Kamis, Agustus 27, 2026
Beranda blog Halaman 251

Kemenperin Geber Sektor IKM agar Punya Daya Saing Global

0

JAKRTA, newsatu.com — Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan kemampuan industri dalam negeri agar bisa lebih berdaya saing global. Sektor yang turut dipacu adalah industri kecil dan menengah (IKM).

Dari jumlah unit usahanya yang mendominasi di tanah air, sektor IKM akan berperan besar dalam mendongrak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jumlah pelaku IKM mencapai 4,4 juta unit usaha atau berkontribusi sebesar 99,77% dari total sektor industri secara keseluruhan. IKM menjadi tulang punggung perekonomian nasional,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Kamis (4/11).

Salah satu langkah strategis yang telah dijalankan Kemenperin dalam meningkatkan kapabilitas sektor IKM adalah melalui kegiatan konsultansi dan bimbingan teknis. Kegiatan ini dilaksanakan lewat program Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri (Dapati).

“Selama ini, program konsultasi teknologi Dapati mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produk industri dalam negeri, termasuk dari sektor IKM,” kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Doddy Rahadi.

Doddy menjelaskan, optimalisasi teknologi serta rekayasa proses dan produk dinilai dapat meningkatkan penggunaan bahan baku sumber daya alam atau hasil industri hulu menjadi pendukung utama produk industri manufaktur dalam negeri.

“Hal ini sejalan dengan kebijakan pengoptimalan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dan substitusi impor,” ujarnya.

Salah satu unit kerja di bawah BSKJI Kemenperin, Balai Besar Tekstil (BBT), pada 2021 ini telah melaksanakan konsultansi Dapati sebanyak dua kali, yaitu kepada Kelompok Tunas Mekar Batu Bura, Kampung Tanjung Isuy, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, Kaltim, dan PT. Cofo Kreatif Indonesia, Kec. Beo Utara, Kabupaten Kep. Talaud, Sulut

“Kedua produk kain tenun Ulap Doyo Kaltim dan kain tenun Koffo khas Sangihe-Talaud merupakan warisan budaya asli yang masih dipertahankan masyarakat setempat,” ungkap Doddy.

Menurutnya, serat alam memiliki potensi untuk dijadikan bahan baku tekstil alternatif.

“Dalam kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan target substitusi impor 35% pada 2022, membutuhkan percepatan dalam upaya pengembangan industri serat alam yang mengedepankan kemampuan pemenuhan kebutuhan bahan baku (kapasitas produksi) serta kualitas mutu yang memadai,” paparnya.

Pengembangan tersebut memerlukan kolaborasi pentahelix, yaitu kolaborasi lima unsur pemangku kepentingan (stakeholder), yang meliputi pemerintah, akademisi, pebisnis, komunitas, dan media.

Namun, permasalahan industri kriya tekstil berbasis serat alam adalah rendahnya kualitas warna dan kain yang tidak nyaman digunakan untuk sandang karena cenderung kaku dan teknik pemintalan yang dilakukan secara manual sehingga kapasitas produksi terhitung rendah.

Karena itu, melalui kegiatan Dapati, dilakukan pendampingan untuk peningkatan kualitas serat tekstil dengan jalan memperbaiki kehalusan serat sehingga proses pemintalan dan pertenunan lebih mudah, dan produk akhir kain lebih baik dari sisi kehalusan dan kenyamanannya.

“Kualitas serat lebih baik akan meningkatkan nilai tambah produk dan dapat diaplikasikan pada produk akhir yang lebih banyak,” imbuhnya.

Guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses produksi, tim Dapati BBT menggunakan kombinasi mekanik, kimiawi serta pengenalan metode biologi terbaru yang lebih ramah lingkungan dan menggunakan bahan baku lokal seperti singkong dan kentang.

Selain itu, tim Dapati memberikan konsultansi proses optimalisasi teknologi melalui peningkatan performa mesin pengolah serat alam yang dimiliki IKM serta memberikan bimbingan teknis cara perawatan dan pemeliharaan mesin yang mudah dilakukan secara mandiri sehingga mengurangi ketergantungan pada teknisi mesin dari kota besar.

