Kamis, Agustus 27, 2026
Beranda blog Halaman 249

Kemenperin Dorong Produktivitas & Daya Saing Sektor IKM

0

JAKARTA, newsatu.com — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong produktivitas dan daya saing industri nasional melalui kegiatan pendampingan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi Industri Kecil Menengah (IKM).

Dengan upaya tersebut, diharapkan efisiensi proses industri bisa meningkat, sekaligus mewujudkan komitmen industri yang ramah lingkungan.

“Selama ini, pelaksanaan pendampingan dan konsultansi teknologi telah dilakukan dan menghasilkan dampak positif untuk perkembangan industri khususnya sektor IKM. Dengan kegiatan ini IKM mampu meningkatkan produktivitas industri dan kualitas produk,” kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Doddy Rahadi di Jakarta, Minggu (14/11).

Balai Riset Standardisasi Industri Bandar Lampung (BI Bandar Lampung) jadi salah satu satuan kerja di BSKJI Kemenperin yang berupaya mewujudkan peningkatan daya saing industri lokal melalui kegiatan Pendampingan dan Konsultansi IKM bersama stakeholder terkait.

Awal 2021, BI Bandar Lampung bekerja sama dengan Dinas Perindustrian Lampung melakukan pendampingan dan konsultansi pengolahan, pengemasan dan pelabelan garam beryodium kepada Asosiasi Pengemas Garam Beryodium Lampung (Masgarumla).

“Melalui kegiatan tersebut didapatkan komitmen bersama untuk penerapan SNI garam konsumsi beryodium untuk meningkatkan kualitas produk garam produk IKM lokal di Bandar Lampung dan sekitarnya,” ucap Doddy.

Selain itu, BI Bandar Lampung bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Kementerian PUPR, untuk bersama-sama melakukan sampling dan pengujian air sungai di Provinsi Lampung selama periode 2021.

Kerja sama ini bertujuan memantau kualitas air sungai dan memastikan tidak ada pencemaran lingkungan oleh kegiatan industri di sekitarnya.

“BI Bandar Lampung akan menjaga kualitas dan profesionalisme dalam melakukan sampling dan analisis laboratorium, agar BBWS Mesuji Sekampung mendapat data akurat tentang kualitas air sungai yang berada di wilayah Lampung,” tambah Doddy.

Langkah strategis lainnya, BI Bandar Lampung melakukan pendampingan terhadap CV Tirta Gemilang Jaya dalam penerapan standardisasi SNI sejak mempersiapkan dokumen sistem mutu, pembangunan sarana prasarana, sampai siap memproduksi air mineral dan demineral berlabel SNI.

Kemudian, untuk peningkatan pelayanan prima, BI Bandar Lampung  meningkatkan kompetensi dan profesionalisme SDM dengan pelatihan internal. Selama 2021 diadakan pelatihan pengoperasian AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry), pelatihan instrumen emisi sumber tidak bergerak.

Lalu, Oktober lalu dilakukan Uji Kompetensi Petugas Pengambil Contoh (PPC) oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Tenaga Laboratorium Penguji Indonesia (LSP Telapi) untuk mendapatkan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“BI Bandar Lampung sedang membangun sistem informasi lembaga sertifikasi produk (SISIRO) yang diharapkan dapat mempermudah industri dalam mendapatkan SPPT SNI produknya secara digital, mulai dari pendaftaran, proses pra-audit dan pasca-audit serta penerbitan sertifikat SNI,” tandas Doddy.

Tes PCR Diturunkan Pemerintah, Banyak Pengusaha Lakukan Efisiensi

0

JAKARTA, newsatu.com – Para pelaku usaha bidang kesehatan meminta agar pemerintah melibatkan mereka dalam penentuan harga tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR), untuk keberlangsungan layanan kesehatan di saat pandemi Covid-19.

“Kami berharap bisa membantu pemerintah dalam menangani pandemi covid-19, sehingga sama-sama bisa membantu masyarakat,” papar Wakil Komite Tetap Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Randy H Teguh, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (13/11) seperti dikutip dari Antara.

