gunakan vaksin yang tersedia terlebih dulu saat ini. Pemerintah menjamin vaksin yang diberikan kepada masyarakat aman, bermutu, dan berkhasiat.

”Tidak usah khawatir vaksin ini terbukti aman, jangan sampai apa yang terjadi di Eropa terjadi di Indonesia,” tandasnya.

 

Ini Upaya Kemenkes untuk Tekan Risko Kematian Ibu Melahirkan

0

JAKARTA, newsatu.com — Wakil Menteri Kesehatan dr. Dante Saksono Harbuwono mengatakan, Indonesia secara agresif menargetkan penurunan angka kematian ibu menjadi 70 kematian per 100 ribu kelahiran hidup pada 2030.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Indonesia ditargetkan menekan angka kematian ibu menjadi 183 per 100 ribu kelahiran hidup di tahun 2024.

Saat ini proporsi kematian ibu kurang Lebih 305 per 100 ribu kelahiran hidup. Kematian terbesar terjadi di rumah sakit sekitar 77%. Ibu tidak dapat diselamatkan salah satunya karena saat dirujuk ke rumah sakit sudah dalam kondisi komplikasi berat karena identifikasi dan pemeriksaan pada saat hamil belum maksimal.

“Kita keluarkan berbagai macam strategi. Yang pertama pemeriksaan kehamilan yang tadinya minimal 4 kali menjadi 6 kali selama kehamilan , dua kali pemeriksaan di antaranya harus oleh dokter,” kata dr. Dante pada konferensi pers peringatan Hari Ibu, Kamis (25/11) di Jakarta.

Pemeriksaan oleh dokter termasuk menggunakan USG. Untuk mendukung hal ini, salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pengadaan USG Portable di Puskesmas.

Pada tahun ini Kemenkes membeli 447 USG yang diberikan kepada Puskesmas dari 800 Puskesmas yang sudah dilatih namun belum memiliki USG. Sementara untuk kebutuhan 4.180 USG di tahun 2022, pengadaan USG Portable diadakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dengan pembelian melalui e-catalogue oleh Dinas Kesehatan Kab/Kota.

“Jadi Puskesmas bukan lagi memberikan pelayanan yang generik tapi lebih advance. Kita ingin mengembangkan strategi di dalam sistem kesehatan kita, salah satunya layanan primer dengan berbasis teknologi. Alat USG yang disediakan di Puskesmas akan menjamin proses persalinan yang lebih baik, proses pertumbuhan janin yang lebih baik,” tutur dr. Dante.

Alat USG tersebut berupa USG portable sehingga bisa menjangkau wilayah remote area, daerah perifer di ujung-ujung perbatasan Indonesia. Dengan penggunaan alat USG ini diharapkan para ibu hamil sudah bisa dilakukan deteksi awal apabila ada risiko pada proses persalinannya nanti dan apabila ada gangguan pertumbuhan pada janin pada saat kehamilan.

Dengan USG, rujukan ke rumah sakit bisa dilakukan lebih awal. Sebagai contoh adalah placenta letak rendah atau solusio placenta, ini akan membawa implikasi persalinan dengan perdarahan yang lebih besar dan ini hanya bisa dideteksi dengan alat USG pada saat kehamilan.

Begitu juga dengan ukuran bayi yang besar yang melebihi ukuran, apakah persalinan akan melalui pervaginam atau seksio sesarea bisa dideteksi dengan USG, dan ibu hamil bisa merencanakan sebelum waktu persalinan tiba.

Tidak hanya itu, Plt. Dirjen Kesehatan Masyarakat drg. Kartini Rustandi mengatakan pemeriksaan USG juga bisa mencegah stunting pada anak. Stunting saat ini masih di angka sekitar 28% dari seluruh anak di Indonesia dan ditargetkan turun menjadi 14% pada 2024. Proses terjadinya stunting tidak saja dimulai pada saat anak sudah lahir tetapi bisa diidentifikasi pada saat kehamilan.