BSKJI akan terus memberikan kontribusi dalam percepatan pengembangan industri serat alam nasional, melalui pendampingan konsultansi, rekayasa peralatan serta transfer teknologi dalam lingkup pengolahan serat hingga ke daerah pelosok Indonesia.

“Kajian standar mutu kain tenun tradisional pun sedang dipersiapkan tim konseptor bekerja sama dengan Badan Standardisasi Nasional, hal ini mendukung Pengembangan Industri Serat Indonesia,” jelas Doddy.

Menurut Pembina Kelompok Tunas Mekar Batu Bura yang diwakili oleh Myra Widiono, permasalahan untuk industri kriya tekstil adalah lamanya proses di setiap tahapan pengolahan serat dari proses pelunakan serat hingga pencelupan warna yang harus diulang hingga beberapa kali.

“Dengan metode biodegumming ini, kami cukup melakukan satu kali proses saja dan sudah dapat memperoleh hasil serat yang halus sekaligus penyerapan warnanya lebih sempurna,” jelasnya.

Di lokasi lain, perwakilan PT. Cofo Kreatif Indonesia, Sam Pantouw menyampaikan bahwa kendala yang dihadapi adalah hasil tenunan kain yang masih kasar dan kurang nyaman digunakan.

“Dengan bimbingan teknis BBT diharapkan produk akhir kain lebih halus dan nyaman digunakan, serta mampu menaikkan kapasitas produksi sekaligus membuka potensi ekspor kain tenun Koffo,” ungkapnya.

‘Ada yang Bisa Tebak Aku Mau Kemana?’ Tanya Vanessa Sebelum Kecelakaan Tragis Itu

0

JAKARTA, newsatu.com — Artis Vanessa Angel dan suaminya, Bibi Andriansyah, tewas dalam kecelakaan di Tol Nganjuk arah Surabaya Kilometer 672+400A, Jawa Timur, Kamis (4/11).  Penyebab kecelakaan diduga karena sopir mengantuk.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Gatot Repli Handoko mengungkapkan, mobil bernomor polisi B 1264 BJU itu berpenumpang lima orang, termasuk Vanessa Angel dan suaminya.

“Penumpang lima orang. Dua orang meninggal dunia, tiga orang luka-luka,” ucap Gatot kepada wartawan, Kamis.

Melalui pesan singkat, Gatot memastikan bahwa korban yang meninggal adalah Vanessa dan suaminya.

“Penumpang meninggal dunia atas nama FEBRI ANDRIANSYAH DG ALAMAT JLN DIAMOND 1/71 SRENGSENG JAKARTA BARAT da VANESSA ADZANIA dengan alamat sama,” tulis Gatot.

Kepolisian mengungkapkan, tewasnya Vanessa Angel dan suami merupakan kecelakaan tunggal. Vanessa Angel dan suami dikabarkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Adapun tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Sebelum dinyatakan meninggal dalam kecelakaan tunggal yang terjadi di Tol Jombang, Jawa Timur, Vanessa sempat mengunggah Instagram Story perjalanannya.

Dari video yang diunggah enam jam lalu itu, Vanessa memperlihatkan pemandangan sepanjang jalan tol yang hanya dipenuhi pohon-pohon rindang.

Dia juga terlihat melempar pertanyaan kepada followers-nya untuk menebak akan ke mana dia pergi kali ini.

“Ada yang bisa tebak aku mau kemana?” tulis Vanessa di akun @vanessangelofficial.

Vanessa Angel memang diketahui sedang berada di luar kota untuk menghadiri sebuah acara.

 

National Day Indonesia di Dubai Expo Hadirkan Penyanyi Lyodra Ginting

0

DUBAI, newsatu.com — Indonesia memamerkan citra bangsa sebagai negara yang menjanjikan dan kaya akan sumber daya manusia berdaya saing tinggi melalui rangkaian acara National Day di Expo 2020 Dubai, di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Kamis (4/11).