Randy mengatakan harga eceran tertinggi (HET) tes PCR terakhir yang ditetapkan pemerintah yakni Rp275.000 (Jawa-Bali) dan Rp300.000 (luar Jawa-Bali) cukup memberatkan pelaku usaha kesehatan.

“Rumah sakit, klinik dan lab dapat dikategorikan terdesak. Jika tidak melakukan layanan, mereka akan ditutup, tapi kalau mereka melakukan ya buntung,” kata Randy yang juga Sekretaris Jenderal Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Indonesia.

Sementara itu, Dyah Anggraeni seorang pengusaha laboratorium mengatakan, berdasarkan simulasi yang dilakukan pengusaha dengan harga reagen open system sebesar Rp96.000, harga tes PCR seharusnya di atas Rp300.000.

Dengan ambang harga PCR yang ditentukan pemerintah, kata Dyah, pengusaha tetap melakukan layanan tes PCR, meski harus melakukan sejumlah efisiensi dan sistem subsidi silang dari layanan tes yang lain.

“Efisiensi kami lakukan di mana-mana, untuk SDM yang bisa dikurangi itu petugas swab, tapi yang ada di lab itu tetap,” kata Dyah, CEO Cito Clinical Laboratory.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR, Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan pemerintah perlu menyubsidi biaya tes PCR. Khususnya, di daerah-daerah yang layanan tes PCR-nya masih terbatas namun potensi penularannya tinggi.

Menurut dia, biaya subsidi bisa dialokasikan dari anggaran Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

“Kalau di bidang penerbangan saja, pemerintah masih menyubsidi sejumlah maskapai agar penerbangan bisa masuk ke suatu daerah demi keadilan akses, seharusnya tes PCR juga biasa,” kata Melkiades.

Menurut dia, subsidi merupakan wujud kehadiran negara untuk memastikan keadilan bagi warga di seluruh pelosok Tanah Air untuk menjangkau harga tes PCR dan demi membantu keberlangsungan usaha di bidang layanan kesehatan. “Jangan sampai orang takut berusaha di bidang kesehatan,” kata Melkiades.

LaNyalla Tutup Turnamen Golf Kadin: Filosofi Golf Bisa Diajarkan kepada Anak-anak

0

SURABAYA, newsatu.com — Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berharap filosofi olahraga golf dapat ditanamkan pada anak-anak. Terutama, pendidikan tentang mengambil keputusan secara tepat, sabar, mandiri dan jujur.

Hal itu disampaikan LaNyalla saat Gala Dinner dan penyerahan Trofi Kadin Jatim Golf Tournament, yang digelar di Club House Bukit Darmo Golf Surabaya, Sabtu (13/11).

“Atlet junior yang tergabung di Persatuan Golf Indonesia Jatim mencapai 60 anak. Angka yang cukup banyak. Artinya minat untuk menjadi atlet golf cukup tinggi. Yang lebih penting lagi, filosofi dari golf cukup bagus apabila bisa ditanamkan kepada anak-anak kita. Tentang bagaimana mengambil keputusan secara tepat, sabar, mandiri dan jujur, ” katanya.

Dalam kesempatan itu, LaNyalla berterima kasih kepada Kadin Jawa Timur yang telah menggelar Turnamen Golf memperebutkan Piala Ketua DPD RI.

“Mudah-mudahan nanti menjadi Piala Presiden,” lanjut LaNyalla disambut aplaus peserta gala dinner.

Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, turnamen yang diikuti  banyak peserta, bahkan dibagi menjadi dua kelompok, kelas junior dan kelas amatir, adalah sebuah tanda yang baik.

“Karena, aktivitas Golf selain olahraga, juga bisa digunakan untuk membaca situasi atas pemulihan ekonomi dan pandemi, ” jelasnya.

Kalau golf mulai ramai lagi, kata LaNyalla, berarti pengusaha mulai menggeliat atau bisnisnya mulai kembali jalan.

“Mudah-mudahan indikasi ini tidak salah. Karena ada juga yang karena proyek sepi, akhirnya dilampiaskan dengan main golf. Itu artinya tabungannya masih banyak,” kelakarnya.