Ia berharap semua upaya yang dilakukan bisa memberikan kontribusi maksimal untuk Indonesia yang lebih sehat dengan kualitas persalinan lebih baik, angka kematian ibu lebih rendah, dan pertumbuhan janin yang sehat untuk menekan stunting yang lebih rendah.

 

Kemendikbudristek Libatkan UMKM dan Satuan Pendidikan Berpartisipasi dalam Gernas BBI

0

JAKARTA, newsatu.com — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) kembali ditunjuk sebagai manajer kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Tahun 2021 ini, Gernas BBI mengusung tema #AromaMaluku dengan Acara Puncak digelar di Lapangan Tahapary Polda Maluku, Tantui, Ambon, Maluku, Senin (29/11).

Kemendikbudristek mengikutsertakan satuan pendidikan untuk berpartisipasi. Terdapat 26 usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terdiri atas tiga kategori yakni kuliner, fashion dan kriya yang akan menampilkan produk terbaiknya. Mereka akan mengisi 16 stan yang tersedia.

Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan pada acara puncak ini adalah sesi belanja daring (live shopping) yang diikuti oleh para menteri baik secara daring maupun luring. Tidak hanya itu, akan digelar pula peragaan busana (fashion show) hasil rancangan anak bangsa yang diiringi dengan penampilan hiburan musik dari Andmesh Kamaleng dan Putry Pasanea.

Acara Puncak Gernas BBI #AromaMaluku ini akan digelar hibrida dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Kemendikbud RI mulai pukul 10.00 WIT.

Informasi lengkap terkait kegiatan Gernas BBI dapat disimak di laman belanjaciptamaluku.kemdikbud.go.id atau akun instagram @belanja.cipta.nusantara.

Rencananya pada puncak acara akan hadir Mendikbudristek, Gubernur Bank Indonesia, serta Gubernur Provinsi Maluku.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto mengatakan bahwa Gernas BBI merupakan momentum yang sangat baik untuk membangun kemitraan lebih lanjut dengan perdagangan yang dilakukan secara elektronik (e-commerce) yang tergabung dalam Indonesian E-Commerce Association (idEA).

Perlu diketahui, Ditjen Diksi saat ini telah melakukan kerja sama kemitraan yang lebih luas dan mengarah pada penguatan kualitas satuan pendidikan vokasi termasuk SDM-nya.

“Saat ini telah dilakukan proses penyesuaian (onboarding) UMKM dan produk satuan pendidikan vokasi ke dalam berbagai e-commerce dengan menyediakan halaman website yang pertama kali dilihat pengunjung (landing page) khusus #AromaMaluku,” jelas Wikan, pada Jumat (26/11).

Dirjen Wikan juga mengatakan bahwa Gernas BBI akan menjadi langkah strategis untuk memulihkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Menurutnya, Indonesia maju dan berkelanjutan adalah visi nasional yang harus diwujudkan bersama dengan kolaborasi, inovasi, dan rasa bangga terhadap karya-karya anak negeri.

“Mari bersama menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Aroma Maluku dengan mencintai, membeli dan mengunakan produk karya anak bangsa,” tandasnya.

Kabar Baik bagi Jamaah Umroh, ke Arab Saudi Tak Harus Pakai Booster

0

JEDDAH, newsatu.com — Kunjungan kerja Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ke Arab Saudi berbuah manis. Otoritas penerbangan Arab Saudi memperbarui aturan penerbangan internasionalnya. Terhitung 1 Desember 2021, penerbangan dari Indonesia bisa langsung menuju ke Arab Saudi.

Menag Yaqut menyambut baik aturan baru yang diterbitkan otoritas penerbangan Arab Saudi, General Authority of Civil Aviation (GACA), tertanggal 25 November 2021.

“Alhamdulillah, jelang kepulangan kunjungan kerja dari Arab Saudi, saya mendapat informasi resmi bahwa mulai pukul satu dini hari, pada Rabu 1 Desember 2021, warga Indonesia sudah diperbolehkan masuk ke Arab Saudi tanpa perlu melalui negara ke-3 selama 14 hari,” terang Menag di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, jelang kepulangan ke Indonesia, Kamis (25/11/2021) malam.