Melalui pagelaran seni dan budaya, National Day Indonesia akan memikat lebih banyak pengunjung untuk mengenal lebih dekat keunggulan yang ditawarkan Indonesia kepada dunia. Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir untuk memberi sambutan danmenyaksikan langsung pertunjukan ini.

Kegiatan ini menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk menunjukkan keunggulan bangsa kepada dunia. Indonesia akan tampil sebagai negara penuh pesona alam dengan sumber daya manusia berkualitas.

Indonesia juga berpeluang menjadi salah satu dari 5 negara dengan ekonomi terbesar di dunia dengan bonus demografi di tahun 2045.

“Khususnya dengan potensi yang dimiliki Indonesia seiring dengan persiapan menuju Bonus Demografi di tahun 2045, Indonesia berpeluang menjadi salah satu dari 5 negara dengan ekonomi terbesar di dunia,” ujar Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi di Dubai, UEA, Rabu (03/11).

“Peluang ini dibangun dari generasi-generasi muda yang bersiap menjadi sumber daya unggul,.”

Acara National Day sendiri merupakan bagian rangkaian kegiatan Expo yang diikuti 192 negara peserta untuk memamerkan budaya khasnya masing-masing. National Day mengangkat tema ‘Land of Diversity’. Ini untuk menunjukkan Indonesia sebagai bangsa yang beragam.

Keragaman tersebut dapat dilihat dari segi warisan leluhur yang terdiri dari suku, budaya, dan bahasa yang ditunjukkan melalui pertunjukan yang memadukan tarian tradisional dan modern, serta pertunjukkan grafis.

Keberagaman tersebut juga dituangkan dalam berbagai potensi yang dimiliki Indonesia di berbagai sektor, seperti perdagangan, investasi, dan pariwisata.

Tema besar ‘Land of Diversity’ diturunkan ke dalam tiga elemen, yaitu ‘Land of Majesty’, ‘Land of Opportunity’, dan ‘Land of Innovation’.

Land of Majesty menggambarkan kekayaan budaya Indonesia yang akan selalu menjadi kebanggaan negeri.

Land of Opportunity menggambarkan potensi besar Indonesia untuk terus terbuka terhadap berbagai peluang dan memaksimalkannya demi kemajuan bangsa.

Land of Innovation menggambarkan kesiapan negara untuk bertransformasi menuju Indonesia Emas 2045 yang akan menjadi tonggak perekonomian bangsa berkat adanya bonus demografi, yaitu saat mayoritas populasi berada di usia produktif.

Agar pesan di atas dapat tersampaikan dengan baik dan utuh kepada negara-negara dunia lainnya, pementasan seni dan budaya dari Indonesia di National Day akan melibatkan sekitar seratus penari terbaik bangsa untuk menampilkan ragam tari tradisional hingga permainan alat musik daerah.

Selain itu, pertunjukan ini juga akan melibatkan Lyodra Ginting, penyanyi muda kebanggaan Indonesia yang telah memenangkan berbagai kompetisi tingkat nasional dan internasional, yang menyanyikan lagu ‘Indonesia Pusaka’.

Tak ketinggalan, Indonesia juga menghadirkan ikon yang mengenakan kostum serba emas sebagai representasi dari Indonesia Emas 2045.

“Budaya Indonesia telah mendapat perhatian dan pujian dunia dari waktu ke waktu. Maka itu, kami melibatkan talenta-talenta terbaik bangsa untuk menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu pagelaran seni budaya Indonesia termegah dan paling berkesan di Timur Tengah,” beber Mendag Lutfi.

“Selain itu, pelibatan talenta terbaik juga menjadi representasi dari keunggulan sumber daya manusia Indonesia yang berdaya saing tinggi dan mampu berkompetisi di tingkat global. Bukan tidak mungkin ini juga menjadi ajang bagi mereka untuk menunjukkan bakatnya di ajang berskala global ini.”

Mendag Lutfi menambahkan, Indonesia National Day menjadi semakin spesial karena akan diselenggarakan di Al Wasl Plaza yang merupakan lokasi paling strategis di Expo 2020.