LaNyalla juga menyampaikan apresiasi kepada Kadin Jatim yang ikut melakukan pembinaan atlet golf junior. Karena pembinaan bagi anak-anak ini memang sangat diperlukan.

“Dengan banyaknya pertandingan yang mereka ikuti, saya yakin akan muncul pegolf profesional yang akan bisa mengharumkan nama Indonesia,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut LaNyalla menyerahkan langsung trofi bergilir Ketua DPD RI serta trofi Kadin Jatim kepada pemenang turnamen, Recky Basari yang merupakan pengusaha dari Surabaya.

Tampak hadir di acara, Senator Jatim Achmad Nawardi dan Andi M Ihsan (Sulawesi Selatan) serta ratusan pengusaha peserta Kadin Jatim Golf Tournament.

Pekan Olahraga & Seni Pondok Pesantren Digelar di Sulsel, Oktober 2022

0

MAKASSAR, newsatu.com — Pekan Olahraga dan Seni antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) ke IX akan digelar di Provinsi Sulawesi Selatan, Oktober 2022.

Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama melakukan  sejumlah persiapan awal, mulai dari survei venue pertandingan hingga pembahasan juknis penyelenggaraan Pospenas. Survei dan persiapan dilakukan di Kota Makasar, 10-12 November 2021.

Tampak hadir Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono Abdul Ghafur, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan Khaeroni, Kasubdit PMDT Sakdiyah, Kasubdit Pendidikan Kesetaraan Rahmawati, Kasubdit PQ Mahrus El Mawa, Kasubdit RA Irhas Shobirin, dan seluruh Kabid Pakis/PD Pontren Kanwil Kemenag Provinsi.

Kepala Kanwil kementerian Agama Sulsel Khaeroni, menyatakan kesiapannya sebagai tuan rumah. “Dengan proses persiapan sejauh ini, kami nyatakan siap untuk menggelar Pospenas 2022,” kata Khaeroni di Makassar, Jumat (12/11).

Khaeroni berharap Pospenas di Makassar berbeda dengan yang sebelumnya. “Tidak sekadar seremonial, tetapi dijadikan sebagai ruang pengembangan bakat dan minat para santri,” ujar Khaeroni.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kata Khaeroni, juga mendukung penyelenggaraan Pospenas di Makassar. Menurutnya, Pospenas memiliki implikasi pada pembangunan daerah melalui bidang pendidikan.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mempunyai posisi yang kuat dalam pengembangan pembangunan termasuk pendidikan. Untuk itu kita harus menyesuaikan dengan visi misi Pemerintah Daerah,” tuturnya.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono Abdul Ghafur mengatakan Pospenas melibatkan banyak pihak. Untuk itu, harus dipersiapkan secara matang.

“Perlu dikaji cabang pertandingan apa saja yang ditekuni para santri. agar Pospenas bisa diorientasikan untuk men-supply kebutuhan yang lebih besar,” kata Waryono.

“Delapan kali Pospenas memberi banyak pelajaran. Perlu dikaji bersama agar lebih baik bukan hanya seremonial, perlu mengantisipasi problem, membentuk tim dan membuat timelinenya. Memberikan dampak kepercayaan pada santri dan juga sebagai event silaturahmi.”

Inilah Juara-juara UPQ Fest 2021 di Bogor

0

BOGOR, newsatu.com — Dua remaja dari Sukabumi mencatat sukses di UPQ Fest 2021 atau Festifal yang digelar Unit Pencetakan Al-Quran Departemen Agama RI. Festival digelar di kawasan Puncak, Bogor dan berakhir Kamis (11/11) lalu.

Pada acara itu UPQ Kemenag menggelar tiga jenis lomba yaitu Lomba Karya Tulis Ilmiah, Lomba Disain Mushaf Al-Qur’an, dan Lomba Foto Bareng Mushaf Al-Quran Terbitan Kemenag.