“Tidak lagi ada persyaratan booster, namun  tetap harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan menjalani karantina institusional selama lima hari. Ini harus dipatuhi dan menjadi perhatian bersama,” sambungnya.

Selain Indonesia, kata Menag, ada lima negara lain yang juga sudah mendapat izin masuk Saudi, yaitu: Pakistan, Brazil, India, Vietnam, dan Mesir.

Larangan terbang atau suspend diberlakukan oleh Arab Saudi terhadap Indonesia dan sejumlah negara lainnya sejak Februari 2021. Ketentuan ini sempat diperbarui pada akhir Agustus 2021. Penerbangan dari Indonesia diperbolehkan langsung ke Saudi, tetapi hanya dikhususkan bagi orang-orang yang memiliki izin tinggal di Arab Saudi, baik mukimin atau ekspatriat.

“Semoga ini juga akan menjadi kabar baik buat jemaah umrah Indonesia yang sudah tertunda keberangkatannya sejak Februari 2021. Semoga jemaah Indonesia bisa segera mengobati kerinduannya untuk ke Tanah Suci. Namun, harus disiplin protokol kesehatan sesuai ketentuan Arab Saudi,” pesannya.

Gus Menteri, sapaan akrab Menag Yaqut, mengapresiasi respons cepat dari otoritas Arab Saudi atas sejumlah pembahasan yang dilakukannya beberapa hal ini di Jeddah dan Makkah, baik dengan Menteri Urusan Agama Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Syekh Abdullatif bin Abdulaziz, Gubernur Makkah Khalid bin Faisal Al Saud, maupun Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi H.E Tawfiq F. Al-Rabiah.

“Dalam tiap kesempatan, saya sampaikan kepada mereka tentang kesiapan Indonesia dalam penyelenggaraan umrah di masa pandemi. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Bersama tim Kemenag sudah saya minta untuk menyusun skenario dan teknis penyelenggaraan yang akan dibahas bersama dengan Wakil Menteri Urusan Haji dan Umrah Kerajaan Saudi Arabia Dr. Abdulfatah Suliman Hashat bersama jajarannya,” tutur Menag.

Apresiasi juga disampaikan Menag atas sambutan Menteri Urusan Agama Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Syekh Abdullatif bin Abdulaziz. Menag tiba di Arab Saudi pada 19 November 2021 dan disambut oleh Syekh Abdullatif di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Kepulangan Gus Menteri pada 25 November melalui bandara yang sama juga diantar langsung oleh Syekh Abdullatif.

Menurut Konjen RI di Jeddah, Eko Hartono, sambutan ini sangat luar biasa. “Kedatangan Gus Menteri mendapat sambutan luar biasa. Sebab, kedatangannya langsung disambut Menteri Urusan Agama Islam. Demikian juga kepulangannya, langsung diantar Syekh Abdullatif,” ujar Konjen RI di Jeddah, Eko Hartono.

Tim Basket Indonesia Berburu Tiket Piala Dunia 2023 di Lebanon

0

JAKARTA, newsatu.com — Tim Basket Elite Indonesia akan tampil dalam babak kualifikasi FIBA World Cup 2023 di Lebanon. Jika gagal di Lebanon, Indonesia masih berpeluang tampil di FIBA World Cup 2023 jika berhasil masuk 8 Besar FIBA Asia Cup 2021 di Jakarta medio 2022.

Perjuangan Indonesia di FIBA World Cup 2023 berbeda dengan Jepang dan Filipina yang langsung ke babak utama meski sama-sama berstatus tuan rumah.

Indonesia yang berada di Grup C bersama Lebanon, Yordania, dan Arab Saudi akan menjalani laga pembuka window pertama, Sabtu (27/11) dini hari nanti pukul 02.00 WIB, melawan tuan rumah Lebanon di Zouk Mikael Arena, Lebanon.

Asisten Pelatih Timnas Elite Indonesia Wahyu Widayat Jati mengatakan bahwa para pemain dalam kondisi siap tempur. Para pemain langsung melakukan aklimatisasi di Lebanon sejak tiba dari AS, 24 November 2021.