Al Wasl Plaza menjadi pusat kegiatan dari National Day secara keseluruhan, sehingga pertunjukkan Indonesia akan menyita perhatian banyak mata.

Pementasan kultural Indonesia di National Day diharapkan dapat menarik sekitar 2.000 pengunjung dari seluruh penjuru dunia.

Kesempatan ini pun tak terlepas dari hubungan erat Indonesia dan Uni Emirat Arab yang sudah terjalin sejak lama dan kian diperkuat dengan peluncuran Perundingan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Emirat Arab (IUAE-CEPA).

 

Dilepas Kapolda Babel, Tim Jelajah Kebangsaan PWI akan Taklukkan Kerinci

0

PANGKAL PINANG, newsatu.com — Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan-Persatuan Wartawan Indonesia (JKW-PWI), Rabu (3/11) siang tadi dari Pangkal Pinang melanjutkan perjalanan menuju Sumatera Selatan dan bermalam di kota Palembang, untuk kemudian menuju Bengkulu dan Jambi dan melakukan pendakian ke Gunung Kerinci.

Ada catatan penting yang dibukukan Tim JKW-PWI sebelum meninggalkan kota Pangkal Pinang, Tim JKW-PWI sedianya disambut Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan. Sayang ada sedikit kendala.

“Pak Gubernur masih di Jakarta, jadi kami menuju Polda Babel dan bertemu Kapolda Irjen Pol Drs Anang Syarif Hidayat,” ungkap Agus Blues Asianto, salah satu anggota tim.

Di hadapan Kapolda, Tim JWK-PWI menjelaskan misi tim.

“Kapolda Babel menanyakan rute tim JKW-PWI, kemudian saya jelaskan, termasuk mengapa tidak melanjutkan perjalanan ke Belitung, kami memberi alasan mengapa tidak kesana,” tutur Agus.

Obrolan makin berkembang bersama Kapolda, termasuk membahas masalah salah satu misi tim JKW-PWI yaitu mendaki tujuh gunung tertinggi di Indonesia.

“Nah masalah pendakian Yanni Krishnayanni yang banyak menjelaskan,” tambah Agus.

Begitu sampai ke masalah penyeberangan, dari kesimpulan pembicaraan, Kapolda menganjurkan kami dari Kepri harus menuju Pelabuhan Tanjung Priok jika ingin menyeberang ke Pontianak untuk melalui perjalanan rute Kalimantan.

“Kami mencoba realistis karena penyeberangan dari Kepri yang saya dengar hanya sebulan sekali ke Pontianak,” kata Agus yang selama tiga hari bersama Tim JKW-PWI di Babel difasilitasi Kapolda.

Obrolan dengan Kapolda Anang yang juga didampingi perwakilan Distro Kingland Babel, Suharianto, berkisar sekitar 20 menitan karena diakui Agus, Kapolda harus menghadiri giat vaksin di wilayah Polda Babel.

“Kami dijamu makan siang Pak Suharianto sebelum melanjutkan perjalanan ke Palembang,” tutup Agus.

Menkes Budi Gunadi: ‘Meskipun Kasus Covid-19 Turun, Rakyat Tetap Wajib Prokes’

0

JAKARTA, newsatu.com — Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Trans Studio Mall Makassar, Selasa (2/11). Dalam kunjungan tersebut Menkes menekankan pentingnya tes epidemiologis untuk menekan laju penularan Covid-19.

”Sebenarnya untuk tes yang paling benar secara ilmiah adalah tes suspek dan tes kontak erat. Kalau ada orang yang diduga demam atau orang yang sudah tertular Covid-19, kontak eratnya harus disiplin kita cari, epidemiolog menyarankannya begitu,” kata Menkes di Makassar.

Saat ini banyak tes yang dilakukan untuk penerbangan dan untuk perjalanan darat atau disebut tes skrining. Menkes Budi menyarankan semua tenaga kesehatan harus mulai mengubah tes tersebut menjadi tes epidemiologis.