Husaini dari Sukabumi menjadi juara Lomba Disain Cover Mushaf Al-Qur’an dengan nilai 1104, mengalahkan Sahrul Nizam dari Nunukan, Kalimantan Utara dengan nlai 1091 dan posisi ketiga direbut Habibullah  dari Tangerang dengan nilai 1089.

Rekan Husaini, Sudrawih Boby Iskandar, merebut tempat ketiga Lomba Karya Tulis Ilmiah Popler dengan nilai 1103. Juara di lomba ini adalah Eka Sugeng Ariadi dari Pasuruan dengan nilai 1106 diikuti Khoirul Fahmi asal Malang dengan nilai 1104.

Sementara Lomba Foto Bareng Mushaf Al-Quran Terbitan Kemenag dimenangkan Zeed Hamdy Rukman dari Susel dengan nilai 1129, diikuti Abdurahman Ladopura dari NTT denan nilai 1126 dan posisi ketiga disabet Siti Fatchatul Hana dari Magelang dengan niai 1123.

“Tercatat lebih dari 500 peserta lolos seleksi dan memiliki kualitas karya yang sangat baik. Dalam kesempatan ini kami menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat kepada para pemenang lomba,” ujar Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin.

Tak disebutkan apa hadiah lomba ini.

Lestarikan Budaya Betawi, LKB Siapkan Buku Referensi Kebetawian bagi Pelajar

0

JAKARTA, newsatu.com — Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) menyusun buku budaya terkait Betawi sebagai sumber referensi bagi pelajar sekolah maupun masyarakat.

“Buku referensi dibuat dengan melibatkan berbagai unsur pemerhati maupun budayawan Betawi. Bukan hanya untuk siswa tetapi juga masyarakat umum agar budaya Betawi bisa terus dilestarikan dengan dokumentasi yang jelas,” kata Ketua LKB Beki Mardani melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa lalu.

Beki menuturkan buku referensi budaya Betawi direncanakan terbit awal 2022 dengan mengambil materi melalui diskusi kelompok di RMB Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan Zona A, Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, 4-5 November 2021.

Diskusi melibatkan ahli tari Betawi Julianti Parani dan Madia Patra Ismar dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ), pakar seni permainan anak Tuti Tarwiyah dan Sam Muchtar Chaniago dari Universitas Negeri Jakarta.

Dari budayawan Betawi ada Yoyo Muchtar dan Yahya Andi Saputra dari Lembaga Kebudayaan Betawi serta pengamat pencak silat dari Asosiasi Silat Tradisi Betawi Indonesia Muali Yahya, hingga Maharani Kemal dari Persatuan Wanita Betawi.

“Kami rencanakan ada tujuh klaster atau tujuh topik dalam buku ini, yakni seni musik & tari, seni pertunjukan, kuliner, sastra, bahasa dan folklor, bela diri dan permainan anak-anak, kriya dan arsitektur, upacara dan siklus hidup,” tutur anggota LKB Fadjriah Nurdiarsih yang juga bertindak selaku editor.

Fadjriah menuturkan, diskusi kelompok ini dilakukan untuk menjaring masukan serta format yang tepat untuk menyusun buku mengenai budaya Betawi itu.

Jualianti mengaku terkendala saat menggali kebudayaan Betawi secara menyeluruh dan membutuhkan wawancara mendalam dengan pelaku sejarah Betawi.

“Melacak akar kesenian Betawi tidak bisa lagi bertumpu pada peta wilayah atau lokasi. Pelaku-pelakunya sudah berpindah-pindah dan anak keturunannya pun sudah tidak di lokasi sama,” ungkap koordinator penulisan buku ‘Bunga Rampai Seni Pertunjukan Kebetawian’ ini.

Karena itu ia menyarankan bahan buku juga dapat dimulai melalui penelitian mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang mengambil tema budaya Betawi.

Sementara itu, Madia menyebutkan, minat penelitian kebudayaan Betawi di kalangan mahasiswa saat ini memang sudah mulai tumbuh. Namun pendataan tentang penelitian tersebut masih belum tertata dengan baik.