Diakui Wahyu, selama training camp di Las Vegas, AS, materi latihan memang khusus untuk menghadapi Lebanon. Selama persiapan, penggawa Timnas dituntut bisa mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik.

Pada window pertama Timnas Indonesia bermain dua kali melawan Lebanon. Pertama sebagai tim tamu, Sabtu (27/11) dan kedua sebagai tuan rumah, Senin (29/11). Kedua pertandingan digelar di Lebanon.

Daftar Pemain Timnas Elite Indonesia

  1. Juan Laurent Kokodiputra (SG)
  2. Hardianus Lakudu (PG)
  3. Brandon van Dorn Jawato (SF)
  4. Abraham Damar Grahita (SG)
  5. Andhakara Prastawa Dhyaksa (PG)
  6. Muhammad Sandy Ibrahim Aziz (SG)
  7. Kevin Yonas Argadiba Sitorus (PF)
  8. Vincent Rivaldi Kosasih (C)
  9. Govinda Julian Saputra (SG)
  10. Lester Prosper (C)
  11. Widyanta Putra Teja (PG)
  12. Arki Dikania Wisnu (SF)

Pelatih: Rajko Toroman
Asisten Pelatih: Wahyu Widayat Jati
Asisten Pelatih: Johannis Winar
Manajer: Maulana Fareza Tamrella

Inilah Daftar Penerima Penghargaan People of the Year 2021

0

JAKARTA, newsatu.com — Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meraih dua penghargaan People Of The Year 2021 Metro TV, pada Rabu (24/11). Penghargaan tersebut diberikan atas upaya-upaya yang dilakukannya dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Dua penghargaan itu adalah kategori Innovative Governmental Organization dan kategori Scientific Breakthrought Againts Pandemi melalui aplikasi PeduliLindungi.

Indikator penilaian yang digunakan merujuk pada kualitas inovasi dan kreativitas. Bagaimana dampak dari kebijakan yang diambil hingga diterjemahkan, dan yang terpenting sejauh mana konsistensi kebijakan dilaksanakan.

Menkes Budi, dinilai sebagai salah satu tokoh penting di balik percepatan vaksinasi Covid-19, kebijakan penurunan tarif PCR dan Antigen sehingga terjangkau oleh masyarakat. Bahkan berkatnya, WHO memasukkan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan penanganan Covid-19 terbaik.

“Penghargaan ini akan saya persembahkan untuk seluruh insan Kementerian Kesehatan yang sudah bekerja keras dan tidak bosan-bosannya mendampingi saya selama 10 bulan di Kementerian Kesehatan. Ini adalah hasil karya mereka semua,” kata Menkes.

“Saya juga mengucapkan terima kasih  kepada tenaga kesehatan yang sudah berkorban jiwa dan raga untuk bisa menyehatkan Indonesia kembali. Saya rasa apa yang kita lakukan sekarang ini adalah kita harus terus berinovasi agar kita bisa mempersiapkan bukan hanya kita sendiri dan keluarga kita, tapi juga agar selalu bisa menghadapi pandemi Covid-19,” tambah Menkes.

Penghargaan People of The Year 2021 ini merupakan bentuk apresiasi kepada tokoh dan Institusi Indonesia dari berbagai latar belakang yang dipandang berjasa dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19.

Berikut daftar peraih People of The Year 2021

No Kategori Penerima
1 Best Governor for Inclusive Economic Growth Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan
2 Best Governor for Empowerment & Education Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad
3 Best Governor for Healthcare and Action Against Pandemic Gubernur Jambi Al Haris
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Bali I Wayan Koster
4 Best Governor for E-Gov & Digital Innovation Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
5 Innovative Governmental Organization Kementerian Kesehatan
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
6 Patron of Development Partnership Gusdurian
Kawal Covid19
Rumah Zakat
7 Corporation Participation Against Pandemic PT Kalbe Farma Tbk,
TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE)
Grahasari Suryajaya
8 Scientific Breakthrough Against Pandemic Pemilik hak paten vaksin AstraZeneca Carina Citra Dewi Joe
Penggagas ventilator portabel Vent-I Syarief Hidayat dan tim
App PeduliLindungi, mencakup Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Telkom
9 Lifetime Achievement Mantan Hakim Agung Artidjo Alkostar.