”Saran saya harus pelan-pelan mulai diubah bahwa tesnya itu kembali tes epidemiologis bukan skrining,” ucap Menkes.

Menkes mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai lonjakan kasus Covid-19.

”Sekarang kasus di Indonesia sudah turun drastis tapi jangan sampai naik lagi. Caranya, kembali lagi yaitu Prokes, memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, hindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” tutur Menkes.

Vaksinasi Covid-19 di Trans Studio Mall Makassar sendiri digelar mulai 2 sampai 15 November 2021 untuk dosis pertama dan 15 sampai 30 November 2021 untuk dosis kedua.

Pelaksanaan vaksinasi tersebut menargetkan seluruh masyarakat di Kota Makassar mencapai herd immunity.

Indonesia menargetkan 70% herd immunity tercapai. Menkes Budi menjelaskan herd immunity itu untuk membantu supaya masyarakat tidak masuk rumah sakit karena Covid-19.

”Yang paling penting balik lagi ke protokol kesehatan sama surveilans nya harus baik, dan itu semua tergantung kita yang melaksanakannya, karena tidak mungkin pemerintah bisa jalan sendiri kalau rakyatnya tidak disiplin,” tandas Menkes.

”Saat ini,” lanjut Menkes, “salah satu hal yang paling penting adalah vaksinasi Lansia. Pasalnya, mereka tergolong ke dalam kelompok paling fatal kalau tertular Covid-19. Jadi kita harus melindungi Lansia kita,” tutur Menkes.

Kemenperin Gencar Promosikan Beragam Produk IKM di Dubai Expo 2020

0

JAKARTA, newsatu.com — Kementerian Perindustrian proaktif mempromosikan keunggulan produk-produk industri nasional dari berbagai sektor di ajang pameran tingkat internasional.

Pada perhelatan Expo 2020 Dubai misalnya, Paviliun Indonesia menampilkan beragam produk industri kecil dan menengah (IKM) yang kompetitif dan inovatif.

Sebanyak 16 pelaku IKM mendapatkan fasilitas untuk ikut serta dalam pameran bergengsi tersebut. Mereka adalah para peserta program peningkatan kapasitas yang diinisiasi olehDirektorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka(IKMA) Kemenperin.

“Para pelaku IKM ini berasal dari sektor fesyen dan aksesoris, kosmetik, makanan dan minuman, serta pelaku startup yang menyediakan solusi teknologi bagi IKM. Produk yang ditampilkan sebagian besar memiliki sertifikat halal dan berstandar internasional,” kata Plt. Direktur Jenderal IKMA Kemenperin Reni Yanita di Jakarta, Senin (1/11).

Plt. Dirjen IKMA berharap, melalui partisipasi pada Expo 2020 Dubai, para pengunjung dari berbagai negara mendapatkan informasi dan pengalaman tentang produk IKM Indonesia yang berkualitas. Selain itu, membuka peluang IKM tersebut memperluas pasar ekspornya.

“Bahkan, kami optimistis, akan ada investor potensial yang tertarik kerja sama dengan pelaku IKM kita melalui forum bisnis yang telah disiapkan,” ungkap Reni.

Salah satu sektor yang cukup prospektif, yakni IKM fesyen muslim.

Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar untuk pengembangan industri fesyen muslim karena mayoritas penduduknyaadalah muslim dan total konsumsi domestik fesyen muslim yang mencapai 6 miliar dolar AS.

“Kondisi ini pula yang membuat Indonesia berhasil menjadi negara ketiga terbaik dalam mengembangkan industri fesyen muslimnya, setelah Uni Emirat Arab dan Turki,” sebut Reni.

Lebih lanjut, selama ini IKM telah berperan besar dalam membangkitkan kembali produktivitas sektor industri tekstil dan produk tekstil (TPT), meskipun di tengah hantaman dampak ekonomi global karena pandemi Covid-19.

Pada kuartal II tahun 2021, industri TPTmasih tumbuh positif sebesar 4,54%. Bahkan, total nilai ekspor TPTtelah menembus 6,93 miliar dolar AS sepanjang Januari-Juli 2021.