“Di Institut Kesenian Jakarta ada sejumlah penelitian mengenai kebetawian. Kita bisa memulai dari sini untuk mendapatkan ‘insight’,” ujar perempuan yang juga Wakil Rektor III IKJ ini, dikutip dari Antara.

Pemandu acara Sam Mochtar menambahkan saat ini Universitas Negeri Jakarta memiliki mata kuliah khusus mengenai Kebetawian sebanyak empat SKS.

Ini Penjelasan Mengapa Tes PCR Bisa Rp275 Ribu

0

JAKARTA, newsatu.com — Publik dibikin heran dengan komponen biaya tes PCR setelah penurunan harga tes dari sebelumnya mencapai jutaan rupiah menjadi Rp275 ribu untuk Jawa-Bali dan Rp300 ribu luar Jawa-Bali sesuai kebijakan pemerintah.

PT Bio Farma (Persero) sebagai perusahaan yang memproduksi alat tes PCR pun menjelaskan struktur biaya yang membentuk harga tes PCR saat ini.

Salah satunya adalah harga reagen kit PCR yang semakin turun menjadi Rp 90.000 per tes, sehingga tarif layanan PCR yang dikenakan di Bio Farma pun menjadi sekitar Rp 275.000.

Reagen kit PCR merupakan cairan yang digunakan untuk mendukung pengujian tes PCR swab maupun alternatif gargle PCR. Reagen biasanya ditambahkan untuk melihat reaksi kimia, salah satunya dalam diagnosis infeksi virus Covid-19.

“Yang dimaksud dengan harga Rp 90.000 adalah harga reagen test kit PCR-nya, bukan tarif layanan PCR secara keseluruhan,” ujar Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir dalam keterangan tertulisnya, dikutip pada Kamis (11/11).

Ia menjelaskan, dengan harga reagen yang Rp 90.000 itu, kontribusi produk Bio Farma (seperti mBioCov-19 dan BioVTM/Biosaliva) hanya berkisar antara 31 persen-34 persen dari seluruh komponen pelayanan pemeriksaan PCR, sedangkan komponen lainnya diluar kendali Bio Farma.

Menurut Honesti, saat ini harga e-katalog yang masih tayang untuk reagen kit PCR adalah Rp 193.000 termasuk PPN, sejak Februari 2021. Kini sedang dalam proses pengajuan harga baru, yakni menjadi Rp 89.100 termasuk PPN.

“Kebijakan dan penetapan tarif pemeriksaan PCR adalah kewenangan dari Kementerian Kesehatan. Sampai saat ini dengan harga reagen sebesar Rp 90.000, maka harga tarif layanan PCR di Bio Farma sendiri menjadi sekitar Rp 275.000,” katanya.

Meski demikian, Honesti menekankan bahwa struktur harga tes PCR ini bisa berbeda-beda tergantung pada masing-masing laboratorium. Sebab, ada beberapa komponen lainnya yang dapat memengaruhi harga tersebut, seperti RNA kit ekstraksi, Bahan Material Habis Pakai (BMHP), Alat Pelindung Diri (APD), serta biaya operasional maupun layanan dari masing-masing laboratorium.

Menurutnya, Grup Holding BUMN Farmasi pun selalu mendukung upaya pemerintah dengan segera menetapkan harga layanan tes swab PCR menjadi sebesar Rp 275.000 dan Rp 300.000 setelah adanya instruksi pemerintah.

Bio Farma sendiri sudah melakukan inovasi dengan membuat reagen kit PCR secara mandiri sejak Agustus 2020. Mulanya kapasitas produksi perseroan hanya sebanyak 1,2 juta tes (satuan dari reagan) per bulan, tetapi menjadi 2 juta tes per bulan pada Agustus 2021.

Honesti bilang, peningkatan kapasitas itu dilakukan dengan beberapa upaya efisiensi dan peningkatan kapasitas produksi, serta dengan optimalisasi fasilitas produksi eks flu burung.