 

Kemenperin Dorong Industri TPT Manfaatkan Teknologi Hijau

0

JAKARTA, newsatu.com — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendukung penerapan teknologi pada industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dengan tetap menggunakan pendekatan ramah lingkungan dan keberlanjutan secara global.

Penerapan teknologi industri hijau dinilai mampu memacu efektivitas dan efisiensi dalam proses produksi di sektor manufaktur.

“Sebagai salah satu sektor prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, industri TPT nasional perlu meningkatkan kualitas produk secara berkelanjutan melalui penerapan standar mutu produk dan sistem manajemen mutu, serta memperhatikan prinsip-prinsip industri hijau,” kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Doddy Rahadi di Jakarta, Kamis (25/11).

Doddy menegaskan, komitmen pemerintah itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 13 Tahun 2019 tentang Standar Industri Hijau untuk Industri Tekstil, Pencelupan, Pencapan, dan Penyempurnaan.

“Kehadiran standar industri hijau ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membina industri nasional ke arah pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Pembinaan yang telah dilakukan, antara lain terkait pemilihan bahan baku, bahan penolong, energi, air, proses produksi, produk, kemasan, limbah, dan emisi gas rumah kaca.

Selain itu, dilakukan pembinaan di tataran manajemen perusahaan seperti kebijakan dan organisasi perencanaan strategis, pelaksanaan dan pemantauan, tinjauan manajemen, tanggung jawab sosial perusahaan, serta ketanagakerjaan.

“Upaya pembangunan berkelanjutan telah menjadi tren global, yang perlu diamati dan diadopsi oleh industri nasional, termasuk sektor TPT,” tutur Doddy.

Karena itu, pemerintah berkomitmen akan terus mendorong sektor industri TPT nasional agar bertransformasi menuju industri 4.0 dan memenuhi standar industri hijau untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Industri National Lighthouse yang telah melakukan transformasi industri 4.0 melaporkan efisiensi hingga 70% untuk pengeluaran cost yang non-produktif, kemudian 6-15%efisiensi di lini produksi, peningkatan produktivitas hingga 4-8%, penurunan 30% reject ratio, 4,8% efisiensi energi, serta peningkatan produktivitas SDM hingga lebih dari 12%,” sebut Doddy.

Guna mendorong perusahaan TPT di tanah air dapat menerapkan teknologi industri hijau, Kemenperin telah menggelar kegiatan Diseminasi Teknologi Industri TPT tahun 2021 yang mengangkat tema ‘Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi TPT Berkelanjutan untuk Mendukung Peningkatan Substitusi Impor’.

Kegiatan yang dilakukan secara virtual ini diikuti 250 peserta dari kalangan pelaku industri TPT, asosiasi, pemerintah daerah, civitas akademisi, lembaga penguji, serta kementerian dan lembaga.

Di samping itu, Kemenperin telah menginisiasi kebijakan substitusi impor dengan tujuan memperbaiki neraca perdagangan nasional, terutama bagi bahan baku dan bahan penolong yang menjadi tulang punggung industri pengolahan nasional.

Substitusi impor ini diharapkan tidak hanya memacu peningkatan konsumsi bahan baku dan bahan penolong lokal, namun juga memacu industri nasional dalam mengisi kekosongan pada struktur industri yang selama ini diisi dengan cara impor.

Sementara Sekretaris Jenderal Kemenperin, Dody Widodo dalam paparannya menyampaikan beberapa upaya yang dilakukan Kemenperin untuk mewujudkan hal tersebut, antara lain pemberian insentif teknologi melalui program restrukturisasi mesin/peralatan 4.0 pada industri penyempurnaan kain dan pencetakan kain.