“IKM kita telah mampu memproduksi berbagai produk fesyen yang inovatif dari beragam bahan baku dan material, warna, teknik pembuatan, hingga desain yang menarik, seperti yang ditampilkan di pameran Expo 2020 Dubai ini,” imbuhnya.

Guna mendorong lebih banyak desainer dan pelaku IKM fesyen muslim yang dapat menghasilkan produk berkualitas, Ditjen IKMA Kemenperin telah menyelenggarakan program Modest Fashion Project (MOFP) setiap tahun.

MOFP menjadi wadah pengembangan ekosistem desainer fesyen muslim agar berdaya saing unggul. “Kami berkolaborasi dengan banyak pakar bisnis fesyen untuk membuat program pembinaan yang mendorong para perancang busana muslim agar bisa mengembangkan bisnisnya,” ujar Reni.

Tak hanya sektor fesyen muslim, Ditjen IKMA Kemenperin juga terus mendukung pengembangan IKM kosmetik yang bersaya saing global. Dari total 760 industri kosmetik di Indonesia, 95% merupakan sektorIKM. Artinya, IKM kosmetik punya peran besar dalam berkontribusi pada perekonomian nasional.

“Terdapat beberapa peluang yang dapat dimanfaatkan pelaku IKM untuk mengembangkan sektor kosmetik ini, di antaranya berupa tren kosmetik halal yang terus meningkat, melimpahnya sumber daya alam bahan pembuatan kosmetik yang berhubungan dengan gerakan back to nature, maraknya produk kosmetik bagi anak-anak dan pria, serta beragam perayaan hari raya muslim yang bisa dijadikan kesempatan bagi IKM untuk menggenjot penjualannya,” papar Reni.

Agar IKM bisa memanfaatkan peluang tersebut, Ditjen IKMA Kemenperin konsisten memfasilitasi IKM melalui beragam program pelatihan pengembangan teknologi, inovasi, hingga promosi dan pemasaran.

“Kami juga mendorong kerja sama industri kosmetik skala besar bermitra dengan industri antara dan pengemasan. Kerja sama ini dapat membantu IKM yang memproduksi barang setengah jadi, seperti minyak atsiri, menjadi produk akhir yang dapat dikonsumsi masyarakat,” ungkap Reni.

Menkeu Sri Mulyani: Pemerintah Terus Mengembangkan Potensi Santri

0

JAKARTA, newsatu.com — Pemerintah memberi perhatian luar biasa bagi pendidikan keagamaan, termasuk melalui alokasi anggaran. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut, anggaran Kementerian Agama (Kemenag) yang mengurus lembaga pendidikan di bawah Kemenag mencapai Rp55,9 triliun.

“Ini mencakup biaya operasi madrasah, pesantren, tunjangan profesi guru yang memberikan pendidikan di madrasah, dan juga beasiswa,” ungkap Menkeu pada Harlah ke-22 FPKB DPR dan Perayaan Hari Santri Nasional 2021, Senin (01/11).

Sejak 2018, Pemerintah meluncurkan beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) Santri yang diikuti oleh 220 santri untuk beasiswa S2 dan 73 santri untuk S3. Mayoritas para santri belajar di dalam negeri yaitu 235 santri, sedangkan 58 santri meneruskan studi ke luar negeri.

“Ini merupakan sebagian kecil dari upaya kita untuk meningkatkan kualitas para santri di Indonesia dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya tanpa batas untuk mereka bisa terus mencari ilmu, meningkatkan ilmu pengetahuan dan pengalamannya,” jelas Menkeu.

Pemerintah menjamin penyelenggaraan pesantren melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019. Menkeu menyampaikan, UU ini merupakan titik awal dari langkah peraturan pelaksanaan untuk mewujudkan komitmen besar pemerintah kepada pesantren, termasuk di dalamnya adalah dari unsur pendanaan.