Tak hanya itu, upaya optimalisasi fasilitas produksi terus Bio Farma lakukan, yang hasilnya dapat meningkat hingga mencapai 5 juta tes per bulan pada Oktober 2021. Hal tersebut kembali dapat memengaruhi harga reagen Bio Farma dari Rp 113.636 pada Agustus 2021, menjadi Rp 90.000 pada Oktober 2021, diiringi dengan harapan bahwa permintaan juga akan meningkat.

“Harapannya dengan meningkatnya permintaan, kita bisa meningkatkan kapasitas produksi dan upaya-upaya efisiensi yang dapat dilakukan di masa yang akan datang,” ujar Honesti.

Dengan bobot Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 45 persen yang ada pada reagen kit PCR produksi Bio Farma, diharapkan menjadi pilihan user dan permintaan pun bisa meningkat mengimbangi dengan penggunaan produk impor saat ini

Panaskan Trade Expo Indonesia 2022, Kadin & Kemendag Gelar Event Fesyen Musim

0

JAKARTA, newsatu.com — Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia akan menggelar ‘Embracing Jakarta Muslim Fashion Week’ di Aquatic Gelora Bung Karno, Jakarta, 18 November 2021.

Ini jadi bagian upaya pemerintah untuk mengembangkan industri fesyen muslim di Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai pusat fesyen muslim dunia.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi mengatakan, peluang industri fesyen muslim dan industri halal cukup menjanjikan. Warga muslim dunia diperkirakan membelanjakan lebih dari 2 triliun dolar AS di sektor makanan, produk farmasi, kosmetik, fashion, serta rekreasi.

“Oleh sebab itu, dengan adanya ‘Embracing JMFW 2021’ diharapkan akan menguatkan industri fesyen muslim di dalam negeri dan membuka peluang bisnis di pasar global,” ujar didi, Rabu (10/11).

Didi memperkirakan, nilai ekspor produk halal Indonesia baru mencapai 6 miliar dolar AS atau peringkat ke-21 dunia. Sementara untuk ekspor fesyen muslim, diperkirakan 4,1 miliar dolar AS atau peringkat ke-13 dunia.

Menurut The State of Global Islamic Economic, pertumbuhan industri fesyen muslim di Indonesia adalah yang terbaik kedua di dunia, dengan konsumsi mencapai 21 miliar dolar AS dan pertumbuhan rata-rata 18,2 persen per tahun.

Berdasarkan Global Religious Futures, Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Jumlah penduduk muslim di Indonesia saat ini mencapai 13 persen dari populasi muslim dunia.

Perwakilan Kadin sekaligus Wakil Ketua Komite Promosi Fesyen Muslim Nasional Anne Patricia Sutanto menegaskan dukungan Kadin terhadap pengembangan industri fesyen muslim Indonesia.

“Kadin mendukung akselerasi dunia usaha dan membangun kekompakan bersama ekosistem berbagai sektor usaha antar pengusaha dari hulu ke hilir dalam inisiasi JMFW sebagai Pusat Muslim Fesyen Dunia,” papar Anne.

“JMFW diagendakan menjadi program tahunan Kemendag dan Kadin yang bertujuan membesarkan sektor-sektor usaha berorientasi domestik dan ekspor. JMFW diharapkan dapat menjadi pagelaran fesyen muslim terbesar di dunia,” urai Anne.

Anne menambahkan, fesyen muslim Indonesia berpotensi untuk dapat bersaing di pasar global. Potensi tersebut antara lain, Indonesia memiliki beragam desain dengan ciri khas budaya yang menampilkan wastra Indonesia, seperti batik, tenun, bordir, dan aksesoris (perhiasan).

Adapun Komite Bidang Media Relations JMFW Svida Alisjahbana menerangkan, di tahun pertama penyelenggaraannya ini, JMFW akan fokus memperkenalkan desain fesyen muslim Indonesia yang kaya keberagaman kepada pasar domestik dan dunia Internasional.

“Rangkaian acara ‘Embracing JFMW 2021’ antara lain pertunjukan fesyen yang menampilkan 36 jenama fesyen muslim dan diskusi perkembangan fesyen muslim Indonesia. Seluruh acara ‘Embracing JMFW 2021’ dapat dinikmati pecinta fesyen secara langsung di lokasi acara dan akan disiarkan melalui berbagai platform digital,” terang Svida.