Selanjutnya, penyiapan SDM industri siap kerja melalui pendidikan vokasi yang fokus pada high-skill engineer, dan meningkatkan konektivitas hulu ke hilir industri TPT melalui platform Indonesia Smart Textile Industry Hub (ISTIH) yang saat ini telah digunakan oleh 525 industri TPT.

Menurut Dody, inisiasi kebijakan substitusi impor dan pengoptimalan penggunaan produk dalam negeri membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, tidak terkecuali peran dari masyarakat sebagai konsumen yang dapat mendukung dengan cara membeli produk dalam negeri.

“Dukungan ini akan mengoptimalkan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN),” tuturnya.

Kemenperin memiliki Balai Besar Tekstil (BBT), yang merupakan satuan kerja di bawah BSKJI Kemenperin yang siap mendukung program-program tersebut dalam bentuk layanan dan pendampingan bagi industri TPT.

Industri akan memperoleh akses informasi dan self-assessment industri terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) serta ikut serta dalam program INDI 4.0.

Selain itu, BBT melayani Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu, Sertifikasi Produk, dan Sertifikasi Industri Hijau, serta memberikan konsultansi problem solving melalui Industrial Services and Solution Center (ISSC).

UMKM Tonggak Penting dalam Pemulihan Ekonomi Nasional, Kata Wamenkeu

0

JAKARTA, newsatu.com — Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu kunci pemulihan ekonomi Indonesia yang didorong oleh kebijakan fiskal.

Hal ini diungkapkan Wamenkeu saat memberikan pidato kunci pada Webinar Patriot Insight dengan tema UMKM Menuju Ekonomi Digital yang Berkelanjutan, Rabu (24/11).

“Kalau kebijakan fiskal kita bersifat ekspansif, maka salah satu bagian penting adalah support kepada usaha mikro kecil dan menengah. dan memang ini yang pertama kali kita berikan,” terang Wamenkeu.

Wamenkeu mengatakan, ketika pada masa awal pandemi, pemerintah langsung melakukan estimasi dan proyeksi mengenai kondisi ekonomi yang menemukan fakta bahwa dengan mobilitas yang menurun maka usaha mikro kecil dan menengah akan kena dampak. Karena itu, pemerintah langsung mendesain berbagai macam kebijakan yang bisa membantu UMKM.

Di dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Wamenkeu melihat bahwa realisasi pemberian insentif pajak sangat signifikan. Insentif pajak yang ada pada klaster insentif dunia usaha pada program PEN ini telah diberikan sejak tahun lalu untuk membantu dunia usaha agar tidak terkena tekanan yang terlalu berat.

“Kita berikan relaksasi. Relaksasi atas pembayaran PPh pasal 21, itu berlaku untuk semua perusahaan baik perusahaan besar maupun menengah atau kecil bisa mendapatkan.”

“Lalu, juga PPh 25 pembayaran massa. Juga insentif usaha diberikan kepada UMKM. UMKM yang membayar pajak berupa pajak final itu kemudian bisa ditanggung oleh pemerintah, silahkan digunakan, sehingga UMKM nanti bisa tetap menjalankan kegiatan usaha tanpa terbebani pajak untuk sementara waktu,” sambung Wamenkeu.

Selain itu, Wamenkeu juga mengatakan bahwa dalam anggaran pemulihan ekonomi nasional juga diberikan dukungan dalam bentuk bantuan produktivitas usaha mikro seperti subsidi bunga UMKM KUR dan Non-KUR, bantuan bagi pelaku usaha mikro, penjaminan modal UMKM agar perbankan confident menjalankan fungsi intermediasi sehingga UMKM bisa memperoleh akses pembiayaan, serta dalam bentuk penempatan dana pemerintah  yang mendukung likuiditas perbankan untuk restrukturisasi dan penyaluran modal kerja baru ke debitur UMKM.

Wamenkeu meyakini bahwa UMKM akan menjadi salah satu tonggak dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. Apalagi, UMKM kemudian diarahkan supaya juga bergerak secara digital menggunakan platform e-commerce.