Sumber pendanaan penyelenggaraan pesantren tidak hanya berasal dari APBN, melainkan terdiri atas masyarakat, APBN dan APBD, sumber lain yang sah, dan dana abadi pesantren. Dana abadi pesantren merupakan bagian dana abadi pendidikan yang dikelola secara profesional dan prudent untuk tujuan pembangunan kualitas santri.

Menkeu: Anggaran Pesantren di Kemenag Semakin Naik

“Anggaran pesantren di Kemenag kalau kita lihat perkembangannya semakin naik. Bahkan untuk tahun kemarin (2020), alokasi untuk pesantren mengalami kenaikan yang lumayan karena adanya dana dari BA BUN (Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara) besarnya Rp2,6 triliun untuk PEN (Pemulihan EKonomi Nasional) berupa tambahan BOP (Bantuan Operasional Penyelenggaraan) dan bantuan pembelajaran secara online kepada pesantren,” ungkap Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Heru Pambudi pada kesempatan yang sama.

Selain itu, pemerintah memberikan perhatian dalam bentuk yang lain. Misalnya pembangunan fasilitas MCK, pengembangan kewirausahaan, peningkatan kesehatan, dan sanitasi.

Bahkan salah satu BLU (Badan Layanan Umum) di bidang sawit yaitu BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) bekerja sama dengan kementerian/lembaga meluncurkan pengembangan potensi santripreneur berbasis kelapa sawit.

Pemerintah akan menggunakan instrumen pendanaan di APBN baik melalui belanja K/L (Kementerian/Lembaga) seperti Kemenag yang langsung berhubungan dengan pesantren dan madrasah, juga K/L lain seperti Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), Kementerian Koperasi dan UKM dan juga melalui instrumen pembiayaan ultra mikro dan dukungan kredit usaha rakyat.

“Itu semuanya ditujukan dan bisa dipakai atau dimanfaatkan oleh pesantren dan para santri untuk bisa mengembangkan potensi mereka. Tentu tidak hanya di bidang ilmu keagamaan, namun juga dari sisi ilmu yang menciptakan manfaat bagi masyarakat,” tutup Menkeu.

Rakyat Indonesia Jangan Terlena dengan Status Penularan Covid-19 Rendah

0

JAKARTA, newsatu.com — Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention, CDC) menetapkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat penularan Covid-19 rendah atau Level 1 per Senin (25/10).

Penetapan ini merupakan motivasi yang memberikan semangat baru bagi Indonesia agar lekas bebas dari pandemi Covid-19.

Meski begitu, juru bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan masyarakat diminta tidak terbuai dengan penetapan status tersebut. Ancaman gelombang ketiga dan varian baru virus corona masih terus mengintai.

Sejumlah negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Brunei, dan Thailand masih berada dalam tingkat penularan Covid-19 tinggi atau Level 4.

”Masyarakat, baik yang berada di Indonesia maupun yang hendak masuk ke Indonesia, wajib tetap disiplin protokol kesehatan dan mematuhi setiap kebijakan Pemerintah. Tidak ada toleransi bagi pihak yang melanggar ketentuan,” katanya di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (1/11).

Dengan ditetapkannya status tersebut, pemerintah terus meningkatkan kualitas penanganan Covid-19 melalui deteksi dengan meningkatkan tes epidemiologi, meningkatkan rasio kontak erat yang dilacak, dan surveilans genomik.

Tak hanya itu, pemerintah juga melakukan penguatan dari sisi terapeutik dengan mengonversi tempat tidur di rumah sakit sebanyak 30-40% dari total kapasitas RS dan pemenuhan suplai oksigen, alat kesehatan & SDM, mengerahkan tenaga kesehatan cadangan, pengetatan syarat masuk RS, dan pemanfaatan isolasi terpusat.

Terkait vaksinasi, pemerintah mengalokasikan vaksin sebanyak 50% di daerah dengan kasus dan mobilitas tinggi, memperbanyak sentra vaksinasi, memberlakukan syarat kartu vaksin, dan mempercepat vaksinasi.

Pemerintah juga memperkuat implementasi PPKM Level 1-4 dan memanfaatkan teknologi digital dalam implementasi protokol kesehatan.