Svida menambahkan,  Embracing JMFW 2021 merupakan langkah awal memperkenalkan JMFW yang akan diluncurkan tahun depan sebagai salah satu rangkaian dari Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37.

 

Manchester United Gadang-gadang Rodgers sebagai Pengganti Solskjaer

0

JAKARTA, newsatu.com — Dewan pimpinan Manchester United yakin mereka bisa membawa manajer Leicester City, Brendan Rogers, ke Old Trafford, begitu mereka memecat Ole Gunnar-Solskjaer.

Red Devils kini memang terseok-seok di Liga Primer Inggris di tangan Solskjaer. Setelah memainkan 11 pertandingan, Mereka duduk di posisi 6 dengan deficit 9 poin dari pemuncak klasemen Chelsea.

Tekanan sudah bertubi-tubi menerpa The Reds dan banyak pihak sudah meminta Solskjaer didepak. Tapi, sejauh ini manajemen tim masih menaruh harapan pada langkah Solskjaer.

Tapi, United menghadapi pertandingan-pertandingan sulit setelah jeda internasional, termasuk pertandingan tingkat Eropa melawan Villarreal dan kemudian di liga jumpa Chelsea serta Arsenal awal Desember.

Nah, jika di beberapa pertandingan ke depan performa United tak kunjung membaik, The Reds mungkin sudah akan membuka opsi pemecatan terhadap Solskjaer. Salah satu pelatih yang diyakini mau mendarat di Old Trafford adalah Brendan Rodgers seperti dilaporkan The Daily Star.

Di mata manajemen tim, Rodgers memenuhi sejumlah kriteria yang mereka butuhkan. Selain itu, Rodgers juga tak terlalu banyak cingcong seperti Antonio Conte.

 

Teddy Atlas Muak dengan Canelo Alvarez

0

JAKARTA, newsatu.com — Pelatih dan komentator tinju kondang Teddy Atlas mengaku sudah muak melihat lawan-lawan Canélo Alvarez dalam tiga tahun terakhir. Terbaru, Canélo mengambil lawan Caleb Plant, operator kelas menengah super IBF untuk memenuhi ambisinya jadi juara undisputed.

Kemenangan KO ronde11 atas Plant membuat Canélo kini menyapu bersih semua sabuk gelar menengah super –WBC, WBA, IBF, dan WBO.

Atlas merasa kecerdasannya dihinakan menyaksikan pertarungan tak imbang Canélo melawan Plant. Setelah mengalahkan Callum Smith dengan angka dan merebut sabuk gelar WBA dan WBC, Canélo jumpa dua lawan yang lemah dan rentan –Avni Yildirim dan Billy Joe Saunders (juara WBO sebelum kalah dari Canélo).

Karena itu, di mata Atlas, Canélo tak lebih sebagai oportunis luar biasa. Plant menjadi bukti betapa oportunis-nya Canélo hanya untuk memenuhi ambisi jadi juara undisputed.

Ke depan, Atlas mengaku hanya akan mau menyaksikan pertarungan Canélo dengan lawan-lawan:

Artur Beterbiev – juara kelas berat ringan WBC dan IBF; atau

Dimitry Bivol – juara kelas berat ringan WBA; atau

David Benavidez – mantan dua kali juara menengah super WBC; atau

Joe Smith Jr. – juara kelas berat ringan WBO; atau

Jermall Charlo – juara menengah WBC

Tapi, nama-nama itu belum terdengar akan jadi calon lawan Canélo berikutnya.

Diyakini bahwa Canelo akan melempar tulang ke Gennadiy ‘GGG’ Golovkin yang akan segera berusia 40 tahun untuk membuat DAZN bahagia dan menyenangkan publik tinju yang telah memintanya untuk melakukan pertarungan  trilogi ini sejak kemenangannya yang kontroversial. atas petinju Kazakhstan itu pada 2018.