Wamenkeu menyebut bahwa dengan adanya UMKM yang lebih terdigitalisasi maka selain akan memunculkan banyak bisnis baru, juga akan ada perpindahan transaksi yang sifatnya konvensional menjadi transaksi digital.

Hal ini kemudian juga akan membuat basis perpajakan Indonesia berpindah dari yang tadinya berbasis transaksi konvensional menjadi transaksi elektronik.

“Kami memohon dukungan dari seluruh masyarakat dan juga platform-platform digital untuk menyadari bahwa ini bukan hanya mengumpulkan penerimaan tetapi memang dunia kita yang berubah.”

“Secara ringkas saya ingin sampaikan, karena selama dua tahun terakhir kita melakukan defisit yang luar biasa besar yang dipakai untuk mensupport perekonomian maka APBN harus dikembalikan sehat. Caranya apa? Caranya adalah yang kita sebut sebagai konsolidasi fiskal yaitu dengan penerimaan negara ditingkatkan, lalu belanja negara dipertajam,” terang Wamenkeu.

Juknis Kemenag, Honor Guru Pendidikan Agama 50% dari Dana BOP & BOS

0

JAKARTA, newsatu.com — Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pengelolaan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) pada Raudlatul Athfal (RA) dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah Tahun Anggaran 2022.

Juknis tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6065 tertanggal 1 November 2021.

Dalam juknis ini, Kemenag mengatur alokasi untuk belanja pegawai maksimal 50% dari total dana BOP dan BOS yang diterima dalam satu tahun. Belanja pegawai itu meliputi honor guru/tenaga kependidikan bukan PNS dan honor kegiatan.

“Batas maksimum penggunaan dana BOP dan BOS untuk honor guru/tenaga kependidikan bukan PNS dan honor-honor kegiatan, baik pada madrasah negeri maupun swasta, sebesar 50% dari total dana BOP dan BOS yang diterima dalam satu tahun,” terang Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani di Jakarta, Rabu (24/11).

“Jika berdasarkan analisa kebutuhan, belanja pegawai melebihi batas maksimum, madrasah harus sampaikan justifikasi untuk mendapat persetujuan dari Kankemenag Kabupaten/Kota,” sambungnya.

Hal baru lainnya dalam juknis BOP dan BOS 2022 adalah ketentuan penggunaan dana. Menurut Ali Ramdhani, madrasah dalam menggunakan dana BOP dan BOS harus mengacu pada Standar Biaya Masukan (SBM) tahun 2022 yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Keuangan.

Penggunaan dana BOP dan BOS didasarkan pada skala prioritas kebutuhan RA dan Madrasah, khususnya dalam rangka percepatan pemenuhan Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M Isom Yusqi menambahkan, satuan Biaya BOP dan BOS tahun depan sama dengan 2021. Untuk BOP RA sebesar Rp600 ribu untuk setiap peserta didik dalam satu tahun. Dana BOS MI sebesar Rp900 ribu, MTs Rp1,1juta, serta MA dan MAK sebesar Rp1,5juta untuk setiap siswa dalam setahun.

“Sebagaimana tahun lalu, penyaluran dana BOS untuk madrasah swasta akan dilakukan oleh Ditjen Pendidikan Islam,” jelasnya.

M Isom mengingatkan bahwa ada sejumlah larangan dalam penggunaan dana BOP RA dan BOS madrasah. Larangan itu antara lain, dana BOP dan BOS disimpan dengan maksud dibungakan, ditransfer dari dan ke rekening pribadi untuk keperluan pribadi, dipinjamkan ke pihak lain, dan membiayai kegiatan yang bukan prioritas RA dan Madrasah seperti studi banding, karya wisata, dan lainnya.

“Kami telah siapkan layanan konsultasi dan dukungan terkait pengelolaan dana BOP-RA dan BOS Madrasah 2022. Ada tiga saluran, Layanan Madrasah Digital Care melalui: https://mrc.kemenag.go.id., atau email di alamat helpdesk.madrasah@kemenag.go.id, atau Whatsapp Official: 081147402020,” tandasnya.