Ketua DPD RI Apresiasi Pasar Syariah di Probolinggo

0

JAKARTA, newsatu.com — Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyambut positif peluncuran Pasar Rakyat Syariah di Pasar Kronong, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (29/10).

Menurut LaNyalla, pasar rakyat syariah  yang diluncurkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, ini merupakan terobosan untuk menggerakkan ekonomi.

“Selama pandemi ada penurunan omzet dari para pelaku usaha. Makanya segala cara untuk membangkitkan ekonomi harus kita dorong dan support. Kita harus bangkit mengatasi persoalan yang ada serta harus tumbuh dengan inovasi-inovasi,” kata LaNyalla, Senin (1/11/2021).

Pasar yang menjadi pilot project tersebut, diharapkan memiliki dampak positif bagi perdagangan. Karena transaksinya menerapkan konsep syariah.

“Saya kira pola itu akan berbuah positif, mengingat transaksi yang dilakukan juga berdasar ketentuan bermuamalah yang baik. Yakni mengutamakan kejujuran dari segi kualitas maupun kuantitas serta kebersihan barang,” tegasnya.

“Pasar syariah dapat menjadi alternatif masyarakat berbelanja serta dapat diyakinkan kehalalan dalam bertransaksi,” ucap Senator asal Jawa Timur itu.

Harapan lainnya, pasar berkonsep syariah ini juga mampu memicu pertumbuhan perekonomian melalui peningkatan produksi UMKM seperti kerajinan tangan, batik, konveksi makanan dan minuman dan produk lainnya.

“Di pasar-pasar syariah perlu disediakan gerai bagi UMKM lokal, sehingga pemasaran dan promosi tetap berjalan walaupun masih dalam masa pandemi,” katanya.

LaNyalla mengingatkan di masa sekarang  sisi ekonomi dan sisi kesehatan harus mendapat perhatian seimbang. Namun tak boleh dikesampingkan adalah dalam implementasinya tetap memperhatikan protokol kesehatan.

RS dan Lab Wajib Ikuti Ketentuan Baru Tarif RT-PCR

0

JAKARTA, newsatu.com — Untuk kali kedua pemerintah melalui Kemenkes menurunkan tariff tes RT-PCR bagi masyarakat yang melakukan permintaan tes mandiri.

Awalnya, tes RT-PCR termasuk Swab berkisar pada angka Rp900 ribu. Kemudian diturunkan menjadi Rp495 ribu untuk Pulau Jawa dan Bali, sebesar Rp525 ribu untuk luar Jawa dan Bali.

Tarif baru, sesuai surat edaran Kemenkes, batas tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR menjadi Rp275 Ribu untuk Jawa/Bali, dan Rp300 ribu untuk luar Jawa/Bali.

Dirjen Pelayanan Kesehatan Prof. dr. Abdul Kadir mengatakan Kementerian Kesehatan akan menindak tegas Fasilitas Kesehatan yang melayani pemeriksaan RT-PCR yang tidak mematuhi ketentuan terbaru tarif Pemeriksaan RT-PCR.

“Bagi rumah sakit dan lab penyelenggara pelayanan Covid-19 yang nakal, akan kami tindak tegas dengan diblok hasil pemeriksaannya dari aplikasi PeduliLindungi,”  tegas Prof. Kadir, Sabtu (30/10) di Jakarta.

Tarif baru pemeriksaan Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) resmi diberlakukan sejak Rabu (27/10). Dengan demikian seluruh fasilitas kesehatan yang melayani pemeriksaan RT-PCR harus menyesuaikan kembali tarif yang diberlakukan.

Penyesuaian tariff itu dilakukan setelah evaluasi melalui perhitungan biaya pengambilan dan pemeriksaan RT-PCR, terdiri dari komponen – komponen jasa pelayanan/SDM, komponen reagen dan bahan habis pakai (BHP), komponen biaya administrasi, Overhead, dan komponen biaya lainnya yang kita sesuaikan dengan kondisi saat ini.